Mereka Tidak Tahu Aku Kaya

Mereka Tidak Tahu Aku Kaya
Tertangkap dan pernikahan


__ADS_3

.


.


.


💕💕 HAPPY READING 💕💕


Haaa haaa Haaaaa


Ibu Marni tertawa dengan senangnya, dia sangat bahagia akhirnya Yanto tertangkap juga. Dan sudah dipastikan hukuman Yanto pasti akan lebih lama jika di bandingkan dengan dirinya. Saat ini Yanto dan ibu Marni sedang ada di ruangan yang sama. Ibu Marni sengaja di panggil untuk memberikan keterangan, kejahatan apa saja yang sudah di lakukan Yanto.


Semua yang di tanyakan ibu Marni jawab dengan jujur tanpa ada sedikitpun yang dia sembunyikan. Jika dia di penjara, Yanto harus di penjara juga.


" Akhirnya kamu tertangkap juga Yanto. Setelah lama menjadi buronan, akhirnya pulang juga kamu ke dalam penjara. Selamat menikmati hunianmu yang baru Yanto sayang, makan tuh lantai dingin."Seru ibu Marni bicara sengaja dengan nada mengejek agar Yanto semakin kesal.


" Si4l4n kamu, Marni !! Kamu pasti yang sudah memberitahu polisi tempat persembunyiaanku sampai akhirnya polisi bisa menemukanku saat aku hendak menyebrang ke pulau."Seru Yanto penuh emosi dia bicara dengan ibu Marni.


" Iya, memang aku yang sudah memberitahu polisi. Enak saja kamu terus bersembunyi sedangkan aku sudah mendekam di penjara. Kamu itu pantas masuk penjara, gara-gara kamu aku juga mendekam dibalik jeruji besi yang dingin itu."Jawab ibu Marni dengan berani.


Rasa sayang dan rasa cintanya terhadap Yanto kini sudah sirna, berubah menjadi rasa benci yang tidak berujung. Bahkan dia seakan menyesal sudah pernah mengenal Yanto dan menjalin hubungan terlarang dengan Yanto. Hidupnya hancur dan semua itu gara-gara Yanto.


" Kamu memang kurangajar Marni !! Lihat saja, aku pasti akan membuat perhitungan denganmu. Setelah keluar dari penjara aku akan m3mbunuh mu !!."Seru Yanto mengancam ibu Marni.


" Oh silahkan saja, aku tidak takut. Apa kamu itu lupa, jika kamu itu bakalan mendekam di penjara seumur hidup. Bisa jadi kamu dapat hukuman m4ti."Seru Ibu Marni sambil terkekeh.


" Heeeh kalian !! Bisa diam tidak? Jangan berdebat di sini, aku hajar kalian satu persatu tahu rasa kalian. Orang sama-sama jahat pakai ribut segala."Seru pak polisi meminta Yanto dan ibu Marni untuk diam.


Keduanya pun langsung diam, namun Yanto masih saja menggerutu dengan menatap tajam ibu Marni yang duduk di sampingnya. Wanita tua itu saat ini terlihat lebih tua, sudah tidak ada perawatan dan sudah tidak ada mek up mahal yang dia pakai. Keriput di wajahnya sudah terpampang dengan nyata, Yanto hanya tersenyum kecut melihat wajah yang pernah ada hubungan spesial dengannya itu.


* Menjijikan !! Wajahnya terlihat sangat tua dan mengerikan sekali. Kenapa dulu aku bisa mau sama wanita setua ini?*Gumam Yanto dalam hatinya.

__ADS_1


" Kenapa lihat-lihat? Kangen kamu sama aku ? Aku sudah tidak sudi dengan lelaki b4jing4n sepertimu."Seru ibu Marni dengan sinis.


" Idih siapa yang kangen dengan mu? Wajah nya saja mengerikan begitu, justru aku jijik dan mual melihat wajahmu itu."Seru Yanto ketus.


" Haii Diam !!! Di kantor polisi saja kalian masih bisa ribut, bisa diam tidak?"Seru pak polisi lagi-lagi memarahi Ibu Marni dan Yanto.


Para polisi itu sampai heran dan menggelengkan kepalanya. Bisa-bisanya dua tahanannya itu berdebat dan ribut di kantor polisi. Terlebih Yanto, pengedar kelas kakap masih saja mulutnya seperti emak-emak yang mau ribut dengan seorang wanita tua.


*****


Sahhhh


Sahhhhh


Kata sah sudah menggema di ruangan di mana akad nikah Rani dan Agung berlangsung. Tepat jam 9 pagi akad nikah mereka dimulai, dan saat ini mereka sudah resmi menjadi sepasang suami istri secara sah. Akad nikah sengaja di gelar lebih pagi, agar resepsi bisa lebih lama dan panjang. Pak penghulu pun memang setelah menikahkan Rani dan Agung akan ketempat lain menikahkan pengantin yang lain.


" Alhamdulillah."Ucap semua anggota keluarga secara bersamaan.


" Alhamdulillah sekarang kalian sudah resmi menjadi sepasang suami istri yang sah secara agama dan negara. Semoga pernikahan kalian sakinah, mawaddah, warrahmah dan segera diberikan momongan yang sholeh dan sholeha."Ucap pak penghulu memberikan doa untuk sepasang pengantin baru.


Semua orang yang hadir ikut mengaminkan doa dari pak penghulu. Tidak terkecuali sepasang pengantin baru juga mengaminkannya.


" Terima kasih pak atas doanya."Ucap Agung.


" Sama-sama mas Agung. Silahkan kalian tanda tangani berkas-berkas ini dan setelah itu acara akad nikah selesai dan buku nikah ini sudah menjadi milik kalian berdua."Ucap pak penghulu sembari membuka map dan kertas yang harus di tanda tangani Agung dan Rani.


Sepasang pengantin itupun mengangguk dan menandatangi kertas yang sudah di serahkan pak penghulu tadi. Setelah 20 menit, semuanya sudah beres dan pak penghulu pun izin pamit lebih dulu.


Saat ini Ratu dan rombongan memang belum sampai di rumah Rani. Mereka masih ada dalam perjalanan menuju rumah Rani, sekitar 25 menit lagi mereka akan sampai. Mereka tidak bisa menyaksikan acara ijab qabul Rani dan Agung, semua tidak sesuai dengan rencana. Mereka sudah berangkat dari jam 7 pagi, akan tetapi saat di jalan ada kendala. Mobil yang dikendarai Arya tiba-tiba macet dan mengharuskan mereka mampir bengkel dan menghabiskan waktu hampir 1 jam.


* Kok Ratu dan yang lainnya belum datang ya? Apa mereka tidak jadi datang? Tapi tadi pagi Ratu sudah memberi kabar kalau dia sudah mau jalan. Mungkin saja ada kendala di jalan, mereka pasti datang.*Gumam Rani dalam hatinya.

__ADS_1


" Sayang, kok kamu melamun sih? Capek ya? Atau ada yang sedang kamu fikirkan?."Tanya Agung.


" Tidak ada apa-apa kok mas, aku hanya menunggu teman dan keluarga mantan suamiku kok sampai sekarang mereka belum sampai. Padahal tadi sekitar jam 7 mereka sudah berangkat, seharusnya mereka sampai dari setengah 9 tadi. Semoga saja tidak terjadi sesuatu dengan mereka."Ucap Rani nampak khawatir.


" Mereka pasti baik-baik saja sayang. Yang namanya perjalanan itu tidak dapat di pastikan, makanya kami dan rombongan lebih memilih datang dari kemarin sore. Biasanya kalau weekend begini kan jalanan memang macet."Ucap Agung menenangkan Rani.


Rani nampak mengangguk lalu mengulas senyuman. Apa yang dikatakan Agung memang ada benarnya, mungkin saja Ratu dan rombongan terjebak macet.


" Selamat ya mbak, semoga jadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah."Seru Andi mengucapkan selamat kepada sepasang pengantin baru.


" Aamiin. Terima kasih ya dek."Jawab Rani lalu memeluk adiknya.


Agung pun ikut memeluk Andi, berkat Andi juga urusan pernikahannya dengan Rani berjalan lancar dan kepengurusan surat-surat nya cepat dan mudah.


" Setelah ini kamu nyusul ya."Ucap Agung sembari menepuk punggung Andi.


" Tentu dong mas."Jawab Andi serius sambil terkekeh.


Para tamu undangan kini sedang menikmati makanan sembari menikmati alunan musik yang sudah di siapkan. Penyanyi dari ibu kota sedang bernyanyi mengalunkan suaranya yang merdu mendayu-dayu.


" Kok Arya dan Ratu belum datang ya? Kira-kira mereka mau datang jam berapa?."Ucap Agung dengan pelan sehingga Rani pun tidak mendengar apa yang diucapkan Agung.


Akhirnya dari arah pintu masuk, Agung sudah melihat tamu yang sedari tadi dia tunggu-tunggu. Arya dan Ratu, dan ternyata Arya membawa kedua mertuanya juga dan hal itu membuat Agung merasa tersanjung. Pernikahannya bisa dihadiri oleh Pengusaha kaya raya, Owner dari STR Group.


Agung tidak tahu jika Arya juga membawa orang tuanya beserta kakak dan adiknya dan para iparnya. Mereka memang tidak di undang oleh Agung, sebab Agung memang tidak mengenal keluarga Arya. Akan tetapi, mereka semua di undang secara langsung oleh Rani.


" Akhirnya mereka datang juga."Seru Rani dengan senang.


" Teman kamu dan keluarga mantan suami kamu sudah datang , sayang?."Tanya Agung yang belum tahu jika yang di maksud Rani juga rombongan Arya dan Ratu.


" Iya mas, mereka datang dengan rombongan keluarga besar."Jawab Rani.

__ADS_1


Rombongan Ratu dan yang lainnya kini sedang mengambil hidangan yang disediakan. Dengan ditemani oleh pihak WO, pihak WO memang mengenali Ratu dan keluarganya sehingga mereka langsung bergerak cepat agar tamu jauh itu tidak merasa diabaikan.


*************


__ADS_2