Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 101


__ADS_3

Rey yang mencoba menenangkan Jesi mamanya agar dia tidak khawatir. Tapi di tempat lain dimana anak buah Elang, Galang, Ulta dan Sato yang sudah dipada posisi sedang melawan musuh. Mereka berempat yang bekerja sama melawa musuh yang mengincar nyawa Adi. Tapi saat mereka sibu ada kelompok lain yang bisa masuk saat keempat orang sedang sibunya. Dan mereka sekarang ada di supermarket dimana mereka berada belanja. Roy yang tidak sengaja melihatnya memberitahuka kepada Rey untuk tetepa bersama dengan Jesi.


Tapi pada saat yang bersamaan anak buah tentara dan anak buah mantan tahanan yang mengirim anak buah mereka untuk menjaga keluarga Jesi. Satu menuju tempat Jesi dan Rey yang sudah dijaga oleh empat orang. Tapi di tempat Roy dan Adi kedatangan tamu yang tidak di inginkan.


“Kalian menuggu mereka ya,”ucap pimpinan mafia.


Adi dan Roy yang mengenali keempat orang yang yang diutus oleh tentara dan mantan tahanan sudah dikalahkan.”Tapi sayang sekali mereka tidak beruntung bertemu denganku karena aku tidak ingin diganggu mereka aku hancurkan.


“Itu banar mereka berempat tidak beruntung karena sudah bertemu dengan pimpinan mafia AS,”ucap Adi.


“Tidak aku sangka orang yang akan aku bunuh itu adalah anak usia 6 tahun yang belum dewasa. Tapi maaf ini adalah tugas aku harus melakukannya,”kata pimpinan mafia AS sambil menyuruh anak buah mereka membunuh mereka berdua.


“Bagaimana Adi?,”kata Roy. “Bagaimana ya kita tunggu dulu saja,”kata Adi. “Kalian menuggu ajal datang ya,”kata Pimpinan mafia AS. “Tidak,”ucap Adi yang tersenyum.


Adi yang selalu menyiapka rencana cadangan jika tim pertama gagal ada tim kedua yang dia siapkan disekeliling Adi dan keluarganya. Satu tembakkan yang sudah dilontarkan mengenai preman yang datang menuju tempat Adi dan Roy.”Kamu sudah membuat rencana jika ini terjadi ya Adi,”kata Roy melihat Adi.


“Tentu saja, kakak kira aku bisa tenang setelah satu kelompok datang tiba-tiba. Jika mereka gagal pasti ada kelompok lain yang datang hari yang sama. Tapi sebelum itu kita bantu keempat orang itu dulu kak,”kata Adi melihat ke anak buah paman penggemar.


Adi dan Roy yang melihat keributan karena suara tembakan yang datang. Tapi preman yang datang semua  bersembunyi darai snper yang sudah mengincar mereka.”Bagaimana mungkin ada sniper?,”kata ketua pimpinan AS.


“Semua tetap bersembunyi dan tangan anak itu tanpa diketahui lokasinya,”kata mafia AS.


Roy yang ingin menyeret mereka berdua tapi membuat dia tidak tega dan melihat ke arah Adi.”Masak kita seret Adi,”kata Roy.


“Apa kita tunggu bala bantuan datang,”kata Adi.

__ADS_1


“Jika menuggu mereka akan segera menangkap kamu,”kata Roy.


“Lalu bagaimana dong mustahil kita tinggal di sini bukan. Jika mereka mati bagaimana ini nyawa manusia yang telah membantu kita kak,”kata Adi.


“Ucapakan kamu ini berbeda dengan mereka yang datang menyerang ya adikku,”kata Roy yang mengelus dada.


“Adi Roy,”ucap seorang dari belakang.


“Kalian tidak apa-apa,”kata anak yang lain. “Kami tidak apa-apa paman hanya saja mereka berempat sudah dihajar oleh mereka. Kita harus membawa mereka keluar dari tempat ini,”kata Adi.


“kalian tidak usah khawatir, kami yang akan membawa mereka kita harus segera pergi dari tempat ini segera,”kata tentara.


Mereka yang sudah disusul oleh tentara dan mantan tahanan bersama beberap orang anak buah mereka. karena masih belum mendapatkan kabar dari orang yang mereka suruh untuk pergi ke tempat Adi dan Roy. Tapi saat mereka mengetahu kalau orang yang mereka suruh datang sudah dihabisi. Tentara dan mantan tahanan segera pergi ke tempat Adi dan Roy seteleh mendengar suara tembakkan.


Tentara dan mantan tahanan yang melihat mereka ada di tempat tapi tidak terluka. Setelah melihat mereka santai saja dan musuh yang sedang bersembunyi mereka memiliki kesempatan untuk melarikan diri. Dengan membawa mereka yang terluka. “Kalian benar tidak apa-apa,”ucap tentara.


Ada kelompok lain selain mereka yang datang mencari kamu. Bagaimana sekarang? Itu adalah isi pesan sniper yang membantu Adi. Adi yang melihat ponsel lagi melihat keseluruh kamere yang idia pasang. Memang apa yang diberitahukan oleh rekannya ada musuh lain yang masuk tidak hanya satu kelompok ada dua kelompok. Tapi setelah Adi melihat ada satu kelompok yang membuat Adi senang.


“Anak bodoh, tikus masuk perangkap,”kata Adi dengan suara kecil.


“Hai Adi aku dengar kalian wajah kamu yang sudah berubah begitu apa yang kamu sembunyikan,”kata Roy.


“Kamu ingin tahu ada tikus ketemu tikus satu tempat yang sama. Kakak kita apa yang akan terjadi jika makanannya hanya ada satu,”kata Adi.


“Mereka akan berebutan bukan,”kata Roy yang kemudian dia tersadar dengan apa yang dikatakan barusan. Kemudian Roy mengambil ponsel Adi dan melihat siapa yang datang masuk lagi. Setelah melihat dan memastikan dengan apa yang dipikirkan oleh Adi. Roy hanya bisa tersenyum,”Tidak aku sangka tikus yang kamu cari ada di satu orang yang mengincar kamu. Bukan itu bagus bisa kamu manfaatkan tikus itu bukan.”

__ADS_1


Tentara dan mantan tahanan yang ada didepan dan belakang melihat mereka berdua yang tersenyum hanya bisa terdiam diri saja. Sampai di tempat Jesi dan Rey mereka bisa tenang.”Adi Roy kalian tidak apa-apa?,”kata Jesi.’”Kami baik saja,”kata Roy.


“Hai Rey bantu Adi sana,”kata Rey.


“Hai Adi, apa yang kamu mainkan aku lihat dong,”kata Rey yang melihat dari belakang. Rey yang melihat tayangan film yang bagus.”Bagaimana sekarang kelurkan mangsa atau hanya diam saja?,’kata Rey yang tahu apa yang mereka rencanakan.


“Adi,”ucap Jesi. “Iya ma ada apa,”kata Adi yang menoleh dan meminta Rey untuk mengambil alih.”Kamu tidak terluka,”kata Jesi.


‘Aku tidak terluka mama bagaimana terluka tidak,”kata Adi.


“Mama baik saja, tapi apa yang Rey lakukan,”kata Jesi melihat.


“Hai Adi apa kamu sudah kasih makan anjingnya belum,”kata Rey.


“Belum anjing belum aku kasih makan tadi. Jadi keluarkan saja dari kandang biar mencari makan sendiri,”kata Adi.


“Apa yang kalian bicarakan anjing,”kata tentara.


“Maksunya adalah anjing mencari tikus. Itu yang mereka ucapkan tadi,”kata mantan tahanan yang tahu alur pembicaraannya.


“Paman tahu bahasa kami,”kata Rey. “Tentu saja, tapi dari mana kalian bahasa tidak baik itu,”kata mantan tahanan.”Itu darai seorang yang sudah melewati batas manusia dan kesabaran anak kecil paman,”kata Roy.


“Ucapan kalian seperti dalam kondisi tidak baik saja,”kata mantan tahanan.”Bukan kita memang dalam kondisi tidak baik ya sekarang,”kata Rey yang melihat. Adi dan Roy bersama yang lain juga melihat hal yang sama.”Apa aku salah mengucapkan kata ini ya,”kata Mantan tahanan yang merasa dirinya memang salah. Kalau kehidupan ketiga anak didepannya sekarang sudah berubah saat musuh datang.


“Rey bagaimana hasilnya,”kata Roy.

__ADS_1


“Tikus terjatuh satu persatu dan anjing bahagia mendapatkan makanan. Atpi ada yang menari lagi,”kata Rey.”Bukan itu adalah tiket masuk lelang ya,”kata Rey dalma hati dan memberitahukan anjing untuk mengambil barang yang berupa tiket pada musuh. Setelah semua tikus yang masuk mereka masuk ke dalam ruang tahanan yang dimana mereka akan di intograsi oleh salah satu orang penjaga yang berpengalaman dalam mencari tahu.


__ADS_2