Mereka Tidak Tahu Aku Kaya

Mereka Tidak Tahu Aku Kaya
Pesta berujung masalah


__ADS_3

.


.


.


💕💕 HAPPY READING 💕💕


Ratu bimbang antara datang atau tidak ke acara ulang tahun temannya, Yanti. Jika dia datang pastinya dia akan dijadikan bahan ejekan oleh Yanti dan teman-temannya. Dan jika dia tidak datang, selamanya Yanti akan selalu merendahkannya dan memandangnya sebelah mata. Sebenarnya Ratu tidak meminta sebuah pengakuan, akan tetapi dia tidak mau Yanti selalu menganggapnya miskin.


" Sepertinya aku harus datang, jika aku tidak datang Yanti akan semakin kurangajar. Lihat saja, malam ini akan aku buktikan siapa aku yang sesungguhnya. Tidak masalah sesekali menyombongkan diri."Ucap Ratu bermonolog pada dirinya sendiri.


Arya yang sedari tadi memperhatikan Ratu pun mulai heran. Kenapa istrinya terlihat kesal dan tidak seperti biasanya. Arya pun memberanikan bertanya kepada Ratu.


" Dek, kamu kenapa? Mas perhatikan sedari tadi kok kamu ini seperti orang kesal dan menggerutu sendiri? Ada masalah?."Tanya Arya.


" Mas, nanti jam 7 antar aku ke pesta ya. Aku dapat undangan pesta dari teman sekolah ku, mas juga harus ikut karena harus bawa pasangan."Ucap Ratu justru dia tidak menjawab pertanyaan Arya malah langsung mengajak Arya untuk pesta.


" Pesta? Kamu yakin dek? Biasanya kamu tidak suka menghadiri pesta, makanya kalau mas ada jamuan dari klien kamu juga jarang mau kalau diajak."Seru Arya merasa heran.


" Yakin dong mas."Jawab Ratu dengan cepat.


Tidak seperti biasanya Ratu mau ke pesta, terkecuali pesta dikalangan saudara ataupun keluarga. Namun Arya tidak membantah dan tidak menolak, dia menyetujui ajakan dari sang istri.


Ratu pun beranjak untuk menyiapkan segala keperluannya. Tas, baju dan hells yang akan dia pakai saat di pesta nanti. Tidak lupa Ratu juga menyiapkan pakaian yang akan Arya pakai. Dari keterangan yang tertulis di undangan, tamu wanita memakai dress warna putih dan pria memakai jas hitam.


" Mas, ini pakaian nya sudah aku siapkan. Aku mau ke kamar anak-anak dulu ya."Ucap Ratu pamit melihat anak-anaknya lebih dulu.


" Iya dek, kamu saja belum berdandan masa iya mas mau ganti baju duluan. Yang ada nanti mas kering duluan nungguin kamu dandan dek, biasanya wanita kan kalau berdandan lama."Seru Arya lagi-lagi dia menggoda Ratu.


" Iya deh iya."Jawab Ratu dengan cepat.


Ratu ke kamar Revan dan Devan untuk memastikan jika mereka sudah tidur. Kedua anaknya itu kelelahan, seharian beraktifitas di luar.


" Sudah tidur ya mbak?."Tanya Ratu kepada pengasuh.


" Sudah bu. Setengah jam setelah makan mereka langsung terlelap, sepertinya mereka kelelahan."Jawab mbak pengasuh dengan sopan.


" Iya mbak. Oh iya mbak, saya titip anak-anak ya soalnya saya dan suami mau menghadiri pesta. Mungkin hanya sampai jam 10 malam. Nanti ada bik Siti yang akan membantu menjaga sikembar. Untuk Asi sudah saya pumping ya mbak, maaf sudah merepotkan."Seru Ratu tetap bicara dengan ramah dan sopan.


" Iya bu, tidak apa-apa. Menjaga sikembarkan memang sudah menjadi tugas saya. Lagian ibu juga baru kali ini keluar malam, biasanya kalau malam sikembar banyak sama ibu daripada saya. Ibu sama bapak pergi saja tidak apa-apa, tidak usah menghawatirkan sikembar."Ucap mbak pengasuh dengan sopan.


Ratu mengangguk sembari tersenyum dengan ramah. Setelah memastikan anak-anaknya sudah tertidur dan sudah pamit dengan pengasuh, Ratu kembali ke kamar dan bersiap-siap.


Tidak perlu menunggu lama, hanya butuh waktu 15 menit Ratu sudah siap berangkat. Malam ini Ratu nampak berbeda, dia terlihat cantik dari malam-malam biasanya.


" Malam ini kamu cantik banget dek, maa sampai tidak berkedip memandangmu. Tumben istriku ini memakai perhiasan? Malam ini kamu tampil beda, dek."Seru Arya nampak terpukau dengan kecantikan Ratu.


" Malam ini aku sengaja memakai perhiasan mas, kalau masalah mek up biasa saja kok. Aku akan membuat orang-orang yang menghinaku langsung terbungkam saat dia tahu siapa aku yang sesungguhnya."Seru Ratu dengan yakin.


* Hemmm sepertinya istriku ini dulunya sering dihina dan dibully sama teman sekolahnya. Pasti karena istriku tidak menunjukan siapa dia yang sebenarnya.*Gumam Arya dalam hatinya.


" Ini acaranya dimana, dek?."Tanya Arya kembali fokus dengan setir mobilnya.


" Tadi sih bilangnya di rumahnya, tapi di undangan ini tertulis di Hotel Mahkota."Seru Ratu sembari membaca kembali undangan dari Yanti.


Hotel Mahkota, Arya tahu dimana hotel itu berada. Hotel itu ada di pusat kota dan baru diresmikan sekitar 4 bulan yang lalu.

__ADS_1


" Lah dek, hotel mahkota itu bukannya hotelnya kak Raja? Yang waktu peresmian mas kesana loh sama mama dan papa. Ingat tidak? Tapi kamu tidak bisa ikut karena sikembar demam."Seru Arya baru ingat jika hotel mahkota adalah hotel milik kakak iparnya dan masih satu naungan dengan STR Group.


" Oh iya juga ya mas. Hemm.. Lihat saja aku pasti akan membuat mulut Yanti itu terbungkam !!."Seru Ratu.


Mobil yang dikendarai Arya pun sudah sampai di depan Hotel Mahkota. Setelah memarkirkan mobil, Arya dan Ratu langsung menuju ballroom hotel tempat dimana pesta diadakan.


" Wahh.. Sikutu buku kutupret datang juga. Hemm penampilan kamu boleh juga. Bisa jadi pakaian yang saat kamu kenakan hasil dari sewa."Ucap Yanti menyambut kedatangan Ratu dengan sebuah ejekan yang mengandung hinaan.


" Maaf ya, apa maksud anda menghina istri saya? Jangan menghina istri saya sebelum anda tahu siapa dia."Seru Arya membela Ratu.


" Sudah mas, ini biar jadi urusanku saja. Mas Arya bisa bergabung sama tamu pria yang lainnya saja."Ucap Ratu dengan halus meminta Arya untuk tidak ikut campur urusannya dengan Yanti.


Heemmmm


Arya berdehem sembari menganggukkan kepalanya. Dan Arya pun meninggalkan Ratu, dia yakin jika istrinya itu pastinya bisa menyelesaikan masalahnya. Ratu wanita yang cerdas dan mandiri, tentunya dia sudah mempunyai rencana sendiri sehingga dia mau datang ke pesta Yanti.


* Suami Ratu tampan juga. Berkarisma dan terlihat berwibawa, hemm tapi biarpun tampan kalau miskin mah ogah.*Gumam Yanti dalam hatinya.


" Selamat ulang tahun, Yanti. Maaf ya aku tidak bawa kado yang mewah. Hanya kado ini yang bisa aku hadiqhkan untukmu."Ucap Ratu sembari mengulurkan paperbag yang berisi kado untuk Yanti.


" Orang miskin seperti kamu tidak perlu bawa kado. Mungkin juga isinya cuma baju harga 100 ribuan."Seru Yanti menghina kado bawaan Ratu.


Haa Haa Haaa


Yanti, Resti serta satu temannya lagi tertawa terbahak sampai mereka menjadi pusat perhatian tamu-tamu yang lain.


Ratu hanya mengulas senyum tipis di sudut bibirnya. Yanti tidak tahu saja jika kado yang dia berikan adalah sebuah gaun yang harganya cukup mahal. Baju hasil karya nya sendiri yang dia ambil dari butiknya.


" Hai."Seru seseorang menyapa mereka.


Agung langsung menghindar saat Yanti hendak memeluk nya. Meskipun Agung datang sendirian, dia tidak mau seenaknya berpelukan dengan wanita. Agung pun melirik Ratu yang nampak menahan tawanya.


" Maaf, aku sudah menikah dan kamu juga sudah menikah. Rasanya tidak pantas jika kamu memelukku, hargai suami kamu."Ucap Agung langsung membuat Yanti cemberut.


Agung menghampiri Ratu dan menunjukkan senyuman ramahnya. Ratu nampak mencari seseorang, namun dia tidak melihat keberadaannya.


" Mana mbak Rani, Kak?."Tanya Ratu mencari keberadaan Rani.


" Rani tidak ikut. Di rumah ada ibu, jadi Rani menemani ibu. Oh iya, kamu datang sama Arya kan? Mana Arya?."Tanya Agung balik.


Rani menunjuk ke arah Arya berada, dan nampak Agung hanya menganggukkan kepalanya lalu dia berjalan menghampiri Arya. Melihat Ratu yang masih saja akrab dengan Agung, membuat Yanti semakin kesal dan membenci Ratu.


" Hehh.. Dasar wanita murahan !! Datang sudah bersama suami tapi masih saja tebar pesona sama Agung. Kalau kamu mengincar Agung, kenapa dulu kamu menolaknya? Dasar wanita murahan tidak tahu diri, sudah miskin belagu. Lihat saja penampilanmu, meakipun baju yang kamu pakai baju bagus tapi tetap saja kampungan. Baju hasil sewa saja sombong, aku tahu baju itu kamu sewa di RD butik. Iya kan? Dan ini apa, kalung berlian imitasi dipakai."Seru Yanti dengan tangan tidak tinggal diam.


Sssreeettthhhh


Kalung di leher Ratu berhasil ditarik Yanti dan putus begitu saja. Yanti dan kedua temannya sama sekali tidak merasa bersalah, justru mereka tertawa merasa pu4s dengan apa yang mereka lakukan.


Ppllaakk


Tanpa Yanti bisa menghindar, Ratu melayangkan pukulannya di pipi Yanti. Yanti sudah keterlaluan, dia sudah merusak kalung berharga Ratu. Kalung itu dibeli di Jerman, dan itu hadiah dari mamanya.


" Lancang kamu, Yanti !! Kamu harus mengganti kalung itu, aku tidak mau tahu kamu harus menggantinya!!."Seru Ratu dengan suara keras sehingga orang-orang pun mendekat untuk mencari tahu apa masalahnya.


" Heehh.. Wanita miskin, murahan !! Siapa memangnya kamu berani menamparku? Wajahku ini perawatannya mahal, seharusnya kamu yang ganti rugi. Dasar wanita miskin !!."Seru Yanti tidak kalah lantang.


Mendengar ada keributan, Arya dan Agung pun mendekat ingin tahu apa yang terjadi. Begitupun dengan Firman, suami dari Yanti. Setelah tahu jika istrinya yang justru membuat keributan, membuat Firman malu dan langsung mendekati Yanti.

__ADS_1


" Yanti, ini ada apa sih? Kamu yang ulang tahun dan kamu yang punya acara justru kamu yang bikin masalah. Jangan bikin malu dan acara ini kacau, aku sudah membayar mahal untuk sewa hotel dan acara pesta ulang tahun kamu ini."Seru Firman berbisik di telinga Yanti.


" Semua ini gara-gara wanita miskin dan murahan ini, Mas. Dia yang sudah membuat masalah dan dia yang sudah menamparku duluan."Seru Yanti membela diri.


" Aku menamparmu karena kamu yang sudah merusak kalung berlianku. Aku memintamu untuk ganti rugi, justru kamu malah yang cari masalah !!."Ucap Ratu juga membela dirinya.


Kali ini Ratu tidak akan mengalah lagi, dia akan membuktikan kepada Yanti siapa dia yang sesungguhnya.


" Sayang, sudah ya. Tidak enak di lihat sama para tamu undangan yang lain."Ucap Arya menghampiri Ratu.


Ddeegghh


J4ntung Firman seakan berhenti berdetak saat Arya memanggil wanita yang ribut dengan istrinya dengan panggilan sayang. Seketika itu kaki Firman lemas, Firman terdiam dan tidak bisa berkata-kata lagi.


" Hehh.. Istri kamu ini murhan. Dia sudah bersuami tapi masih kecentilan sama Agung. Berlian palsu saja minta ganti, nanti aku beliin yang lebih mahal dari itu. Harga 1 juta juga sudah bagus kalau untuk kamu."Seru Yanti menatap sinis Ratu.


" Palsu? Kamu bilang berlianku ini palsu? Mata kamu itu katarak ya? Berlian ini asli dan ini di beli di Jerman dengan harga 1,5 milyar kamu bilang palsu."Seru Ratu akhirnya dia menyebutkan nominal harga kalung berliannya.


Hahaaaa Haaaa


Bukannya takut, justru Yanti menertawakan ucapan Ratu yang dia anggap sebagai bualan. Melihat kelakuan istrinya, Firman sudah tidak punya muka lagi bahkan kariernya pun terancam.


" Maaf, saya adalah penjual berlian dan kolektor berlian. Bisa saya lihat kalung berliannya?."Tanya salah satu tamu undangan.


Ratu menyerahkan kalung berliannya yang sudah putus itu kepada wanita yang usianya lebih tua darinya. Dari penampilannya, sepertinya dia memang orang kaya.


" Ini memang berlian asli, dan harganya memang sekitar 1,5 milyar."Ucap wanita itu membuat semua tamu undangan langsung bergemuruh.


Namun tidak dengan Yanti, Yanti justru terdiam dan mencoba untuk tidak mempercayai ucapan wanita yang dia kenal memang penjual serta kolektor berlian.


" Ini tidak mungkin. Ratu itu wanita miskin, dan orang tuanya hanya petani. Dia pasti mencuri, iya dia mencuri !!."Seru Yanti tetap tidak percaya jika Ratu orang kaya.


Ppllaakk


Ppllaakk


Suami Yanti langsung melayangkan tamparannya sampai dua kali di pipi Yanti. Dia sudah tidak tahan dengan kelakuan Yanti yang selalu bersikap sombong.


" Sayang, kamu menamparku?."Seru Yanti sembari memegangi pipinya.


" Iya, aku menamparmu. Kamu sudah keterlaluan Yanti, kamu tahu siapa wanita yang kamu hina ini?."Seru Firman sembari menunjuk ke arah Ratu.


" Dia, Ratu teman SMA ku dulu. Dia wanita miskin dan murahan, memangnya kenapa mas? Pantaskan kalau dia aku hina."Ucap Yanti semakin membuat suaminya emosi.


" Dengar baik-baik Yanti. Pasang telingamu dengan benar !! Dia ini Nona Ratu, adik dari Tuan Raja dan dia ini anak dari pemilik perusahaan STR GROUP !!."Seru Firman.


Jjjdddeeerrr


Yanti langsung syok dan wajahnya tiba-tiba berubah menjadi pucat. Dia kalah dari Ratu, ternyata Ratu lebih segalanya dari dirinya.


Firman sebenarnya tidak seberapa mengenal Ratu, dia justru lebih mengenal Arya sebab beberapa kali bertemu Arya di pertemuan acara perusahaan. Firman tahu jika Arya adalah anak menantu dari Satria, Firman bekerja di perusahaan STR Group sebagai menejer pemasaran.


" Puas kamu, sudah membuat suami mu malu !!."Seru Firman dengan kesal.


Dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk acara pesta ulang tahun yang diminta oleh Yanti. Dan sekarang dia harus mengganti kalung berlian milik Ratu yang sudah di rusak oleh Yanti.


**************

__ADS_1


__ADS_2