
Di dalam kamar tolilet umum Jordan yang meratapi ke rinduannya kepada Mia yang sudah tidak ada. Dengan kenangan dia membuat masakan untuk dia. Masakan yang dibuat oleh Mia yang membuat dia merasa enak dan nyaman. Walaupun Jordan selalu kasar kepada Mia. Mia selalu menjaga dan melakukan tugsanya sebagai Istri. Tapi dirinya yang suaminya dulu, hanya menganggap Mia adalah pembawa petaka karena dia.
Jordan kehilangan Irma. Tapi Jordan yang baru tahu kalau Irma selama ini tidak mencintainya dan hanya mencintai harta yang dia miliki. Perbedaan Mia dan Irma yang tidak dilihatkan oleh Jordan. Di dalam kamar mandi sampai Jordan mendengar suara orang masuk. Jordan keluar dan membasuh tangan dan mukanya.
Agar Cita dia tidak sadar kalau dirinya sedang merindukan Mia. Jordan yang sudah keluar dari kamar toilet. Melihat Cita yang sedang menuggu sambil bermain ponselnya. Jordan yang berjalan sampai dia melihat wajah Cita yang memang benar sama dengan Irma. Tapi dari sikap yang dilihatkan mereka berbeda. Cita yang lebih penurut berbeda dengan Irma yang begitu teliti.
Tapi Jordan yang melihat sikap keduanya merasa ada yang disembunyikan dari keduanya Irma yang hanya ingin hartanya. Akankah sama dengan Cita yang penurut. Jordan yang tidak tahu pikiran wnaiya yang dia sukai berbeda dengan Mia. Walaupun dia menyembunyikan perasaannya dia selalu memperdulikan diriku yang tidak tahu akan perasaannya.
Jordan yang membandingkan itu sampai Cita melihat dia berjalan ke arah dia. Cita yang melambaikan tanganya. Jordan yang berjalan menuju ke arahnya dan berkata,”Apa kamu menuggu lama?.”
“Tidak kok,”ucap Cita. Sampai pesanan Cita datang mereka makan siang bersama. Di restoran bintang tiga mereka menikmati makan siang yang enak. Tapi Jordan yang merasa makanan ini berbeda dengan makanan masakan Mia. Membuat dia merasa tidak bernapsu makan, tapi melihat Cita yang menikmati.
Jordan hanya menatap ke arahnya saja sampai Cita berkata kenapa dia melihat ke arahnya.”Apa ada sesuatu di wajahku Jordan?,”kata Cita yang malu-malu.
“Tidak aku hanya merasa kalau kamu dan kakak kamu sangat sama saat menikmati makanan berkelas ya,”ucap Jordan yang tidak sengaja mengatakannya.
__ADS_1
Cita yang mendengarnya marasa ada yang aneh dengan sikap yang diberikan oleh Jordan. Karena itu Cita berkata,”Apa kamu tidak suka Jordan?.” Wajah Cita yang merasa sedih diperlihatkan di depan Jordan. Tapi Jordan yang merasa ada kemiripan dari sikap Cita dan Irma hanya mencoba tersenyum dan memengan tangan Cita yang ada diatas meja.
Jordan yang berkata lembut kalau dia tidak sengaja mengatakannya karena Jordan ingin mencoba masakan Cita. Cita yang mendengarnya hanya terdiam karena dia tidak bisa memasak karena selama ini. Yang membuat makanan untuk dia adalah pelayanan kalau tidak dia memesan makanan dari rertoran terkenal.
Jordan yang masih memegan melihat dengan tatapan perhatian. Cita yang melihat itu tidak bisa berkata apa-apa. Sampai Cita berkata dengan rasa malu kepada Jordan kalau dia tidak bisa memasak seperti kakaknya. Jordan yang mendengarnya berkata,”Tidak apa-apa nanti belajar pela-pelan saja.”
Cita yang mendengar ucapan Jordan hanya mengiyakan saja. Sampai makan siang selesai Jordan yang ada rapat harus meninggalkan Cita sendirian.
“Aku harus pergi dulu karena ada rapat. Kamu tidak apa-apakan jika sendirian pulangnya,”kata Jordan yang berdiri dan merapikan bajunya. Cita hanya menggelengkan kepalanya sampai Jordan berjalan keluar restoran. Cita yang masih di duduk menuggu seorang lain di dalam restoran itu.
Tapi Cita yang tidak tahu kalau anak buah Jordan yang dia tinggal untuk mengawasi Cita melihat dia bertemu dengan seorang lelaki. Anak buah Jordan yang memperhatikan mengambil fotonya dan mengirim kepada bosnya.
Cita yang mendapatkan kabar itu hanya bisa mengubah rencananya untuk mengawasi pergerakkan Mia dan Tomas. Mia yang memberikan tugas kepada tentara bayaran untuk terus memantau Mia agar tidak kembali ke negara ini. Cita juga memberikan tugas lain selain memantau Cita juga ingin Mia mati.
Cita yang masih belum tahu kalua Mia sedang hamil anak Jordan. Hanya ingin Mia mati saja sampai pertemuan itu selesai. Cita pergi dari restoran itu karena semua biaya makan sudah dibayar oleh Jordan. Sementara Jordan yang ada di dalam mobil mendapatkan kiriman dari anak buahnya yang memantau Cita.
__ADS_1
Jordan yang merasa sedikit terkejut dengan Cita bertemu dengan tentara bayaran. Dari nama yang diberikan kalau tentara bayaran itu adalah Ex.Jordan yang sudah membaca identitas tentara bayaran yang bertemu dengan Cita.”Kenapa Cita bertemu dengan tentara bayaran. Apa yang disembunyikan Cita dariku?,”kata Jordan di dalam mobil yang melaju ke perusahaan ternama internasional.
Jordan yang tidak tahu apa yang di rencanakan Cita hanya bisa menyuruh anak buahnya untuk terus memantau Cita. Jordan yang tidak lupa menyuruh anak buahnya yang lain untuk mengikuti tentara bayaran yang disuruh Cita.
Sampai di perusahaan Jordan keluar dan mobil yang pergi ke parkiran perusahaan. Jordan yang masuk pergi ke lift menuju lantai atas dimana kantornya berada. Jordan yang menggunakan lift yang berbebda dengan karyawannya.
Sekertarisnya yang juga bersama dengan dia masuk ke dalam lift tersebut menuju lantai atas. Di perjalan menuju lantau atas sekertarisnya yang juga memberitahukan agenda hari itu. Dimana Jordan akan bertemu dengan pimpinan perusahaan Brata untuk menyelesaikan kontrak perhiasan terbaru.
Sampai di lantai atas Jordan yang pergi ke ruang kerjanya untuk melihat apa ada data yang harus diselesaikan atau ditanda tanganinya. Karena masih ada waktu untuk pertemuan Jordan yang meihat pekerjaan karyawannya. Sampai surat yang harus ditanda tangani oleh Jordan waktu terus berjalan. Sampai sekertaris Jordan mengingatkan Jordan kalau sudah waktunya pertemuan akan dimulai.
Jordan dan sekertarisnya yang pergi ke ruang pertemuan dimana Jordan yang sedang menuju ruang pertemuan. Bertemu dengan direktur Bram pimpinan dari perusahaan Brata. Jordan yang berjabat tangan dengan Bram di perjalanan menuju ruangan mereka saling mengobrol. Di tempat pertemuan barulah mereka membahas isi kedua kontrakan.
Setelah kedua saling membaca isi kontrakan masing-masing mereka menadatangani isi perjanjian. Selesai dengan perjanjian yang baik dengan isi kontrakan kedua yang bagus. Mereka berdua saling berjabat tangan karena sudah menjalin kerja sama yang akan dilaksanakan ke depannya.
Dengan berjabat tangan keduanya mereka semua melanjutakn pertemuan berikutnya dengan Bram pergi dari perusahaan Jordan. Karena sudah selesai menjalin kerja sama dengan perusahaan Brata. Jordan yang masih duduk di kursi melihat ke jendela kaca perusahaan.
__ADS_1
“Bos kita ada pertemuan di perusahaan Cek untuk membahas proyek kerja yang akan dilaksanakan,”kata sekertarsinya.
Jordan yang diam saja sampai waktu terus berjalan. Sampai Sekertarisnya mendapatkan pesan dari orang yang dia suruh kalau informasi yang dia minta sudah sebagian didapatkan.”Bos data yang anda minta sudah ada kabar,”ucap sekertarisnya yang memberikan informasinya kepada Jordan yang melamun melihat langit.