Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 30


__ADS_3

Mia yang menaikia pesawat menuju negara tetangga menjalin kehidupan baru. Tapi tanpa disadari oleh Mia kalau saat waktu itu Jordan melakukan dengan Mia. Memberikan hadiah benhi janin didalam perut Mia. Tapi Mia yang belum tahu akan kehadiran sang buah hati itu. Hanya ingin hidup damai di rumah barunya. Diperjalan yang panjang dan melelahkan Mia pergi dari negaranya untuk memulai hidup yang baru.


Mia yang sudah duduk di kursi penumpang sampai ada pemberitahuan oleh pramugari kalau pesawat akan lepas landas. Mia yang senang kalau dia akan bisa menjalani hidup yang baru. Tapi Mia yang sudah senang karena dia bisa bebas. Tapi saat pesawat sudah di atas langit yang indah dan menawan. Mia yang membawa selembar kertas selalu menulis momen indah ini untuk dijadikan satu karangan yang indah.


Sampai di atas langis dengan ketinggian di atas laut dibawa pesawa. Pesawat mengalami kerusakan yang membuat semua terkejut. Semua penumpang merasa gelisah, tapi pramugari yang tenang menenangkan para pemunpang. Mia yang juga takut dan gelisah hanya bisa duduk menuggu hasil yang diberikan oleh pilot dan pramugari.


Mia yang tidka tahu bisa merasakan kejadian yang sama dengan orang tuanya. Tapi dia tidak tahu kalau dia akan mengalami kejadian ini saat dia mulai hidup yang baru. Karena kondisi tidak baik salah satu sayap pesawat mengalami kerusakan sampai mengeluarkan api. Semua penumpang yang melihat hanya cemas dan pasrah dengan apa yang akan menimpa mereka.


Mia yang sudah meneguhkan hatinya jika dia akan mengakhir dengan kecelakaan yang membuat dia kehilangan orang tuanya.”Mungkin ini takdir,”ucap Mia. Sampai penumpang disampingnya juga melihat Mia yang sudah meneguhkan hatinya.


“Apa anda tidak takut nona?,”kata Penumpang disampingnya.


“Takut. Tapi mau bagaimana lagi sudah terjadi,”kata Mia yang tersenyum.”Itu benar juga,”kat apenumpang disampingnya. Sampai pesawat tidak bisa dikendalikan pesawat jatuh dari ketinggian. Mia dan para penumpang hanya bisa pasrah dikesempatan terakhir ini Mia melihat langit saat dan jauh. Benturan yang keras menghantam air laut membuat semua pesawat dan para penumpang jatuh ke dalam dasar laut.

__ADS_1


Mia yang awalnya tidak sadarkan diri sampai dia bermimpi mendengar suara ayah dan ibunya untuk bangun. Mia membuaka matanya dan sudah ada di dalam laut. Dengan tenang Mia membuka pengaman yang mengikat tubuhnya dikursi. Sementara penumpang disampingnya yang sudah tidak sadarkan diri mencoba membangunkannya . Tapi tidak ada respons dengan oksigen yang dimiliki Mia yang terus berkurang.


Mia mencoba melepaskan diri dan mencoba berenang naik ke permukaaan. Dengan tubuh yang lemah setelah Mia selesai operasi harus merasakan dinginnya air laut dasar. Mia berenang sampai dai melihat cahaya yang membuat dia senang. Mia terus berenang melewati semua puing-puing sisa pesawat yang sudah rusak.


Mia yang berusaha untuk terakhir kalinya melawan rasa dingin dengan tubuh yang lemas. Mia yang melihat secari cahaya terus berenang dengan sisa oksigen yang dia miliki naik ke tas permukaan. Di titik terendah Mia yang sudah hampir sampai bisa menghirup udara. Terengah-engah Mia yang mencoba tenang dengan arus air laut yang membuat Mia harus bertahan lagi.


Mia yang selalu merasakan rasa yang menyedihkan di awal sampai akhir dia harus bisa bertahan dengan kondisinya. Mia melihat sekelilingnya tapi semua yang dia lihat hanyalah puing-puing pasawat dan orang yang sudah tiada. Mia yang mencari sepuing pesawat yang bisa membuat dia membantu dia mengapung.


Karena Mia sudah lelah dan dingin, tapi di saat terakhir ini Mia hanya ingin melihat orang tuanya. Tapi Mia yang berharap itu tidak di izin kan oleh alam untuk pergi pergi begitu saja. Mia mencoba melihat sekitar dia tidak ada yang bisa membuat dia bisa bertahan hidup.


Sampai dia melihat satu kapal besar. Mia yang tidak tahu milik siapa dia mencoba berteriak meminta  tolong ke arah kapal itu. Tapi tidak ada respons tapi Mia mendengar suara tembakkan. Mia yang melihat dari juah ada seorang yang jatuh dari kapal dan kapal mulai menjauh. Mia dengan bantuan kayu yang membantu dia berenang menuju ke arah orang yang terjatuh tersebut.


Mia yang melihat ornag terapung mendekaainya sampai di melihat seorang lekaki yang hampir mendekati umut 50-an. Mia yang tidak tahu siapa orang itu karena darah yang keluar dari tubuhnya. Mia mencoba menaikan lelaki itu ke atas kayu yang dia bawa. Mia yang mencoba menolong dihari terakhirnya. Dalam hati Mia selalu bertanya apa aku bisa hidup, tapi di saat kritis ini aku masih sempat saja membantu orang yang tertembak pistol.

__ADS_1


Mia yang tidak tahu harus bagaimana hanya bisa menuggu sampai bala bantuan datang. Tapi Mia mencoba mencari alat komunikasi yang bisa dia gunakan yang dibawa oleh lelaki yanga da didepannya. Mia yang mengeledang tubuh lekaki itu sampai dia menemukan satu alat komunikasi. Tapi Mia tidak tahu bagaimana menggunakannya.”Bagaimana menggunakannya?,”ucap Mia yang sudah kedinginan.


Tubuhnya yang sudah melemas dan dingin ditubuhnya terasa di tubuh mia sampai ketulang. Mia yang mencoba melihat sekitar dia apa yang dia bisa dapatkan untuk menolong lelaki itu. sampai dia melihat satu kota seperti kota P2K. Mia berenang sambil mendorong kayu yang diatasnya lelaki itu.


Mia yang mencoba bertahan sampai di mendapatkan kota P2k yang terapung saat pesawta terjatuh atau juga saat benturan tadi. Mia mencoba menahan rasa sakit yang dai rasakan. Karena rasa sakit ini adalah teman yang selalu menyertai Mia saat dia bersama dengan Jordan atau saat dia ditinggalkan oleh orang tuanya sampai penyakitnya.


Mia membuka kotak P2K yang dia dapatkan melihat apa yang bisa membantunya. Tapi tidak terlalu banyak bisa membantunya. Mia yang masih bersandar dikayu dengan kaki mencoba bertahan di dalam air yang dingin. Wajah Mia yang pucat dan dingin merasuki tubuh dan tulangnya sampai dia mencoba menggerakkan tubuhnya mencoba menolong lelaki di depannya.


Mia melihat ada pisau dan gunting didalam. “Kurasa aku harus mengambil peluruh didalam tubuh lelaki itu,”ucap Mia.


Melihat sekitar tidak ada yang bisa membantu Mia hanya melihat kedepan dengan percaya diri. Mia yang di dalam air mulai membuka pakaian lelaki tersebut dan melihat dengan seksama. Sampai Mia menyubek tubuh itu dengan perlahan dengan tangan dinginnya Mia mencoba tenang. Sampai di kulit terdalam Mia melihat peluruh dia ambil dengan gunting dengan perlahan.


Mia yang mencoba tenang dan berkonsentrasi di dalam air menyelamatkan orang. Sementara dia juga butuh diselamatkan. Tapi bagaimana juga hati mia yang polos hanya bisa membantu dengan pengetahuan yang dia miliki. Sampai peluruh bisa diambil Mia mencoba menutup lagi luka yang dia buka. Sampai Mia mulai menjahit perlahan walaupun tangannya bergetar karena kedinginan. Selesai menutup luka yang dibuka Mia membaluyt dengan kain kasa yang ada. Tapi tidak bisa sampai menyeluruh Mia hanya bisa menempelkan kain kasa dan kapas agar lukanya tertutup.

__ADS_1


Disaat Mia selesai alat komunikasi yang dibawa lelaki itu berbunyi. Tapi Mia mencoba bicara kalau dia ada di laut dan lalaki itu tidak sadarkan diri.. Mia yang tidak tahu apa suaranya tersampaikan karena Mia tidak bisa menggunakan alat komunikasi yang dibawa oleh lelaki didepannya.


__ADS_2