Istri Untuk Alan

Istri Untuk Alan
Season 2 : Orang Aneh


__ADS_3

🌹Vote sebelum membaca yaaa, ke sini Vote nya soalnya ini yang diikutan sama lomba. Yang lain enggak, mohon vote ya. Gak papa David sama Sebastian ke siniin dulu Votenya.🌹


🌹Jangan lupa follow ig emak di : @RedLily123🌹


Karena di rumah sedang ada pekerja yang mengerjakan tahapan finishing, Judi dan vanessa bersiap siap mengisi bagian dalam kulkas dengan berbagai macam makanan. 


“Mas, jadikan kita keluar?” tanya Vanessa yang bersemangat menggebu gebu. Dia menatap suaminya yang sedang memakai gesper. “Gespernya ganti dong, Mas.”


“Emang yang ini kenapa?” tanya Judi heran, dia berbalik menatap istrinya yang duduk di samping ranjang.


“Yang itu gak bunyi.”


“Hah?”


“Gespernya gak bunyi kalau dibuka.”


“Hah?” tanya Judi masih belum mengerti.


Membuat Vanessa mengerucutkan bibirnya merasa suaminya kurang peka. “Ih kan nanti aku yang buka kalau pulang. Akutuh suka kalau denger suara gesper dibuka, apalagi punya kamu. Seksi gimana gitu, ganti dong.”


Telinga Judi memerah seketika saat dia tahu kemana arah pembicaraan istrinya ini. “Van, belum juga berangkat.”


Vanessa malah tertawa. “Ganti dong.”


Dan anehnya, Judi malah menurut mengganti gesper yang Vanessa inginkan. 


“Nah, itu bagus. Suaranya tuh suka SREEEEEETTTTT gitu.”


“Gak usah dikasih suara gitu dong.”


“Malu ya?” goda Vanessa yang membuat Judi memberinya pelototan.


Bukannya takut, Vanessa malah tertawa cekikikan.


“Yuk.” Tangannya terangkat meminta digenggam oleh sang suami ketika Judi sudah siap.

__ADS_1


Judi pun melakukan apa yang istrinya inginkan.


“Kita makan siang di luar kan?”


“Boleh.”


“Mile jaga di sini kan?”


“Iya, sama kan sekarang pekerja ditambah, insya allah nanti sore juga selesai.”


“Nyampe sore dong kita diluar?”


“Boleh boleh.”


“Aku yang nyetir ya.”


Dan saat itulah Judi berhenti melangkah, dia menatap istrinya dengan kening berkerut.


“Kan aku udah punya sim, Mas.”


“Kunci?”


Saat Judi memberikannya, Vanessa seketika menjerit senang dan berjalan lebih dulu untuk menghidupkan mobil.


“Kok aku ditinggal?” tanya Judi yang masih menuruni tangga. “Yank?”


Saat diabaikan, Judi menghela napas dan berucap, “Masa kelapa muda kalah sama mobil sih.”


🌹🌹🌹🌹🌹


“Serius mau nyampe sore?”


“Ehehehehe, enggak deh. Betahan sama kamu di kamar, kan udah pake gesper yang bagus itu.”


Judi terkekeh, dia merangkul istrinya yang sedang mendorong trolli. Dan dengan romantisnya, Judi mencium puncak kepala istrinya yang tingginya sedikit lebih pendek darinya.

__ADS_1


“Beli ini ya.”


“Kamu kebanyakan makan mie instant deh.”


“Ini doang satu,” ucap Vanessa mengerucutkan bibirnya.


“Jangan ah.” Judi mengambil mie instant itu dari tangan istrinya dan kembali menyimpannya. “Nanti aku buatin aja cemilan yang bagus bagus.”


“Beli bahannya dong?”


“Iya, ayo.”


Dan ketika mereka sedang melangkah menuju rak sayur sayuran, mata Vanessa melihat seseorang yang tidak asing. Dia menelan ludahnya kasar.


Judi seketika melihat arah tatapan istrinya, dia melihat ibu tiri istrinya sedang belanja dengan anak anaknya sambil tertawa.


Itu membuat Vanessa menghela napas, pasalnya dia ingat apa yang terjadi dengan ayahnya yang kesepian di penjara. Sementara ibu tirinya memanfaatkan semua sisa peninggalan harta ayahnya.


Judi yang paham seketika membelokan troli untuk melangkah ke arah lain. Dia kembali mencium puncak kepala istrinya. “Mau jenguk Papah kamu?”


“Kamu mau ikut?”


Judi mengangguk, dia merangkul istrinya. “Emang niatnya aku mau ajak pas rumah selesai, tapi kalau kamu mau besok juga bisa.”


“Aku mau bikin bolu,” ucap Vanessa bersemangat.


“Okey,” ucap Judi memberikan senyuman.


Sampai ketika mereka hendak berbelok ke arah lain, Vanessa terkejut saat berhadapan dengan saudara tiri Vanessa.


Dan wanita itu berkata, “Wowowo, insyaf lu?”


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2