
Setelah kejadina yang menimpa keluarga Jesi. Xieo dan Jo mulai memperketat daerah tempat keluarga Jesi tinggal. Kehidupan keluarga Adi mulai damai kembali dengan mereka mulai menjalanni kehidupan sekolah. Dimana Rey dan Adi yang sudah masuk ke sekolah dasar kelas satu sementara Roy sudah kelas 3. Di sekolah yang sama dengan kurikulum yang sama ada kegiatan sekolah yang wajib mereka harus daftarkan.
Roy yang sudah masuk dikelas tambahan bela diri. Rey dan Adi yang tahu kalau fisik mereka lemah memutuskan untuk masuk diklub yang sama dengan kakaknya Roy. Klub bela diri dimana mereka akan belajar seni pertarung untuk menjaga diri mereka sendiri. Kehidupan Adi yang biasa berubah saat ada seorang lelaki datang ke rumah.
Jesi yang sudah tahu kalau mereka akan datang ke sini untuk memberitahukan kepada Adi. Karena saat itu Adi diminta untuk pulang lebih dulu karena mama Jesi menjemput dia. Rey yang satau kelas dengsn Adi hanya terdiam melihat mama menjemput Adi.
“Ada apa mama menjemput Adi?,”kata Rey. Saat kelas istirahat Rey mencari Roy yang sedang bersama dengan temannya.”Kakak,”ucap Rey.
Roy menoleh k arah suara tersebut dan melihat Rey yang datang sendiri.”Ada apa kamu datang kesiini. Dimana Adi?,"k”ta Roy.
“Itu ia yang ingin aku tanyakan kepada kakak,”kata Rey yang menghela nafas karena kelelahan saat dia berlari mencari kakaknya.
“Ada apa dengan Adi Rey,”kata Roy.
“Tadi mama datang ke sekolahan dan menjemput Adi. Apa kakak tahu apa yang terjadi dengan Adi, kenapa mama menjemput Adi,”kata Rey.
“Mama tidak memberitahukan Roy kalau mau menjemput Adi. Tunggu aku akan menghubungi mama,”kata Roy yang menuju ke ruang guru meminta Izin menghubungi mama. Tapi belum sempat Roy menghubungi mamanya wali kelas Adi memberitahukan kalau mama mereka menjemput Adi. Karena ada tamu yang ingin bertemu dengan Adi.
Tapi Rey dan Roy masih tidak tahu tamu yang dimaksud. Sampai sekolah selesai mereka hanya bisa berfokus dengan pelajaran. Sementara di rumah Jesi Adi yang sudah dibawa pulang.
“Mama ada apa membawa Adi pulang lebih dulu,”kata Adi yang tidak tahu.
“Ada yang ingin bertemu dengan kamu Adi. Kamu akan tahu saat kamu sudah sampai di rumah,”kata Jesi. Adi hanya menurut dengan apa yang dikatakan oleh mamanya. Sampai di rumah mereka masuk, tapi suasana agak berbeda. Adi yang tidak tahu kenapa merasakan kalau yang akan bertemu dengan dia adalah orang yang membuat dia tidak asing.
“Adi kamu sudah sampai,”ucap Progemer.
__ADS_1
Adi tidak langsung menjawab dia berjalan bersama dengan mama Jesi sampai didepan mereka. Adi melihat dari atas sampai ke bawah orang yang baru saja bicara. Adi tidak hanya menatap satu oraaang sssaja tapi Adi melihat ke arah yang lain yang duduk didepan Adi.
“Pasti kamu ingin tahu siapa kami dan kenapa kami datang ingin bertemu dengan kamu bukan,”kata Organisasi bawah tanah.
Adi hanya melihat santai seperti dia tahu kala orang didepan dia adalah orang baik. Karena hati Adi yang ingin berkata karena ingin tahu Adi hanya berkata.”Apa paman adalah teman mama Adi?,”kata Adi.
“Itu benar kami adalah teman mama Jesi,”ucap dokter anak.
“Bukan teman Jesi tapi mama kandung Adi,”kata Adi yang sedikit athu identitasnya.
“Jesi apa kamu yang memberitahukan kepada Adi soal ibu kandungnya,”kata pembisnis.
“Aku tidak memberitahukan kepada Adi mungkin saja Progemer yang memberitahunya,”kata Jesi balik tanya.
“Untuk apa yang memberitahunya aku hanya mengajari Adi saja tidak lebih,”kata Progemer.
“Sampai mana kamu tahu kalau kamu memikili ibu yang berbeda,”kata progemer.
“Aku yang tahu kalau ibu kandungku adalah Mia dan dia sudah meninggal... karena melindungi ayah,”kata Adi dengan sedikit bersuara kecil.
Progemer yang melihat Adi yang sudah tahu kalau dirinya adalah anak dari Mia. Melihat itu Progemer mengambil buku diary yang dia bawa untuk diberikan kepada Adi.”Adi apa kamu sudah tahu siapa ayah kamu sebelum aku memberitakan buku diary ini untuk kamu,”kata Progemer dengan menunjukkan bukunya.
“Buku diary untukku. Aku tidak tahu siapa nama ayahku,”kata Adi.
“Tapi buku diary itu kenapa ingin kamu memberikannya kepadaku,”kata Adi lagi yang merasa kalau buku itu tahu tentang jati dirinya.
__ADS_1
“Aku akan memberikan ini kepada kamu untuk kamu baca. Tapi setelah ini kamu mungkin akan tahu kebenaran dari kematian Ibu kamu dan bagaimana sikap ayah kamu. Apa kamu yakin mau membacanya,”kata Progemer untuk memastikan hati Adi.
Adi yang tahu kalau di dalam buku diary yang di tunjukkan akan membuat dia tahu semuanya. Karena itu juga Adi menganggukan kepalanya dan ingin membacanya. Karena Adi ingin tahu sosok ibu kandungnya yang sebenarnya. Progemer yang sudah melihat tatapan dari Adi hanya bisa memberikan buku diary Mia.
Adi menerima buku diary tersebut dan membuka halaman pertama untuk dia baca. Halaman pertama dimana kisah perjalanan Mia untuk bertahan hidup dari kejaran Cita. Adi yang telah membca satu halaman kembali membaca halaman berikutnya sampai Adi paham kenapa Ibunya tidak ada disisi dia. Ibunya telah meninggalkan Adi karena telah menolong Ayahnya Jordan. Akrena wanita yang bernama Cita. Cita yang hendak menembakkan peluru didada ayah dan ibu yang baru saja selesai melahirkan diriku. Dalam kondisi lemah karena penyakit yang dialami oleh Mia dan memjadi perisai karena ibu kandung Adi.
Menyukai ayah tapi tanpa ada balasan apa-apa. Adi yang sudah selesai membaca buku diary milik ibunya hanya menghela nafas.”Bagaimana Adi apa kamu ingin balas dendam untuk ibu kamu?,”kata organisasi bawah tanah.
“Balas dendam apa bisa membawa ibuku kembali ke hadapanku,”kata Adi yang mencoba tersenyum.
“Aku ingin menenangkan diriku. Aku keluar jalan-jalan ya mama,”kata Adi yang berjalan keluar.
Adi yang hendak ingin keluar dan ingin di ikuti oleh beberapa orang untuk menjaga keamanannnya. Tapi di hentikan oleh Adi yang merasa kalau mereka ingin mengawasi dirinya.”Jangan ikuti aku aku ingin sendiri. Aku tidak akan jauh dari tempat ini,kok,”kata Adi yang berjalan keluar.
Semua yang ada didalam ruangan merasa khawatir dengan Adi yang pergi sendiri. Progemer yang tahu akan kejadian ini akan terjadi sudah mengaktifkan semua cctv yang ada dijalur rumah Jesi tinggal. Untuk memantau Adi dari jauh. Tapi tidak ada yang menyangka Adi yang tidak melewati jalan yang ada kamere pemantau.
“Dimana Adi sekarang,”kata Jesi.
“Dia tidak melewati rute jalan yang biasa dipasang kamera cctv. Dia melewati jalan gang yang tidak dipasang kamerea cctv,”kata progemer.
“Jadi maksud kamu Adi tahu kalau dia akan diawasi dari jauh begitu dan menghindari tempat yang ada kameranya,”kata Pembisnis.
“Jalan mana yang dia lewati,”kata mantan tahanan.
“Jalan gank wilayah banguan yang sudah roboh. Itu yang bisa aku pastikan,”kata Progemer.
__ADS_1
“Apa kamu yakin jalan itu yang dilewati oleh Adi,”kata mantan tehanan.”Iya apa ada masalah dengan jalan itu,”kata pembisnis.
“Aku akan menyusul,”kata mantan tahanan yang langsung pergi tanpa mengatakan apa-apa tempat yang dikunjungi oleh Adi.