Istri Untuk Alan

Istri Untuk Alan
Season 2 : Mencari Cara


__ADS_3

🌹IG emak : RedLily123🌹


Tante Metry menuruni tangga lagi dengan terburu buru, dan itu dilihat oleh Oma Asih yang baru saja keluar dari kamar.


"Metry?"


"Ibu?" Wanita berhijab lebar itu mendekat dan memberi salam. "Ibu sehat?"


"Kamu jadi kan tinggal di sini?"


"Jadi, Bu. Lagian butik aku yang baru kan ada di daerah ini, tempat kumpul orang Indonesia steategis," ucap Tante Metry membawa Oma Asih untuk duduk di sofa. Dia memberi isyarat pada pelayan untuk memberikan teh hangat pada mereka. "Ibu udah ketemu sama istrinya Judi?"


"Kamu udah?"


"Tadi ke kamernya…..," ucapan Tante Metry menggantung saat ingat apa yang dilihatnya. Istri dari Judi terlihat sangat seksi dan mungkin saja mereka sedang melakukan hubungan suamu istri.


"Gimana?" Tanya Oma Asih. "Dia gak punya etika kan? Kayaknya Judi nikah sama dia karena dijebak deh."


"Eh, Ibu kok soudzon sih, gak boleh gitu, Bu. Ingat, Judu udah gak punya orangtua, mungkin wanita itu yang membuatnya bahagia."


"Bahagia apanya, wanita yang haram mencium bau surga itu."


"Ibu……," ucap Tante Metry penuh penekanan. "Jangan begitu, dosa loh. Apa yang kita lihat, mungkin tidak seperti itu di mata Judi. Biarkan dia bahagia dengan pilihannya."


Oma Asih berdecak, dia meminum teh hangat untuk menenangkan amarahnya.


"Sekarang Metry yang menemani Ibu, jadi jangan paksa Judi untuk tinggal bersama Ibu lagi, dia sudah punya istri. Kasihan mungkin istrinya ingin punya rumah dan pulang ke Indonesia."


Oma Asih tidak ingin meninggalkan tempat ini karena mengenang suaminya yang telah meninggal. 


"Ibu?"


"Baiklah, Judi boleh pergi. Tapi dia harus datang sebulan sekali."


Tante Metry tersenyum. Saat dia melihat Judi dan istrinya turun, Tante Metry sedikit malu pada mereka. 


"Bu, ayo sarapan," ucap Tante Metry meyuruh Oma Asih pergi lebih dulu.


Dan saat itulah Tante Metry dan Vanessa bertemu. "Maaf buat yang tadi ya, Jud."

__ADS_1


"Gak kayak yang dipikiran Tante," ucap Judi. "Kenalin, ini Vanessa. Van, ini Tante aku yang juga akan tinggal di sini."


Keduanya berjabat tangan.


"Yuk sarapan. Kamu mau kerja, Jud?"


"Iya, Tan. Titip istri aku ya."


"Oh ya tadi Tante ngomong sama Ibu, dia setuju kalau kamu punya rumah sendiri sama Vanessa. Mungkin pulang ke Indonesia."


Dan Judi segera berkata, "Kita gak akan kembali ke Indonesia, Tan."


🌹🌹🌹


"Metry, kamu mau kemana?"


"Ke atas, Bu. Liat istrinya Judi."


"Ngapain diliat? Emang dia sirkus?" Tanya Oma Asih ketus.


Metry menggeleng. "Bukan gitu, Bu. Kasian dia mungkin masih malu gabung sama kita. Aku buatin kue buat dia."


"Kamu buatin kue buat dia?" Oma Asih menggeleng tidak percaya. "Gak ada kerjaan kamu?"


"Ogah, Ibu mau senam dulu sama ibu ibu di depan."


Tante Metry tersenyum. Memang ada komunitas para lansia perempuan yang juga berasal dari Indonesia. Mereka berkumpul di suatu tempat khusus yang hanya berisikan wanita untuk melakukan berbagai kegiatan.


"Hati hati, Bu."


"Yoi, Assalamualaikum."


"Waalaikum salam."


Tante Metry kembali melangkah menuju ke lantai dua, dia mengetuk kembali seperti sebelumnya.


"Tante?"


"Gak ganggu kan, Van?"

__ADS_1


"Enggak, ayok masuk."


Dan saat Vanessa membuka seluruh pintu, Tante Metry terkejut melihat pakaian seksi yang dikenakan Vanessa.


"Maaf, Tan. Abis olahraga barusan, biar body tetep terjaga."


Tante Metry tersenyum. "Bagus itu, suami Tante juga suka kalau body keurus."


Vanessa tersenyum aneh, body Tante Metry terlahap oleh gamis dan jilban hitamnya yang lebar.


"Suami Tante gak ke sini?"


"Kerja di luar negara, pulang paling nanti kalau ada acara tahunan."


"Oh, iya ngerti."


"Nih kue buat kamu."


"Thanks, Tante."


Tante Metry duduk dulu di sofa. "Van, kata….. eum…. Ibu…. Kamu lebih tua dari Judi?"


Vanessa tertawa. "Iya, Tan. Lebih tua tiga atau empat ya? Lupa aku. Tapi emang lebih tua dari Mas Judi."


"Manggilnya Mas?"


"Dibiasain, biar lebih disayang sama Mas Judi."


"Asyik, pinter banget."


"Eh, Tan….," Bisik Vanessa. "Ajarin buat lebih lengket sama suami dong, biar suami kita gak bisa lepasin kita gituh."


Tante Metry berkedip. "Gampang."


"Tapi buat urusan ranjang, biar suami narik terus."


"Gampang, Van. Tante tau cara biar Judi gak mau beranjak."


"Asyeeeeekkkk."

__ADS_1


🌹🌹🌹


To be continue ..


__ADS_2