Istri Untuk Alan

Istri Untuk Alan
Season 2 : Oma


__ADS_3

🌹Jangan lupa kasih emak vote ya anak anak, maaf banget emak telat. But, emak allways love you sekali.🌹


🌹Jangan lupa juga follow igeh emak di : @RedLily123.🌹


🌹Selamat membaca, emak sayang kalian.🌹


Judi sudah pulang dari mall bersama Oma. Tapi dia tidak melihat keberadaan istrinya di sana, membuatnya bertanya tanya. “Dimana Vanessa, Bi?”


“Nyonya sudah naik ke atas, Tuan.”


“Apa maksudnya naik ke atas? Jangan sompral,” ucap Oma dengan mata melotot.


“Bukan begitu maksud saya, Nyonya Besar. Maksud saya Nyonya Vanessa sudah ke kamarnya.”


“Oh, makannya perjelas kalau ngomong ituloh, Bi.”


“Oma aja yang kurang peka,” ucap Judi menyindir.


Yang mana membuat Oma menyipitkan matanya, dia menahan diri untuk tidak memukul cucunya itu karena Oma belum berhasil membujuk Judi untuk mengizinkan Oma dan Vanessa pergi ke panti berdua besok.


“Jud, boleh kan?”


“Judi gak bisa izinin Vanessa nyetir sendirian Oma, gak bisa.”


“Kan ada Oma, nggak sendirian.”


“Maksudnya nyetir sendiri gitu.”


“Masya allah, dibilangin nggak sendirian gimana sih?”


Judi menarik napasnya dalam dan menatap Oma. “Oma….”


“Kan kamu tau ini buat amal. Izinin ya? Kelamaan kalau nunggu kamu, lagian masa Oma sama Vanessa gak boleh sih keluar berdua? Biar our time gitu.”


“Judi ngomong dulu sama Vanessa ya.”


Melihat Judi menaiki tangga membuat Oma bergegas memberi pesan pada Vanessa, tapi sayangnya ceklis satu. Membuat Oma mendesah, “Duh gagal maning.”

__ADS_1


“Ada yang bisa saya bantu, Nyonya Besar?”


“Hem? Ini masukin aja ke kutub, Bi,” ucap Oma meninggalkan belanjaan di sana.


Sementara itu, Judi masuk ke kamarnya dan mendapati sang istri sudah berbaring dengan mata yang tertutup di sana. Judi segera membersihkan diri, dia mencuci kaki, mencuci wajah dan mengganti pakaian sebelum naik ke tempat tidur dan memeluk istrinya dari belakang.


Jujur saja, Judi begitu protektif begitu tahu kalau Vanessa akan menyetir sendiri. Dia tidak ingin sesuatu terjadi, tapi dia juga tidak ingin membuat istrinya stress dengan dikekang.


Apalagi tadi Oma bilang, “Kamu mau istri kamu stress? Terus aja dikurung di rumah.”


Judi menarik napas dalam, yang mana membuat Vanessa peka dan membalikan badannya. “Mas? Udah pulang?”


“Kok bangun? Tidur lagi, Sayang.”


Vanessa memeluk suaminya dan mendapatkan kecupan di kepalanya. 


“Yank?”


“Iya, Mas?”


Mendengar itu, Vanessa mengangkat kepalanya untuk bertatapan dengan sang suami. “Iya, niatnya emang gitu. Soalnya katanya ada anak anak yang mau dibawa sama keluarga barunya. Kalau gak boleh aku gak maksa kok, nanti hadiahnya aku suruh mereka bawa aja ke sini.”


“Tapi kamu mau kan ketemu sama anak anak itu?”


Vanessa mengangguk. “Tapi aku lebih mau jadi istri yang berbakti sama suami.”


Judi tersenyum. “Hati hati ya.”


“Hah? Aku boleh pergi, Mas?”


“Boleh.”


“Serius?”


“Iya, Sayang.”


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Seperti biasa, Vanessa menyiapkan pakaian untuk suaminya bekerja. 


“Pakai yang ini ya, Mas.”


Judi mengangguk, dia selalu menerima apa pun yang istrinya siapkan. “Kamu berangkat jam berapa, Yank?”


“Nanti kayaknya sebelum jam makan siang, soalnya mau makan di sana.”


“Titip salam ya buat Bu Haji, bilangin aku minta maaf gak bisa dateng.”


Vanessa terkekeh sambil mengangguk, dia mendekat untuk memasangkan dasi. “Nanti aku bilangin.”


Ini adalah kegiatan paling menyenangkan untuk Judi, dia bisa melihat wajah istrinya yang sangat cantik dari jarak dekat. Tidak tahan, Judi mencium ujung hidung sang istri sebelum turun ke bibirnya. Beberapa kali mengecup di sana, membuat Vanessa segera menghentikannya. “Mas, nanti telat.”


Judi menyeringai. “Jangan lupa hape aktif terus ya.”


“Eh iya, aku belum nyalain.”


“Mana hapenya?”


“Tuh di nakas.”


Judi mengambil dan mengaktifkannya. Yang seketika terdapat notifikasi pesan masuk dari Oma yang isinya :


‘Van, gagal rencana. Judi gak bisa Oma bujuk, kamu yang bujuk ya pake goyangan inul ajalah.’


‘Kok ceklis satu sih? Van ini gimana nasibnya?’


‘Nih kalau itu gak berhasil, pake jurus jitu manyun aja ya.’


Dan rencana rencana Oma di sana membuat Judi menggelengkan kepalanya tidak percaya. “Ternyata ini dia biang keroknya.”


🌹🌹🌹🌹🌹


Maaf emak telat ya, akhir akhir ini emak kurang sehat. Tapi Alhamdulillah udah mendingan, jadi bisa buka laptop lagi. Kalian jaga kesehatan ya, banyakin minum air putih.


Emak sayang kalian, ILY

__ADS_1


__ADS_2