
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
" Kenapa kamu tidak kasih tahu saja siapa kamu, Ratu. Jadi tidak akan jadi keributan seperti tadi ?."Tanya Anggun setelah mereka duduk.
Ratu hanya menggelengkan kepalanya sambil nyengir kuda. Mereka saat ini sedang makan siang di salah satu cafe yang tidak jauh dari kantor.
" Nanti saja. Nanti dia juga pasti tahu, anaknya saja sudah di pecat jadi sekarang tinggal ibunya yang songong itu."Ucap Ratu dengan santai.
" Jadi Mita itu beneran sudah di pecat? Aku dengar desas desus nya sih memang dia di pecat. Masalah nya apa? Bukannya dia itu belum lama ini di pindah ke kantor pusat? Syukurin saja dia dipecat, sombong iya angkuh juga iya."Seru Zaskia ikut berkomentar.
" Dia ada masalah dengan aku."Ucap Ratu membuat kedua saudaranya terkejut.
Zaskia dan Anggun menatap aneh kearah Ratu, mereka berdua belum paham apa yang dikatakan Ratu. Melihat kedua saudaranyanya yang bengong, Ratu pun akhirnya menceritakan semua nya kepada Anggun dan Zaskia.
" Gila !! Itu anak benar-benar tidak waras dan mulutnya minta di didik dulu agar tidak sembarangan menghina dan merendahkan orang. Dari dulu aku sudah muak sama wanita yang bernama Mita itu. Kalau saja dia bukan anak dari manajer HRD, mungkin sudah lama dia itu dikeroyok sama karyawan yang lainnya."Ucap Anggun terlihat sekali dia kesalnya.
" Terima kasih Ratu, akhirnya anak itu di pecat juga. Syukurin deh, sekaranga tinggal ibunya yang galak itu."Ucap Zaskia juga ikut senang mendengar kabar pemecatan Mita.
" Sekarang kita makan saja dulu, sudah dulu bahas Mita. Setelah ini aku mau ketemu kak Raja."Ucap Ratu menghentikan obrolan mereka.
Mereka bertiga pun makan siang bersama, tidak menunggu lama makan siang selesai. Kali ini Zaskia yang mentraktir, biasa habis gajian. Selesai makan siang mereka kembali ke kantor lagi. Di lobby perusahaan sudah terlihat ibu Liana berdiri di lobby sambil berdekap memandang tajam kearah Ratu.
" Tepat janji juga kamu, aku kira tadi kamu sudah tidak berani balik ke sini lagi. Kalau kamu tidak balik lagi, aku akan meminta ganti rugi sama kedua temanmu ini."Ucap Ibu Liana sinis.
__ADS_1
" Aku tidak mungkin ingkar janji. Lantas sekarang apa mau anda? Ganti rugi ponsel anda tadi? Aku tidak mau ganti rugi karena memang aku tidak salah dan lagipula ponsel itu masih bisa digunakan. "Ucap Ratu bersikeras tidak mau mengganti ponsel Ibu Liana.
" Aku akan tuntut kamu ! Dan kedua teman mu ini akan aku pecat sampai kamu tidak mau ganti rugi. Kamu juga sudah buat kekacauan di sini, sudah pasti pak Raja akan memberikan kedua teman mu ini sangsi."Ucap Liana semakin menantang Ratu.
" Ada apa ini?." Tanya seseorang yang baru saja datang dan mereka semua mengenalinya.
Raja yang baru kembali dari makan siang, dia kaget saat melihat adik adiknya dan sedang bersitegang dengan ibu Liana, sang menejer HRD. Melihat kedatangan Raja, Ratu nampak biasa saja dan tidak ada rasa takut nya sama sekali. Ibu Liana sendiri juga merasa senang karena Raja sudah melihat sendiri perdebatan mereka.
" Dia ini teman dari Anggun dan Zakia pak, dia sudah bikin ulah dan merusak ponsel saya. Saya minta untuk ganti rugi tapi dia tidak mau, justru marah-marah sama saya. Dasar anak muda tidak tahu sopan santun, mungkin ot4k dia sudah korslet. Lagian juga seenaknya saja dia asal main keluar masuk di perusahaan."Ucap ibu Liana tanpa sadar jika ucapannya itu akan menjadi boomerang untuk dirinya sendiri.
Raja nampak sekali kesal nya, terlihat dia sudah mengepalkan kedua tangannya. Ratu, Anggun dan Zaskia sebenarnya justru ingin menertawakan Ibu Liana. Dengan mudahnya dia mencaci Ratu, tanpa dia tahu jika Ratu adalah adik kandung Direktur perusahaan.
" Anggun, Zaskia !! Kalian kembali bekerja, dan untuk kalian berdua ikut aku."Ucap Raja dengan tegas.
Tidak ada yang membantah, mereka semua bagaikan dicocok hidungnya nurut saja apa yang dikatakan Raja.
" Apa yang ingin anda jelaskan Ibu Liana?."Tanya Raja penuh penekanan.
" Tidak ada lagi pak, Raja. Semuanya sudah saya jelaskan tadi, sekarang terserah anda mau memberi hukuman apa sama perempuan ini. Oh iya, untuk Anggun dan Zaskia seharusnya juga anda berikan sanksi. Karena sudah membawa teman tidak tahu dirinya ini kesini."Ucap ibu Liana semakin membuat Raja marah.
Bbrraakk
Raja memukul meja kerjanya cukup kuat, sampai Ratu yang sedari tadi diam berjingkat kaget. Sorot mata Raja terlihat sangat menakutkan, ibu Liana menjadi salah tingkah dan gugup.
* Kenapa pak Raja seperti sedang marah denganku? Apa aku salah? *Gumam ibu Liana dalam hati.
" Apa anda mau saya pecat seperti anak anda?." Tanya Raja dengan tegas.
" Loh kenapa pak Raja yang marah sama saya? Saya kan sudah memberitahu siapa yang salah, seharusnya pak Raja itu marah sama dia !! Karena dia sudah buat masalah di kantor, mana ponsel ku juga pecah."Ucap ibu Liana masih saja membela dirinya.
__ADS_1
" Sudahlah kak langsung pecat saja dia. Ibu dan anaknya kok sama sombongnya, orang-orang seperti ini tidak pantas ada di perusahaan kita."Ucap Ratu buka suara juga setelah sedari tadi diam.
Haaahhhhh !! Kakak? Kita?
Ibu Liana langsung memandang Raja dan Ratu secara bergantian. Dan dia pun baru menyadari jika wajah Ratu dan Raja ada kemiripan. Jantung ibu Liana mulai tidak aman, jedag jedug tidak menentu.
* Jangan bilang wanita ini adik dari pak Raja? Semoga saja bukan, tapi wajah mereka mirip. Jika wanita ini adiknya pak Raja, ini gawat. Benar-benar gawat.*Gumam ibu Liana dalam hatinya.
" Kenapa bu? Kok kelihatannya kaget dan ketakutan begitu? Mana sikap arogan ibu yang sedari tadi ibu tunjukan sama saya? Bukannya tadi anda juga marah-marah sama saya?."Tanya Ratu sambil bersedekap dan tersenyum sinis kearah Liana.
" Say... Saa.. Saya tidak takut. Emm memangnya kamu siapa harus aku takuti?."Tanya ibu Liana terbata-bata sambil menyembunyikan rasa gugupnya.
" Dia adik kandungku. Ibu Liana, Maaf anda saya pecat !! Segera bereskan barang-barang anda jangan sampai ada yang tertinggal. Dan satu lagi, anda tidak mendapatkan pesangon sepeserpun karena hutang anda di perusahaan masih cukup banyak. Tadi nya saya masih mempertahankan anda karena hutang anda yang belum selesai, tapi tidak dengan sekarang. Cepat tinggalkan perusahaan saya sebelum saya memanggil Satpam untuk mengusir anda."Ucap Raja pelan namun sangat tegas dan penuh penekanan.
Ibu Liana sudah tidak bisa berkutik lagi, dia tidak bisa membantah Raja. Namun dia tetap menaruh dendam dan kebencian kepada Ratu. Gara-gara Ratu, dia dan anaknya sama-sama di pecat. Untuk kali ini ibu Liana memang lebih memilih segera pergi dari perusahaan Raja, namun siapa yang tahu jika dia nanti akan membalaskan perbuatan Ratu.
* Lihat saja, aku pasti akan membalas semua perbuatan wanita sialan ini. Gara-gara dia aku dan Mita di pecat dari perusahaan. Aku tidak perduli dia siapa, sekalipun dia anak dari pemilik perusahaan ini aku tidak perduli. Mita benar, jika wanita ini sangat menyebalkan sekali. Tidak akan aku biarkan hidupmu bahagia diatas penderitaan anakku, rumah tanggamu akan ku hancurkan.*Gumam ibu Liana sudah mempunyai rencana buruk untuk Ratu.
Ibu Liana langsung bangkit dan keluar ruangan Raja tanpa mengucapkan sepatah katapun.
Braaakkk
Dia menutup pintu dengan kuat sampai menimbulkan bunyi dentuman yang mengagetkan Ratu dan Raja.
" Astaghfirullah."Seru Raja dan Ratu bersamaan.
**********
Mohon maaf baru bisa up 🙏 Seharian ini koneksi susah sekali, mau up gagal terus 🙏❤️
__ADS_1