Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 217


__ADS_3

Sem yang mengantar Adi ke rumahnya saling berbincang satu sama lain.” Hai Adi kenapa kamu bisa tahu tentang kakak. Apa kamu tidak takut dengan kakak? Setelah kamu mengetahui identitas kakak,”ucap Sem.


‘Takut untuk apa kak. Aku mah biasa saja, tapi kak bisa rahasiakan apa yang kakak lihat tadi,”ucap Adi sambil menghentikan langkah kakinya.


“Tentu saja tapi kenapa kamu bisa melakukan itu tanpa ragu. Kamu itu masih anak-anak,”kata Sem.


“Kenapa aku melakukannya ya. Aku tidak tahu kenapa?,”ucap Adi yang wajah murungnya.


“Ini rumahku kakak. Terima kasih ya kak sudah mengantar,”kata Adi yang berjalan lewat tangga yang dia buat menuju kamar. Sem yang melihat sedikit terkejut dengan sikap Adi.”Apa anak itu kabay dari rumah atau jalan-jalan di tengah malam dengan sembunyi-sembunyi,”ucap Sem yang tidak mengerti dengan anak yang dia ketemui.


Adi yang sudah kembali ke rumah sementara Sem yang masih saja melihat anak itu seperti kehilangan kasih sayang. Sem awalnya tidak ingin tahu apa yang terjadi dengan Adi. Tapi melihat Adi yang terlihat berbeda membuat dia ingin bertanya pada anak itu. “Apa anak itu memiliki masalah,”ucap Sem dalam hati. Sem yang pergi dari tempat itu mencari tahu tentang Adi sudah beberapa bulan dia mencari tahu baru dia tahu kondisi Adi.


“Sudah lama aku tidak bertemu dengan ank itu. Aku ingin berkunjung ke rumahnya,”kata Sem yang jalan pergi ke rumah Adi. Tapi yang dia lihat ada rumah anak itu kedatangan seorang berbaju hitam. Sem yang tidak tahu dengan orang itu mencari Adi. Tapi dia tidak melihat anak itu, sampai dia menemukan di kantor polisi.


“Siapa orang tadi tapi melihat dari pakaiannya seperti mencari Adi. Apa itu adalah orang dari wnaita yang membunuh ibu dari Adi,’”kata Sem setelah mencari tahu. Setelah kejadian malam itu Adi juga pergi keluar.


Sem yang awalnya tidak khawatir dengan anak itu menemukan dia duduk di taman. “Adi. Apa kamu baik-baik saja?,”ucap Sem yang mendekat.


“Kak kenapa kamu bisa ada disini?,”kata Adi melirik Sem. Tapi Sem yang melihat Adi terlihat berbeda.”Apa kamu mendapatkan masalah dengan wanita yang mencari kamu?,”ucap Sem yang langsung ke inti masalahnya.


“Kurasa kakak sudah mencari tahu tentang diriku ya,”kata Adi yang tersenyum.”Maaf jika kamu mau aku bisa menjadi kakak kamu. Jika kamu membutuhkan bantuanku,”kata Sem sedikit malu.


“Kenapa kakak mau membantu Adi yang belum lama ini. Apa kakak kasihan dengan diriku?,”ucap Adi dengan tajam. Sem yang melihat tatapan Adi yang tajam hanya duduk saja.”Percuma saja jika kamu menatap aku seperti itu, tidak ada gunanya,”kata Sem yang tersenyum balik.


“Kakak emang hebat ternyata ya. Aku suka dengan kakak,”ucap Adi yang merasa puas.

__ADS_1


“Apa kakak mau menjadi bagian dari keluraga anggota khusus yang aku miliki,”ucap Adi.


“Anggota khususu. Apa itu?,”ucap Sem yang belum tahu.


“Itu adalah organisasi yang sedang aku kembangkan. Kurasa bukan seperti itu tapi organisasi yang sedang aku buat. Anggota khusus dengan berbagai jenis profesi yang bisa diandalkan seperti kakak,”kata Adi menjelaskan.


“Boleh jika kamu mau membayar diriku dengan harga mahal,”kata Sem.


“Itu ma mudah saja. Tapi karena kakak sebagai seorang mata-mata aku ingin kakak mengumpulkan banyak orang untuk mencari informasi dari berbagai kalangan. Tapi sebelum itu kakak harus berlatih dulu di pulau yang sudah aku miliki,”kata Adi.


“Pulau,”cuap Sem yang sedikit bingung.  Adi memberikan sebuah dena pulau dimana lokasi pulau tersebut.”Pulau ini,”kata Sem. Adi hanya menganggu saja sampai mata Adi melihat ke arah langit.


“Adi kenapa kamu selalu di kejar oleh wanita yang bernama Cita,”kata Sem.


“Kenapa aku dikejar karena dia tidak suka dengan diriku. Tapi dari pada kakak tanya tentang diriku. Ini ada hadiah untuk kakak sebagai hadiah awal anggota khusus,”kata Adi yang tersenyum ramah dihadapan Sem.


“Hai Sem,”ucap Blue yang menghampiri Sem yang sedang membaca buku Adi.”Blue kenapa kamu ada disini?,”kata Sem yang sudah selesai membaca bukunya.


“Aku juga ingin membaca buku milik Adi,”kata Blue. Sem yang memberikan buku itu kepada Blue dan melihat sekelilingnya.”Red apa dia menangis,”ucap Sem.


“Kamu kira bagaimana? Kita semua merasa kehilangan seorang yang berharga bukan,”ucap Red.


“Kamu juga ya,”kata Sem yang menatap langit.”Apa yang sedang kalian bicarakan,”kata Odi.


“Odi kenapa kamu keluar,”kata Sem.

__ADS_1


‘Kita sudah sepakat untuk meninggalkan tebing. Kita akan kembali ke pulau,”ucap Odi.


“Jadi kita melepaskan Adi ya sekarang,”ucap Red dari belakang mereka.


“Iya,”kata Prita bersama dengan kawan yang lain.”Mungkin ini adalah keinginan dari Adi. Dia juga sudah bahagia bersama dengan ibunya bukan,”kata Mizan.


“Kurasa iya,”kata mereka yang kenal baik dengan Adi melihat langit.


“Tapi kurasa tidak hanya kita saja yang merasa kehilangan,”kata Seta.


“Apa maksud kamu Seta,”ucap Robin. Seta yang memberikan arah dimana ada kapal dari anggota khusus diatasnya adalah para ras.”Kurasa mereka juga merasakan kalau hawa keberadaan Adi sudah menghilang,”kata Mizan.


“Anak itu emang baik. Tapi anak itu tidak beruntung pada masa ini. Karena dia selalu menderita,”kata Mon. Untuk terakhir kalinya mereka menatap teping. Kemudian mereka mulai pergi menjauh dari tebing sementara kapal yang lain juga ikut mengikuti mereka. Perjalanan menuju pulau yang membutuhkan tiga hari untuk sampai.


Sementara di pemakaman para paman penggemar yang sedang berkunjung melihat makan Mia. “Sudah lama ya Mia kita tidak bertemu,”ucap paman progemer.


“Apa kamu sekarang sudah lega di sana. Anak kamu sangat hebat Mia, mungkin dia sekarang sedang berlari menuju pelukkan kamu di sana,”kata Mafia.


Para penggemer yang terdiam dibawha air hujan dengan cuaca mencung. Tapi tidak disangka anggota khusus yang tadinya ingin pulang ke pulau ingin singka sebentar pergi ke makam Mia. Ibu kandung dari Adi. Mereka berdua saling bertemu antara para penggemar dan anggota khusus yang sudah lebih dulu ada di makan Mia.


“Kurasa kita kedatangan tamu yang tidak di undang,”ucap mantan tahanan yang merasakan kehadian beberapa orang. Para penggemar yang melihat ke belakang dan mereka saling bertatapan.”Kurasa sudah ada para paman datang ke sini,”ucap Rabbit.


“Kurasa kalian datang di tempat yang salah,”ucap tentara. Mereka berdua yang tidak saling kenal tapi ada beberapa orang yang mengenal mereka yaitu Rabbit.


“Sudah kenapa kalian bertikai ditempat ini. Apa kalian ingin membuat Adi marah dengan kalian,”ucap Rabbit.

__ADS_1


“Siapa juga yang membuat Adi marah,”ucap Mon yang berjalan dengan santai melewati mereka. Sampai di depan makan Mia Mon menaruh bunga didepan tulisan Mia. Anggota khusus yang tidak tahu kalau Mon sudah membawa bunga membuat mereka sedikit iri.”Hai Mon kamu teganya membawa bunga tidak bilang-bilang kepada kami,”kata Blue yang juga duduk dan memejamkan mata dan mendoaakan Mia bersama Adi bisa berkumpul bersama.


Semua anggota khusus yang tidak ingin ketinggalan juga datang satu persatu. Sementara para paman hanya melihat niat mereka yang baik, tidak ingin mengganggu mereka yang mendoaakan Mia.


__ADS_2