Mereka Tidak Tahu Aku Kaya

Mereka Tidak Tahu Aku Kaya
Siapa Ratu


__ADS_3

.


.


.


💕💕 HAPPY READING 💕💕


Arya dan Ratu sedang dalam perjalanan, mereka sudah pulang dari rumah sakit. Belum tahu arah tujuan mau langsung pulang atau ke kantor.


" Bisa-bisa nya kamu lupa kalau hamil anak kembar? Heemm maaf kan mas ya dek, ini juga salah mas karena mas selama kamu hamil baru 2 kali saja ikut mengantar kamu cek kandungan. Mungkin kalau mas ikut terus pasti kejadiannya tidak akan seperti ini."Seru Arya juga merasa bersalah.


Selama Ratu hamil Arya memang hanya dua kali saja mengantar Ratu cek kandungan, itu disebabkan karena dia yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya di kantor. Ratu juga istri yang mandiri, yang tidak mau merepotkan suaminya. Selagi dia bisa pergi sendiri dia tidak akan meminta suaminya untuk mengantar.


" Mas tidak salah kok. Aku nya saja yang memang pelupa dan tidak konsentrasi saat dokter menjelaskan. Oh iya mas, yuk ke kantor kamu saja, aku ingin ikut kamu ke kantor."Seru Ratu ingin sekali ke kantor suaminya.


" Hemm.. Tapi nanti Agung mau datang ke kantor untuk meeting sama mas dek. Mas tidak mau kalau Agung bertemu dengan kamu, mas cemburu dek."Seru Arya bicara dengan jujur.


Ratu tersenyum setelah mendengar pengakuan kata cemburu dari Arya. Ternyata suaminya bisa cemburu juga, padahal Arya bukan tipe suami yang romantis tapi dia bisa menunjukan kecemburuannya.


" Bertemu juga tidak apa-apa mas, nanti mas tinggal bilang kalau aku ini istrinya mas Arya. Lagi pula, aku tidak mungkin juga mau sama dia. Biarpun suamiku ini tidak romantis, aku tetap mencintainya sampai akhir hayatku."Seru Ratu membuat Arya tersipu malu-malu. Bukannya dia yang menggombali istrinya, tapi malah istrinya yang bergombal ria.


" Maaf ya dek kalau selama ini mas belum bisa menjadi suami yang romantis. Hehee.. Mas bingung dek, romantis itu bagaimana? Maklum mas belum ada pengalaman dekat dengan wanita selain sama kamu ini dek, begitu dekat dan langsung menikah. Baiklah, nanti mas akan bilang Agung kalau kamu itu istriku dan tidak ada yang boleh mendekati istriku lagi."Seru Arya dengan yakin.


Ratu memeluk lengan Arya penuh haru, Ratu tidak berharap suaminya untuk menjadi suami yang romantis. Cukup Arya menjadi suami yang baik dan setia itu saja sudah cukup. Ratu tipe wanita yang tidak bisa mentolerir yang namanya penghianatan atau perselingkuhan.


Mobil yang di kendarai Arya sampai di parkiran perusahaan. Mereka sampai kantor sekitar jak setengah 11 siang, dan janji meeting dengan Agung setengah jam lagi. Arya sudah mendapat pesan dari sekretarisnya, jika Agung sudah menunggu nya di kantor.


" Dek, kamu istirahat di ruangan mas saja ya. Mas mau langsung ke ruangan meeting, Agung sudah menunggu mas di sana."Seru Arya saat mereka sudah memasuki gedung perusahaan.

__ADS_1


" Iya mas, aku lelah dan mengantuk banget nih. Akhir-akhir ini aku memang sering lelah dan mengantuk secara tiba-tiba. Mungkin karena bawaan hamil ini ya mas, mana sedikit malas juga. Heheee... Tapi sama mama tidak boleh di bawa malas-malas, harus dilawan rasa malasnya."Seru Ratu sambil menggandeng tangan Arya dengan mesra.


Para karyawan yang melihat mereka ikut senyum-senyum sendiri. Ratu dan Arya memang sepasang suamu istri yang serasi, selain cantik Ratu juga ramah dan sopan dengan siapapun. Disapa karyawan pun dia akan balas menyapa dan tersenyum.


" Pak Arya?."Seru seseorang menghampiri Arya dan Ratu.


" Pak Agung."Ucap Arya sedikit terkejut melihat Agung yang tiba-tiba sudah ada di dekatnya.


Agung baru saja dari toilet, dan saat dia keluar dari toilet hendak kembali ke ruangan meeting untuk menunggu Arya, dia melihat Arya berjalan dengan seorang wanita hamil yang dia yakini itu istri Arya.


" Hahh.. Ratu !!."Seru Agung kaget saat mengetahui wanita yang sedang bersama Arya adalah Ratu. Wanita yang sampai detik ini ada di hatinya, wanita yang sudah menolak cintanya dengan alasan dulu ingin fokus dengan pendidikan.


" Pak Agung, pasti sudah mengenal istri saya? Istri saya sudah cerita kok kalau pak Agung ini dulu kakak kelasnya saat SMA. Tidak menyangka ya, ternyata rekan bisnisku teman istriku sendiri."Seru Arya mencoba biasa saja dab profesional dengan pekerjaan.


Ratu hanya diam saja dan membiarkan Arya yang menjelaskan statusnya. Semoga saja setelah tahu jika dia istri dari Arya, Agung sudah tidak akan mengganggunya lagi dan berhenti mengiriminya pesan yang tidak penting.


" Ohh.. Iya pak Arya. Emm.. Ratu dulu memang adik kelas saya saat SMA."Jawab Agung gugup.


" Sayang, kamu istirahat saja ya di ruangan mas. Mas ada meeting dengan pak Agung."Seru Arya dengan lembut.


" Iya mas."Jawab Ratu patuh.


Ratu pun berjalan menuju ruangan Arya, dia sama sekali tidak menyapa Agung. Dia kesal karena Agung sering mengiriminya pesan yang tidak penting. Mata Agung memandangi tubuh Ratu yang berjalan semakin menjauh, Arya bisa melihat sendiri jika masih ada cinta di mata Agung untuk Ratu.


* Sabar Arya, Sabar. Jangan sampai terbawa emosi. Biarpun pak Agung masih mencintai istrimu, tapi istrimu tidak ada perasaan apapun. Di hati istrimu hanya ada kamu seorang.*Gumam Arya bermonolog dalam hatinya sendiri.


Ehheeemm Ehhemmm


Arya sengaja berdehem untuk menyadarkan Agung dari lamunannya. Agung sendiri gugup karena ketahuan memperhatikan Ratu.

__ADS_1


" Mari kita ke ruangan meeting pak Agung, sudah semakin siang."Seru Arya lalu dia berjalan lebih dulu menuju ruangan meeting.


Agung mengangguk lalu mengikuti langkah kaki Arya.


* Huhh... Apa pak Arya marah ya? Sepertinya dia tahu kalau aku memandangi kepergian Ratu, huhh..semoga saja pak Arya tidak marah. Jangan sampai kerja sama ini di batalkan, bisa-bisa aku kena omelan papa.*Gumam Agung dalam hatinya.


******


Selesai meeting , Arya dan Agung berbincang diluar pekerjaan. Arya sendiri menceritakan bagaimana dia bisa mengenal dan menikah dengan Ratu. Arya sengaja bicara seperti itu agar Agung tahu diri dan tidak akan mengganggu istrinya lagi.


" Jadi dulu pak Arya pacaran sama Ratu itu tidak lama dan langsung menikah?."Tanya Agung sangat antusius ingin tahu kisah Ratu dan Arya. Apa lagi dia akan mendengar cerita langsung dari sumbernya, sumber yang terpercaya sehingga tidak akan cerita yang salah.


" Iya, hanya mengenal beberapa bulan dan langsung memutuskan menikah. Saat itu juga Ratu baru selesai kuliah dan aku hanya bekerja sebagai karyawan biasa. Akan tetapi dia menerima segala kekuranganku, sampai awal menikah sampai usia pernikahan 6 bulan kami masih numpang di rumah orang tuaku."Seru Arya bicara dengan jujur.


" Karyawan biasa? Bukannya pak Arya pemilik perusahaan ini, bagaimana pak Arya bisa menjadi karyawan biasa?."Seru Agung bingung.


" Saya memang dulu hanya karyawan biasa, selama 5 tahun saya bekerja di perusahaan ini sebagai karyawan biasa. Saya menjadi direktur juga baru , belum ada 1 tahun. Karena semua ini bukan milik saya, akan tetapi milik Papa mertua saya."Seru Arya lagi-lagi dia bicara dengan jujur siapa dia yang sebenarnya.


Agung semakin bingung dengan cerita Arya,yang dia tahu papa Ratu hanya petani biasa. Tapi kenapa dia bisa mempunyai perusahaan. Tanpa diminta Agung, Arya pun kembali menceritakan siapa mertuanya yang sebenarnya. Agar Agung tidak salah paham, Arya sendiri tidak mau mengakui semua yang dia nikmati itu miliknya pribadi.


" Apa ? Satria Perkasa Wardoyo? Bukannya itu pemilik perusahaan STR Group? Jadi perusahaan RR Group ini anak cabang dari STR Group? Bukannya anak Tuan Satria itu laki-laki dan kalau tidak salah namanya Raja?."Seru Agung kaget saat Arya memberitahu siapa nama mertuanya.


" Iya Kak Raja itu kakak dari Ratu. Pasti anda kaget kan? Istri saya memang aneh kan? Semasa dia sekolah dia memang tidak mau memperkenalkan dirinya sebagai anak pengusaha."Seru Arya sambil tertawa kecil.


Agung benar-benar syok saat mengetahui fakta baru siapa Ratu yang sebenarnya. Ternyata Ratu anak dari pengusaha hebat pemilik STR Group, yang kekayaannya tidak akan habis 7 turunan. Bahkan kekayaan keluarga Agung sendiri tidak ada seperempatnya.


" Jadi Ratu itu anak orang kaya?."Seru Agung pelan namun masih bisa didengar oleh Arya.


* Duhh.. Betapa malunya aku sama Ratu, ternyata dia anak orang kaya Raya. Bukannya sekolahan tempat kita bersekolah dulu itu milik STR Group, dan Ratu sekolah dengan beasiswa? Hemm... Semandiri itukah Ratu sampai dia tidak mau memberitahu siapa dirinya. Yang pasti saat ini aku malu banget.*Gumam Agung dalam hatinya.

__ADS_1


***********


__ADS_2