Mereka Tidak Tahu Aku Kaya

Mereka Tidak Tahu Aku Kaya
Membuat donat


__ADS_3

.


.


.


💕💕 HAPPY READING 💕💕


Tring


Tring


[ Rani, ini aku Bima. Aku ingin bertemu dengan Yanto, kira-kira kapan dia ada di rumah?]


[ Jika dia ada di rumah tolong beritahu aku, aku dan Arya yang akan datang kesana. Oh iya, aku harap kamu jangan terlalu berharap dengan Yanto. Dia bukan pria baik-baik.]


Dua pesan dari Bima sudah langsung di baca oleh Rani. Rani tidak mengindahkan apa yang dipesankan oleh Bima, dia yakin jika Yanto tidak seperti yang dituduhkan oleh Bima. Jika soal perselingkuhan Yanto dengan Serli, Rani sudah tidak menghiraukannya.


[ Aku akan kasih tahu kamu jika Yanto ada dirumah. Tapi kamu jangan berfikiran buruk tentang Yanto, dia memang pacaran juga dengan Serli. Tapi dia tetap bertanggung jawab dengan menafkahiku dengan baik, aku hanya minta kamu untuk menasehati adik kamu itu agar tidak kegatelan dengan calon suamiku.]


[ Aku sudah bicara dengan Serli, dan aku juga butuh bicara dengan Yanto.] Balas Bima dengan cepat.


[ Tunggu saja, nanti pasti akan aku kabari]


[ Baiklah].


Rani sudah tidak membalas lagi pesan Bima, Rani meletakkan ponselnya lalu dia membaringkan tubuhnya di atas kasur. Tanpa terasa air matanya menetes dipipinya, dia ingin memiliki Yanto seutuhnya namun Yanto enggan untuk menikahinya. Bahkan Yanto juga tidak perduli dengan kehamilannya, hanya materi saja yang diberikan Yanto.


" Besok itu jadwalnya aku cek kandungan, tapi sekali saja Yanto tidak pernah mau mengantarkanku. Dia terlalu sibuk dengan urusannya sendiri, malam ini pun pasti dia sedang menghabiskan waktunya bersama Serli. Serli memang si4l4n !! Mantan adik ipar kurangajar, jika dengan cara baik-baik dia tidak mau menjauhi Yanto, aku akan menggunakan cara kekerasan."Ucap Rani nampak mengepalkan tangannya.


[ Mas, malam ini mau pulang atau tidak?]


Rani mengirimkan pesan keponsel Yanto, dia ingin tahu Yanto membalas pesannya atau tidak. Pesan itu sudah centang dua abu-abu, yang artinya ponsel Yanto aktif namun pesan belum dibacanya.


Setelah menunggu 15 menit, pesan itu sudah centang dua biru yang mana Yanto sudah membaca pesan yang dia kirimkan.


Tringg

__ADS_1


Sepertinya Yanto membalas pesan nya, dengan cepat Rani membukanya. Namun betapa terkejutnya saat dia membuka pesan itu, ternyata Yanto mengirimkan foto penyatuannya dengan Serli. Yang mana sepertinya Serli yang mengambil foto itu, sebab dia yang ada dibawah Yanto.


" B!4d4b !! Untuk apa dia mengirimkan foto ini kepadaku? Ini pasti ulah Serli , iya Serli yang mengirim foto ini. Jika Yanto mana mau dia mengirim hal bodoh seperti ini."Ucap Rani menggerutu sendiri.


Tringg


Notifikasi ponsel Rani kembali berbunyi.


[ Bagaimana mantan kakak ipar? Apa foto yang aku kirimkan belum cukup menjawab pertanyaanmu tadi? Mas Anto tidak akan pulang, karena malam ini dia ada bersamamu. Atau kamu mau aku kirimi video live permainan kami?.]


[ Dasar mur4h4n !! Kecil-kecil sudah jadi wanita l4cur !.] Balas Rani memaki Serli.


[ Hahaaa... Mur4h4n teriak mur4h4n.] Balas Serli disertai emot tertawa.


Buugghhh


Rani melempar ponselnya ke kasur, dia sudah dibuat kesal oleh Serli sang mantan adik iparnya.


" Tunggu pembalasanku Serli, aku akan buat wajah cantikmu itu hancur sampai tidak ada lagi pria yang mau denganmu. Mereka akan jijik jika melihat wajahmu."Ucap Rani bermonolog pada dirinya sendiri.


Rani sudah menyusun rencana untuk membalaskan rasa sakit hatinya kepada Serli. Dia benar-benar akan membalas perbuatan Jeni.


********


Dari semalam Ratu ingin sekali makan kue donat, sehingga pagi ini Ratu langsung membuat donat. Jam dinding di dapur sudah menunjukan pukul setengah 6 pagi, adonan donat sudah jadi dari 10 menit yang lalu. Dan sekarang tinggal menunggu mengembang , baru akan dia cetak dan di goreng.


" Loh mbak Ratu, kok sudah ada di dapur?."Tanya bik Siti yang baru saja datang.


Bik Siti akan datang sekitar jam setengah 6 pagi, terkadang juga dia akan datang setelah sholat subuh. Tapi jika datang subuh-subuh seperti itu disaat pekerjaannya memang sedang banyak.


" Ehh.. Bik Siti mengagetkan saja. Iya bik, ini lagi bikin donat. Bibik langsung masak sarapan saja ya bik, maaf aku tidak bisa bantuin karena donat ku belum jadi. Tunggu adonan mengembang baru nanti bisa di cetak dan goreng."Ucap Ratu terlihat senang sekali karena keinginannya makan donat buatannya sendiri akan segera terlaksana.


" Oh bikin donat, nanti setelah di bulat-bulatin jangan langsung di goreng ya Mbak. Diamkan lagi dulu, baru di goreng biar hasilnya lebih maksimal."Ucap bik Siti memberitahu.


" Iya bik. Terima kasih sudah di ingatkan."Jawab Ratu dengan ramah.


Sambil menunggu adonannya mengembang , Ratu membersihkan dapur yang kotor akibat kekacauan yang dia buat. Terlalu bersemangat sampai tidak sadar jika tepung ada yang berantakan. Sedangkan bik Siti mulai menyiapkan bahan-bahan yang akan dia olah untuk menu sarapan.

__ADS_1


" Mbak Ratu sarapan mau dimasakin apa?."Tanya Bik Siti.


" Emm.. Apa ya bik? Memangnya bik Siti mau masak apa?."Tanya Ratu balik.


" Pagi ini bibik mau masak soto ayam sama bikin tempe goreng tepung saja mbak. Kebetulan bumbunya kemarin sore sudah bibik buat, jadi bisa sat set. Apa mbak mau dimasakin yang lain?."Tanya Bik Siti lagi.


" Tidak usah bik, soto ayam saja itu sepertinya enak. Hemm... Jangan lupa goreng kerupuk udang ya bik."Seru Ratu sambil membayangkan makan soto yang pedas.


Bik Siti tersenyum dengan menganggukkan kepalanya. Bik siti mulai mengeksekusi ayam nya lebih dulu lalu dia menyiapkan bahan yang lainnya.


Setelah 25 menit, adonan donat Ratu sudah mengembang sempurna. Ratu pun mulai membulatkan adonan menjadi beberapa bagian. Setelah semua adonan tercetak, Ratu mendiamkannya lebih dulu seperti saran bik Siti tadi.


" Huuuhh harum sekali bik."Seru Ratu sudah mencium bau wangi sedap masakan bik Siti.


Bik Siti sedang mengaduk kuah soto yang sedang mendidih sehingga uapnya sampai mana-mana membuat perut Ratu mulai lapar. Padahal sotonya baru matang kuahnya saja, ayam masih di goreng dan pelengkap yang lainnya baru disiapkan.


" Sudah lapar ya mbak. Sebentar ya, bibik potong-potong kol sama daun seledrinya dulu."Seru bik Siti mematikan kompornya karena kuah sotonya sudah matang.


" Bibik lanjutkan goreng ayamnya saja nanti biar Ratu yang potong-potong kol nya. Mie nya sudah di rendam ya bik?." Tanya Ratu mengingatkan.


" Sudah Mbak, itu tinggal di tiriskan saja. Mbak Ratu lebih baik mandi saja, ini sudah mau setengah 7 pak Arya pasti sudsj mau siap-siap ke kantor. Mbak Ratu bantu pak Arya bersiap saja dulu, sekalian mandi. Ini sudah tinggal potong kol sama daun seledri saja kok. Nanti donatnya biar bibik yang goreng."Ucap bik Siti.


Haahhh...


Ratu lupa jika Arya mau kekantor, dia lupa belum menyiapkan pakaian kerjanya. Kalau tidak dia siapkan pasti Arya akan asal pakai dan terkadang warna kemeja dan dasi tidak serasi.


" Ya ampun bik, kenapa aku bisa lupa begini sih. Ya sudah aku ke atas dulu ya bik, terima kasih sudah di ingatkan."Seru Ratu buru-buru.


" Mbak Ratu hati-hati, lagi hamil loh main lari saja."Tegur bik Siti khawatir.


" Hehee... Iya bik."Jawab Ratu sambil nyengir kuda.


Ratu menaiki anak tangga dengan hati-hati, saay dia sampai kamarnya ternyata Arya sedang mandi. Terdengar gemercik air dari dalam kamar mandi, Ratu segera menuju ruang ganti dan menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya.


" Loh dek, kamu sudah disini?."Seru Arya kaget yang melihat Ratu sudah ada di ruang ganti.


" Iya mas, ini tadi nyiapin baju mas. Kalau begitu aku mandi dulu ya mas, kalau mau turun nanti tungguin ya mas."Seru Ratu sedikit manja.

__ADS_1


" Iya dek."Jawab Arya sambil menganggukkan kepalanya.


************


__ADS_2