Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 113


__ADS_3

Rey yang melihat dari luar jeruji dimana banyak budak yang dijual. Karena sedikit ragu dan masih tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh Rey. Rey menatap ke arah Roy yang juga melita sekelilingnya. Sedangkan paman organisasi yang melihat Adi tidak terkejut tapi melihat ke arah Rey dan Roy mereka seperti sedikit terkejut.”Adi apa kamu pernah ke sini sebelumnya?,”kata Paman Organisasi.


“Tidak pernah ini pertama kalinya kenapa paman,”kata Adi sambil melihat.


“Kamu tidak terlalu terkejut dengan budak yang ada disini. Tapi kamu terlihat santai. Apa kamu tahu tempat ini apa?,”kata paman Organisasi.


“Aku tahu atau tidak bukan ini sama saja dengan mereka yang mengincar nyawaku. Paman sudah tahu bagaimana mereka datang mencari aku hanya untuk membunuhku. Kenapa aku tidak terlalu terkejut dengan tempat ini karena Cita yang selalu mendapatkan musuh untukku,”kata Adi.


“Perubahan yang terjadi karena orang lain. Tapi kamu tetap akan menjadi diri kamu sendiri bukan,”ucap Paman Organisasi. Adi menoleh dengan senyum polosnya dan melihat kedua kakaknya yang sedikit syok dengan pemandangan yang mereka lihat untuk pertama kali.”Kak Rey dan Kak Roy tidak apa-apa,”kata Adi.


“Kami baik saja Adi hanya saja bagaimana mereka bisa masuk ke tempat ini dijadikan budak,”kata Roy.


“Mereka bisa ada disini karena utang atau juga bisa buronan yang dijual oleh beberapa orang,”kata Adi.


“Apa itu benar paman,”kata Rey.”Yang dikatakan Adi itu benar. Mereka datang karena untuk melunasi utang, hasil buruan, buronan, atau bisa juga orang yang berbakat yang dijual untuk kepentingan orang lain,”kata paman Organisasi.


“Jika seperti yang dikatakan oleh paman mereka tidak hanya manusia biasa saja yang ada disini,”kata Roy.


“Itu benar di ruangan ini dibagi menjadi tiga bagaian. Sedang, menengah dan tinggi. Harga juga sama sesuai dengan tingkatan di ruangan. Ruangan pertama ini adalah sedang dimana harga 1 juta sampai 5 juta saja. Untuk ruangan kedua ada di balik pintu itu,”kata paman organisasi menujuk ke arah depan.


“Aku tidak menyangka ada tempat seperti ini,”kata Rey.

__ADS_1


“Kalian yang baru saja mengenak dunia bawah tentau saja baru tahu. Jika paman yang sudah lama sudah mengetahui semuanya, termasuk bagaimana kinerja mereka,”paman organisasi


Saat Rey dan Roy yang berbincang dengan paman organisasi. Adi yang melihat satu sel jeruji dimana ada satu anak yang dijadikan budak. Adi yang melihat merasa ada yang aneh dengan anak itu, membuat Adi sangat tertarik. Adi yang meminta untuk dibukakan ruangan sel tersebut untuk melihat anak yang didalam. Adi yang masuk ke dalam berjalan dimana mata budak yang lain meliaht Adi. Adi yang tidak perduli tetap berjalan masuk ke dalam dan duduk didepan anak tersebut.


“Siapa nama kamu?,”kata Adi. Anak itu yang melihat dengan tatapan kosong,”Aku Seta.”


“Seta nama yang bagus tapi ada aura yang lain dari anak ini,”kata hati Adi.”Aku menginginkan anak ini apa bisa dibawa keluar,”kata Adi yang berjalan keluar. Sementara Paman Organisasi yang melihat Adi tidak ada mencari bersama dengan Rey dan Roy.


Roy yang melihat satu jeruji yang terbuka berkata.”Adi ada didalam sana,”kata Roy sambil menunjuk.”Apa,”kata paman organisasi yang sedikit terkejut.


Adi yang keluar dengan membawa satu budak bersamanya.”Adi,”kata paman organisasi yang sedikit gelisah.”Ada apa paman?,”kata Adi.


“Aku baik saja, mereka tidak akan bisa menyentuhku. Karena mereka akan mati jika menyentuhku tanpa berpikir panjang,”kata Adi dengan tajam melihat ke arah para budak dengan dingin.


“Paman tidak usah khawatir karena Adi akan baik-baik saja. Dia selalu seperti itu, tapi dia akan baik saja,”kata Rey.


“Klaian berdua seperti mengenal adik kalian dengan baik,”kata paman organisasi.


“Tidak juga kadang kami harus mencari tahu dulu sebelum bertindak. Kadang Adi juga membuat kami gelisah. Tapi kami sudah terbiasa,”kata Roy dan Rey secara bergilir.


Paman organisasi yang melihat Adi dengan satu orang anak disampingnya.”Adi apa anak itu yang kamu beli,”kata Rey.

__ADS_1


“Dia Seta budak yang aku beli. Tapi aku masih mau mencari yang lain. Tapi kurasa bukan di sini di ruangan lain mungkin,”kata Adi.


“Kalian berdua ada yang ingin kalian ambil,”kata Adi.”Tidak ada,”ucap Rey.”Aku juga tidak tertraik di sini. Bagaimana jika kita masuk ke dalam ruangan lain?,”kaya Roy.


“Kalian bertiga,”ucap paman organisasi.”Ada apa paman, kami tidak melakukan apa-apa loh,”kata Rey.


“Benar kalian tidak melakukan apa-apa tapi sikap kalian membuat paman khawatir,”ucap paman organisasi. Mereka berempat masuk ke ruangan kedua dimana ruangan ini harga jual untuk budak adalah 5 juta sampai 10 juta. Sementara Seta yang akan di tinggal untuk melakukan pemeriksaan dan pembuatan nama identitas yang baru.


DI ruangan menengah ini Adi bersama dengan kedua kakaknya yang merasakan ada aura pembunuh yang sangat kuat. Rey dan Roy yang melihat bersama tersenyum dan mereka masuk di salah satu ruangan sel yang berbeda untuk bertemu dengan aura yang membuat mereka berdua tertarik.”Kalian berdua mau kemana?,”ucap paman organisasi yang melihat.


“Ada apa paman, paman terlihat gelisah,”kata Adi yang melihat.”Bagaimana tidak gelisah Rey dan Roy masuk di dalam sel dan ruangan ini sangat berbeda dengan ruangan pertama kamu masuk. Paman khawatir kalau mereka akan mendapatkan masalah. Lihat mereka semua yang menatap Rey dan Roy saat masuk ke dalam,”kata paman organisasi.


Adi hanya menghela nafas saja dan melihat arah yang mereka tuju adalah seorang buronan tentara dan satu seorang pembinsnis yang bangkrut. Adi yang melihat dari luar hanya bisa berpikir.”Paman bukan yang di incara oleh Rey dan Roy di dalam itu adalah seangkatan dengan paman ya. Mantan buronan tentara yang sudah membunuh rekan mereka karena pembantaian yang tidak jelas. Sedangkan yang satu adalah mantan pembisnis yang bangkruut karena sudah dijebak oleh kelurga dan mencoba membunuh keluarga yang sudah membuat dia menderita,”kata Adi.


“Kurasa apa yang kamu katakan itu benar. Tapi kenapa mereka mengambilnya dan satau lagi apa kamu mengajarkan kedua kakak kamu berkelahi. Aura mereka berdua saat masuk awalnya tidak jelas tapi setelah diperhatikan mereka berdua memiliki aura yang sama seperti paman,”kata paman organisasi.


“Sama halnya dengan aku paman ada perubahan karena lingkungan yang tidak mendukung. Mereka berkembang dari situ, tapi mereka adalah sanga juara dalam semua lomba bela diri tingkat nasional dana internasional,”kata Adi.


“Lalu kamu sendiri juara dalam bagian apa?,”kata paman organisasi.


“Aku ma tidak ingin mencolok paman. Lebih baik santai dengan apa yang sudah ada saja. Tapi aku akan gunakan jika dalam kondisi tidak baik,”kata Adi. Rey dan Roy yang sudah keluar dengan membawa orang yang disukai oleh mereka berdua.”Siapa mereka kak?,”kata Adi.

__ADS_1


__ADS_2