Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 139


__ADS_3

Galang yang menggendong Adi tertidur di perjalanan menuju Cafe. Satya pertanya kepada Roy dan Rey tentang paman penggemar dan Ibu kandung Adi. Ulta dan Galang yang juga penasaran ikut bertanya juga.”Kaliankan kakaknya Adi, apa benar orang tadi itu adalah paman Adi,”kata Satya.


“Benar tapi beda kedudukan. Mereka selalu menjaga Adi setelah ibu kandung Adi meninggal. Aku tahu mereka ada itu karena ibu kandung Adi. Yang bernama Mia Sarawati yang menurupakan seorang penulis dengan kehidupan yang menyedihkan,”kata Roy.


“Menyedihkan bagaimana Roy,”kata Galang.


“Itu karena Ibu kandung Mia yatim piatu saat dia SMP kalau tidak salah orang tuanya mengalami kecelakaan pesawat. Dan Mia ibu kandung Adi harus bisa membutuhi kehidupan seharinya dari menulis dan menjahit. Tapi ada juga suatu ketika Mia mendapatkan musibah dia kangker Otak. Saat dia menikah dengan ayah kandung Adi dia juga disiksa. Mia tidak diberi jatah uang untuk kehidupannya. Mia yang berusah memenuhi kebutuhannya menghasilkan uang dari novel yang dia buat uang itu dia gunakan untuk keseharian dan membiayai obat penyakitnya. Menurut kalian bagaimana sudah sakit disiksa karena wanita yang bernama Irma yang sudah mati. Ayah kandung Adi membenci Mia karena Mia dituduh membunuh Irma kekasihnya,”kata Roy.


“Bagaimana bisa, tapi apa benar Mia membunuh pacar dari ayah kandung Adi,”kata Satya.


“Tidaklah itu karena ayah kandung Adi yang posesif dan keras kepala dan tidak mau menerima kalau yang membunuh Irma adalah orang lain. Tapi melampiaskan semuanya kepada Mia,”kata Rey.


“Jordan yang tidak memiliki hati Mia yang sakit disiksa sampai akhirnya teman dari Jordan itu membantunya kabur dari rumah itu. Tapi apa yang didapatkan Mia sudah memar dengan dia ditemukan didalam kamar mandi yang dingin ditambah lagi penyakitnya yang kambuh,”kata Roy.


“Emang tidak punya perasaan dia,”kata Ulta.


“Jika aku jadi Mia aku tidak akan membantunya,”kata Ulta lagi yang kesal.


“Mau bagaimana lagi Cinta tidak bisa berpaling apa lagi cinta pertama yang indah. Apapun bisa dilakukan bukan,”kata Rey.


“Lalu apa hubungan Mia dengan para paman tadi Roy,”kata Satya.


“Kamu masih belum paham mereka adalah penggemar Mia yang diminta tolong oleh Mia untuk menjaga Adi. Jika nanti dia meninggalkan Adi untuk menyusul orang tuanya,”kata Roy.

__ADS_1


“Tapi bagaimana bisa mereka kenal dengan orang yang tidak biasa itu, kakaku juga bisa kenal dengan ibu kandung Adi,”kata Satya.


“Ini kamu lihat ini saja biar paham,”kata Rey yang memberikan judul novel yang terkenal. Satya yang melihat terkejut.”Novel ini adalah karya dari Ibu kandung Adi,”kata Satya yang tidak percaya.


“Iya mamaku juga menyukainya,”kata Rey.


“Pantas saja mereka menjadi pengemar dari Ibu kandung Adi,”kata Galang.


“Itu benar, tapi bagaimana ibu kandung Adi bisa mati,”kata Galang lagi.


“Soal itu bukan klaian sudha tahu kenapa Adi selalu dikejar oleh musuh,”kata Roy.”Jangan bilang kalau yang membunuh ibu kandung Adi adalah Cita,”kata Ulta.


Rey dan Roy menganggu sampai mereka didepan cefe mereka masuk dimana Adi diletakan di sofa.Sampai di cafe Yesa kembali dan melihat mereka sedang berbincang.”Kalian sedang membicarakan apa sampai serius itu,”kata Yesa berjalan mendekat.


“Dimana Adi sekarang,”kata Yesa. “Adi sekarang sedang tertidur,”ucap Rey.


“Kamu tidak bertanya bagaimana kami tahu kalau kamu mengenal ibu kandung Adi,”kata Rey.


“Itu benar juga ya,”kata Yesa yang duduk.”Tapi bagaimana kalian bisa bertahan dari musuh yang dibawa oleh Cita saat SD,”kata Yesa.


“Kamu tanya saat kamu SD,”ucap Rey.”Kami pergi melalui ruang bawah tanah yang terhubung ke pusat kota dan letaknya didepan kantor polisi,”kata Roy yang mengingat.


“Sudah kecil sudah mendapatkan serangan dari wanita ******. Tapi kalian bisa bertahan sampai sekarang, emang menarik,”kata Yesa.

__ADS_1


“Dimana para paman sekarang kak,”kata Rey.


“Mereka sudah kembali ke tempat masing-masing,”ucap Yesa. Setelah pembicaraan itu mereka kembali beristirahat. Sementara di tempat lain Cita yang tahu kalau Won gagal membunuh Adi membuat dia marah.”Kenapa kamu bisa gagal, hanya membunuh anak kecil saja tidak bisa,”kata Cita dihadapan Won.


“Kamu kira itu mudah jika tidak ada pengganggu. Kamu juga tidak bilang kalau ada organisasi tapak darah yang mendukungnya,”kata Won.


“Apa maksud dari ucapkan kamu Organisasi takap darah mendukung anak itu,”kata Cita yang tidak percaya.


“Kamu tidak tahu, kalau anak yang kamu ingin bunuh itu ada orang yang membantunya dan mereka adalah tapak darah. Orang brutal,”kata Won.


“Bagaimana mungkin anak itu bisa bersama dengan organisasi itu. Kenapa aku selalu gagal membunuh orang yang menyusahkan. Mia ternyaa kamu menyembunyikan identitas kamu setelah kamu mati,”kata Cita yang kesal.


“Ok untuk sekarang awasi saja tapi jika ada kesempatan bunuh anak itu. Apapun rencananya,”kata Cita lagi yang pergi dari Won.


Cita pergi dimana dia harus menenagkan dirinya. Tapi disaat dia sampai di rumah Cita menuju kamar dimana dia melihat ke arah teras. Sambil berpikir Cita bertanya kepada dirinya siapa yang membantu Mia selama ini selain Tomas. Kenapa sulit sekali untuk membunuhnya dan anak itu juga memiliki orang dibelakangnya. Cita yang berusah mencari tahu dengan mengumpulan semua informasi yang dia dapatkan untuk persiapkan dikemudian hari.


“Anak itu harus mati jangan sampai dia menggagalkan rencanaku seperti ibunya,”kata Cita dengan wajah dingin.


“Warisan itu harus menjadi milik Cahya,”ucap Cita lagi.


Cita yang mengubah renacananya setelah apa yang terjadi dengan orang dibelakang Adi bisa saja membuat dia kesusahan. Tapi dibalik keingan yang tidak berati Cahya yang saat itu sama dengan Adi masih kelas 3 SD merasa kalau ibu yang didepannya bukan ibu kandungnya. Karena Cahya merasa ada hal yang berbeda dengan ibu yang didepannya. Cahya yang merasa kalau ibunya yang sekarang tertalu rakus.”Apa benar aku anaknya,”kata Cahya yang membandingkan sifat dirinya dengan ibunya sekarang.


Tapi Cahya yang sudah mencari tahu dengan kedudukannya yang dia miliki menemukan kalau Cita bukan ibu kandungnya. Cahya yang diam-diam mencari ibu kandung aslinya tanpa sepengetahuan Cita. Tapi disaat dia mencari, ada anak buah Cita yang mengetahu klaia Cahya diam-diam menyembunyikan sesuatu. Tapi sebelum ketahuan Cahya menutupi pencariannya dengan dia menjalankan semua bisnis secara diam-diam.

__ADS_1


Karena itu juga yang dilaporkan oleh anak buah Cita adalah kalau Cahya diam-diam membangun bisnisnya sendiri. Cita yang mendengarnya merasa bahagia dengan kemampuan Cahya. Cita yang juga diam-diam membantu Cahya agar bisnis yang dijalankan Cahya bisa sukses. Kelak bisnis Cahya bisa membantu Cita nanti.


Tapi Cahya yang juga menjalankan dua bisnis disatu tempat tanpa ketahuan oleh Cita.”Mau mengambil jangan berharap, kamu yang telah memisahkan aku dengan ibu kandungku. Kamu akan tahu nanti akibatnya,”kata Cahya yang juga diam-diam tidak suka dengan Cita.


__ADS_2