Kisah Cinta Amara

Kisah Cinta Amara
Bab 154: penyataan perjanjian menikah


__ADS_3

"Semoga keputusanku ini benar


Aku tidak tahu harus berbuat apalagi, jika aku menolak, Mike pasti akan membawa mereka pergi. Mike adalah orang yang berkuasa dia tidak pernah main-main dengan ancamannya." Gumam Amara


_


_


Tiga puluh menit kemudian Mike sampai di mansion, dengan langkah yang lebar dan wajah yang tampak bahagia Mike menaiki tangga menuju kamar Amara tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu Mike membuka pintu kamar amara.


"Sayang aku da..tang" Mike mematung melihat pemandangan indah di depannya Amara sedang berganti baju, bahkan Amara hanya memakai bra dan cd saja.


"Aaaaa…." Teriak Amara bersamaan dengan suara Mike, dengan cepat Amara meraih selimut yang ada di atas ranjang untuk menutupi tubuhnya.


"Apa yang kamu lakukan dasar mesum, keluar kamu." teriak amara


"Ma..maaf aku tidak sengaja, aku akan keluar." Mike berlari keluar dari kamar Amara


"Brakk" Mike menutup pintu dengan keras, Mike berdiri di depan pintu sambil memegang dadanya yang berdetak lebih kencang.


" Huft..aku tidak percaya dia seorang janda, aku harus cepat menikah dengannya kalau tidak aku bisa khilaf." Gumam Mike


"Ceklek" 


Amara membuka pintu


"Apa kamu tidak bisa mengetuk pintu dulu sebelum masuk ke kamar orang." Kesal Amara


"Sorry, lagian kamu dari mana saja kenapa baru mandi?" Mike menatap dada Amara saat mengucapkan kata mandi, Amara yang menyadari pandangan Mike lantas memukul bahu Mike.


"Plak"


"Kamu lihat apa, dasar mesum."


"Aku tidak melihat apa-apa, aku kan bicara denganmu masak aku hadap belakang."


"Ck..ngeles aja."


"Ayo masuk aku lelah." Mike menarik tangan Amara masuk kedalam kamar Amara


"Eh kamu mau ngapain Mike, jangan macam-macam ya." Berontak Amara


Mike melepas tangan Amara kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang.


"Mike kenapa kamu malah tidur disini, sana pergi ke kamarmu apa kamu mau tidur bersama ibuku." Seketika Amara teringat dengan ibunya dan jesen


"Ibu..dimana ibuku dimana jesen kenapa kamu pulang sendiri?"


"Sayang tenanglah, apa kamu tidak melihat aku sangat lelah."


"Aku tidak peduli, cepat katakan dimana mereka Mike?"


Mike bangun dari tidurnya kemudian duduk


"Duduklah!" Mike menepuk ranjang menyuruh Amara duduk disampingnya.


Dengan terpaksa Amara pun menurut


Kemudian Mike mengeluarkan selembar kertas dari dalam saku jasnya, lalu memberikannya pada amara


"Bacalah lalu tanda tangani." 

__ADS_1


"Apa ini." Kemudian Amara membaca isi dari surat tersebut.


"Surat pernyataan??"


"Iya! Aku tidak percaya kamu benar-benar mau menikah denganku setelah bertemu dengan mereka. bisa saja setelah kamu bertemu dengan mereka kamu kabur."


"Mike aku tidak pernah berbohong, apalagi ini tentang pernikahan."


"Justru itu kamu pernah bilang pernikahan itu adalah sesuatu yang sakral tidak untuk main-main, jadi kamu tidak bisa menikah dengan orang yang tidak kamu cintai, kamu tidak mencintaiku bisa saja kamu kabur."


"Tapi aku sudah mengambil keputusan aku tidak pernah main-main jika sudah mengambil keputusan, sekarang aku tanya apa kamu bisa menikah dengan orang yang tidak kamu cintai?"


"Tidak!!" Amara mendongak menatap mata Mike


"Lalu kenapa kamu mau menikah denganku??"


"Karena aku mencintaimu, pertama kali aku melihatmu aku sudah jatuh cinta denganmu, kamu benar aku memang player aku suka bermain wanita aku juga sering gonta-ganti pasangan untuk menemani malamku, tapi aku tidak pernah mencintai mereka kami hanya bersenang-senang termasuk Cassandra aku tidak pernah mencintainya, satu-satunya wanita yang membuatku jatuh cinta adalah kamu Amara Andini, tapi wanita pertama yang berani menolakku adalah kamu juga." Amara melihat keseriusan Dimata Mike, setiap kata yang Mike ucapkan terlihat tulus. Amara menunduk kemudian Mike mengangkat dagu Amara agar tetap melihatnya.


"Jangan menolakku Amara, aku bisa berbuat nekat aku tidak pernah menginginkan wanita sedalam ini, aku sungguh sangat mencintaimu." Amara melepas tangan Mike pelan.


"Kamu bilang kamu player, sedangkan aku adalah orang yang paling tidak bisa menerima perselingkuhan sekecil apapun, apa kamu akan tetap bermain dengan mereka setelah kita menikah?"


"Sejak aku bertemu denganmu aku tidak pernah lagi bermain dengan wanita-wanita diluar sana, yang ada di otakku hanya kamu, bagaimana cara mendapatkan kamu tidak ada yang lain."


"Bagaimana caranya agar aku bisa percaya?"


"Aku tidak rela melihat Cassandra menyakitimu apa itu belum cukup untuk membuktikan rasa cintaku?"


Amara terdiam sesaat.


"Katakan dimana ibu dan anakku tidak mungkinkan kamu mau menyakiti hati orang yang kamu cintai?"


Mike tersenyum


"Buktikan jika kamu benar-benar mencintaiku, maka cinta itu akan tumbuh dengan sendirinya."


Mike langsung menarik Amara dalam pelukannya


"Aku janji aku akan membuktikan semua ucapanku bahwa aku benar-benar mencintaimu."


"Aku tidak tau keputusanku ini benar atau salah, tapi aku tidak akan tau jika aku tidak mencoba." Batin Amara


Mike melepas pelukannya


"Kamu harus tetap tanda tangani surat pernyataan itu aku tidak mau ambil resiko dengan kehilanganmu.


"His..aku belum selesai membacanya." Kemudian Amara membaca kembali surat itu.


...    Isi pernyataan perjanjian...


...Saya yang bertanda tangan dibawah ini...


...Nama: Amara Andini...


...Pihak pertama...


...Dengan ini menyatakan bersedia untuk menikah dengan...


...Nama: Mike Louis Edgar...


...Pihak kedua...

__ADS_1


... akan mencintai dan menyayanginya sepenuh hati....


...Jika pihak pertama mencoba untuk kabur di hari pernikahan atau melanggar perjanjian maka pihak kedua berhak atas hak asuh jesen sepenuhnya....


...Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya....


...Materai...


...TTD Amara Andini.          Mike Louis edgar...


Seperti itulah kira-kira isi surat pernyataan tersebut.


"Cepat tanda tangan."


"Atas dasar apa kamu berhak mengasuh jesen kamu itu bukan siapa-siapanya."


"Kamu lupa sedang berhadapan dengan siapa, aku bisa melakukan apapun yang aku mau. Cepat tanda Tangani surat itu."


"Begini yang kamu sebut cinta, aneh sekali." Gerutu amara sambil menandatangani surat itu.


Mike tersenyum Melihat tingkah lucu amara.


"Kalau tidak begini aku tidak bisa mendapatkanmu." Ucap Mike sambil menyimpan kembali surat itu di dalam saku jasnya.


"Bersiap-siaplah aku akan membawamu bertemu mereka."


"Aku sudah siap aku sudah mandi mau siap bagaimana lagi?"


"Sebentar." Tiba-tiba Mike pergi entah mau kemana, sesaat kemudian Mike kembali dengan membawa paper bag di tangannya.


"Ini untukmu."


"Apa ini?"


"Pakailah, aku tunggu diluar."


Amara membuka paper bag tersebut yang berisi gaun yang sangat indah.


"Ini untukku?"


"Aku sengaja menyiapkannya untukmu, cepat pakai aku tunggu diluar."


Kemudian Mike pergi.


_


_


"Ceklek"


Amara membuka pintu, Mike masih berdiri di depan pintu kamar Amara. Begitu pintu terbuka Mike sangat terpesona dengan wanita cantik yang ada di depannya. Gaun merah panjang dengan model bahu yang sedikit kebawah mengekspos leher jenjangnya. Kulitnya yang putih sangat kontras dengan warna gaun nya bahkan Amara hanya mengikat satu rambutnya tetapi terlihat sangat cantik.



🌹🌹🌹 Bersambung 🌹🌹🌹


🌹🌹hy gaesss mohon dukungannya kembali ya.. dengan like komen dan vote yang punya koin bisa dong menyumbangkan sedikit koinnya untuk hadiah.


btw gaess itu bukan visualnya Amara ya, visual Amara ada di bab paling atasss bisa discroll untuk mengingat kembali untuk yang sudah baca yang bum baca silahkan dibaca😘😘


🌹🌹🌹 Happy reading 🥰 🥰 🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2