Istri Untuk Alan

Istri Untuk Alan
Season 2 : Tidak mengakui


__ADS_3

🌹Jangan lupa kasih emak vote ya anak anak kesayangan emak.🌹


🌹Igeh emak juga di follow ya ghaisss : @REDLILY123.🌹


🌹Emak sayang kalian, jadi selamat membaca ya kesayangan emak semua.🌹


“Oma……?” panggil Vanessa sambil mencari keberadaan Oma Asih. “Bi? Oma kemana ya?”


“Tadi di halaman belakang, Nyonya. Sedang menanam cabe.”


Vanessa mengangguk. “Makasih, Bi.”


Sebelum keluar dari sana, Vanessa mengambil topinya dahulu untuk menutupi panas. Dia bergabung dengan Oma yang sedang berkebun. “Kok Oma gak ngajak ngajak sih?”


“Oma kira kamu lagi jahit.”


“Udah selesai kok,” ucap Vanessa mengambil selang untuk menyiram beberapa sayur yang kekeringan.


Mereka memang sering berkebun saat sore hari. Dan karena hari ini Judi tidak ada di rumah, jadi Vanessa dan Oma merasa santai untuk makan malam.


“Oma nanam apa?”


“Itu timun yang warnanya ijo semua.”


“Apa namanya?”


“Oma mana tau, tapi semuanya warnanya ijo semua, Van.”


“Timun mentah?”


“Gak ideng, ya bukan lah. Namain aja timun hulk.”


Sontak saja Vanessa tertawa, dia melirik Oma Asih sekilas. “Oma, ada yang buka kursus menjahit loh. Masih di blok ini kok, menurut Oma gimana?”


“Om amah terserah Judi lah, mau minta anter kan sama Oma?”


Vanessa terkekeh pelan. “Iya.”

__ADS_1


Sejak berada di Indonesia lagi, Vanessa sedikit tidak berani. Dia takut bertemu dengan orang orang yang pernah dia sakiti ataupun menyakitinya. Vanessa tidak membenci masa lalunya, tapi dia tidak ingin terlibat lagi dengan orang orang di belakang sana.


Meskipun beberapa kali Judi telah meyakinkannya, Vanessa tetap saja merasakan tekanan, dia tetap merasa tidak pantas, merasa penuh dosa dan dia sungguh menyesalkan hal itu.


“Berapa tarifnya, Van?”


“Lima puluh ribu sekali pertemuan katanya.”


“Oh, murahlah. Ada apa lagi di sana? Oma mah males kalau kudu ikutan jahit jahitan.”


“Oma males? Yaudah gak papa, nanti dianter aja sama supir yang cewek siapa namanya ya?”


“Minah? Jangan deh, nanti Oma disangka gak jagain kamu, nanti jatah Oma dipotong dong?”


“Enggaklah, Oma.”


“Pertama kita survey dulu tempatnya ya, biar nanti bisa laporan sama Judi.”


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Saat ini, Judi sedang beristirahat dengan tenang berharap tidak ada yang mengganggunya. Sampai dia sadar kalau belum mengabari sang istri kembali.


Terakhir memberi pesan itu adalah tadi malam saat hendak tidur.


Saat mengecek ponsel, ada beberapa pesan di sana, dan itu dikirimkan Vanessa semalam.


Istri Boss💜 : istirahat, Mas. Jangan kecapean nyampe larut malam.


Istri Boss💜 : Udah tidur ya gak bales?


Istri Boss💜 : Oke, selamat malam suamiku. I Love U.


Membacanya saja membuat Judi tersenyum, dia mencoba menghubungi istrinya, tapi tidak diangkat.


Dan itu membuat Judi heran, dia segera menelpon Oma.


“Hallo, Assalamualaikum Oma?”

__ADS_1


“Waalaikum salam, kenapa?”


“Vanessa dimana ya? Kok ditelpon gak diangkat angkat?”


“Lagi di kamar mandi mungkin. Lagian baru juga berangkat, udah telponan telponan. Katanya kamu semalem gadang, istirahat aja.”


“Bukan gitu, Oma, aku itu ka….”


“Nah kan… ketauan siapa yang kangen sama istrinya.”


Judi berdehem, dia tidak ingin dianggap dirinya yang merindu berat. “Enggak, aku inisiatif aja, pasti Vanessa kangen. Makannya aku nelpon.”


“Cieee….”


“Bukan gitu, Oma.”


“Ciee…”


“Oma.”


“Cie….”


“Udah ah, Assalamualaikum.”


“Waalaikum salam… cie…”


Judi segera menutup telpon, dia mengerucutkan bibirnya. Dia tidak ingin dirinya yang terlihat rindu, maka dari itu sebuah ide muncul di kepalanya. Judi memotret dirinya sendiri dan dikirimkan pada sang istri. Berharap saat melihat itu, Vanessa akan semakin merindu dan dia yang menelpon duluan.


To : Istri Boss💜


07.44 : Kangen gak, Yank?



🌹🌹🌹🌹🌹🌹


TO BE CONTINUE 

__ADS_1


__ADS_2