
"Kamu tenang aja kan kita udah tukeran nomor jadi gampang lah bisa diatur.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
"Aduh gampang banget sih masuk dalam kehidupan mereka. Ternyata istrinya Ray polos banget ya. hem.. kayaknya aku harus Atur rencana baru. Amara.. sorry ya kamu memang baik tapi sayang kamu mencintai orang yang salah. Hahaha.." celoteh angel di dalam kamar apartemennya.
_
_
"Assalamualaikum.."
Salam Ray ketika memasuki rumah.
"Waalaikumsalam..sayang sudah pulang, sini aku bawain tasnya."ย
"Kayaknya lagi seneng banget nih ada apa?"
"Nanti aku ceritain semuanya sekarang kamu mandi dulu terus kita makan."
"Iyaโฆ"
"Sekarang cerita, apa yang membuat istriku sampai happy gini." Ucap Ray setelah selesai mandi.
"Sabar dong sayang..makan dulu yuk kamu pasti lapar."
"Tapi setelah makan kamu harus cerita semuanya."
"Iya..suamiku." mereka pun makan bersama. Dan setelah makan Ray dan Amara bersantai di depan tv.
"Ayo cepat cerita sayang. Aku nggak sabar nih."
"Iya..ya kak. Jadi tadi kan aku pergi ke mall sama Ajeng. Nah ketika aku mau naik taxi untuk pulang tasku tiba-tiba dijambret dong. Lalu aku teriak sambil mengejar jambretnya."
"Tapi kamu nggak apa-apa kan sayang. Ada yang luka nggak?"
"Aku nggak apa-apa sayang.."
"Terus yang bikin kamu happy apa? Jambretnya ganteng?"
"Apaan sih sayang. Aku kan belum selesai cerita makanya dengerin dulu "
"Iya..ya lanjut."
"Sampai mana tadi? Jadi lupa kan aku."
"Kamu teriak ngejar jambret."
"Oh iya. Nah aku kejar terus tuh jambret sambil teriak tapi sayang jambretnya keburu jauh. Untung ada seorang cewek bawa mobil terus dia tabrak tuh jambret dan tas aku selamat deh."
"Cewek?"
"Iya..dia cantik banget loh. Ada lesung pipinya kalau senyum manis banget. Terus aku dan Ajeng juga dianterin pulang sayang."
"Baik banget ya dia."
"Banget. ya udah aku ajak mampir aja sekalian. Terus kita temenan deh. Tau nggak sayang dia baru pulang dari luar negeri loh. Dia nggak punya teman juga disini."
"Aku jadi penasaran sama teman baru kamu itu. Aku juga mau ngucapin makasih sama dia karena udah bantu istriku tercinta."
"Boleh kapan-kapan aku kenalin ya."
"Namanya siapa?"
"Namanya.." tiba-tiba ponsel Ray berdering.
"Bentar ya sayang aku angkat dulu."
Ray menjauh ketika menerima telepon.
"Siapa yang telepon kak? Kenapa kak Ray menjauh?"
__ADS_1
"Oh itu rekan kerja aku sayang."
"Kenapa menjauh?"
"Ya biar leluasa aja ngomongnya. Lagian kan ini masalah bisnis aku takut kamu bosan dengernya." Kilah Ray.
"Oh ya sayang aku harus pergi menemui teman aku. Dia juga baru pulang dari luar negeri. Minta ditemenin ngobrol."
"Cewek apa cowok?"
"Cowok sayang. Masak cewek." Bohong Ray.
"Tapi pulangnya jangan malam-malam. Kamu kan baru pulang masak aku ditinggal lagi."
"Iya sayang..aku janji nggak akan lama. Aku ganti baju dulu ya." Ray mencium bibir Amara sebelum pergi."
Beberapa menit kemudian Ray turun dengan baju yang sudah ganti. Ray memakai kaos rajut lengan panjang yang ia tekuk. Dan dengan model kerah leher panjang yang ia lipat dengan aksesoris kalung panjang di luar baju.
"Kak Ray kok ganteng banget. Kak Ray mau ketemu teman atau mau ngedate?"
"Ya ketemu teman lah sayang.."
"Ganteng banget."
"Kamu cemburu? Masak kamu cemburu sama teman aku sih? Udah dong jangan cemberut aku cuma sebentar kok. Aku berangkat ya sayang. muach.." Ray mencium pipi Amara.
"Apa benar kak Ray bertemu dengan teman cowoknya tapi kok kaya beda banget penampilannya mana wangi banget lagi. Eh iya itu kan bukan parfum yang kak Ray pakai biasanya." Gumam Amara.
"Nona kenapa?" Tanya Ajeng mengagetkan Amara.
"Ajeng! Bikin kaget aja deh."
"Nona melamun ya..Hem ketahuan sedang melamun. Jangan suka melamun nona tidak baik."
_
_
Ray berada di sebuah restoran mewah bersama angel. Ternyata yang tadi menghubungi Ray adalah angel.
"Sorry ya Ray aku ganggu kamu malam-malam gini. Aku jadi nggak enak sama istri kamu."
"Nggak apa-apa kok. Lagian juga belum terlalu malam. Tadi aku sudah pamit sama dia."
"Oh ya..dia nggak apa-apa gitu kamu nemenin aku?"
"Nggak."
"Gila ya istri kamu baik banget. Kalau aku yang jadi istri kamu nggak bakalan aku izinin."
"Karena aku bilangnya sama temen cowok makanya dia izinin."
"What?? Ray bohong sama istrinya demi aku. Ini aku nggak salah dengar kan." Batin angel
"Gila ya kamu istri sendiri dibohongin."
"Tapi kamu senang kan..??"
"Banget..maaf ya Ray."
"Maaf buat apa?"
"Dulu aku ninggalin kamu."
"Kenapa harus minta maaf aku bukan siapa-siapa kamu wajar kalau kamu ninggalin aku."
"Bukan begitu Ray..kamu kan tau aku pengen banget jadi model. Tapi aku sedih Ray aku harus berpisah dari kamu. Mungkin bagi kamu aku bukan siapa-siapa kamu tapi aku..aku sudah lama suka sama kamu Ray." Seketika Ray kaget mendengar pernyataan angel
"Kamu nggak tau Ray bagaimana perjuangan aku jauh dari kamu orang yang aku cintai. Aku mencoba melupakan kamu tapi aku tidak bisa. semakin aku mencoba semakin aku ingin memiliki kamu. Hingga aku mendengar kabar kamu sudah menikah. Hatiku hancur ray aku menjaga hati dan cintaku untukmu tapi kamu telah menjadi milik orang lain. Tapi aku sadar ini semua karena kesalahan aku yang sudah pergi meninggalkan kamu. Tapi kamu jangan salah paham aku mengatakan ini bukan ingin merebut kamu. Aku hanya ingin kamu tau perasaanku. sekarang aku lega kamu sudah tau perasaanku."
Ray terdiam tidak tau harus bicara apa.
__ADS_1
"Apa kamu sudah selesai? Ayo kita pulang." Ray meninggalkan uang kemudian pergi begitu saja meninggalkan angel.
"Ray tunggu!" Teriak angel saat sudah diluar. Ray pun berhenti.
"Apa kamu marah karena aku mengatakan perasaanku. Aku minta maaf jika pernyataanku membuatmu tersinggung." Angel menangis Ray pun berbalik dan memeluk angel.
"Jepret"
Suara kamera seorang laki-laki mengambil gambar Ray dan angel.
"Gila Lo Ray gue nggak nyangka ternyata Lo bajingan." Ucap laki-laki yang mengambil gambar Ray dan angel.
Kemudian Ardi menghubungi Ray. Ya seseorang tadi adalah Ardi.
"Lo dimana Ray?" Tanya Ardi setelah panggilan terhubung
"Gue lagi diluar ada apa?"
"Dimana gue susul?"
"Buat apa? Gue lagi sama Dimas ini juga mau pulang. Lo ada perlu apa biar gue ketempat Lo."
"Nggak ada apa-apa tadi gue pengen ngajak Lo makan aja."
"Tumben banget Lo ngajak gue makan. Tapi Lo kurang beruntung gue udah makan sama Dimas."
"Oke!" Kemudian Ardi mematikan sambungan teleponnya.
"Gue benar-benar nggak nyangka Ray. Lo bisa berbuat serendah ini." Gumam Ardi kemudian pergi.
"Siapa?"
"Ardi sepupu aku. Ayo pulang."
_
_
"Sorry ya.." ucap Ray tiba-tiba setelah mereka di dalam mobil.
"Buat?"
"Sikapku yang tadi. Aku kaget. Aku nggak tau harus bagaimana?"
"Ray.." angel menggenggam satu tangan Ray.
"Aku kan sudah bilang aku hanya ingin kamu tahu diperasaanku itu saja. Aku nggak ada maksud lain Ray. Jadi jangan jadikan semua ini beban apalagi sampai mempengaruhi persahabatan kita. Kamu sudah menikah Ray dan aku bisa mengerti itu. Aku hanya minta kamu bisa menyisakan sedikit waktu kamu buat aku selama aku di Indonesia."
"Oke.." jawab Ray dengan senyuman.
"Oh ya Ray. Aku pengen cari kerja deh Ray."
"Kerja? Kerja apa kamu kan seorang model."
"Iya..aku memang model tapi di luar negeri sekarang aku disini aku pengangguran."
"Kamu mau kerja apa?"
"Apa saja, di kantor kamu ada lowongan nggak?"
"Oh iya aku ingat bagaimana jika kamu menjadi sekretaris aku selama kamu disini."
"Boleh! Kapan aku bisa mulai kerja?"
"Besok kamu datang ke kantorku jangan lupa bawa persiapan lamaran pekerjaan."
"Siap boss."
"Yes..jalanku semakin mudah. Aku akan menjadi sekretaris Ray. Dan Ray akan lebih banyak menghabiskan waktunya bersamaku." Batin angelย
๐๐๐Bersambung gaess๐๐๐
__ADS_1
๐บmaaf ya cayang-cayangku tadi malam tidak jadi up. badan author tiba-tiba greges.
๐บ๐บ jangan lupa like komen dan vote sebanyak banyaknya dan berikan hadiah juga ya ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ