Istri Untuk Alan

Istri Untuk Alan
Season 2 : Tidak Direstui


__ADS_3

🌹VOTEE YAAA GAISSS🌹


Vanessa mengikuti gerakan Judi, dengan bacaan yang masih berantakan.


Setelah salam, Judi menampahkan tangannya supaya Vanessa mencium tangannya. Namun, pikiran Vanessa malah hal lain. "Lu mu gue duduk di pangkuan lu?"


Tanpa diduga Vanessa menduduki Judi yang membuat pria itu mendorongnya.


"Aw! Sakit tau!"


"Lu salim sama gue! Bukan duduki gue!"


"Kok gue yang salim sama lu? Elu lah yang salim sama gue."


PUK.


Vanessa menempelkan telapak tangannya di kening suaminya. "Kayak gitu."


"Ya enggak lah, Ijah!"


"Kan gue lebih tua daripada lu!"


"Lebih tua atau muda, kalau yang namanya suami berarti pemimpin keluarga. Salim sama gue."


Vanessa berdecak, dia menyalami Judi dengan malas. "Udah, sekarang lu yang cium gue."


"Ogah!" Judi mendorong wajah Vanessa supaya menjauh. 


"Lu mau kemana?"


"Diem di sini," ucap Judi yang keluar kamar.


Membuat Vanessa kesal, dia membuka mukena lalu membaringkan tubuhnya di ranjang. Vanessa hanya memakai sport bra dan celana dalam. 


"Astagfirullah!" Ucap Judi saat dia masuk kamar. "Ijah! Tubuh lu!"


"Seksi? Iya gue tau kok."


"Mata lu seksi! Aurat itu!"


"Enggak tuh." Vanessa yang masih terbaring menengok. "Aurat kalau di kasih sama laki lain. Elu kan suami gue. Di wik wik juga udah sah. Mau?"


"Nih, pake baju."


"Ih! Apaan nih?" Tanya Vanessa bangun. Dia menatap pakaian gaun selutut yang dilemparkan Judi. "Bekas siapa ini?"


"Oma gue waktu muda. Pake itu."

__ADS_1


Judi mengambil mukena yang berantakan dan melipatnya. Dia tidak bisa merubah Vanessa sekaligus. Dia akan merubahnya perlahan lahan, dengan cara memperbaiki penampilan dengan pakaian yang lebih tertutup meskipun belum memakai kerudung.


"Bau apek, Jud!"


"Pake minyak wangi, kan elu punya."


"Gak mau pake ini."


"Pakaian lu semuanya mini, lu mau Oma gue suruh pose deket ban?"


"Hah? Pose deket ban?"


"Oma gue pikir semua cewek yang seksi itu model ban sama oli. Mau lu?"


Vanessa menggeleng, dia memakai baju itu seketika.


Oma dari Judi adalah orang Indonesia yang dibawa oleh Tentara Belanda ke sini kemudian punya anak di sini. Oma ingin pulang ke Indonesia, tapi dia tidak ingin meninggalkan Belanda. Yang membuat Judi memilih memperkerjakan orang Indonesia dengan lingkungan yang ditempati orang Asia juga.


"Ini kayak noni noni Belanda. Lu takut gak kalau gue ketawa malem malem?"


"Ngapain lu ketawa malem malem?"


"Nakut nakutin lu."


"Unfaedah banget lu."


Vanessa berdecak, dia menatap tampilan dirinya di cermin. Di mana memakai baju hitam dengan banyak renda khas nona belanda zaman dulu. "Merinding gue, ini beneran bekas Oma lu?"


"Jud, tega lu sama istri."


"Bodo amat."


🌹🌹🌹


"Diem di sini," ucap Judi saat mereka memasuki sebuah kamar. Di sanalah katanya Oma berada. Oma nya bernama Asih.


Vanessa diam di ambang pintu melihat Judi mendekati seorang nenek yang sedang duduk. Judi mengusap punggung nenek tua itu sebelum keduanya terlihat tertawa.


"Gak waras," gumam Vanessa.


Saat Judi memberi isyarat masuk, Vanessa melangkah masuk.


"Oma, ini cucu menantu Oma. Namanya…….," Ucapan Judi menggantung, mengatakan nama Vanessa membuat Judi teringat apa yang dilakukannya dulu pada wanita yang dicintainya.


"Ijah," jawab Vanessa melanjutkan. "Nama saya Ijah, Oma."


"Astaga," ucap Asih menurunkan kacamatanya. "Apa kau diadopsi anak tukang bata?"

__ADS_1


"Apa, Oma?"


"Kenapa namanya Ijah dengan wajah mirip nama Victoria?"


Judi menatap malas saat Vanessa tersenyum. "Namanya Vanessa, Oma. Tapi dia belum bisa sholat, jadi panggil saja dia Ijah."


"Tidak bisa sholat ya….?" Tanya Asih menyipitkan matanya. "Judi, tinggalkan Oma."


Judi diam, dia tidak ingin meninggalkan Vanessa. Dia tahu sifat Oma nya.


"Aku akan mengajarinya, Oma."


"Tinggalkan wanita itu di sini."


"Dia akan segera paham."


"Judi."


Judi terdiam sebentar sampai akhirnya dia keluar dari sana. Meninggalkan Vanessa yang menatap kebingungan.


Ketika pintu tertutup, Asih baru bertanya, "Apa yang kau bisa?"


"Ya?"


"Apa kelebihanmu sehingga menjadikanmu istri dari cucuku?"


Vanessa diam, banyak keburukan dari dirinya yang membuat Judi menikahinya, bukan kebaikan. 


"Apa kau menggodanya?"


Vanessa terdiam, hatinya tertawa tidak percaya itu pemikiran pertama orang terhadapnya.


"Apa kau menggodanya?"


"Tidak."


"Kau berbohong."


Tatapan Vanessa naik menatap manik Asih. Wanita tua itu sepertinya sangat membencinya. 


"Apa kau tidak menyukaiku, Oma?"


"Kau tidak pantas untuk cucuku. Lihat saja bahasa tubuhmu dan tingkahmu, pasti ada alasan kenapa dia menikahimu. Entah itu kebodohanmu atau kebodohannya."


🌹🌹🌹


To Be Continue..

__ADS_1


Hei, Nanti Alan dan Inanti juga ada. Jadi jangan seolah dunia kiamat. Hanya saja dominan Vanessa dan Judi. Katanye mau liat Vanessa kena karma? Tenang, nanti diundang ke pemakamannya. Awok awok awok.



__ADS_2