
Adi yang sudah bicara dengan mereka tentang apa yang terjadi dengan sekolahan yang dia tempati. Tapi dalam hati Adi berkata,”Kenapa ada saja yang harus aku urus karena orang itu, Buat hati tidak bisa normal karena dia.”
Jaz yang sedang mengajarkan siswa tentang materi pelajaran. Yang dimana Jaz juga tidak terlalu pintar juga karena saat Adi memperhatikan dia selalu melihat dan mencari di ponsel dia.”Materi apa saja yang diajarkan disini. Tapi apa benar sekolah buaya jaya tidak bisa memberikan pengajaran yang baik,”kata Adi.
“Itu sama seperi saat kelas matematika Putra. Mereka yang tidak suka dengan kelas kita karena kelas A. Hanya akan memberikan soal saja kalau tidak hanya memberikan halaman yang harus dibaca,”kata Dev.
“Jadi mereka makan yang buta dong, enaknya jadi guru disana. Aku juga mau kali jika mau,”kata Adi.
“Kamu kira bisa masuk ke sana dengan mudah,”kata line.
“Emangnya tidak bisakah,”kata Adi.
“Tidak, sekarang ada peraturan baru yang diterapkan disekolahan buaya jaya untuk guru yang mendaftar. Yaitu apa yang terjadi disekolahan disana harus memeatuhi peratuan yang ada disekolahan disana,”kata Sun.
‘Bagaimana dengan departemen pendidikan apa mereka tidak curiga dengan sistem pembelajaran yang diterpakan disana?,”kata Adi.
“Sudah kami lakukan tapi mereka berhasil lolos. Kami juga tidak tahu bagaimana bisa lolos,”kata Yellow.
“Aneh juga ya. itu jelas sudah berbeda dengan sistem pembelajaran yang harus diterpkan disekolahan. Lalu bagaimana dengan siswa yang tidak tahu akan soal yang dikerjakan,”kata Adi.
“Jika mereka tidak bisa mengerjakan mereka akan mendapatkan hukuman yang berupa tidak mengikuti pelajaran atau juga denda,”kata Lina.
“Bagaimana dengan kualifikasi guru yang mengajar jika hanya memberikan soal saja tapi tidak memberikan penjelajas kepada siswanya,”kata Adi.
“Kami tidak tahu soal itu. Tapi ada informasi kalau guru yang mengajar di sekolahan buaya jaya orang yang memiliki nilai paling buruk,”kata Lina.
__ADS_1
“Maksud kamu guru yang bermasalah dan mencari kehidupan dengan menjadi guru. Tapi bukan baik tapi lebih buruk,”ucap Adi.
“Kenapa ucapan kamu seperti tidak khawatir ya Putra,”kata Sun.
“Apa yang perluh dikhawatirkan tidak akan bisa menyelesaikan masalah yang ada. Kita hanya perluh mencari tahu lebih banyak dan mengubah diri kita agar menjadi orang yang berguna,”kata Adi.
“Itu benar. Tapi apa kamu mau berbagi pengetahuan dengan kami Putra,”kata ketua kelas C.
“Apa yang ingin ketua mau dariku. Aku hanya anak pindahan saja dan yatim piatu. Aku juga harus mencari uang untuk makan sehari-hariku juga,”kata Adi.
“Maaf jika membuat kami kesusahan atau beban karena kami. Kami melihat kamu bisa mengajar kami,”kata siswa.
“Bantulah kamu,”kata Dev. Adi yang melihat mereka yang ingin berubah dengan kondisi yang mereka lalui. Hanya bisa menerima permintaan mengajar siswa yang ada digang tersebut. Tapi waktu menyesuaikan dengan part time Adi.
“Baiklah tapi kalian harus menyesuaikan partimeku ya. Kalian harus tepat waktu jika tidak ingin ketinggalan materi yang aku berikan,”kata ADI.
“Mau mulai sekarang untuk hari pertama. Karena besok aku part time sepulang sekolah,”kata Adi.
“Baiklah. Tapi apa yang harus kami pelajari lebih dulu,”kata siswa lain. Adi yng terdiam dan mengambil buku matematika.”Apa matermatika?,”kata siswa yang lain.
“Apa ada masalah? Tapi sebelum itu aku mengetes kemampuan kalian lebih dulu dengan memberikan soal tingkat dasar apa tidak masalah,”ucap Adi yang memasukan buku pelajarannya.
Adi yang menulis soal dipapan tulis yang sudah ada di gang disana. Semua yang tertarik untuk belajar mulai menulis soal yang diberikan kepada Adi. Sampai Adi memberikan waktu penyelesaian soal dengan waktu yang diberikan.”Kalian boleh mulai mengerjakan soal yang ada dipapan tulis. Dilebar kertas yang aku berikan ini. waktu satu setengah jam,”kata Adi.
Waktu terus berjalan sampai satu setengah jam sudah berlalu dimana Adi meminta siswa yang didepan untuk mengumpulan lembaran jawanan yang diberikan.”Baik untuk sekarang ini dulu. Jika aku sudah memerikas jawaban teman-teman ya. Aku harus pergi part time sekarang,”kata Adi yang berpamitan dengan pemilik gang dan kawan yang lain.
__ADS_1
Adi yang pergi menjauh dari gang tempat mereka berkumpul. Tapi Adi yang merasakan kalau ada yang mengawasi dia dari jauh. Tapi bukan dari gang yang dia temui.”Kurasa anak itu mulau mencari orang untuk mencari masalah lagi,”ucap Adi yang dengan santai. Sampai dicafe yang dia kelola dimana ada dua orang yang selalu menjaga tempat cafe itu.
“Kamu sudah kembali Putra,”kata Robin yang menjadi pemilik cafe untuk penyamaran.
“Kenapa kamu ada disini, bukan ada di pulau,”kata Adi.
“Kenapa harus ke pulau kalau ada yang lain, sementara itu aku harus menjaga anda tuan. Tapi kenapa anda di ikuti oleh seorang,”kata Robin.
“Itu karena sekolah yang kalian daftarkan untuk aku belajar bermasalah,”kata Adi yang sudah berganti pakaian pelayan. “Masalah soal anak dari perusahan kedua yang juga bekerja sama dengan organisasi black,”kata Robin.
“Kamu tahu, tapi bisa tidak bawakan aku dua atau tiga orang untuk mengajarkan anak digang dekat sekolahanku,”kata Adi.
“Memangnya ada masalah apa sampai meminta pergi ke gang disana,”kata Robin.
“Siswa yang ditinggalkan oleh guru mereka mengharuskan untuk belajar sendiri di gank. Mereka juga bisa dibilang diabaikan dari pelajaran. Hari pertama aku bertemu premans sekolah yang menguasai tata usaha. Pelajaran yang awalnya gratis harus membayar dengan rincian seperti ini. Menurut kamu bagaimana?,”kata Adi memberikan lembaran rincian pembayaran buku pelajaran.
Robin yang mengambil rincian yang didapatkan oleh Adi. Saat melihat rincian Robin dengan dingin berkata,”Mereka mau merampok anak kecilkah.” Adi yang melihat wajah Robin sudah terlihat kalau dia juga akan kesal dengan harga yang diberikan tidak masuk akal. Adi yang mulai melayani para tamu dengan satu orang yang ada didapur menyiapkan pesenan.
Adi yang dengan santai memberikan pelayanan kepada tamu yang datang. Sampai waktu kerja habis Adi kembali ke belakang karena ada yang akan menggantikan pekerjaan dia yang juga satu anggota khusus.”Putra bukan kamu ke datangan tamu disana,”kata anak buah yang menyamar menjadi pelayan sama dengan Adi. Adi menoleh ke arah meja yang ada diluar.
“Bukan dia Sun ya ada apa ke sini,”kata Adi yang sudah selesai berganti pakaian.
“Kenapa kakak ada disini apa ada masala?,”ucap Adi dengan posisi dia berjalan ke arah Sun yang duduk menuggu.
“Maaf Putra jika aku mengganggu kerja kamu,”kata Sun merasa sedikit bersalah karena sudah mengganggu Adi.
__ADS_1
“Tidak kok. Aku baru saja selesai kerja, tapi kenapa kakak ada disini,”kata Adi. Sun yang merasa sedikit berhati-hati saat berbicara melihat sekelilingnya. Tapi masih saja dia tidak mengatakan apa-apa kepada Adi. Adi yang menyadari itu hanya memberikan usul kepada Sun untuk pergi ke kontrakan dia. Sun pun menyetujui usul dari Adi dan mengikuti dari belakang. Tapi saat hendak melewati jalan yang biasa mereka berdua dihadang oleh orang suruhan Fal.”Kenapa hari ini panjang sekali ya?,”ucap Adi yang didengar oleh Sun disampingnya.