Mereka Tidak Tahu Aku Kaya

Mereka Tidak Tahu Aku Kaya
Bertemu masalalu


__ADS_3

.


.


.


💕💕 HAPPY READING 💕💕


" Ratu ."Seru ibu Marni sembari membelai wajah Ratu pelan.


Di samping ibu Marni ada satu perawat yang menjaganya, sebab semalam ibu Marni mengamuk bahkan ada perawat yang dia gigit sampai lengannya bengkak dan harus dapat perawatan medis.


Ibu Marni tidak diizinkan keluar dari kamarnya, kedua kaki dan tangan kiri ibu Marni terpaksa di ikat agar dia tidak melukai perawat lagi saat dia mengamuk.


Arya dan Ratu menjenguk dan masuk di kamar ibu Marni.


" Iya bu ini Ratu. Ibu apa kabar?."Jawab Ratu balik bertanya.


" Ratu."Seru ibu Marni lagi dengan tetap mengusap wajah Ratu dengan tangan kanannya.


Arya takut jika ibu Marni tiba-tiba mencakar wajah Ratu. Sedari tadi tangan ibu Marni tidak berhenti mengusap-usap pipi Ratu. Ratu juga tanpa berhati-hati dan berjaga, jika sewaktu-waktu ibu Marni melukainya.


" Ratu, maaf."Seru ibu Marni tidak disangka bisa meminta maaf kepada Ratu.


" Bu, Ratu sudah memaafkan semua kesalahan ibu di masalalu. Sekarang ibu cepat sembuh ya, Ratu janji jika ibu sembuh Ratu akan mengajak ibu jalan-jalan ke luar negeri. Ibu cepat sembuh ya, cucu-cucu ibu pasti ingin bertemu dengan ibu."Seru Ratu secara perlahan menurunkan tangan ibu Marni dari wajahnya dan menggenggam lembut tangan ibu Marni.


Tidak tahu apa yang di tangkap oleh jalan fikiran ibu Marni, sebab tiba-tiba dia menggelengkan kepalanya dengan cepat. Arya dan Ratu nampak saling beradu pandangan, mereka juga tidak paham dengan maksud gelengan kepala ibu Marni.


" Bu, apa ibu mau makan buah? Ratu kupasin jeruk ya?."Seru Ratu tetap lembut menghadapi ibu Marni.


" Iya."Jawab Ibu Marni dengan sorot mata terus menatap wajah cantik Ratu.


Pelan-pelan dan penuh kesabaran Ratu menyuapi ibu Marni, tanpa terasa ibu Marni sudah menghabiskan 2 butir jeruk. Dan dia menolak saat Ratu menyuapkan jeruk terakhirnya.

__ADS_1


" Sudah kenyang ya bu, ya sudah jeruknya Ratu letakkan di meja ya. Nanti kalau ibu mau makan lagi ada perawat yang mengupaskannya, mas Arya sudah menyewa jasa perawat untuk menjaga ibu. Ibu mau makan kuenya?."Ucap Ratu dengan lembut menawarkan makanan lain yang dia bawa.


Ibu Marni hanya menggelengkan wajahnya pelan dengan pandangan tidak lepas dari wajah Ratu. Kali ini ibu Marni nampak berbeda dari hari-hari biasanya, hari ini ibu Marni lebih banyak terdiam dan tidak agresif ingin menyerang siapa yang dekat dengannya.


Ratu memijit tangan ibu Marni secara perlahan, namun saat tangan Ratu memijit bagian kakinya dengan cepat ibu Marni menangkisnya. Seakan dia enggan Ratu memegang bagian kakinya.


" Kenapa bu?."Tanya Ratu pelan.


" Pergi !! Pergi !!."Seru ibu Marni mengusir Ratu dan Arya.


" Ibu kenapa? Apa ada yang sakit? Apa Ratu tadi memijatnya terlalu keras?."Tanya Ratu dengan wajah khawatir.


Ibu Marni tidak merespon, dia mengalihkan pandangannya. Dia kini tidak mau memandang wajah Ratu lagi. Melihat mood ibu Marni yang sudah mulai jelek, perawat yang berjaga pun meminta Arya dan Ratu untuk meninggalkan ibu Marni agar dia tidak mengamuk.


" Maaf pak, bu. Sepertinya ibu Marni sudah mulai lelah dan moodnya pun buruk. Lebih baik, bapak dan ibu tinggalkan saja ibu Marni. Jika sudah seperti ini, dipaksa untuk bicara pasti dia akan mengamuk."Ucap perawat memberitahu.


" Baik mbak, kami akan pulang. Tolong jaga dan rawat ibu saya dengan baik ya, Mbak. Kalau ada apa-apa segera hubungi saya atau pak Bima."Ucap Arya berpesan sebelum dia meninggalkan rumah sakit jiwa.


" Baik pak."Jawab perawat itu dengan pelan sembari menganggukkan kepalanya.


Arya pun mengikuti apa yang di lakukan istrinya. Ibu Marni hanya diam saja, dan tetap membiarkan Arya maupun Ratu mencium tangannya.


" Mas, apa ibu bisa cepat sembuh ya?."Tanya Ratu saat mereka dalam perjalanan pulang.


" Insya Allah bisa, dek. Kita doa kan saja semoga ibu bisa cepat sembuh. Oh iya ini jadi mau mampir supermarket?."Tanya Arya.


" Aamiin. Jadi dong mas, stock bahan makanan di rumah juga sudah habis. Tidak enak kalau sampai mama dan papa yang pergi belanja."Jawab Ratu sambil tertawa kecil.


" Mas juga yang malu dek. Masa mertua datang kok mereka yang belanja? Aneh kan?."Seru Arya ikut setuju dengan ucapan Ratu tadi.


Mobil Arya sudah memasuki parkiran supermarket, setelah memarkirkan mobilnya Arya dan Ratu sama-sama turun dari mobil dan jalan beriringan memasuki supermarket. Mereka langsung mengambil troli dan mencari barang apa saja yang akan dia beli. Arya ada di belakang Ratu sembari mendorong troli, semantara Ratu mengambil barang-barang yang dia beli.


" Arya !!."Seru seseorang memanggil Arya.

__ADS_1


Arya dan Ratu seketika menghentikan langkah kakinya dan mencari sumber suara yang tadi memanggilnya.


" Anne !!."Seru Arya dan Ratu secara bersamaan.


Orang yang tadi memanggil Arya adalah Anne, wanita yang dulu pernah berusaha untuk mendekati Arya dan menjebak Arya. Setelah semua nya terbongkar, Arya dan Ratu sudah tidak tahu kabar Anne bahkan bertemupun sudah tidak pernah.


" Emm.. Kalian apa kabar?."Tanya Anne mengulurkan tangannya lebih dulu.


Merasa Anne tidak mencari masalah Ratu dan Arya pun menyambut baik uluran tangan Anne secara bergantian.


" Kabar kami baik, kamu bagaimana?."Tanya Ratu dengan ramah.


" Aku juga baik. Bukannya dulu kamu hamil ya? Anak kamu laki-laki apa perempuan?."Tanya Anne bersikap ramah.


" Alhamdulillah anakku laki-laki semua. Aku melahirkan bayi kembar, lalu kamu sendiri bagaimana? Bukannya dulu kamu juga hamil?."Tanya Ratu tetap bersikap ramah dan lembut terhadap Anne.


Meskipun dulu dia sangat membenci Anne karena sudah berusaha menghancurkan rumah tangganya. Tapi Ratu sudah memaafkannya, pada dasarnya Anne dulu hanya dimanfaatkan oleh Mita dan mamanya saja. Anne sebenarnya wanita yang baik, hanya saja terlalu polos dan dimanfaatkan oleh saudaranya.


" Emm... Dek, lebih baik kita lanjut belanja saja dulu. Setelah belanja baru kita nanti mampir di cafe untuk mengobrol, bagaimana? Setuju tidak?."Ucap Arya meminta persetujuan Istrinya.


" Iya mas aku setuju, Anne bagaimana? Tapi kalau Anne buru-buru tidak masalah, kita ngobrolnya bisa lain kali dan kamu boleh main ke rumahku. Rumahku masih tetap yang dulu kok."Ucap Ratu dengan senyum tersungging ramah.


" Emm.. Aku belanjanya sudah selesai. Jadi aku nanti tunggu kalian di cafe sebelah saja ya, kebetulan aku juga tidak sedang buru-buru kok."Ucap Anne ternyata setuju untuk mengobrol di cafe.


" Ok, tunggu kami ya."Seru Ratu lagi.


Anne pun mengangguk, dia melangkah menuju kasir untuk membayar barang belanjaannya. Sedangkan Arya dan Ratu masih melanjutkan belanja, masih banyak barang belanjaan yang harus mereka beli. Setelah 30 menit, akhirnya Ratu sudah selesai belanja dan tinggal pembayaran di kasir.


" Dek, biar mas saja yang mengantri dan membayar belanjaannya. Kamu temui saja Anne di cafe sebelah."Seru Arya.


" Iya juga ya mas. Tidak enak kalau Anne lama menunggu, tapi mas tidak apa-apa kalau aku tinggal?."Tanya Ratu.


" Tidak apa-apa, sudah sana temui saja Anne. Nanti kalau sudah selesai mas nyusul ke sana."Jawab Arya menyakinkan Ratu.

__ADS_1


Ratu pun meninggalkan Arya yang sedang mengantri di kasir, dia berjalan ke luar supermarket dan menuju cafe yang berada tepat di samping supermarket.


****************


__ADS_2