
Cabang Aus yang hanya terdiam setelah dia menceritakan apa yang dia ketahui. Adi yang menghela nafas terdiam sampai Rey berkata.”Jika wanita itu ingin mengambil warisan yang dimiliki adikku. Kenapa dia harus membunuh Jordan, dan kenapa dia ingin mengambil apa yang dimiliki adiku. Yang selama ini tidak berhubungan dengan ayah kandungnya,”kata Rey.
“Cita takut jika rencananya akan diganggu,”kata cabang Aus.
“Jika aku tidak mengganggu rencana dia apa aku bisa selamat,”kata Adi yang sudah tenang. Cabang Aus hanya terdiam saja tanpa berkata. Tapi Adi yang tahu dengan wajah dia diam, kalau Cita tetap akan membunuh Adi untuk selamanya. “Sudahlah kita ganti topik saja hari ini, sudah cukup banyak informasinya,”kata Roy.
“Tunggu dulu kakak masih ada satu lagi. Ada berapa orang yang berpihak oelh wnaita itu untuk membunuh Adikku,”kata Rey. “Untuk jumlah aku tidak tahu tapi yang aku tahu ada beberapa wilayah dan negara yang mendukung renacana Cita,”kata Cabang Aus.
“Sudah samapi disini saja, tidak usah terlalu banyak untuk dicari. Sekarang kamu hanya ada dua pilihan. Pertama makan pil didepan kamu dan melupakan semuanya. Kedua kamu jadi anak buahku untuk mematai Cita,”kata Adi.
“Ohhh iya satu lagi jika kamu memakan pil pelupa kamu mungkin saja tidak akan ingat dengan diri kamu yang lama dan kamu akan menjalani kehidupan baru,”kata Adi.
“Apa benar ini bisa menghapus semua ingatanku,”kata cabang aus yang sedikit ragu dan melihat disekelilingnya. Tapi mata mereka yang serius berarti itu benar bisa mengubah dirinya.”Aku pilih kedua saja, tapi bagaimana dengan anak buahku,”kata Cabang Aus.
“Bawa dia pergi setelah kakinya sudah sembuuh bawa dia ke anak buahnya dan jangan lupa pasangkan jam itu di tangannya untuk hadiah,”kata Adi yang bersandar. Cabang Aus yang pergi meninggalkan ruangan dengan dibantu oleh bawahan Sato dan Ulta.
“Tidak aku sangka kamu tidak membunuhnya,”kata Galang.
“Untuk apa membunuhnya. Lebih baik manfaatkan saja dia untuk menambah anggota kita,”kata Adi.
__ADS_1
“Kamu mengambil anak buah orang lain untuk menambah anggota kita yang kurang,”ucap Ulta.
“Sekali mendayung mendapatkan dua pohon besar yang bisa dipetik tanpa bersusah payah,”kata Rey.
Setelah selesai mengintograsi mereka berbincang seperti biasa. Dimana mereka kadang bermain kadnag membahas rencana selanjutnya. Roy yang melihat ke layar ponsel sudah hampir sore.”Kita harus balik sekarang,”ucap Roy.
“Biarkan aku mengantarkan kalian bertiga,”ucap Ulta. Terima kasih ya kakak,”kata mereka bertiga yang layaknya seorang anak kecil pada umumnya.
Mereka semua keluar dari ruang bawah tanah dan pergi keluar sampai ditempat yang ramai Ulta membiarkan mereka pergi ke rumah sendiri. Adi, Roy dan Rey yang berjalan pulang bertemu dengan polisi Jo yang sedang berkeliling.”Rey, Roy Adi sedang apa kalian disini,kata Jo dari balik mobil.
“Kami habis main pak. Kenapa bapak polisi ada disini,”kata Rey.
“Tidak kami bisa pulang sendir. Jika kami pulang bersama anda, malah mama nanti khawatir kalau kita dalam bahaya,”ucap Roy.
“Baiklah, tapi hati-hati ya saat pulang. Jangan lewat gang yang sepi,”kata Jo yang menasehati.
Setelah berpisah dengan polisi Jo mereka bertiga kembali melanjutkan perjalan mereka. Hari yang panjang di sore hari mereka bisa santai dan tawa bersama dengan suasana yang nyaman. Sampai di depan rumah mereka masuk ke dalam dimana Jesi masih di toko karena ada pesenan yang datang. Karena ketiganya tidak ingin mengganggu mereka kadang melakukan sendiri dari mereka menyiapkan makan malam setelah membersihkan dirinya. Kerena Adi mandi yang terakhir dia menyiapkan makanan yang dia bisa buat.
Adi yang sedang memilih sayuran dan memotong dengan bumbu yang sudah ada. Karena baru setengah yang jadi Roy yang mandi dilantai bawah sudah selesai menggantikan Adi.”Sana mandi aku yang meneruskan,”ucap Roy yang membuka pintu.”Ok. tingga masukkan sayur dan membuat telur dadar,”kata Adi yang naik ke atas. Setelah mengambil handuk dan membawa pakaian adi turun lagi ke bawah. Dimana Adi langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
__ADS_1
Rey yang sudah selesai turun membantu Roy membuat makan malam.”Apa yang belum siap?,”kata Rey.
“Telur dadar,”ucap Roy. Rey yang mengambil telur siap dia membuat telur dadar. Semua yang bergantain dan bersama-sama membantu dalam mengurus rumah bersama. Saat Jesi sedang sibuk menjaga toko.
Selesai dengan makan malam mereka makan bersama setelah memanggi Jesi untuk makan. Kehidupan mereka yang santai dengan makan malam yang dibuat oleh putra Jesi. Selesai makan malam mereka bertugas untuk membersihkan tempat makan. Karena Jesi yang harus kembali ke toko. Selesai memberisihakn meja makan dan mencuci piring dan perlengkapan makan dan memasak. Mereka kembali ke kamar dimana mereka saling mengobrol satu sama lain. Malam tiba dimana mereka tertidur. Tapi Adi yang terbangun di malam hari melihat keluar jendela kamar.
Melihat di luar yang gelap dan tidak ada siapa-siapa. Adi melihat ke langit yang terbentang panjang yang tidak ada bintang dan bulan. Hanya ada hawa dingin, Adi yang membuka laptop melihat kondiisi malam di setiap tempat yang dipasang cctv.
Setelah beberapa lama melihat tidak ada yang perluh dikhawatirkan. Hanya sahat tinggal dua hari lagi mereka akan ujian. Dimana Adi yang bersama kakaknya sudah siap, tapi setelah ujian mereka mungkin akan mendapatkan masalah lagi.”Apa yang aku akan temukan nanti ya,”kata Adi. Sambil melihat ke arah belakang dimana kedua kakaknya yang sudah tertidur pulas. Adi yang berdiri dan menutup pintunya lagi dan kembali menuju kasur untuk tertidur.
Adi yang tertidur pulas dan nyaman membuat dia lupa akan semua yang terjadi. Hari yang panjang dan tidak tahu kapan semua itu akan selesai. Di tempat lain cabang aus yang sedang melaksanakan perawatan mendapatkan tamu.”Bagaimana kondisi kamu?,”kata Shep.
“Shep kenapa kamu bisa ada disini?,”ucap Aus yang tidak tahu kalau Shap ada di sini.
“Kenapa kamu terkejut seperti itu. Aku sudah menjadi bagian dari kelompok Adi,”kata Shep.
“Apa bagaimana mungkin bukan kamu tidak ditugaskan untuk membunuh Adi bukan,”kata Aus.
“Apa yang kamu katakan itu benar Shep tidak membunuh Adi. Tapi Adi yang mencari dan merecrut dia secara pribadi,”kata Elang.”Bagaimana anak itu bisa mereckrut kamu Shep?,”kat Aus yang tidak percaya.”Bagaimana aku bisa masuk ke sini ya. Itu tanyakan saja pada wania itu yang sudah berbohong,”kata Shep.
__ADS_1
“Cita berbohong apa maksud kamu,”kata Aus. Sato datang dari belakang dan memberikan informasi yang sudha diselidiki tentang apa yang dilakukan oleh Cita di belakang mereka kecuali AS. Aus yang menbca data yang diberikan merasa sedikit terkejut dengan apa yang dia baca.”Ini tidak mungkin, kalian pasti berbohong. Shep kamu hanya diperalat oleh mereka saja. jangan percaya dengan semua ini,”kata Aus.