Kisah Cinta Amara

Kisah Cinta Amara
Bab 165 : Sedikit kekacauan


__ADS_3

Momen haru selesai kini giliran sahabat juga para tamu yang mengucapkan selamat untuk kedua mempelai.


"Selamat mantan cassanova ku selamat menempuh hidup baru." Ucap gery


"Hemmm." Mike hanya berdehem 


"Wah parah ni orang, dikasih selamat responya cuma gitu. Lihatkan Amara bagaimana kelakuannya semoga kamu betah ya." Adu Gery, Amara hanya tersenyum sedangkan Mike menatapnya tajam.


"Hehe..ampun bos ampun."


"Selamat ya Amara." Gery beralih kepada Amara.


"Terimakasih Gery."


"Selamat Mike..aku turut bahagia." Dion mengulurkan tangannya kepada Mike tapi Mike justru memeluk Dion


"Sorry."


Kata pertama yang Mike ucapkan. Dion yang menyadari arah ucapan Mike langsung menanggapinya


"Tidak ada yang perlu dimaafkan, aku bahagia jika kamu bahagia. Hanya satu pesanku jangan pernah menyakitinya."


Amara dan bella mendengar perkataan Mike dan Dion merasa bingung siapa yang mereka maksud. Tapi Bella menyadari jika yang mereka maksud adalah Amara.


Seketika Bella marah tapi Bella mencoba menahan amarahnya di depan Mike.


"Jadi benar dugaanku Dion dan Amara ada main dibelakangku, awas kamu amara." Batin Bella


Mike dan Dion melepas pelukan mereka lalu Dion beralih kepada Amara


"Selamat ya Amara.."


"Terimakasih Dion." Mereka berjabat tangan cukup lama, bukan mereka tapi Dion enggan untuk melepas tangannya kepada Amara. Bella menatap mereka tidak suka.


"Selamat ya Amara." Dengan keras Bella mengucapkan selamat sambil mengulurkan tangannya, bukan tanpa alasan Bella sengaja mengeraskan suaranya agar Dion melepas tangan Amara dan benar saja dengan cepat Dion melepas tangannya.


"Terimakasih Bella." Amara menyambut uluran tangan Bella tapi baru sedikit menempel dengan kasar bela menarik tangannya.


Mike merasa tidak suka dengan apa yang dilakukan Bella kepada Amara tapi Mike mencoba menahan amarahnya Mike tidak mau membuat keributan di hari bahagianya.


"Amara…."panggil Arum manja sambil merentangkan kedua tangannya, lalu mereka berpelukan.


"Selamat ya sayangku..semoga Mike adalah jodoh kamu yang terakhir. Semoga kamu selalu bahagia. Pokoknya semua doa yang terbaik untuk kamu."


"Iya.. terimakasih ya Arum." Amara melepas pelukannya


"Amara aku boleh nggak minta kontak kamu, aku masih kangen sama kamu."


"Boleh dong, nanti aku kasih ya..sekarang aku tidak bawa ponsel."


"Oke…"


Setelah itu para tamu, rekan kerja mike dan orang tua Gery yang memberikan selamat.


Acara pun selesai para tamu yang lain sudah pulang tinggal sahabat-sahabat, orang tua Gery, serta rekan kerja mike dan para maid yang masih berada disana. 


"Dion..apa semuanya sudah siap?" Tanya mike


"Seratus persen."

__ADS_1


"Baiklah kita berangkat sekarang." 


"Semuanya kita menuju hotel xxxx sekarang ada sedikit jamuan disana." jelas dion


"Siap pak."


Mike memboyong semuanya di hotel xxx hotel mewah bintang 5 yang cukup terkenal.


"Ayo sayang.."


"Sebentar Mike..jesen mana ya, dari tadi aku tidak melihat jesen?"


"Jesen sudah berangkat lebih dulu bersama kakek luwis, Eny dan ibu."


"Oh ya..kok aku nggak tau."


"Makanya jangan Arum terus yang dipikirin."


"Hehe..maaf." 


"Ayo berangkat. Aku gendong ya."


"Mike..aku bisa jalan sendiri, malu tau dilihat orang. Lagian inikan di ma**id masak gendong- gendongan."


"Oke..kali ini aku maklumi."


"Hah..maksudnya?"


"Nggak ada maksud." Mike mengedipkan satu matanya.


Sebenarnya Amara tau apa maksud Mike, tidak mungkin Amara tidak tau dia bukan seorang gadis yang polos. Tapi Amara berpura-pura tidak tahu.


_


_


Ternyata sudah disiapkan sebuah dekorasi yang indah disana.


Bukan hanya untuk menikmati jamuan tetapi juga untuk melanjutkan pesta.


Disana juga terdapat pelaminan untuk kedua mempelai.


Mike lantas membawa Amara menuju pelaminan untuk sesi foto-foto untuk mereka berdua sebelum akhirnya foto bersama keluarga dan para sahabat.


Setelah sesi foto selesai. Acara dilanjutkan dengan pesta dansa. Dimana semua lampu dimatikan dan diganti dengan lampu redup yang diiringi musik romantis.


Mike berlutut di depan Amara dan mengulurkan tangannya meminta Amara untuk berdansa dengannya. Dengan senang hati Amara menyambut tangan Mike.


Mike meletakkan kedua tangan Amara di lehernya sedangkan kedua tangan Mike berada di pinggang Amara. Keduanya saling bertatapan.


"Kamu memang sangat cantik sayang. Aku benar-benar beruntung memiliki kamu. Aku tidak akan memaksa kamu untuk secepatnya mencintaiku tapi aku hanya ingin kamu selalu berada di sisiku."


Amara tersenyum


"Terimakasih Mike, kamu mau memahamiku, maaf jika aku belum bisa membalas cintamu. Tapi aku yakin cepat atau lambat cinta itu pasti akan hadir."


"Dan aku akan menunggu sampai saat itu tiba."


Setelah cukup lama Amara dan Mike berdansa pasangan yang lain pun ikut berdansa. Termasuk kedua pasangan Gery dan Dion.

__ADS_1


Dion awalnya menolak berdansa dengan bella tapi karena Bella tetap memaksa Dion pun akhirnya mau.


Meski Dion berdansa dengan bella tapi Dion terus menatap Amara, Dion tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Amara. 


"Dion cukup lupakan Amara dia milik sahabatmu sekarang. Sadar Dion sadar sudah ada Bella di depan matamu. Lupakan Amara." Dion bergelut dengan pikirannya sendiri


Bella yang menyadari tatapan mata Dion kepada Amara lantas menghentikan dansanya.


Bella mendorong tubuh Dion hingga Dion terhuyung ke belakang.


"Kamu jahat Dion." Ucap Bella lantas meninggalkan Dion


Semua orang terkejut dengan apa yang dilakukan Bella kepada Dion termasuk Mike dan Amara.


Dion mengejar Bella


"Bella tunggu kamu kenapa..Bella.." Dion berhasil menarik tangan Dion


"Lepasin Dion, aku mau pulang."


"Iya tapi kamu kenapa, jelasin dulu."


"Tidak ada yang perlu dijelasin Dion, aku sudah tau semuanya. Kamu bersamaku tapi hati kamu untuk dia Amara..iya kan."


"Bella kamu salah paham, Amara itu istri Mike, kenapa kamu bisa punya pikiran seperti itu."


"Kamu tidak usah bohong lagi Dion, aku bukan orang bodoh." Semua orang menatap mereka meski tidak bisa mendengar suara mereka tapi terlihat dari ekspresi dan gerakan mereka terlihat sedang bertengkar.


Mike dan Amara pun lantas menghampiri mereka.


"Ada apa ini Dion?" Tanya Mike Bella hanya membuang muka


"Tidak ada apa-apa Mike, hanya salah paham."


"Dion..Bella kalian kenapa?" Tanya Gery.


"Tidak ada apa-apa ger hanya salah paham."


"Sebaiknya kamu menjaga istri kamu jangan sampai menggoda laki-laki lain." Ucap Bella


"Apa maksud kamu Bella, kamu menuduhku?"


"Aku tidak menuduh aku hanya mengingatkan."


"Apa maksud kamu Bella, kamu menuduh istriku menggoda siapa, Dion, Gery, atau laki-laki lain, berani kamu menghina istriku di depan mataku??" Mike maju menatap Bella tajam, sontak Bella pun menunduk


"Tatap aku Bella!!"


"Mike..maafkan Bella, Bella tidak bermaksud begitu." Dion menjelaskan


"Bawa dia pulang dan nasehati dia, sepertinya dia punya gangguan jiwa." Kemudian Mike meninggalkan mereka.


Gery menepuk pundak Dion, memberinya semangat.


"Puas kamu membuat aku malu?? Puas kamu membuat Mike marah. Kamu memang tidak akan bisa berubah Bella."


Lalu Dion juga meninggalkan Bella keluar dari hotel tersebut.


Bella menangis menyesali perbuatannya.

__ADS_1


🌹🌹🌹 Bersambung 🌹🌹🌹


__ADS_2