
Di tempat Rey dan Roy yang juga sudah SMP di wialayh B. Dengan semua kegiatan belajar dan ekskul yang diadakan di sekolahan mereka berdua. Tapi selama Adi tidak bersama mereka berdua. Kedua adik kakak ini secara diam-diam mencari tahu tentang Adi. Tapi hasilnya nihil, tapi seteleh kepergian mereka Yesa yang sudah menjadi bagian dari kelompok Rey dan Roy mendapatkan kabar kalau teman dekat mereka diserang.
“Hai kak, menurut kamu apa mama akan menikah dengan ayah Adi,”ucap Rey.
“Kenapa kamu bertanya seperti itu, tidak ada yang lain apa,”ucap Roy yang sedikit kesal.
“Kenapa kalian tidak senang seperti itu,apa terjadi sesuatu,”kata Satya.
“Tidak ada,”ucap mereka berdua kepada Satya yang datang.”Tumben kamu sendiri dimana Guntur,”kata Roy.
“Kamu tidak tahu kalau Guntur pergi berlibur dan dia cuti untuk beberapa hari pergi ke wilayah C,”kata Satya. Roy yang terdiam memikirkan apa yang dikatakan oleh Satya. Sampai Rey mendapatkan pesan masuk dari mata-matanya kalau ada informasi Guntur dan pamannya di serang oleh Won.
“Kenapa kalian diam saja. Apa terjadi sesuatu yang tidak bisa aku ketahui,”kata Satya yang dengan tatapan dingin kepada mereka berdua.”Kenapa kamu bersikap seperti itu kitakan teman,”ucap Rey.
“Iya teman. Tapi kalian juga selalu menyembunyikan sesuatu dariku bukan,”kata Satya. Rey dan Roy hanya tersenyum saja sampai mereka mengatakan apa yang mereka dapatkan informasi tentang Guntur. Satya yang mendengarkan dengan santai menganggukan kepalany.”Lalu bagaimana dengan dia apa baik saja sekarang,”kata Satya yang mencoba menghubungi Guntur.
Tapi tidak ada jawaban yang pasti dari Guntur.”Kenapa apa dia tidak mengangkat telepon kamu Satya,”kata Rey.
“Kurasa bukan itu bisa saja ponsel Guntur terjatuh saat penyerangan,”kata Roy.
“Itu benar,”kata Satya yang menghubungi yang lain yang ada di wilayah C. Satya yang juga memiliki koneksi yang dia bangun selama dia kenal dengan Adi. Tapi setelah mendapatkan kabar yang tidak disukai Satya mencari informasi untuk mencari keberadaan Adi. Hingga semua orang yang dia rekrut menjadi informan yang ada di seluruh dunia. Jadi Satya membutuhkan informasi dia akan mendapatkan dengan cepat. Termasuk kabar tentang Guntur yang diserang.
“Hai Satya kamu tidak apa-apa,”ucap Roy.
Satya hanya diam saja saa Roy bertanya kepada dia. Tapi disela lama Satya membuka mulut tentang kondisi Guntur diwilayah C.”Aku sudah tahu kabar Guntur sekarang ada di rumah sakit karena luka memar bersama dengan tapak darah dan Gozo. Mereka dibantu oleh teman rekan bisnis Gozo dan tapak darah yang kebetuan lewan,”kata Satya dengan jelas.
“Tapi apa benar Won yang menyerang mereka bertiga,”kata Rey. “Iya,”ucap Satya. Sampai bela berbunyi dan mereka berpisah ke kelas mereka masing-masing. Tapi di rumah Jesi yang dengan biasa sedang membuat kue kedatangan Jordan. Jesi yang tidak tahu keluar dan menyapa Jordan.
__ADS_1
“Tuan kenapa anda datang ke sini,”ucap Jesi.
“Maaf jika membuat kamu gelisah. Aku hanya ingin berkunjung saja, bagaimana kondisi kamu, apa baik-baik saja,”kata Jordan.
“Aku baik saja. Tapi bukan lebih baik kamu mengkhawatirkan diri kamu sendiri. Dari pada diriku yang bukan siapa-siapa kamu,”kata Jesi yang terus terang.
“Aku tahy, tapi aku merasa bertanggung jawab karena apa yang sudah aku lakukan kepada kamu,”kata Jordan. Jesi hanya terdiam menatap Jordan sampai Jesi berkata,”Kenapa baru sekarang kamu sadar tuan. Selama ini kamu ada dimana saat Mia mencari kamu.”
Jordan sedikit terkejut dengan kata yang dilontarkan oleh Jesi dan menatap ke arah Jesi.”Kamu kenal Mia,”kata Jordan dengan lembut.
Jesi menatap ke arah Jordan yang sedikit terkejut. Tapi dalam hati Jesi kemana selama ini kamu baru tahu soal Mia. “Aku penggemar novelnya makanya aku kenal dia,”kata Jesi dengan singkat.
“Novel,”ucap Jordan.
“Iya apa anda tidak tahu kalau Mia seorang penulis novel terkenal. Dia bisa mendapatkan uang dari hasil novel dan jahitan yang dia buat,”kata Jesi.
“Pantas saja Mia selalu berjuang keras suami saja tidak tahu pekerjaan istrinya dengan baik,”kata Jesi. Roy dan Rey yang sudah kembali dari sekolah melihat Jordan berbincang dengan Mama Jesi di toko.”Bukan dia Jordan kenapa dia ada di toko mama?,”kata Rey.
“Mungkin saja ingin bicara dengan mama,”kata Roy yang terlihat kesal melihat mereka berduaan. Tapi Rey yang melihat sikap kakaknya bisa menebak kalau kakaknya kesal.
“Kenapa tidak kita hampiri saja,”kata Rey. Roy menganggukan kepalanya segera mereka berjalan ke araj toko. Tapi baru beberapa langkah lagi mereka sampai ke tempat mereka berdua. Mereka terhenti karena obrolan mereka membicarakan tentang Mia ibu kandung Adi.
Rey dan Roy diam mendengarkan percakapan mereka sampai sekertaris dari Jordan datang.”Apa yang kalian sedang lakukan disini,”ucap sekertarsinya. Tapi karena tidak ingin ketahuan mereka berdua dengan cepat menutup mulut sekertaris Jordan dan lalu bersembunyi. Karena saat sekertarisnya membuka mulut Jesi dan Jordan menoleh ke arah mereka.
“Untung saja tidak ketahuna,”kata Roy.
“Kamu dian saja dan jangan membuka mulut,”kata Rey. Mereka berdua kembali mendengarkan percakapan mereka berdua tentang Mia. Sekertarsinya yang awalnya tidak tahu sampai dia mendengarkan percapan bos mereka dengan Jesi. Yang sedang membicarakan tentang Mia, yang membuat Sekertaris sadar kenapa kedua anak itu sembunyi.
__ADS_1
Karena pembicaraan yang begitu menari sekertaris juga ikut mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Sampai akhirnya keduanya selesai berbincang. Rey dan Roy yang melihat sekitarnya aman baru keluar.
“Jangan bicara kepada bos kamu ya,”kata Roy dengan dingin.
“Tenang saja aku juga tidak akan membicaran apa yang kita dengar barusan kepada bos saya,”kata sekertaris yang segera pergi meninggalkan mereka berdua menuju mobil.
Rey dan Roy yang masih terdiam di tempat dihampiri mama Jesi dari belakang.”Kalian berdua baru pulang, sana ganti baju dulu jika mau membantu mama,”kata Jesi.
“Iya ma,”kata Rey.
“Ma kenapa paman Jordan datang ke sini lagi. Apa yang dia lakukan ke sini?,”kata Roy.
“Dia datang ke sini hanya ingin tahu kondisi mama saja. kenapa apa kalian tidak suka dengan paman Jordan datang ke sini,”kata Jesi.
“Bukan begitu ma, hanya saja diakan ayah dari Adi,”kata Rey.
“Itu benar, mungkin saja dia datang mencari tahu Adi. Karena sudah mengabaikannya,”kata Jesi.
“Tapi percuma saja bukan datang ke sini kalau Adi saja tidak ada disini,”kata Roy.
“Atau paman Jordan datang ke sini untuk mendekati mama,”kata Rey yang menebak.
“Untuk apa mendekati mama, itu tidak mungkin,”kata Jesi.
“Sudahlah kalian sana masuk makan dan ganti baju. Jika tidak ada yang lain,”kata Jesi mendorong kedua putranya masuk ke dalam rumah. Roy dan Rey yang masuk ke dalam kamar untuk berganti pakaian. Setelah berganti pakaian mereka pergi untuk makan siang dengan masakan yang sudah dibuat oleh mama Jesi.
Di dalam ruang makan bersama mereka saling berbincang satu sama lain. Tapi walaupun kadang mereka merasa ada yang berkurang dari kebersamaan mereka. Tapi suasana yang awalnya dingin berubah menjadi hangat kembali. Walaupun Adi tidak bersama mereka, tapi hati mereka selalu terhubung dengan darah yang berbeda. Kalau Adi baik-baik saja diluar sana.
__ADS_1