
Satya yang mencoba menghubungi Adi di wilayah C. Tapi responsnya adalah negatif karena Adi tidak mengangkat telepon dari Satya.”Kenapa lagi dengan anak itu,”ucap Satya yang berdiri dari kursinya didepan meja belajar.
Di wilayah C Adi yang sudah selesai membuat sarapan makan dan menikmatinya. Segera dia berganti pakaian untuk pergi ke pelelangan bawah tanah. Dimana Rabbit sudah menuggu Adi diluar. Adi masuk ke dalam mobil dan mereka segera pergi ke pelelangan bawah tanah. “Bagaimana kabar mereka apa sudah ada hasilnya,”kata Adi.
“Sudah setengah dari mereka sudah dibinasahkan dan wilayah tambang sebentar lagi akan menjadi milik kita,”kata Rabbit.
“Kalian melakukan dengan menyembunyikan identitas kalian bukan,”kata Adi.
“Tentu saja kami menyembunyikan identitas kita. Tidak mungkin kita membuka jati diri kita kepada mereka yang tidak ada gunanya,”kata Rabbit.
Di perjalanan menuju pelelangan bawah tanah Adi yang bersama dengan Rabbit. Waktu terus berjalan sampai mereka sampai di tempat pelelangan. Yang berlokasi di hutan yang sudah tercemar dan dilarang siapapun masuk. Karena mereka masuk dengan jalur rahasia bagi pelangan pelelang bawha tanah. “Tunjukkan identitas kalian,”penjaga pelelang bawah tanah.
Rabbit menunjukan undangan mereka berdua. Yang sudah dicek mereka dipersilakan masuk ke dalam ruang lelang yang ada dibawah tanah. “Kurasa hari ini kamu akan bertemu dengan kedua kakak kamu dan paman kamu Putra,”ucap Rabbit.
Adi tersenyum saja sambil melihat jalan yang mereka lewati.”Tapi apa barang itu ada di pelelangan nanti,”kata Adi.
“Seharusnya ada,”kata Rabbit.
“Aku juga berharap begitu. Barang itu ada, jika tidak ada kita harus pergi ke tempat yang berbahaya itu lagi,”ucap Adi.
Mobil berhenti dimana Adi bersama Rabbit keluar dari parkiran dan menuju lif yang akan menghubungan ke bawah tanah. Dimana lokasi pelelangan berada dengan undangan yang mereka bawa untuk mengakses lift pelelangan. Di dalam lif Rabbit dan Adi berpapasan dengan salah satu pelangan. Tapi Adi yang tidak asing sudah bisa menebak kalau yang satu lift dengan mereka berdua adalah paman penggemar.
Tapi paman penggemer yang tidak mengenal Adi dengan wajah palsunya hanya bisa tersenyum. Sampai dering ponsel Rabbit berbunyi.Mata mereka semua tertuju ke arah Rabbit yang sedang mengangkat telepon.”Maaf jika mengganggu karena ada panggilan masuk,”kata Rabbit.
“Tidak masalah. Apa kalian berdua juga salah satu pengunjung di pelelangan bawah tanah,”kata Paman organisasi.
__ADS_1
“Itu benar karena baru saja kami mendapatkan undangan. Apa anda bertiga salah satu VIP di pelelangan bawah tanah?,”ucap Adi.
Rabbit yang mengangkat telepon kalau dari Blue kalau mereka sudah menguasai wilayah tambang dan membuat mereka ke laut. Untuk Toni sebagai ketua tim organisasi black sudah dikalahkan. Rabbit yang sudah menutup teleponnya melirik kearah Adi. Adi yang sedang berbincang dengan paman organisasi mendapatkan tatapan dari Rabbit. Adi sedikit melirik ke arah Rabbit yang memberikan isyarat kalau misi mengambil wilayah tambang sudah berhasil dengan Toni dan anak buah yang ada dilokasi tambang sudah mati.
“Kurasa bawahan kamu ingin memberitahukan sesuatu kepada kamu,”kata Organisasi mafia.
“Saya sudah memberitahukan apa yang saya ingin sampaikan. Jika kalian ingin berbincang silakan saya undur diri dulu,”kata Rabbit yang berjalan lebih dulu setelah lift terbuka.
“Bawahan kamu tidak sopan juga ya,”kata paman organisasi.
“Apa iya, bagi saya mereka bebes melakukan apa yang mereka inginkan asalakan mereka menjalankan tugas dan misi tanpa kegagalan,”kata Adi. Mereka berempat berjalan berdampingan keluar dari lift dimana mereka diperlihatkan para pendagang yang menjual produk mereka.
Ketiga paman yang merasa kalau orang disamping mereka sedikit sama dengan Adi. Membuat mereka tidak keberatan berdekatan dengan anak tersebut. Adi yang merasa ada tatapan lain membuat dia melihat ke arah ketiga paman.”Apa yang kalian lihat dariku. Aku tidak ada niat untuk membunuh kalian bertiga. Jika tidak ada yang lain aku akan pergi,”ucap Adi yang mencoba pergid ari rasa canggung yang dia rasakan.
“Apa perlu kita berkenalan jika kita adalah musuh atau juga bisa saja nanti kita adalah orang asing,”kata Adi.
“Putra,”ucap Rabbit dari arah yang berlawanan. Menghampiri Adi yang sedang bersama dengan paman penggemar.
“Ada apa Rabbit?,”kaa Adi.
“Mereka sudah ada dibawah, mau melihat,”ucap Rabbit. Adi yang hendak pergi membungkukan kepalanya kepada para paman dan segera meninggalkan mereka bertiga.”Kamu baik saja,”ucap Rabbit.
“Aku baik saja hanya saja mereka mungkin saja mengenal diriku dari insting mereka,”kata Rabbi.
“Putra kata,”paman bos pengusaha.
__ADS_1
“Kurasa kita sudah menemukan anak itu sekarang,”kata paman organisasi.
“Kurasa iya. Tapi kita harus mencari lebih lanjut bukan,”kata paman mafia. Sampai Rey dan Roy datang menghampiri paman penggemar.
“Apa yang kalian lakukan disini paman,”kata Roy.
“Benar itu apa yang kalian lihat di sana,”kata Rey yang juga melihat ke arah paman menatap. Hanya ada seorang punggung yang berjalan membelakangi mereka. Tapi dari postur punggug itu Rey meresa dia Adi. Tapi dia urungkan pikiran itu. Karena tidak mungkin Adi ada di sini. “Kenapa Rey,”kata Roy.
“Tidak kak, hanya melihat ke arah sana saja,”ucap Rey.
“Kalian berdua sudah datang ya,”kata paman bos pengusaha.
“iya. Tapi kenapa para paman di sini saja, tidak melihat-lihat,”kata Roy. Tapi para paman tidak berkata apa-apa sampai mereka merasakan sebuah getaran yang sangat terasa bagi pengunjung. Adi dan Rabbit yang juga merasakan saling bertatapan.”Rabbit coba kamu cari tahu dari mana sumbernya. Aku akan kebawah mencari budaknya,”kata Adi.
Mereka berdua pergi ke tempat yang berbeda untuk cepat pergi dari pelelangan bawah tanah, Rabbit yang mencari tahu tentang sumber getaran dan kucangan yang ada. Adi yang pergi ke pelelangan para budak yang ada dibawah. Setelah menunjukan bukti kartu Adi berjalan menuruni anak tangga.
Adi yang langsung pergi ke ruang bawah budak dimana rasa berbeda dikurung. Dengan kartu VIP hitam Adi bisa masuk kemana saja yang dia inginkan. TapI dengan kartu VIP hitam dia juga akan menjadi incaran banyak orang. “Apa anda ingin masuk ke ruang bawah dimana budak berada tuan,”kata penjaga.
Adi hanya tersenyum saja kepada penjaga yang kemudian mereka diantarkan ke ruang bawah. Yang berbeda dengan pelelangan budak diatas sebelumnya. Adi berjalan dibelakang penjaga budak menuntun mereka di bawah ruangan budak. Dimana Adi melihat ras yang berbeda yang sudah di ikat dengan besi dan rantai besi.
Melihat sekeliling itu Adi merasa prihatin dengan mereka yang terikat.”Kenapa mereka di ikat,”ucap Adi.
“Mereka di ikat agar tidak kabut atau menggunakan kemampuan mereka. Itu adalah pencegahan di pelelangan bawah tanah ini,”kata penjaga budak.
“Baik tuan ingin memilih yang mana budak yang ada di sini. Tuan anda harus tahu kalau hanya bisa mendapatkan 10 budak ras saja dengan harga di atas 100 juta ke atas,”kata penjaga budak. Adi yang berjalan melihat ke arah mereka dengan mata yang berhati-hati.
__ADS_1