Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 87


__ADS_3

Adi yang terdiam karena dia baru saja menelan makanannya. Setelah dia menelan makanannya Adi baru buka mulutnya untuk memberitahukan kepada Roy.


“Soal aku bagaimana bisa menyabotases cctv di dekat rumah dan melacak mama. Itu karena aku belajar dari internet ada paman yang aku kenal di internet yang mau mengajarkan Adi bagaimana menyabotase cctv di dekat rumah. Untuk melacak mama ada alat yang memberikan lokasi di ponsel mama. Makanya Adi bisa melacak keberadaan mama saat tadi menelepon. Tapi jika tidak ada jawaban dari telepon yang dilontarkan aku tidak bisa melajak keberadaan mama,”kata Adi.


“Soal paman yang kamu kenal di internet itu, siapa dia?,”kata Roy.


“Adi tidak tahu aku kenal saat bermain game online,”kata Adi. “Apa benar kamu tidak tahu siapa paman itu,”kata Roy.


“Adi tidak tahu kakak. Aku juga saat itu juga ikut bermain bersama dengan Adi dia tidak memberitahu nama dia hanya bilang kalau dia adalah progemer yang handal,”kata Rey.


Saat mereka berbincang terdengar suara pintu terbuka Roy yang menghentikan pembicaraannya menoleh ke arah pintu. Adi dan Rey yang masih makan juga sedikit melirik. Roy yang menuggu terlihat ada seorang yang maksud dan melihat Xieo dan Jo. Roy yang melihat lagi ada satu orang lagi dibelekang mereka.


“Mama,”ucap Roy. Rey dan Adi yang mendengar ucapan Roy ikut berdiri dan mereka bertiga berlari ke arah mama.”Anak..anaku apa kalian baik-baik saja,”kata Jesi yang merasa senang melihat ketiga putra mereka masih ada di hadapan mereka.


“Kami baik saja mama. Tapi mama tidak terlukakan,”kata Rey.


“Mama tidak apa-apa. Bagaimana dengan kalian, apa ada yang terluka,”kata Jesi.


“Tidak mama, kami baik saja hanya lapar saja,”kata Adi.


“Itu benar,”ucap Roy. Jesi yang senang melihat mereka berdua memeluk mereka bertiga. Sampai petugas Xieo dan Jo melihat dan ingin bertanya kepada mereka apa yang sebenarnya terjadi.”Kalian sudah berkumpul. Tapi bisa kalian jelaskan apa yang sedang terjadi dengan kalian bertiga. Siapa orang yang kalian maksud dan mengikuti kalian,”kata Xieo.


“Kami tidak kenal siapa mereka, mereka sudah mengikuti kami tiga hari saat kami bertiga pulang. Awalnya aku tidak terlalu curiga untuk hari pertama. Tapi setelat dua hari orang yang sama berbaju hitam mengikuti kami. Aku mulai gelisah, hingga hari ini,”kata Adi.


“Kenapa kamu tidak bilang kalau ada yang mengikuti kalian,”kata Jesi melihat ke arah Adi.


“Aku kira orang yang mengikuti kami saat itu adalah penjalan kaki yang sama seperti kami. Aku tidak curiga waktu itu. setelah dua hari aku melihat orang yang sama aku ingin mengatakan kepada mama. Tapi mama sibuk dan aku tidak ingin mengganggu. Jadi tidak bisa mengatakannya. Maaf ya mama,”ucap Adi yang merasa bersalah.

__ADS_1


“Mama maafin kamu Adi asalkan kalian selamat semua,”kata Jesi.


“Lalu bagaimana kalian bisa kabur dari mereka berdua,”kata Jo.


“Kami lewat jalur bawah tanah yang sudah dibuat. Karena mereka saat sampai di rumah ingin merobos masuk dari cctv yang dipasang oleh Adi dan Rey,”kata Roy.


“CCTV apa yang kamu maksud Roy,”kata Jesi yang tidak mengetahuinya.


“CCTV yang dipasang oleh Rey dan Adi saat aku bermain bersama dengan teman dan mama sednag berjualan di toko,”kata Roy.


“Dari mana kalian bisa mendapatkan cctv itu,”kata Xieo.


“Itu aku dapatkan dari kamera bekas atau ponsel yang sudah rusak aku ambil di bak sampah,”kata Adi.


“Bagaimana kamu merakitnya,”kata Jesi dengan tajam kepada Adi. Adi yang merasa bingung ingin berkata apa kalau dia mengatakan kalau dia belajar dari internet apa mama akan percaya.


“Belajar dari paman progemer di internet apa dia mengatakan hal lain selain merakit kamera untuk memanatau,”kata Jesi yang sedikit curiga pasti yang mengajari Adi adalah progemer itu.


“Sudah berapa lama kamu belajar dari orang itu Adi,”kata Xieo.


“Tunggu aku ingat dulu. Jika tidak salah aku belajar saat aku awal bisa membaca,”kata Adi.


“Apa ada lain yang dia berikan kepada kamu Adi,”kata Xieo.


“Tidak ada. Tapi dia orang baik kok,”ucap Adi yang yakin dengan apa yang dia lakukan. “Kenapa kamu begitu yakin Adi kalau orang yang mengajarkan kamu orang baik,”kata Roy.


“Tidak tahu tapi aku percaya kalau orang itu orang baik,”kata Adi yang tersenyum.

__ADS_1


“Apa ini ada kaitannya saat Adi dalam kandungan bersama dengan progemer,”ucap hati Jesi.


“Baik mama percaya dengan kamu Adi. Tapi apa yang kamu lakukan harus seizin mama dan seizin pihak kepolisian. Kamu harus bisa menaati huku yang berlaku ya,”kata Jesi.


“Tentu saja. Aku melakukannya saat dalam kondisi genting saat mama hilang dan rumah kebobolan orang jahat. Tapi mama ada dua orang yang berbeda yang masuk ke rumah. Tapi orang yang pertama dengan orang kedua berbeda tujuan mama,”kata Adi.


“Apa maksud kamu berbeda tujuan. Apa kamu masih memiliki hasil kemera yang kamu pantau,”kat Xieo. Adi yang membuka laptop sambil menghisap preman yang ada di kantong Adi.”Adi,”ucap Rey yang melihat premannya. Adi hanya tersenyum dan memberikan preman kepada kedua kakaknya. Rey dan Roy mengambi satu preman yang diberikan dan mereka mulai santai saat Adi membuka file yang berisi pemantauan yang tadi.


“Bagaimana Adi?,”kata Xieo. Adi yang sudah membuka satu file di laptopnya mulai memperlihatkan kepada mama dan petugas polisi. Jesi dan Petugas polisi yang ada di ruangan melihat kamera yang diambil oleh Adi. Dari orang berbaju hitam yang masuk ke dalam rumah sampai memanggil rekan mereka. setelah mereka masuk ke dalam rumah mereka menyusuk ke ruang bawah tanah yang mereka temukan.


Disela mereka masuk ada orang lain yang masuk ke dalam rumah Jesi dan mereka adalah orang milik mantan tahanan yang diminta untuk menjaga keamanan daerah sekitar.”Kenapa mereka datang terlambat,”ucap hati Jesi.


Selesai melihat Jesi langsung melihat ke arah Adi.”Apa ada lagi yang kamu sembunyikan Adi?,”kata Jesi yang sedikit curiga dengan putra ketiganya.


Adi yang tidak bisa berbohong memberikan hasil kamera yang sudah dia sabotase disekitar rumah dan sekitar tempat mereka keluar tadi.”Ini yang terakhir,”kata Adi.


Xieo dan Jesi mulai melihat tayangan cctv yang sudah didapakan oleh Adi. Mereka sedikit terkejut kalau apa yang dikatakan oleh Adi memang benar kalau kedua kelompok yang datang memang berbeda. Jesi yang sedikit tahu akan satu kelompoknya yang datang ke rumahnya tidak bisa memberitahukan kepada petugas polisi.


Hanya bisa berpura-pura tidak tahu dan sambil melihat perkelahian mereka. Tapi belum sempat mereka menonton laptop Adi diserang dan hasil semua kamera yang didapatkan sudah hilang.”Kenapa semua gambar menjadi menghilang,”ucap Adi yang sedikit tidak tahu kalau laptopnya di serang pihak lain.


“Kurasa ada orang yang mencoba menyembunyikan identitas mereka,”kata Jo.


“Tapi siapa mereka,”kata Roy.


“Itu benar siapa mereka kenapa mereka datang ke rumah kita. Aku rasa mama tidak melakukan hal yang jahat,”kata Rey.


“Kami akan menyelidiki apa yang terjadi dengan kediaman kalian,”kata Xieo.

__ADS_1


__ADS_2