Kisah Cinta Amara

Kisah Cinta Amara
Bab 12 : rumah ray (Rayen dirgantara)


__ADS_3

sepanjang perjalanan Amara terus diam pandanganya fokus kearah luar jendela, Ray tau mungkin Amara masih memikirkan Kevin,Ray mencoba membuka suara agar suasana dimobil tidak begitu sunyi


"eheem..mau pulang kemana?"tanya Ray


"kosan!"jawab amara datar


"kita pulang kerumah gue!"Amara menoleh


"nggak! aku mau pulang kekos!"


"Lo yakin mau pulang kekos malem malem gini, Lo yakin ibu kos Lo nggak marah? apa kata temen temen Lo dikos jam segini baru pulang, gue sih nggak yakin ya mereka nggak mikir yang aneh aneh!"


"terus menurut kamu cewek dateng kerumah cowok malem malem itu nggak papa gitu?


terus apa kata orang tua kamu? aku bakal dicap cewek nggak bener! itu kan yang kamu mau? kamu mau bikin aku nggak punya harga diri?"


"gue tuh heran ya Ra sama Lo, nething Mulu kalo sama gue! gue itu atasan Lo ya Ra, heran gue nggak ada sopan sopanya sama atasan,,"


"aku sopan sama cowok mesum kayak kamu? sorry ya nggak akan!"


"Lo tuh masih aja ya anggep gue cowok mesum, dasar cewek aneh nggak tau terima kasih!"


"ngapain aku terima kasih sama kamu, aku juga nggak minta ditolongin,,"


"iya iya terserah Lo deh! pokoknya kita pulang kerumah gue!"


"ih..nggak mau! pokoknya aku ma...."


"nyokap gue yang nyuruh!" Ray memotong ucapan Amara, Amara langsung diam


"nyokap gue tau apa yang terjadi sama Lo, karena nyokap gue juga ada disana sama gue, jadi dia minta gue buat nyariin Lo! karena gue bilang Lo temen kantor gue!" Amara tidak mengiyakan tapi juga tidak menolak lagi untuk pulang kerumah ray.


setengah dua belas malam mereka baru sampai dirumah Ray, dari luar sudah tampak pagar besi yang menjulang tinggi, rumah yang begitu megah dengan pilar pilar yang besar berlantai tiga,dengan halaman rumah yang sangat luas dan dua mobil mewah yang berjajar didepan rumah sungguh Amara benar benar takjup akan keindahan yang begitu nyata,


"ya ampuun ini rumah apa istana sih bagus banget, gila.. berarti Ray kaya raya dong tapi kog kerja jadi bawahan ya, biasanya kan kalo orang kaya pasti punya perusahaan sendiri,," batin amara


"Amara..ayo masuk,malah bengong!"ajak Ray


"iya iya bawel!" Ray geleng geleng milihat Amara yang sangat galak dengan nya


ceklek" assalamu'alaikum..!" Ray membuka pintu dan mengucapkan salam


"waalaikum salam!" mama ana yang menjawab


"baru Sampek sayang..mama Sampek kuwatir,,"


ucap mama ana


"iya ma maaf kami kemalaman,," jawab ray


"iya sayang nggak papa, ini teman kantornya ray ya..?" tanya mama ana

__ADS_1


" iya Tante saya Amara teman kantornya pak ray!" jawab Amara sambil mencium tangan mama ana


"pfftt.." Ray menahan tawa mendengar Amara menyebut namanya dengan pak,Amara yang tau Ray sedang menertawakannya menginjak kaki ray


"awww..sakit tauu gila Lo ya!"


"Ray..jangan kasar begitu sama perempuan"tegur mama ana


"iya sayang,,Ray sudah cerita kog sama Tante!"


"maaf ya tante saya malam malam mengganggu waktu istirahat tante,tadi pak ray yang maksa saya ikut kesini,,"


"hmmm tidak apa sayang,,tante yang suruh kog,sudah ya anggap seperti rumah sendiri,amara sudah makan?"


"sudah tante,belum ma"jawab Amara dan Ray bersamaan


"cieee kompak banget sih,jadi gimana udah makan apa belum amaranya?"


"belum ma Amara dari tadi nangis terus, bahkan Sampek mau pingsan,," Amara membulatkan matanya mendengar pernyataan Ray,pintar sekali Ray mengarang cerita


"hmmm..sayang jangan sungkan ya sama Tante, yaudah ayo kita keruang makan mama sudah menyiapkan makan malam untuk kalian!"


di meja makan sudah tertata banyak makanan lezat, ada spageti,ada stik ada ayam kecap dan ayam goreng


"duduk sayang!" kata mama ana


"iya Tante!"


"udah makan ngapain dilihatin Mulu!"


"iya iya ini juga mau makan bawel!"


Amara memilih makan pakai nasi dan ayam goreng


"Lo nggak suka sama makanannya?" tanya ray


"suka!" jawab Amara acuh


"terus kenapa?⁷ nggak enak masakan nyokap gue?"tanya Ray lagi


"enak!" dan lagi lagi Amara menjawab acuh, ray tidak suka dengan jawaban Amara yang acuh akhirnya marah


"Lo tuh ya ditanya juga,jawabannya dikit dikit banget, dasar cewek aneh"Amara tidak menggubris perkataan Ray dan tetap makan dengan santainya


"eh budek gue tuh ngomong sama Lo ya!"teriak Ray,sampai mama ana yang ada diruang tau mendengar teriakan Ray


"kenapa sih Ray..kog kamu teriak teriak ini tuh udah tengah malam Ray, nggak sopan ah?"tanya mama ana


"Amara tuh ma dia nggak suka masakan mama,lihat aja makannya cuma dikit katanya masakan mama nggak enak!" adu Ray pada mamanya


"enggak kog Tante..masakan Tante enak banget pak Ray bohong Tante!" jawab Amara panik

__ADS_1


"kalo masakan Tante enak terus kenapa amara makannya cuma dikit?"


"karena dari semua menu yang Amara suka cuma ayam goreng, maaf ya tante Amara bikin keributan malam malam,,"


"udah nggak papa, Ray nya aja tuh yang suka teriak teriak nggak jelas, ya udah kamu istirahat ya, ayo Tante antar kekamar tamu!"


"iya Tante!"Amara berjalan disamping mama ana dan sebelum pergi Amara melihat Ray dan menjulurkan lidah pada ray, Ray yang melihat tingkah Amara merasa gemas dan lucu.


"kamu istirahat ya Amara, Tante kekamar dulu, kamar Tante ada diatas dilantai dua kalo ada apa apa kamu pencet tombol disamping lampu tidur itu nanti ada pekerja Tante yang akan membantu kamu,oke!"


"iya Tante terimakasih banyak"


mama ana tidak menjawab tapi dia tersenyum sambil mengelus bahu amara lalu pergi.


"Tante ana baik banget sih,andai mama ana adalah mamanya Kevin aku pasti bahagia banget, tapi kalopun mama ana adalah mamanya Kevin belum tentu aku yang jadi menantunya,dasar Kevin brengsek!" batin Amara sambil menutup pintu,lalu menuju tempat tidur


"ih empuk banget,halus..hmmm wangi lagi"batin Amara


Amara berguling guling dan meloncat loncat diatas tempat tidur seperti anak kecil


"ceklek"tiba tiba pintu terbuka dan Ray yang membuka


"Lo ngapain?" Amara yang kegep langsung dusuk


"nggak..aku lagi nangkep nyamuk, rumah Segede gini kog banyak nyamuknya sih?"


"enak aja, mana ada nyamuk disini, ngarang Lo ya?..pasti Lo lagi kesenengan kan karena ranjang gue empuuk?"


"apaan sih, lagian ya ngapain kamu kesini, pasti kamu ngintip kan..dasar ya cowok mesum pikirannya nggak jauh jauh dari hal kotor, keluar nggak atau aku triak nih!"


"eh Lo gila malem malem teriak teriak ntar dikira gue ngapa ngapain Lo lagi"


"ya makanya keluar!"


"entar kalo kita dinikahin gimana Lo mau nikah sama gue?"


"keluar ih nyebelin banget sih" sambil mendorong Ray keluar


"brakk"Amara menutup pintu lalu menguncinya


"emang gila ya si Ray,,untung aku bisa ngeles kalo nggak malu banget aku kegep sama Ray"


akhirnya Amara benar benar tidur setelah terjadi perdebatan panjang dengan Ray.


sedangkan Ray dia senyum senyum sendiri dikamarnya, dia merasa lucu dengan tingkah Amara


"Amara Amara..dasar cewek aneh!"


entah apa yang Ray rasakan hanya Ray yang tau,lalu diapun tertidur.


***Hay readers maaf ya baru bisa up lagi karena author lagi sakit***

__ADS_1


***jangan lupa tinggalkan jejak ya🙏🙏***


__ADS_2