Kisah Cinta Amara

Kisah Cinta Amara
Bab 201 : Kena kamu angel


__ADS_3

Di jalan xxx angel berdiri seorang diri menunggu seseorang. sesekali angel terlihat menghubungi seseorang itu dengan wajah kesal.


Jelas sekali angel terlihat sangat gelisah.


Sementara seseorang yang tengah angel tunggu tengah memperhatikannya di dalam mobil tak jauh dari tempat angel berdiri ia adalah Mike.


Mike dan angel sudah membuat janji untuk bertemu. 


Mike sengaja tidak langsung menemui angel. Mike menarik sudut bibirnya melihat angel menunggunya dengan wajah kesal.


Mike hanya melirik handphonenya yang bergetar panggilan dari angel tanpa berniat menyentuhnya sama sekali.


Setelah puas melihat angel kesal Mike pun lantas menghampiri angel.


Citttt


Mobil Mike berhenti di depan angel berdiri. angel masih belum mengetahui jika itu mobil Mike. 


Mike lantas membuka kaca, barulah angel tersenyum


"Micle.."


"Ayo naik."


"Oke." Dengan senyum yang merekah angel lalu naik di mobil Mike. Lalu Mike melakukan mobilnya.


"Kamu sudah makan?" Tanya Mike basa-basi


"Belum, aku tidak nafsu makan."


"Kenapa, apa ada masalah?"


"Iya, tadi suamiku marah aku dibentak olehnya hatiku sakit Micle."


"Apa?? Dia berani bentak kamu, keterlaluan suami kamu itu. Aku tidak rela kamu dibentak oleh siapapun termasuk suami kamu." Mike pura-pura kaget dan marah menanggapi aduan angel.


"Micle marah, dan apa tadi dia bilang, dia tidak rela aku dibentak siapapun. Apa ini artinya Micle…" batin angel


"Apa dia juga melakukan kekerasan terhadapmu?"


Angel mengangguk


"Apa yang dia lakukan, biar aku yang membalas."


"Jangan! Kamu tidak kenal Ray dia tidak bisa dikendalikan saat marah. Tadi Ray menyuruhku melakukan pekerjaan rumah lihat tanganku terluka karena pecahan vas bunga."


"Apa itu yang namanya laki-laki.  Laki-laki sejati pantang menyakiti perempuan apalagi melakukan kekerasan. Kamu tenang saja ada aku yang akan selalu menjaga kamu."


"Makasih ya Micle." Angel hendak memeluk Mike tapi dicegah oleh Mike dengan satu tangannya


"Angel aku sedang menyetir."


"Sorry Micle, aku terharu dengan kata-kata kamu barusan."


"Aku tulus angel. Aku tidak ingin kamu terluka sedikitpun. Oh iya kita makan dulu ya.."


"Sebenarnya aku tidak ingin makan tapi kalau kamu ingin makan ya sudah terserah kamu saja."


"Tidak-tidak, terserah kamu saja mau kemana aku pasti mau asal denganmu." 


Blushhh 


Wajah angel berubah merah mendengar gombalan Mike.


"Gila Micle to the point banget sih. Aku harus gimana sekarang." Batin angel


"Sebenarnya aku sedih Micle, tadi pagi aku bertemu dengan mantan kekasih Ray di toko tas branded dan dia menghinaku katanya aku tidak akan mampu membeli tas-tas branded itu."

__ADS_1


Mike mengepalkan satu tangannya bisa-bisanya angel mengarang cerita dan memutar balikan fakta.


"Siapa dia, kenapa bisa bicara seperti itu?"


"Namanya Amara, kamu harus hati-hati dengan dia. Dia itu licik dan sangat ambisius. Dia bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau. Bukan hanya itu dia juga wanita penggoda, sudah banyak laki-laki yang sudah menjadi korbannya contohnya.."


"Cukup!!" Bentak Mike dengan suara yang cukup keras.


Angel mematung dibentak oleh Mike.


"Cukup angel, jangan teruskan lagi cerita kamu, aku yang akan membelikan kamu tas-tas branded itu. Jangan membuat hatiku semakin sakit mendengar kamu dihina." Mike kembali merendahkan suaranya. Hampir saja Mike tidak bisa mengontrol dirinya.


Seketika angel kembali tersenyum.


"Kamu membuat aku kaget saja. Aku kira kamu benar-benar marah tadi."


"Iya aku memang marah tapi bukan denganmu. Baiklah sekarang kita ke butik. Aku tau butik paling bagus dengan tas-tas branded ternama mamaku biasa beli disana."


"Ma..mama kamu suka tas branded juga?"


"Tentu saja mamaku itu gila fashion. Kalian kalau bertemu pasti cocok. Kamu mau kan nanti bertemu dengan mamaku?"


"Bertemu, Micle ingin aku bertemu mamanya, Kenapa secepat ini." Batin angel lagi


 "Iya Mike aku mau." Jawab angel dengan senyum bahagia.


"Mudah sekali menipu perempuan ini, dasar perempuan murahan."


Mike pun menambah kecepatan mobilnya agar cepat sampai di butik yang ia maksud.


Sedangkan angel tak henti-hentinya bibir angel tersenyum sambil sesekali melihat ke arah Mike.


Hati angel berbunga-bunga mendengar ia akan diperkenalkan dengan mama mike.


Mobil Mike sampai di depan butik.


Mulut angel menganga begitu turun dari mobil melihat kemegahan butik tiga lantai di depannya dengan tulisan butik xxx branded bags.


"Kenapa malah bengong ayo masuk."


"Jadi ini butik langganan mama kamu?"


"Iya, mama suka belanja disini."


"Gila micle beneran tajir melintir aku jadi nggak sabar pengen cepat-cepat bersatu dengan Micle. Tapi Ray?? Bodo ah siapa juga yang mau hidup miskin dengannya. Udah bangkrut hutang banyak enak aja mau ngajak-ngajak susah."


"Angel, kok bengong sih."


"Eh iya nggak apa-apa, bagus butiknya."


Tangan angel lantas melingkar di bahu Mike.


"Dasar ulat bulu sukanya nempel." Umpat Mike dalam hati.


"Selamat siang tuan..ibu..selamat datang di butik xxx, ada yang bisa kami bantu?" Ucap pegawai butik ramah


"Aku mau tas branded paling mahal dan paling bagus disini." Jawab angel sombong


"Baik ibu, tas branded ada disebelah sana." Sambil menunjuk tas-tas yang berjejer rapi di lemari kaca.


"Ibu..ibu..emangnya aku ibu kamu. Panggil aku nona."


"Iya maaf nona."


"Cepat tunjukan tas yang mahal disini."


"Mari nona saya tunjukan." Pegawai itu pun lantas menuju beberapa tas paling mahal di butik itu.

__ADS_1


"Ini nona, ini adalah tas branded keluaran terbaru limited Edition. Hanya ada beberapa disini."


"Asli nggak?"


"Semua tas kami asli nona, kami bisa menjamin keasliannya."


"Baik aku mau yang itu, berapa harganya?"


"Dua ratus enam puluh tujuh juta nona."


Mata angel membulat


"Mahal banget, aku tahu tas branded itu mahal tapi aku nggak nyangka semahal ini."


"Ini termasuk murah nona, karena limited edition." Jelas pegawai itu lagi melihat ekspresi wajah kaget angel.


"I..iya murah kok." Angel melirik Mike


"Kamu suka?" tanya mike


"Iya, aku suka."


"Ambilah."


"Beneran." Mata angel berbinar


"Aku tidak pernah bercanda angel."


"Iya."


"Yes akhirnya aku bisa melebihi Amara. Micle royal banget sih benar-benar tipeku." Batin angel bersorak senang.


"Ambil sesuka hatimu angel karena kamu yang akan membayarnya sendiri."


"Oke aku ambil yang ini."


"Baik nona, silahkan melakukan pembayaran di kasir."


"Oh iya angel disini juga ada baju-baju bermerek, kamu mau lihat siapa tau ada yang cocok."


"Boleh?"


"Dengan senang hati."


"Iya aku mau."


Mike lantas membawa angel ke lantai dua dimana disana terdapat baju-baju bermerek dan mahal tentunya.


"Pilihlah sesuka hatimu." ucap Mike begitu sampai di lantai dua


"Iya." Dengan semangat angel memilih baju sedangkan Mike menunggu angel di sofa yang disediakan untuk menunggu sambil bermain dengan ponselnya.


Tak lama angel menghampiri Mike membawa beberapa baju dan gaun


"Micle, aku pilih banyak boleh nggak?"


"Terserah kamu angel bebas mau pilih berapa."


"Aku cobain dulu ya.."


"Oke, sini tas kamu biar aku yang bawa."


"Ya ampun so sweet banget sih micle mau bawain tas aku."


"Ini, aku cobain baju dulu ya." Mike mengangguk.


Setelah angel pergi Mike menjalankan aksinya. Mike mengambil ponsel angel yang kebetulan tidak di sandi. Mike lantas mengotak Atik ponsel angel entah apa yang dilakukan Mike. Lalu Mike mengambil kartu kredit angel lalu ia masukan ke dompetnya. Mike tersenyum setelah berhasil mengambil kartu kredit angel.

__ADS_1


"Kena kamu angel."


🌹🌹🌹Bersambung🌹🌹🌹


__ADS_2