
Di dalam kamar Mike menghubungi seseorang entah siapa yang Mike hubungi namun Mike menyunggingkan senyum seribu arti.
"Baiklah aku kesana sekarang." Ucap mike dengan nada serius lalu mematikan sambungan teleponnya.
"Permainan akan segera dimulai." Gumam Mike lalu mengambil kunci mobil lalu menuruni anak tangga.
"Sayang..sayang.." panggil mike
"Aku disini sayang." Jawab amara yang ada di dapur
"Sedang apa sih istriku ini."
"Aku lagi bikin kue, habis aku bosan diam terus. Kamu mau kemana sudah rapi begini mana wangi banget lagi."
"Iya sayang aku mau keluar sebentar ada urusan, boleh kan?"
"Urusan apa, sama siapa?"
"Gawat kenapa Amara jadi posesif gini ya sekarang, atau perasaan aku aja." Batin Mike
"Aku harus bertemu client di cafe xxx, mereka sudah menungguku aku tidak enak jika mereka menunggu terlalu lama."
"Maaf sayang aku bohong tapi ini semua aku lakukan demi kamu." Batin Mike
"Ya udah hati-hati awas kalau macam-macam."
"Iya sayangku nggak akan. Muach..pergi dulu ya, assalamualaikum.."
"Waalaikumsalam..jangan lama-lama." Tambah Amara
"Siap! Aku janji kurang dari satu jam aku sudah ada di rumah lagi."
"Awas kalau bohong."
"Iya..nggak akan, aku berangkat ya." Amara mengangguk, meski sebenarnya tidak rela. Entah kenapa semenjak hamil yang kedua Amara ingin selalu dekat-dekat dengan Mike amara juga merasakan hal aneh pada dirinya.
_
_
Mike sampai di depan cafe xxx seperti yang Dion katakan ya.. seseorang yang menghubungi Mike adalah Dion.
Mike juga memakai motor sport milik temannya yang ia pinjam dijalan dengan tukar mobil.
Seperti yang Dion informasikan angel sedang makan siang di cafe ini. Mike turun dari motor sport nya lalu mencari posisi yang tepat untuk bersembunyi tak lupa ia juga memakai topi. Tak jauh dari Mike bersembunyi dua preman suruhan Mike juga sudah standby di tempatnya tinggal menunggu moment yang tepat untuk menjalankan aksinya.
Melihat angel keluar dari cafe, Mike tersenyum miring.
Angel berdiri di pinggir jalan menunggu taxi dan disitulah Mike menjalankan aksinya. Mike memberi kode pada dua preman suruhannya dan preman itu pun beraksi. Dalam sekejap preman itu berhasil merebut tas angel.
"Copet!! Tolong copet.." teriak angel namun copet itu berlari sekencang mungkin. Tidak ada seorang pun yang menolong angel karena jalanan cukup sepi.
Lalu Mike datang sebagai pahlawan, Mike menaiki motor sportnya berhenti di depan angel.
"Cepat naik!" Ucap Mike memakai helm.
"Tapi kamu siapa?"
"Cepat naik, kita kejar copetnya."
"I..iya..ya." angel lantas naik, dengan kecepatan tinggi Mike menjalankan motornya angel yang ketakutan sontak memeluk Mike dari belakang."
__ADS_1
"Sial, kalau bukan demi misiku aku tidak akan Sudi disentuh oleh tangan kotormu." Batin mike melirik tangan angel yang melingkar di perutnya.
"Itu dia mereka." Ucap angel sambil tangannya menunjuk dua preman yang membawa lari tasnya.
Citttt…
Kenzo menghentikan motornya di depan dia preman tersebut ala pembalap profesional sangat keren seperti di tv. angel semakin mengeratkan pelukannya.
Lalu angel dan Mike turun dari motor, Mike masih mengenakan helmnya.
"Kembalikan tasku!" Ucap angel. Lalu Mike memberi kode agar preman tersebut berlari
"Tidak semudah itu." Ucap preman itu sambil mendorong angel hingga terjatuh.
"Aww.." ringis angel. Lalu Mike membantu angel berdiri lalu Mike mengejar preman suruhannya. Mike perlari kencang hingga angel tertinggal.
"Berhenti!!" Teriak Mike. Kedua preman itu pun berhenti.
"Sini tasnya." Ucap Mike pelan
"Siapa bos." Dari kejauhan kedua preman melihat angel berlari ke arah mereka
"Bos dia datang." Ucap salah satu preman
"Pukul perutku tapi jangan keras-keras."
"Tapi bos."
"Cepat pukul tapi awas jangan wajah tampanku."
"Iya bos, boskan pakai helm nggak mungkin kita pukul wajah bos, susah bos."
Saat angel semakin dekat preman tersebut memukul perut Mike dua kali hingga Mike jatuh tersungkur.
"Ya ampun kamu nggak apa-apa?" Panik angel membantu Mike berdiri
"Aku bantu berjalan."
"Nggak perlu, aku masih kuat jalan sendiri, ini tas kamu."
Lalu Mike membuka helmnya, seketika angel terpesona melihat wajah tampan Mike.
"Ya ampun ganteng banget, jadi dari tadi aku sama orang ganteng. Mana keren banget lagi. Udah ganteng, keren, baik komplit deh pokoknya. Ya ampun ini nggak mimpi kan tadi aku juga peluk dia loh. Aa..seneng banget." Batin angel bengong menatap Mike.
"Hallo..hey.." Mike menjetikan jarinya di depan wajah angel.
"A..i..iya."
"Kok bengong sih."
"I..iya sorry. Em aku traktir kamu makan mau ya."
"Boleh, kebetulan tadi aku juga niatnya mau makan di cafe itu."
"Ya udah ayo."
"Yes dia mau." Batin angel lagi.
_
_
__ADS_1
Di cafe xxx
Angel senyum-senyum sendiri sambil menatap Mike.
"Kamu kenapa senyum-senyum ada yang lucu dengan wajahku." Sambil meraba-raba wajahnya
"Nggak kok, nggak ada yang aneh kamu sempurna."
"Terus kenapa kamu senyum-senyum."
"Seneng aja aku lihat wajah kamu, eh iya kita belum kenalan. Aku angel." Sambil mengulurkan tangan
"Aku mi..micle." hampir saja Mike menyebut namanya.
"Nama yang indah." Puji angel
"Dasar gampangan bisa-bisanya dia memuji seorang pria. Harusnya pria yang melakukan itu." Batin Mike
"Kamu yakin hanya pesan minuman?"
"Iya tadi aku habis makan."
Mike manggut-manggut.
"Sekali lagi makasih banyak ya kamu udah nolongin aku. Gara-gara aku kamu jadi kena tonjok sama mereka."
"It's ok, no problem. Malah aku seneng bisa bantu cewek secantik kamu. Eh sorry aku bilang gini ada yang marah nggak?"
"Ng..nggak kok nggak ada yang marah, aman pokoknya."
"Kamu masih single?"
"Aduh jawab apa aku, jujur aja apa gimana ya, kalau jujur dia ilfeel nggak ya."
"Sebenarnya aku sudah menikah sih tapi hubungan kami tidak baik-baik saja."
"Maksudnya?"
"Iya, sampai sekarang kami belum juga dikaruniai anak. Itu yang membuat hubungan kami menjadi buruk. Aku merasa gagal menjadi seorang istri."
"Jangan bicara seperti itu, aku yakin suatu saat nanti kamu bisa hamil. Oh iya sudah pernah cek ke dokter, cek kesuburan misalnya."
"Belum sih."
"Kalau belum, belum tentu kesalahan ada di kamu bisa saja suami kamu yang tidak bisa memiliki keturunan."
"Itu tidak mungkin, dengan istrinya yang pertama dulu suamiku punya anak kembar lagi."
"Yaki. Itu benar-benar anak suami kamu, bisa jadi itu anak orang lain." Mike terus menghasut angel agar benci dengan Ray.
"Iya juga sih dulu dia juga sama kaya aku, susah punya anak. Bahkan sampai lima tahun tapi tiba-tiba dia bisa hamil. Jangan-jangan anak itu memang bukan anak suamiku."
"Nah itu maksud aku, jadi kamu jangan menyalahkan diri kamu sendiri sebelum tahu kebenarannya."
"Makasih ya, ternyata kamu sangat humble."
🌹🌹🌹Bersambung🌹🌹🌹
Hay gaess pembaca setiaku, semoga kalian semua sehat selalu ya.
tak bosan-bosannya author meminta dukungannya, like, komen, dan share🤭🤭
__ADS_1
tapi please gaesss jangan bom like!! aku nggak butuh bom like yang penting kalian mau like satu aja, udah makasih banget. sekali lagi jangan bom like. 😘😘😘😘