
.
.
.
💕💕 HAPPY READING 💕💕
Setelah menonton video itu, Ratu percaya sepenuhnya dengan suaminya. Dia meminta maaf sudah sempat berfikiran buruk, Arya bisa memaklumi istrinya. Berbeda dengan Ratu, Anne kali ini syok dan tidak percaya dengan semua yang sudah terjadi. Ternyata jebakan itu benar-benar gagal dan sekarang dia harus menanggung akibatnya sendiri.
" Pulanglah, dan ingat jangan pernah mengganggu rumah tanggaku lagi. Semua ini balasan atas apa yang sudah kamu lakukan kepadaku."Ucap Ratu bicara dengan pelan namun terkesan tegas.
Hikkss Hikkss Hikkss
Anne menangis tersedu-sedu, dia malu hamil tanpa suami. Terlebih pasti kedua orang tuanya akan memarahinya, karena menganggap semua ini aib untuk keluarga besarnya. Dan nama baik keluarga bisa rusak karena perbuatannya.
" Semua ini gara-gara kamu juga, Raja. Seandainya kamu tidak menukar Arya dengan pria itu, aku tidak akan sesedih ini. Setidaknya aku bisa hamil dengan Arya, dan aku bisa menikah dengan Arya. Kurang4j4r kamu, Raja !!."Seru Anne kini menyalahkan Raja atas apa yang sudah terjadi dengan dirinya.
" Itu balasan atas perbuatanmu sendiri. Memangnya aku tidak tahu wanita seperti apa kamu itu, kamu itu wanita li4r !! Setiap malam keluar masuk club dan tidur dengan siapa saja. Menjijikan !!."Seru Raja dengan lantang.
" Pergi dari sini, atau aku akan menyebarkan video mu itu."Seru Arya mengancam Anne.
" Aku akan pergi, tapi ingat ! Aku akan membalas perbuatan kalian."Seru Anne masih bisa mengancam.
Setelah bicara seperti itu, Anne bangkit dan melangkah keluar dari rumah Ratu. Dua koper besarnya sudah lebih dulu dibawa bik Siti keluar rumah dan di letakkan di samping mobilnya. Dengan perasaan kesal dan dongkol, Anne memasukkan dua kopernya tadi ke mobil. Setelah itu dia melajukan mobil meninggalkan rumah Ratu dengan perasaan campur aduk.
" Dek, maafkan mas ya. Maaf kalau mas sudah menyakitimu."Seru Arya tetap meminta maaf kepada Ratu.
__ADS_1
" Iya mas aku maafkan, tapi aku kesal juga loh lihat video saat kamu diraba-raba sama Anne tadi. Istri mana coba yang tidak kesal dan cemburu melihat suaminya diatas ranjang sama wanita lain, beruntung kak Raja cepat bertindak."Seru Ratu dengan wajah cemberutnya.
" Iya sayang maaf ya, mas akan lebih hati-hati lagi agar masalah seperti ini tidak terjadi lagi."Ucap Arya lalu membawa Ratu ke dalam pelukannya.
Ratu dan Arya saling berpelukan sampai melupakan jika disitu masih ada kakaknya, Raja. Raja sudah seperti obat nyamuk bagi Arya dan Ratu.
Ehhheemm Ehhheeem
Raja sengaja berdehem agar sepasang suami istri itu tahu jika masih ada manusia lain di sana selain mereka.
" Ingat dong masih ada aku disini."Seru Raja pura-pura cemberut.
" Maaf kak, kami lupa kalau ada kak Raja."Ucap Arya sambil nyengir kuda.
" Makanya kak cepet di halalin itu kak Almira nya nanti keburu di ambil orang loh. Ingat ya kak, wanita itu tidak mau kalau terlalu lama menunggu. Harus ada kepastian, yang cuma macarin pasti kalah sama yang ngehalalin."Seru Ratu justru memberikan ceramah kakaknya.
Bugghh
Bugghh
Ratu memukuli Raja menggunakan bantal kursi. Bisa-biasanya kakaknya lebih senang adiknya perang dingin sama suaminya. Arya melihat kedekatan Raja dan Ratu hanya tersenyum senang, ada rasa nyeri di hatinya melihat ke akraban Raja dan Ratu. Dia ingat adik dan kakaknya, kenapa dulu dia tidak dekat dengan mereka bahkan sampai sekarang pun mereka tidak dekat.
* Seandainya hubungan ku dengan mas Bima dan Serli seakrab ini, mungkin aku tidak akan sesedih ini. Setidaknya ada adik dan kakak yang bisa menjadi tempatku berkeluh kesah.*Gumam Arya dalam hatinya.
******
Sementara itu di tempat lain, Rani mendatangi Bima di perusahaan tempat Bima bekerja. Dia memaksa agar Bima mau menemuinya, dan pada akhirnya Bima bersedia menemui Rani dan Rani diminta menunggu di kantin perusahaan sebab saat Rani datang Bima sedang sibuk dengan pekerjaannya.
__ADS_1
Setelah 30 menit menunggu akhirnya Bima datang juga. Bima tidak tahu apa yang akan dibicarakan Rani, proses perceraian mereka tinggal menunggu sidang terakhir saja dan setelah itu mereka resmi bercerai secara hukum negara.
" Apa yang ingin kamu bicarakan? Aku tidak punya waktu banyak, hanya 30 menit saja karena aku masih banyak pekerjaan."Ucap Bima langsung meminta Rani untuk menyampaikan tujuannya.
" Ini bukan soal perceraian kita, Bim. Ini soal adikmu Serli. Tolong kamu nasehati dia agar tidak kegatelan dengan calon suamiku, adik kamu itu wanita mur4h4n. Dia berpacaran dengan calon suamiku, aku sudah memintanya untuk menjauhi Yanto tapi nyatanya sampai sekarang Serli masih menemui Yanto. Saat ini aku sedang hamil, dan ini anak Yanto. Tolong Bim, nasehati dan ajari adik kamu agar tidak menjadi perebut laki orang."Ucap Rani langsung menyampaikan apa yang ingin dia bicarakan kepada Bima.
Bima tertegun saat mengetahui Serli ada hubungan dengan Yanto, pria selingkuhannya Rani. Ditambah saat ini Rani sedang hamil, kenapa dulu selama 3 tahun bersamanya Rani tidak mau memiliki anak. Justru sekarang belum ada ikatan pernikahan dia mau hamil dan punya anak.
" Jika Yanto tidak menanggapi Serli, aku yakin Serli juga tidak akan mendekati Yanto. Berarti mereka itu sama-sama suka dong, jangan cuma Serli saja yang kamu salahkan, Yanto juga salah. Ohh iya, bagaimana rasanya dikhianati?."Tanya Bima dengan senyum kecut.
" Bim, aku tidak mau membahas tentang masalaku kita. Aku datang kesini untuk meminta tolong sama kamu, agar kamu bisa nasehati adik kamu. Apa kamu sebagai kakak tidak malu jika adik kamu hamil diluar nikah seperti dulu? Adikmu itu kecil-kecil tapi sudah jadi pelakor, Bim."Seru Rani mengingatkan masalalu Rani.
Ddeegghh
Bima baru teringat lagi jika dulu Serli pernah hamil dengan suami orang. Dan pernikahan Serli hanya bertahan selama 1 bulan saja, dan itu juga membuat keluarga menjadi malu.
" Baiklah, aku akan mencoba bicara dengan Serli. Ini aku lakukan bukan karena kamu, tapi aku kasihan dengan anak dalam kandunganmu itu jika lahir tanpa seorang Ayah. Tapi tidak menutup kemungkinan jika si Yanto itu menjauhi Serli lalu dia mencari wanita lain. Laki-laki seperti Yanto itu tidak cukup dengan hanya 1 wanita saja, jika dia sudah bosan pasti akan di campakkan begitu saja lalu mencari yang lain."Ucap Bima panjang lebar.
" Soal itu bukan urusan kamu, yang penting kamu larang adik kamu berhubungan dengan Yanto."Ucap Rani sedikit meninggikan suaranya.
Bima hanya mengangguk saja, dia melirik jam tangannya ternyata waktu 30 menit sudah habis. Bima harus kembali bekerja lagi, tidak enak jika izin lebih dari waktu yang diberikan.
" Waktu ku sudah habis, maaf aku harus kembali bekerja."Ucap Bima bangkit dan berjalan menjauhi Rani.
Rani hanya menatap kepergian Bima sampai sosok Bima sudah tidak terlihat lagi. Setelah Bima pergi, Rani pun pergi dari kantin perusahaan tempat Bima bekerja. Setelah ini Rani juga akan menemui mantan ayah mertuanya, pak Santo. Rani ingin memberitahu pak Santo jika Serli mengganggu hubungannya dengan Yanto sang calon suaminya.
Apapun akan Rani lakukan demi bisa menikah dengan Yanto dan demi anak dalam kandungannya. Rani tidak mau anaknya lahir tanpa seorang ayah, apa yang akan dia katakan kepada ibunya nanti.
__ADS_1
************