Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 163


__ADS_3

Rey melihat Jordan yang segera pergi dari tebing. “Pergi sekarang,”ucap Elang.


“Tunggu dulu aku ingin melihat matahari senja datang,”kata Rey yang duduk di dekat tebing. Elang hanya bisa menuggu sampai matari muncul karena memang sudah waktunya. Pagi akan datang dimana hari baru akan dimulai. Rey yang melihat sinar cahaya marahari yang menyinaei laut yang keemasan dengan awan yang mulai terlihat jelas. Indah dengan cahaya yang datang dengan hari yang baru.


“Adi kita akan bertemu lagikan,”ucap Rey yang beriri.


“Kita pergi sekarang,”kata Rey yang melangkah menjauh dari tebing. Di ikuti oleh Elang sampai didalam mobil mereka masuk dan menuju ke rumah sakit. Dimana Roy yang bersama dengan mama Jesi yang sedang dalam pemulihan. Karena masih dalam hari libur sekolah selama seminggu lagi. Roy bisa menjaga Mama Jesi.


“Kenapa anak itu belum kembali juga,”ucap Roy yang sedang menuggu Rey. Tapi saat Roy menuggu Guntur dan Satya bersama dengan orang tuanya datang.”Bibi paman, Satya Guntur kenapa kalian ada disini,”kata Roy yang membuka pintu.


“Kami datang untuk melihat orang tua kamu. Apa dia baik saja?,”kata bibi Guntur.


“Mama sedang istirahat. Ayo masuk,”ucap Roy. Sampai mama Jesi memanggil Roy yang membuat Roy melihat ke arah mama Jesi.


“Mama sudah bangun,”kata Roy yang menghampiri.


“Jesi bagaimana mana kabar kamu apa baik saja,”kata bibi Guntur.


“Aku baik saja, terima kasih sudah mau datang melihat saya,”kata Jesi yang melihat orang tua dari Satya dan Guntur datang menjengung Jesi.


Mereka saling mengobrol sampai Rey datang membawa pakaian dan makanan untuk mereka.”Maaf kakak aku baru datang,”ucap Rey yang mebuka pintunya.Di belakang ada Elang yang mengikuti. Sampai Satya berkata,”Rey kemu dari mana saja. Kita tadi tidak melihat kamu.”


Rey yang melihat ada kawannya dan orang tuanya dari kawannya membuat dia sedikit terkejut  dengan ramah Rey menyapa mereka sampai mama Jesi melihat Rey.


“Kamu dari mana saja Rey dari kemarin baru pulang sekarang,”kata Jesi yang tidak melijat Rey dari kemarin.


“Maaf ma kemarin malam saat mama tidur aku bali bersama kak Elang meletakkan barang bawaan dari karyawisata. Dan ini ada buah yang kami beli, kata dokter mama boleh makan buah kok,”ucap Rey.


“Tapi kenapa kamu tidak bilang kepada mama kemarin,”kata Jesi.

__ADS_1


‘Aku minta izin ke kakak karena mama tidur aku tidak mau mengganggu mama  jadi ke kakak saja aku minta izin. Sekarangkan aku ada disini untuk apa mama khawatir,”kata Rey.


“Tapi Adi apa masih belum datang Rey Roy,”kata Jesi yang ingin bertemu dengan Adi.


“Emangnya kemana ada,”kata paman Satya.


“Adi ya,”ucap Rey yang menatap ke arah Roy.


“Mungkin saja dia bersama dengan kakek dia Tomas. Kalau tidak melihat kondisi dia,”kata Satya.


“Emangnya ada apa dengan Tomas,”kata Jesi yang tidak tahu kabarnya.


“Ohhh iya aku belum cerita kepada mama. Saat kami karyawisata kalau Adi mendapatkan kabar dari paman kalau Tomas masuk ke rumah sakit. Jadi Adi berkunjung melihat dia sampai pindah rumah sakit,”kata Roy yang sedit membuat cerita kebohongan dan sedikit kejujuran.


Jesi yang tidak terlalu curiga sampai siang datang dimana orang tua Satya dan Guntur bersama dua kawannya pergi karena segera ingin pulang. Membiarkan Jesi untuk istirahat kembali, Roy yang mengantarkan mereka berempat sampai didepan gedung rumah sakit.


Setelah mengantarkan mereka Roy kembali ke ruangan. Dimana Rey sedang membelah strowberi yang dia beli kepada mama Jesi.”Bagaimana ma enak tidak?,”kata Rey yang telah selesai memotong buahnya menjadi kecil.


“Kebohongn apa yang dimaksud mama,”kata Rey yang tidak ingin mengatakan soal Adi.


“Cepat katakan kepada mama. Dimana Adi sebenarnya. Apa dia baik saja?,”kata Jesi yang segera ingin tahu. Tapi Roy yang sudah sampai di balik pintu mendengar perkataan mama Jesi yang segera masuk.


“Kami akan menceritakan kepada mama. Tapi bukan sekarang, kami ingin mama segera kembali sehat, pasti Adi juga berpikir seperti itu,”kata Roy yang berjalan ke arah mereka berdua. Jesi hanya bisa terdiam melihat kondisi dia yang membuat mereka melihat ke arah putranya yang masih gelisah dengan sehatan dari dirinya.


“Baiklah mama akan menuggu sampai mama kembali sehat,”ucap Jesi. Pada saat yang sama Rey dan Roy memeluk mama Jesi.


Sementara di tempat Adi yang sudah ada dipulau hanya melihat kondisi rekan mereka yang sudah berkemabang. Adi yang pergi ke rumahnya yang ada di pulau yang selalu dijaga berish. Tapi sampai di rumah Adi kedatangan informasi kalau setelah Adi pergi keluarga Jesi diserang oleh Cita.


“Wanita itu ternyata melakukannya, tidak tahu kata terima kasih,”ucap Adi yang kesal melihat keluar jendela kamar.

__ADS_1


“Kenapa kamu,”ucap wakil dari Adi. “Rabbit kenapa kamu ke sini. Apa urusan kamu sudah selesai,”kata Adi.


“Tentu saja sudah makanya aku datang ke sini melihat Adi kecilku,”kata Rabbit.


“Apa kamu terluka Adi,”kata Robin.


“Aku baik saja karena Mizan dan Seta yang datang tepat waktu,”kata Adi.


“Baguslah karena kamu sudah kami pindahkan sekolahannya di negara K di wilayah b 1,”kata Rabit.


“Ok, terima kasih. Untuk identitas bagamana?,”kata Adi.


“Identitas kamu tetap sama hanya wajah kamu yang berbeda. Apa lagi disana ada Prita yang membuka cabang usahanya disana. Jadi kamu akan aman saja di wilayah Prita,”kata Robit.


“Baguslah. Tapi untuk sekarang aku akan melihat perkembangan organisasi kita sampai mana dan usaha yang kita miliki,”kata Adi yang mulai bersikap dewasa untuk menangani sistem organisasi dan usaha yang sudah dia buat selama ini.


“Tapi apa kamu tidak masalah datang ke sini. Bagagaimana dengan keluarga kamu,”kata Rabbit.


“Tidak usah khawati karena mereka sudah melakukan tugas dengan baik,”kata Adi yang tidak terllau gelisah dengan keluarga jesi. Karena ada orang Adi yang sudah terpilih untuk menjaga mereka saat Adi tidak ada.


Apa lagi dengan dia dinyatakan sudah mati oleh Cita Adi bisa melakukan apa saja yang dia inginkan tanpa ketahuan.”Tapi bagaimana orang yang dibalik Cita apa sudah tahu tujuan mereka membuat aku menderita,”kata Adi.


“Maksud kamu organisasi Black ya, meraka bergerak saat hendak ingin membunuh Rey dan Roy. tApi sudah dihalangi oleh orang kita,”kata Rabbit.


“Jadi mereka sudah mulai muncul ya, terus awasi mereka jangan sampai mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Aku tidak ingin mereka menang begitu saja,”kata Adi yang dingin.


“Aku tahu kalau mereka itu tidak suka dengan kamu yang akan mendapatkan pulau terlarang itu. Tapi kenapa dia selalu bersikap dingin kepada anak kecil seperti kamu. Apa yang membuat dia harus membunuh kamu,”kata Rabbit yang berjalan ke arah Adi.


“Itulah yang ingin aku ketahui, kenapa sampai ibuku harus terbunuh oleh Cita sampai aku sendiri dalam bahaya karena Jordan,”kata Adi.

__ADS_1


“Ohh iya bicara tentang Jordan kalau orang itu datang dihadapana kelurga Jesi saat kecelakaan dan pada musuh datang dia ada ditempat kejadian,”kata Robin.


“Untuk apa sampai Jordan datang ke sana,”kata Adi yang merasa sedikit tidak perduli.


__ADS_2