
Eps sebelumnya
"Nah itu ada tempat makan aku kesana saja deh." Kemudian Mike menuju tempat makan tersebut, Mike harus berjalan kaki karena tempatnya agak jauh dari mobilnya.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
"Bu..ada minum?"
"Ada tuan, mau minum apa?"
"Ada minuman apa saja?"
"Ada es teh, es jeruk, kopi, es boba,dan aneka jus buah."
"Boba, apa itu Boba?"
"Itu tuan minuman dari susu tapi ada isinya pokoknya seger."
"Oke jus alpukat saja, sama makanya juga."
"Makannya apa tuan?"
"Terserah yang penting enak." Kemudian Mike memilih tempat duduk yang nyaman untuknya. Mike memilih duduk di pojokan sedikit menjauh dari pengunjung yang lain karena cukup ramai pengunjung.
"Silahkan tuan.." ucap Bu Inah mengantar pesanan Mike."
"Terimakasih." Mike mulai menikmati makanannya saat sedang asik makan netranya tidak sengaja melihat seorang perempuan cantik tengah membawa setumpuk piring dengan keringat membasahi keningnya, Mike terus memperhatikan perempuan itu yang terlihat sibuk dan sangat ramah melayani pelanggan.
Mike terus memperhatikan perempuan itu, wajah cantik, hidung mancung kulit putih dengan penampilan yang rapi sangat tidak cocok dengan pekerjaan yang sedang ia lakukan sekarang.
"Siapa perempuan cantik itu." Batin Mike
"Drttt..drttt.." handphone Mike berdering
"Halo?!"
"(...)"
"Saya di jalan xxx di sebuah rumah makan."
"(...)"
"Oke."
"Mengganggu saja." gumam mike Kemudian pandangan Mike mencari perempuan itu lagi tetapi sudah tidak ada.
"Kemana dia." Gumam Mike lagi
"Berapa Bu.."
"Semuanya jadi dua puluh lima ribu tuan." Kemudian Mike memberikan uang lima puluh ribu untuk ibu Inah.
"Kembaliannya untuk ibu saja."
"Tapi masih banyak tuan."
"Tidak apa-apa anggap saja rejeki ibu dan anak ibu."
"Terimakasih tuan." Namun Mike sudah terlanjur pergi.
__ADS_1
"Anak..kok tuan itu tau ya kalau saya sudah punya anak."
"Kenapa Bu.." tanya Amara yang baru datang
"Ini neng ada orang baik bayar pake uang lima puluh ribu kembaliannya buat ibu katanya padahal masih banyak Lo neng kembaliannya."
"Berarti itu rezeki ibu."
"Iya neng tadi orangnya juga bilang gitu."
_
_
Sore hari Amara pulang kembali ke kontrakannya
"Assalamualaikum.."
"Waalaikumsalam.." Amara mencium tangan ibu Jumiati
"Jesen mana Bu?"
"Ada di dalam tadi mau ambil botol minum sendiri ibu ambilin nggak mau katanya bisa sendiri."
"Aku masuk dulu ya Bu.."
"Jesen..mana pulang." Teriak amara
"Mama.." jesen berlari menghampiri Amara, Amara berjongkok dan merentangkan kedua tangannya bersiap untuk memeluk jesen.
"Emmh..anak mama, jesen kangen mama nggak?"
"H.m."
"Ye..es tim desen Tuka es tim ma."
(Ye jesen suka es cream ma)
"Iya makanya mama beliin jesen es cream, sini mama bukain. Hari ini jesen nakal nggak sama nenek."
"Nggak desen kan anak baik."
"Iya..dong jagoan mama kan anak baik, anak ganteng, ya udah jesen sama nenek lagi ya mama mau mandi, mau ganti baju."
"Oke mama." Kemudian jesen berlari keluar mencari ibu Jumiati.
Jesen termasuk anak yang pintar dan penurut jesen tidak pernah rewel ataupun meminta sesuatu yang lebih seperti anak yang lain, dibelikan es cream saja jesen sudah sangat senang.
_
_
Ibu Jumiati sedang menonton tv bersama jesen
"Jesen lagi nonton apa sayang."
"Upin-ipin ma, ucu."
Amara duduk di samping ibunya
__ADS_1
"Bu..aku nggak jadi bekerja di perusahaan xxx."
"Loh kenapa nggak jadi nduk?"
"Amara juga nggak tahu Bu.. tiba-tiba mereka membatalkan untuk menerimaku bekerja disana. Kenapa ya setiap aku melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan tidak ada satupun perusahaan yang mau menerimaku. Satu-satunya perusahaan yang mau menerimaku ya perusahaan xxx itu Bu, tapi entah kenapa mereka membatalkannya begitu saja dengan alasan aku tidak memenuhi syarat aku bahkan diusir Bu, padahal kemarin mereka bilang aku memenuhi syarat untuk bekerja di sana."
"Sabar ya nduk..ini ujian untuk kita semoga kita bisa melewati semua ini, ibu ikut bantu kamu ya nduk?"
"Bantu apa Bu?"
"Ibu buka jasa cuci baju, setrika ya nduk?"
"Bu..ibu jagain jesen saja itu sudah sangat membantu Amara bu. Ibu tidak perlu bekerja lagi biar Amara yang mencari uang ibu jagain jesen saja."
"Tapi nduk..ibu kasihan sama kamu."
"Doain Amara ya Bu semoga Amara bisa dapat kerjaan yang lebih bagus."
"Oh iya nduk jadi tadi kamu tidak kerja?"
"Jadi Bu Amara kerja di rumah makan sederhana ya meskipun sederhana tapi tempatnya ramai Bu, ini Amara dapat upah harian Bu." Sambil menyerahkan satu lembar uang seratus ribu.
"Ini buat uang belanja besok sama jajannya jesen."
"Terus kamu?"
" Aku masih ada kok Bu dua puluh ribu cukuplah buat ongkos." Ibu Jumiati tiba-tiba menangis
"Ibu kenapa menangis??"
"Maafkan ibu nduk hidup kamu jadi seperti ini andai saja kamu masih bersama Ray hidup kamu pasti tidak akan sesulit ini, kamu tidak akan pontang-panting mencari pekerjaan."
"Ibu..kenapa ibu jadi bahas laki-laki itu lagi ibu kan sudah janji akan mendukung apapun keputusanku, ibu lupa siapa yang sudah membuat bapak meninggal? Ray Bu..Ray!! Jadi jangan pernah ibu sebut nama laki-laki itu lagi. Dia itu jahat Bu, apa ibu juga lupa apa yang sudah dia lakukan kepadaku??"
"Ibu hanya tidak tega nduk melihatmu seperti ini." Amara memeluk ibunya, ibu jangan sedih ibu dan jesen adalah penyemangat untukku jika ibu sedih aku juga ikut sedih Bu.
Amara mohon Bu jangan pernah menyesal telah melepas Ray, kita tidak akan m*ti hidup tanpa dia Bu."
"Iya.. maafkan ibu ya nduk."
"Mama.." panggil jesen
"Sayang..ganteng kenapa nak?"
"Bubuk.." ucap jesen sambil mengucek matanya
"Emh..jesen ngantuk ya..ya udah yuk mama kelonin." Kemudian Amara Menggendong putranya ke kamar.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Di sebuah klub malam terbesar Mike dan kekasihnya yang bernama Casandra sedang asik bersenang-senang di temani dua sahabatnya Dion dan Gery mereka juga bersama kekasihnya masing-masing.
Tak hanya tampan Mike juga royal dengan kekasihnya apapun yang kekasihnya Mau akan Mike berikan.
Setelah asik berjoget Mike mengajak kekasihnya itu untuk cek in, sudah menjadi hal biasa bagi laki-laki yang bernama lengkap Mike Louis edgar tidur bersama kekasihnya, berkali-kali Casandra meminta Mike untuk menikahinya berkali-kali juga Mike menolak dengan alasan belum siap dan masih ingin menikmati masa muda, Mike berusia dua puluh lima tahun masih terbilang sangat muda untuk membina rumah tangga.
Karena tidak ingin kehilangan Mike yang tampan dan kaya Raya Cassandra rela melakukan apa saja untuk Mike termasuk tidur dengannya.
Berbeda dengan Mike, Dion dan Gery belum pernah melakukan hubungan intim dengan pasangannya mereka masih tau batasan.
__ADS_1
Bukan hanya Cassandra yang pernah bermalam dengan Mike tetapi banyak, namun tidak satupun dari mereka yang Mike cintai Mike hanya bersenang-senang saja. Termasuk Cassandra kekasihnya Mike juga tidak mencintainya Hanya saja Casandra tidak mau Mike tinggalkan.
๐น๐น๐นBersambung๐น๐น๐น