Kisah Cinta Amara

Kisah Cinta Amara
Bab 169 : Kedatangan kakak ipar dan keponakan


__ADS_3

Mike dan Amara telah sampai di mansion.


Mike membukakan pintu untuk Amara lantas menggandeng tangannya.


"Bentar aku ambil belanjaannya dulu."


"Biar dibawa sari aja sayang."


"Cuma sedikit Mike nggak apa-apa aku bawa sendiri saja."


"Ya sudah sini biar aku yang bawa." Mike merebut beberapa paper bag yang berisi beberapa belanjaannya. Mike tersenyum pada Amara tapi Amara diam saja.


"Jangan cemberut terus dong sayang.."


"Nggak..aku biasa aja kok."


"Itu masih manyun, senyum dong."


"Hehehe.." Amara menampilkan senyum yang dipaksakan


"Gitu banget senyumnya."


"Uncle…" tiba-tiba teriak seorang anak kecil dari dalam mansion yang seumuran dengan jesen sambil berlari menghampiri Mike


"Eric.." Mike lantas berjongkok sambil merentangkan kedua tangannya, anak kecil itu lantas memeluk Mike.


"Jagoan uncle udah besar sekarang." Anak kecil itu melepas pelukannya lalu bertanya


"Uncle from where? Why don't you pick up eric??" ( Paman dari mana kenapa tidak menjemput Eric??)


"Sorry master, uncle didn't know you were coming." (Maaf jagoan paman tidak tahu kamu akan datang.)


Lantas Eric menatap Amara yang berdiri di samping Mike, Amara pun tersenyum kepada Eric.


Mike lantas berdiri dan menggendong Eric lalu memperkenalkan Eric kepada Amara.


"This Eric is my uncle's wife. Her name is Aunty Amara. You can call her beautiful aunty."


(Erik ini adalah istri paman, namanya Tante Amara. Kamu bisa memanggilnya Tante cantik.) 


"Sayang dia Eric keponakan aku, anak dari kakak aku jenny dia mereka baru datang dari Paris." Jelas Mike kepada Amara


"Hello Eric..my name is Aunty Amara." Ucap Amara sambil mengulurkan tangan.


Eric lantas membalas uluran tangan Amara


"Eric aunty."


"Hem..so sweet." (Sangat manis)


Meski dari kampung amara juga bisa berbahasa Inggris karena Amara juga seorang sarjana.


"Kamu bisa bahasa Inggris sayang?" Tanya Mike kaget. Amara mengangguk dan itu semakin membuat Mike kagum dengan istrinya.


"Tapi aku tidak bisa bahasa Perancis Mike."


"Tidak apa-apa, kami juga tidak menggunakan bahasa Perancis untuk berkomunikasi saat di rumah."


"Ya udah kita masuk yuk." Ajak Mike  kembali menggandeng tangan Amara


"Mike sebentar."


"Kenapa sayang?"


"Kalau Eric ada disini, berarti kakak kamu juga ada disini."

__ADS_1


"Iya dong sayang, memangnya kenapa?"


"Aku takut Mike."


"Takut kenapa?"


"Aku takut kakak kamu tidak suka denganku."


"Jangan takut ada aku, tenang ya semua akan baik-baik saja aku janji." Amara lantas menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan


"Kita masuk ya.."


"Iya.."


Mike dan Amara lantas masuk dan benar saja jenny kakak Mike sudah menunggunya di ruang tamu bersama kakek Louis.


"Momi…" teriak Eric kemudian berlari menghampiri jenny.


Hati Amara semakin berdegup kencang.


"Tenang Amara tenang..semua akan baik-baik saja." Batin Amara menyemangati dirinya sendiri. Entah kenapa Amara merasakan hal yang berbeda. saat bertemu dengan kakek Louis Amara tidak setegang ini.


Mike dan Amara berdiri di depan jenny, jenny lantas berdiri.


"Hello Mike..kakak sangat merindukanmu." Ucap jenny sambil mencium kedua pipi Mike bergantian.


"Kenapa kakak tidak bilang kalau mau pulang, kakak sendiri dimana kak Leo?"


"Surprise..kakak mau bikin kejutan buat kamu. Kak Leo masih ada kerjaan jadi tidak bisa ikut. Dia.." jeni melirik Amara


"Dia istriku kak, namanya Amara. Amara andini


"Sayang dia kakakku namanya Jenny."


"Hai kak aku amara.." Amara mengulurkan tangannya kepada jenny dengan senyum yang merekah. Jenny memperhatikan penampilan Amara dari atas sampai bawah.


"Jenny kakak kandung Mike." Ucap jenny tanpa senyum sedikitpun tetapi membalas uluran tangan Amara.


"Mike..bawa istrimu istirahat dia pasti lelah." Ucap kakek Louis 


"Iya kek."


"Kak kami ke atas dulu, nanti kami turun lagi." Pamit mike


"Aunty.. what's that??" (Tante apa itu) Tanya Eric menunjuk paper bag yang Amara bawa


"Oh yeah aunty forget this is ice cream and some snacks, Eric want??" ( Oh iya Tante lupa ini adalah ice cream dan beberapa cemilan, Eric mau??"


"Yes aunty."


Amara lantas memberikan paper bag itu kepada Eric.


"Wow..so many aunty." ( Wow banyak sekali Tante.)


"It's for uncle's son, he is still in school later. Eric Will have to share it. He is the same age as Eric." (Itu untuk anak paman juga, dia masih sekolah sekarang, nanti Erik harus membaginya. Dia seumuran dengan Eric.) jawab mike


"Do you have children??"


"Yes uncle, have children. Now Eric has a friend to play with." ( Ya paman punya anak. Sekarang Eric punya teman bermain bersama.)


"Yeeee....Eric very happy."


Jenny terlihat tidak suka dengan pernyataan Mike.


"Mike..kamu jahat sekali Eric baru saja pulang, kamu sudah menyuruhnya untuk berbagi. Apa begini cara kamu menyambut keponakanmu."

__ADS_1


"Tapi kak itu banyak sekali Eric juga tidak akan habis makan sendirian."


"Terus jika Eric tidak pulang apa anakmu itu juga akan habis makan sendirian??"


"Maksud Mike.."


"Iya kak jenny benar Mike, lagi pula jesen tidak boleh terlalu sering makan ice cream, jadi itu untuk Eric saja."


"Tuh dengar kan kata dia."


"Baiklah Mike keatas dulu, ayo sayang." 


_


_


Dikamar


Mike memeluk Amara dari belakang begitu mereka sampai dikamar


"Maaf ya sayang."


"Maaf kenapa?"


"Maaf untuk sikap kak jenny tadi."


"Kak jenny baik, apanya yang harus dimaafkan."


"Soal ice cream."


"Menurut aku kak jenny benrr kok kamu yang salah, masak iya keponakan baru datang sudah disuruh berbagi harusnya kamu memberi hadiah yang sangat banyak untuk Eric."


"Oke..kalau begitu nanti kita jalan-jalan. Aku, kamu, jesen dan Eric kita belikan apa yang mereka mau."


"Terserah kamu. Lepas ah aku capek." Mike lalu melepas pelukannya


"Ya udah kamu istirahat ya, aku mau menemui kak jenny dibawah. Atau kamu mau ikut lagi?"


"Nggak aku mau istirahat saja."


"Ya udah aku keluar dulu ya." Mike mencium kening Amara sebelum keluar.


_


_


Mike menuruni anak tangga menuju ruang tamu terlihat kakaknya masih disana bersama Eric yang sedang menikmati ice cream.


"How is the ice cream good??" tanya mike


"Yes uncle, is very good."


"Mike duduk ada yang ingin kakak bicarakan." Perintah jenny Mike lantas duduk di depan jenny


"Kenapa kamu tiba-tiba menikah?"


"Kenapa apa aku tidak boleh menikah?"


"Maksud kakak kenapa kamu tiba-tiba menikah dengan perempuan itu. Seorang janda beranak satu dimana akal sehatmu Mike, apa kamu sudah gila."


"Iya aku memang gila. Aku tergila-gila dengan Amara."


"Apa bagusnya dia dibandingkan Cassandra Mike, kamu membuang berlian hanya untuk batu kali sepertinya."


Mike mengepalkan tangannya, bisa-bisanya kakaknya sendiri menghina istrinya.

__ADS_1


🌹🌹🌹Bersambung🌹🌹🌹


__ADS_2