
Teman 10 maju dan uga ikut mulai mempertanyakan sadera itu.”Sebaiknya kamu buka mulut jika kamu tidak ingin orang di samping kamu mencincang kamu,”kata teman 10 yang sedikit memberikan masukan kepada sadera.
“Hai kamu ini bela siapa dia apa aku,”kata teman 50.
“Ayolah aku hanya membantu sedikit kesenangan di sini,”kata teman 10.
“Jadi siapa orang menyuruh kamu,”kata teman 88
Tapi respon yang diberikan masih tetap sama dengan wajah santai dia menutup mulutnya setelah dia meludah dihadapan semua orang yang ada diruangan.
“Kurasa dia kita bunuh saja,”kata teman 5. Semua orang yang ada di dalam ruangan yang merasa kalau orang ditengah mereka tidak ingin mengakuinya. Membuat semua orang marah karena sikap yang diberikan membuat harga diri mereka jatuh. Teman 50 yang masih menarik rambutnya sudah sampai pada titik puncak. Dan mulai menghantamkan kepala sadera dengan keras di lantai dilanjutkan orang yang tidak suka memukul, menendang sampai ada yang menusuk hingga kemarahan mereka lepas.
Tapi untung saja dengan jumlah sandera yang dibawa bisa membuat orang di dalam ruangan bisa merasa lega. Tapi sebaliknya mereka tidak menemukan apa-apa dari sandera tersebut.”Sekarang bagaimana,”kata teman 1.
“Kata siapa tidak menemukan apa-apa,”ucap teman 10.
“Lihat ini data yang baru saja aku katakan tadi,”kata teman 10 yang sudah mengirim filenya ke grup pengembar Mia.
“Sudah aku kirim ke grup pengembar, kalian bisa baca semua,”kata teman 10.
Semua yang ada di dalam ruangan mulai membuka file yang diberikan oleh teman 10. Sampai mereka sudah mengetahui kalau dalang dari semua ini adalah wanita yang bernama Cita Salsabila yang ingin membunuh Mia. Di tambah lagi suami Mia yang dulu sekarang bersama dengan Cita wanita yang ingin membunuh Mia.
“Cinta yang rumit,”kata teman 22.
“Bukan soal cinta saja yang rumit, kehidupan Mia juga sangat menderita,”kata teman 88.
“Jadi dua orang yang bersama dengan Mia itu adalah Jem dan Surya suruhan Tomas,”kata teman 5.
“Dia yang menjaga Mia kebetulan Mia diangkat menjadi putri dari Tomas setelah dia selematkan. Tomas juga sudah tahu penderitaan Mia,”kata teman 10.
__ADS_1
“Berati kita satu kelompok dengan dia untuk melindungi Mia bukan,”kata teman 22.
“Itu banar, tapi kalian juga harus berhati-hati karena ada tiga pihak yang mencari identitas kalian. Karena telah membantu Mia pihak pertama adalah keluaga purwakarta kelurga orang tua Jordan mantan suami Mia. Pihak kedua adalah Tomas dan terakhir adalah pihak ketiga yang itu Cita yang ingin membunuh Mia,”kata teman 10.
Setelah dengan pembicaran yang panjang dan melelahkan mereka secara diam-diam mengawasi Mia. Dengan semua pembicaran pertemuan Mia telah berakhir dengan mereka menyadari satu sama lain. kalau identitas mereka juga sangat di rahasiakan untuk keamanan mereka.
Di tempat lain pimpinan dari AS yang tidak mendapatkan hasil dari pembersihan menyuruh orang lain untuk mencari tahu. Tapi sebelum dia menyuruh anak buah mereka ada paket datang dari teman 100. Paket yang berisi mayat pembersih yang datang ke tempat teman 100.
Pimpinan AS yang diminta tolong oleh Cita sangat terkejut dengan peket mayat anak buahnya.”Siapa dia?,”ucap pimpinan AS.
Setelah mendapatkan paket tersebut pimpinan AS menyuruh orang tertentu untuk mencari tahu siapa dalang yang memberikan paket tersebut. Belum sempat dia berdiri dari tempat duduk ada tam yang tidak di undang datang.
“Siapa kamu masuk ke tempat ini,”ucap pimpinan AS.
“Kamu tidak usah tahu siapa kamu aku datang ke sini hanya memperingatkan kamu saja. Jangan ganggu Mia jika kamu ingin hidup,”kata teman 100 Mia. Selesai berkunjung teman 100 itu pergi dari tempat pimpinan AS.
“Jika tidak mau mendengarkan tinggal hancurkan saja jika masih berulah,”kata teman 100.
Di tempat lain Mia yang masih dalam kondisi tertidur dijaga oleh Tomas. Semenatara Jem dan Surya ada dikamar progemer untuk menceritakan putri angkat Tomas. “Jadi bagaimana ceritanya Tomas bisa mendapatkan wanita tadi putrinya,”kata Progemer.
“Kamu tidak sabaran ternyata,”kata Surya.”Jelas tidak sabaran,”kata Progemer.
“Begini ceritanya Mia bertemu bos di laut yang kebetulan Mia salah satu koran kecelakaan pesawat. Bos yang saat itu menjalankan tugas tertebak oleh salah satu buronan dan jatuh ke laut dimana Mia bertahan hidup. Setelah itu Mia yang ingin hidup baru karena dia sedang hamil anak mantan suaminya. Tapi perjalanan hidup Mia penuh dengan lika-liku dengan banyak orang yang menginginkan nyawanya. Makanya Bos mengakat dia sebagai putri sebagai putra yang sudah tidak ada dan keluarganya yang sudah tidak ada juga,”kata Jem.
“Lalu dimana orang tua wanita tadi,”kata progemar.
“Dia sudah yatim piatu orang tuanya tewas dalam kecelakaan yang sama dengan Mia. Itu juga karena sabotase oleh orang lain,”kata Surya.
“Tadi kamu bilang wanita itu namanya Mia ya,”kata progemer.
__ADS_1
“Iya, Apa kamu menemukan sesuatu setelah kamu mencarinya,”kata Surya.
“Memang sangat menderita anak itu sudah hamil, sakit menderita lagi. Kehidupan dia sangat kejam untuk Mia,”kata Progemer.
“Lalu kalian sudah tahu siapa yang ingin membunuh Mia,”kata Progemer lagi.
“Kami sudah tahu tapi tidak bisa bergerak dengan cepat,”kata Jem.
“Siapa dia?,”ucap Progemer yang masih mengotak-atik laptopnya. “Dia adalah Cita Salsalbila. Orang yang menyerang kita adalah suruhan Cita,”kata Surya.
“Lalu dua orang yang membantu Jem tadi siapa?,”kata Progemer.
“Kami tidak tahu siapa dia,”kata Jem.”Kenapa kamu tidak mencari tahu siapa mereka bukan kamu progemer,”ata Surya.
“Aku juga sudah berusaha mencari tahu identitas mereka tapi aku tidak menemukan apa-apa,”kata Progemer.
Sementara Tomas yang menuggu Mia bangun. Di alam mimpi Mia yang ada di padang rumput merasa ada yang memanggi dia seorang anak kecil. Anak kecil itu memanggi Mia dengan sebutan mama. Mia yang mendengarnya merasa senang dan memeluk anak itu sambil berkata,”Maafkan mama membuat kamu menderita anakku.”Tapi respons yang diberikan oleh anak itu adalah senyuman yang hangat.
Sampai Mia terbangun dari tidurnya dan melihat Tomas ada di samping dia tidur.”Ayah,”ucpa Mia dengan suara kecil. Tomas terbangun dari tidurnya dan melihat Mia yang sudah membuka matanya.
“Kamu baik-baik saja anakku,”kata Tomas. Mia hanya tersenyum saja sampai Tomas berjalan menuju pintu untuk memanggil Jem. “Jem dimana kamu?,”kata Tomas setelah dia membuka pintu kamar Mia. Jem yang ada dikamar samping langsung keluar dari kamar progemer.
“Ada apa Bos?,”kata Jem. “Cepat periksa Mia,”kata Tomas. Jem langsung berjalan masuk dan melihat Mia yang sudah membuka mata. Jem menghela nafas dan langsung melihat ke arah Mia yang mulai memeriksa.
“Bos lain kali ngomongnya dengan jelas ya jangan membuat orang lain khawatir,”kata Jem yang sudag memeriksa kondisi Mia dan keluar. Mia yang tersenyum melihat Tomas yang khawatir dengan dia.”Ayah kenapa bisa ada disini?,”kata Mia.
“Aku mendapatkan kabar kalau kamu sedang ada dirumah sakit,”kata Tomas.
“Sekarang aku baik-baik saja jadi tidak usah khawatir. Ayahkan sudah melihat aku kalau aku baik-baik saja bukan,”kata Mia yang tersenyum.
__ADS_1