Istri Untuk Alan

Istri Untuk Alan
Season 2 : Petuah Mas Judi


__ADS_3

🌹Votee yaaa ghaisss🌹


🌹Jangan lupa follow ige emak dan ajak yang lain baca ini juga, mau pacar atau mantannya. Its okay.🌹


🌹Ig emak adalah @Redlily123🌹


“Apaan,” ucap Vanessa mendorong dada suaminya agar menjauh dan memberi jarak diantara mereka. “Judi, jangan main main.”


“Aku main main gimana sih?” tanya Judi frustasi, dia menatap manik istrinya dalam.


Vanessa yang merupakan keturunan bangsa barat memiliki tinggi badan yang mengimbangi suaminya, jadi dia bisa mengangkat dagunya menantang. “Aku bilang kamu boleh cari wanita lain.”


“Kamu mau dimadu?”


“Siapa yang mau dimadu? Ogah lah.”


“Van udah deh,” ucap Judi sudah lelah dengan permainan yang dimainkan istrinya, yakni dari kata katanya. “Udah, Van, jangan berbelit belit lagi napa. Aku bilang aku sayang sama kamu, puas?”


Vanessa menatap tidak percaya. “Gimana bisa kamu sayang sama aku? Huh? ke⸻ Aaaaaakkhhhh!”


Vanessa berteriak saat Judi tiba tiba memeluknya dan membawanya menjatuhkan diri ke atas ranjang. Di sana Judi memeluk istrinya hingga telinga Vanessa menempel di dadanya.


“Judi ih…”


“Gak sopan panggil nama.”


“Mas….”


“Dengerin detak jantung aku napa.”


Saat itulah Vanessa diam, dia mendengarkan degub jantung Judi yang begitu terdengar jelas.


“Kedengeran kan? Masa harus kayak gini dulu sih, Van? Kayak ABG gitu? Aku melebay dulu biar kamu percaya?”


Vanessa diam, dia juga merasa nyaman dengan Judi. 


“Masa mau kayak ABG baru pacaran. Kamu harusnya ngerti dong. Kamu kan udah tua, Van.”


“Ngomong apa kamu? Aku tua?”

__ADS_1


Judi tetap menahan Vanessa dalam pelukannya. “Fakta, udah jangan ngebantah. Emang kamu maunya gimana sih? Iya kita pacaran? Ciplokan dulu gitu kayak ABG zaman now?”


“Cip🌹k, bukan ciplok,” ucap Vanessa mengoreksi.


“Nah itu tau. Mau gituan?”


“Judi kamu gak ngerti,” ucap Vanessa mengadahkan kepalanya.


“Panggilnya jangan nama, gak sopan tau. Aku ini suami kamu.”


Vanessa menatap tidak percaya. “Kamu itu gak ngerti, Mas Judi. Aku bilang aku mungkin gak bisa kasih kamu anak meski…… kamu bilang kamu sayang aku.”


“Gak ada yang gak mungkin, Van. Allah itu ada.”


Vanessa diam, dia kembali mendengarkan degub jantung suminya.


“Sekarang mau?” tanya Judi.


Karena Vanessa sudah dewasa, dia mengerti apa yang Judi pikirkan dan maksudkan. Maka darinya dia mendorong dada suaminya. “Mau makan dulu.”


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


“Mau nambah?”


“Udah.”


“Emang tadi gak sarapan?”


“Sarapan, Cuma emang agak gak enak. Maklum masakan nenek nenek.”


“Oma Asih juga udah nenek nenek.”


Saat itulah Vanessa teringat. “Gimana kabar Oma? Dia gak…..”


“Nanti telpon aja sendiri.”


“Telponnya aku jual,” ucap Vanessa dengan polosnya. “Nanti dibeliin lagi kan?”


“Siapa? Aku? Kenapa harus?”

__ADS_1


“lah, kamu kan suami aku.”


“Sekarang baru dianggap suami huh?”


Vanessa diam, dia kembali melanjutkan makannya dengan wajah kesal. Terlihat jelas Judi menjebaknya lewat pertanyaan.


“Buruan abisin, jangan digitu gitu.”


Dan saat itulah terdengar suara ketukan dari luar, dipastikan Mile yang membawakan ponsel baru.


Dan benar saja, itu Mile yang membawakan ponsel baru untuk Vanessa.


Melihat dari kejuahan membuat Vanessa tersenyum senang. Entah kenapa dia juga masih bertanya tanya, kenapa Tuhan mengiriminya pria sebaik Judi padahal dirinya adalah wanita jahat. Itu yang membuat Vanessa selalu ingin meninggalkan Judi.


“Nih, ponsel barunya. Bilang apa?”


“Makasih.”


“Gitu doang?”


“Makasih, Mas Judi.”


Vanessa menerimanya dan menatapnya cukup lama, membuat Judi bertanya. “Kenapa lagi? Mikirin apa lagi?”


“Gak…., kok aku heran ya, kenapa cowok baik kayak kamu harus sama cewek kayak aku? Itutuh yang bikin aku mau pergi terus, rasanya gak pantes gitu buat kamu. Yakan….., kamu lumayan baik, cakep juga.”


Judi berdecak. “Daripada membandingkan terus aku yang baik sama kamu yang jahanam me⸻”


“Aku gak sejahanam itu.”


“Abis kalau ngomong sok iye banget, Van.” Judi duduk dan menggenggam tangan istrinya. “Denger, kamu emang jahat. Tapi itu dulu. Kenapa aku malah sama kamu padahal aku baik? Itu artinya Allah mau kamu baik juga.”


"Gitu ya?"


"Iya, cepetan makannya. Kan mau bikin anak."


🌹🌹🌹🌹🌹


TBC

__ADS_1


__ADS_2