Kisah Cinta Amara

Kisah Cinta Amara
Bab 170 : Kakak ipar yang licik


__ADS_3

"Jangan pernah ikut campur urusan pribadiku, Amara adalah istriku jangan pernah kakak menghinanya."


"Jadi kamu lebih memilih dia daripada kakak?"


"Kalau aku bilang iya, apa yang mau kakak lakukan?"


"Sial..aku terjebak dengan ucapanku sendiri, aku tidak mungkin menantang Mike. Dia tidak pernah main-main dengan ucapannya."


"Mike..kamu tau sendiri kan Cassandra itu sangat mencintai kamu, keluarganya juga sangat baik dengan kita, apa kata mereka nanti Mike, kakak tidak enak dengan mereka."


"Kakak yang tidak enak bukan Mike. Cinta tidak bisa dipaksakan kak aku mencintai istriku jadi jangan pernah mengungkit Cassandra lagi. Aku harap kakak bisa menerima Amara sepenuhnya." Lalu Mike menghampiri Eric


"Heh, menerima kamu bilang..aku tidak akan Sudi menerima perempuan kampungan itu, lihat saja aku akan membuat dia angkat kaki dari rumah ini." Batin jenny


Tak lama kemudian ibu Jumiati dan jesen pulang.


"Assalamualaikum…" ucap ibu Jumiati dan juga eny


"Waalaikumsalam, Bu.." Kenzo menghampiri mertuanya dan mencium punggung tangannya.


"Halo jagoan, bagaimana sekolahnya senang?" Mike menunduk menyapa anaknya


"Senang pa, jesen punya teman banyak sekalang."


"Oh ya..bagus dong. Sekarang Kenzo ganti baju dulu ya sama Tante Eny."


"Iya pa."


"Nak Mike lagi ada tamu ya.." 


"Oh iya Bu, perkenalkan dia kak jenny kakak kandung Mike dan itu putranya Eric."


"Kak ini ibu mertuaku namanya ibu Jumiati."


"Apa kabar nak jenny saya ibunya Amara." Ucap ibu Jumiati ramah sambil mengulurkan tangannya, jenny menatap ibu Jumiati sinis sebelum akhirnya menjabat tangan ibu Jumiati.


"Jenny kakak Mike." Jawabnya singkat


"Dasar orang kampung mereka pasti akan menjadi benalu untuk Mike, aku harus segera menyingkirkan mereka sebelum mereka mengendalikan Mike lebih jauh.


"Jadi ibu tinggal disini juga?" 


"Eh iya nak."


"Kak..!" Mike memperhatikan


"Kenapa kakak kan hanya bertanya kakak ingin mengenal lebih jauh keluarga istri kamu, ibu tidak keberatan kan?"


"Iya, saya tidak keberatan."


"Oh ya silahkan duduk Bu anggap saja rumah sendiri tidak perlu sungkan, tapi saya rasa sungkan atau tidak itu muncul dari diri sendiri sesuai dengan kepribadian kita, bukan begitu Bu??"


"Iya nak jenny."


"Apa maksud kak jenny kenapa berkata seperti itu."


"Ah ibu istirahat saja, ibu pasti capek baru pulang nanti bisa ngobrol lagi."


"Tapi nak jenny.."


"Tidak apa-apa Bu, kak jenny juga harus mengurus Eric, iya kan kak?" Mike menatap tajam jenny


"I..iya Bu, saya harus menidurkan Eric karena biasanya dia tidur jam segini." Jenny gelagapan ditatap tajam oleh Mike.


"Ya sudah kalau begitu saya tinggal dulu ya nak jenny..Mike.."

__ADS_1


"Iya Bu..selamat beristirahat."


"Apa maksud kakak berkata seperti itu kepada ibu mertuaku?" Mike langsung mencerca jenny begitu mertuanya pergi


"Apa maksud kamu Mike kakak tidak mengerti."


"Mike tidak suka dengan sikap kakak seperti itu, aku tidak mau kakak membuat ibu mertuaku tidak nyaman. Ingat kak mereka keluargaku sekarang, mau tidak mau kakak harus bisa menerimanya." Mike lalu pergi 


"Oh jadi begitu cara membuat orang tua itu tidak nyaman, baik aku tahu apa yang harus aku lakukan sekarang." Batin jenny bersorak 


_


_


Mike bersandar di pintu kamar mertuanya menatap istri dan anaknya yang sedang bermain bersama.


"Papa…" teriak jesen menghampiri Mike, Mike lantas menggendong jesen 


"Kamu ngapain Mike, kenapa tidak masuk?"


"Aku senang melihat kamu dan jesen tertawa bersama, aku tidak mau mengganggu kalian."


"Apaan sih Mike, ya nggak ganggu lah."


"Ibu mana?"


"Ada lagi di kamar mandi, ada apa?"


"Nggak ada apa-apa nanti kalau ibu sudah selesai langsung ke bawah ya kita makan siang bersama, aku dan jesen turun dulu."


"Jesen sudah lapar kan."


"Iya pa jesen sudah lapal."


"Teman Balu pa..asik jesen punya teman Balu lagi."


"Aku kebawah dulu ya sayang."


"Iya.."


🍁Di ruang tamu🍁


"Mana pa teman Balunya?"


"Sebentar ya sayang, Eny.." panggil Mike


"Iya tuan."


"Tolong kamu panggilkan Eric ajak dia kesini."


"Baik tuan." Eny pun kemudian pergi 


"Jesen tidak sabar pa mau main sama teman Balu jesen." Mike mengacak rambut jesen gemas. Tak lama eny datang dengan menggandeng tangan Eric.


"Uncle.. What's wrong uncle calling Eric?" (paman..ada apa paman memanggil Eric?)


"Eric..this uncle's son, his name is jesen. Let's say hello to jesen." (Eric..ini anak paman, namanya jesen. ucapkan halo untuk jesen)


"Hello jesen..my name is Eric." Eric mengulurkan tangan untuk jesen


"Ayo sayang kenalan sama kak Eric."


"Aku jesen." Mereka pun saling berjabat tangan.


 "Pinter.. good job Eric, from now on jesen is Eric's brother so eric must be good with jesen." (Kerja bagus Eric, mulai sekarang jesen adalah adik Eric jadi Eric harus baik dengan jesen)

__ADS_1


"Oke uncle."


"Papa kak Eric ngomong apa, jesen nggak ngelti pa."


"Kak Erik bilang jesen lucu."


"Kak Eric juga lucu pa ngomongnya aneh." Mike tertawa mendengar jawaban polos jesen


"Ada apa Mike.." ucap jenny tiba-tiba


"Tidak ada apa-apa."


"Kata Eny kamu panggil Eric, ada apa?"


"Oh iya kakak juga belum kenalan dengan  jesen. Kenalin ini jesen putraku."


"Jesen ini aunty jenny, ayo Salim sama aunty jenny." Perintah Mike 


"Halo aunty jenny aku jesen." Lantas jesen mencium punggung tangan jenny. Tapi jenny hanya diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


"Tampan juga anak perempuan itu." Batin jenny


"Eric it's time for a nap." ( Eric waktunya untuk tidur siang) jenny menarik tangan Eric hendak membawanya pergi tapi Mike mencegahnya 


"Waktunya untuk makan siang bukan tidur siang."


"Tapi Eric sudah makan."


"Eric is still Hungry mom." 


"Dengar kan.." Mike tersenyum miring


"Ayo kita ke ruang makan." Mike lantas menggandeng tangan Eric dan jesen.


dengan kesal jenny mengikuti Mike.


_


_


Semuanya sudah berkumpul di ruang makan tinggal Amara dan ibu Jumiati yang masih belum turun juga, mereka pun menunggu Amara dan ibunya.


"Mike, ini sampai kapan kita harus menunggu mereka. Lebih baik kita makan dulu saja."


"Tidak ada yang boleh makan sebelum semuanya lengkap."


"Mike jangan egois, Eric sudah kelaparan."


Mike tidak menghiraukan perkataan jenny.


"Sabar jenny kita tunggu mereka sebentar lagi." ucap kakek louis


Tak lama kemudian Amara datang bersama ibu Jumiati.


"Sayang duduk sini." Mike menarik kursi di sebelahnya untuk amara, sementara ibu jumiati duduk disamping jesen.


"Kamu dari mana sih kita semua kelaparan menunggu kamu."


"Maaf kak tadi ibu sakit perut jadi aku.."


"Halah alasan bi…" ucapan jenny terpotong, Mike menatapnya tajam


"Ayo cepat kita makan aku sudah lapar." lirih jenny.


🌹🌹🌹Bersambung🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2