
Adi yang sudah mengetahui kabar dari Tomas kalau dia sudah baik-baik saja. Hati Adi merasa tenang dan kembali menenangkan dirinya. “Kenapa kamu,”ucap ketua.
“Aku baik saja tidak usah khawatir. Lebih baik istirahat untuk besok, bukan besok kita akan ada kunjungan,”kata Adi. Adi bersama dengan yang lain beristirahat, tapi Adi yang terbangun dimalam hari melihat ponsel. Adi menghela nafas setela dia mengetahui siapa yang menyerang Tomas.
“Jadi dia berpindah halauan menyerang orang yang dulu dekat dengan ibuku. Jangan berharap tinggi kamu bisa melukai mereka,”kata hati Adi. Selesai dengan informasi Adi memberitahukan orangnya untuk mengawasi pergeraakan Cita. Dengan Adi meminta satu untuk mengawasi Tomas satu lagi melihat rencana Cita menyerang Tomas.
Jika ada pergerakan dalam penyerangan mereka harus bisa menjaga Tomas apapun kondisinya. Dalam informasi ini Tomas adalah proritas utama agar ayah atau kakek Tomas bisa selamat. Adi yang sudah memekikirkan apa yang akan dia lakukan nanti.
Adi yang ingin melindungi orang terdekat dan tercinta Adi dengan Adi mengumpulkan semua orang yang bisa diandalkan. Untuk melindungi mereka yang menjaga Ibu kandung Adi. Adi yang sudah memerintahan anak buah yang dia miliki. Setelah selesai memberitahukan kepada anak buahnya Adi kembali melihat informasi yang lain. Dari semua informasi ada yang membuat Adi sedikit terkejut. Kalau Informasi itu adalah ayah kandung Adi yang akan berkunjung ke wilayah J. Adi yang tidak tahu kenapa Ayah kandungnya akan berkunjung ke wilayah ini.
“Untuk apa dia datang ke sini,”ucap Adi dalam hati.
“Apa aku akan bertemu dengan dia,”kata Adi. Tapi ucapanan Adi terdengar oleh Rey dan Roy yang saat itu belum tertidur.”Apa yang dia bicarakan,’kata Rey.
“Apa ada kabar lain,”ucap Roy. Mereka berdua yang tidak tahu kenapa mencoba melihat pesan yang masuk dari mata-mata yang mereka utus. Setalah mendapatkan informasi kalau Ayah kandung Adi akan berkunjung ke wilayah J.”Jadi ini alasan Adi berkata seperti itu,”ucap Rey dan Roy.
Rey dan Roy hanya terdiam saja sampai Adi mulai beristirahat kembali. Rey dan Roy secara bersamaan duduk.”Kenapa kakak belum tidur,”ucap Rey yang melihat ke arah Roy.
“Kamu sendiri kenapa belum tertidur,”ucap Roy.
__ADS_1
“Aku hanya ingin ke toilet saja,”ucap Rey yang segera berdiri. Menjelang pagi mereka semua mengantri untuk mandi dan membawa barang yang akan dibawa. Selesai dengan barang yang dibawa mereka semua pergi ke kanti dimana mereka akan makan bersama. Adi yang bersama dengan yang lain di tempat yang sama. Dimana mereka saling mengobrol satu sama lain.
Selesai dengan sarapan pagi mereka naik ke bus mereka untuk kunjungan ke satu tempta wisata. Museum sejarah dunia, museum yang menjelaskan tentang sejarah dari sebuah penemuan, obat, buku, lukisan, dan pertempuran masa lalu. Di perjalanan yang damai dan tidak terjadi masalah mereka semua sampai di museum sejarah dunia.
“Akhirnya sampai juga,”ucap Ketua.
“Kenapa bahagia ketua,”kata Adi.
“Tentu saja aku bahagia karena kita bisa mengenal berbagai sejarah yang kita tidak akan ketahui nanti,’”kata Ketua kelas. Adi yang mendengarnya hanya bisa terdima sampai dimana bus berhenti.”Kalian boleh keluar tapi kalian harus tetap dengan kawan yang lain,”kata guru.
Setelah kelas dibagi sesuai dengan kelas mereka masing-masing Ketua, Rey dan Adi yang satu kelas bisa bersama-sama melihat museum. Sedangkan Roy dan Guntur yang satu kelas bersama melihat museum.
Di dalam museum mereka yang bersama dengan kawan mereka saling melihat jenis barang yang di pamerkan. Adi yang bersama dengan ketua dan Rey pergi bersama. Awalnya Adi yang tidak ingin pergi bersama dengan mereka. Tapi karena kejadian yang diawal perjalanan mereka ada sedikit masalah. Rey dan ketua selalu bersama dengan Adi dimana Adi melihat musem. Awalnya tidak ada yang terjadi sampai Adi berhenti melihat satu wanita bersama dengan seorang anak.
Tapi Rey yang juga tidak senaja dan mengenal Cita dan Cahya dari foto yang diberlihatkan sedikit waspada dan berhati-hati. Tapi Adi yang melihat sikap Rey membuat Adi berkata.”Untuk apa waspada kepada wanita itu. Memangnya apa yang akan dia lakukan kepada kita,”kata Adi.
“Kamu tidak merasa khawatir dengan dia jika wanita itu melakukan sesuatu,”kata Rey.
“Siapa yang kalian bicarakan,”kata ketua yang tidak tahu arah pembicaraan mereka.
__ADS_1
“Tidak ada,”ucap Adi. Tapi Rey yang memberitahukan kepada Roy kalau ada Cita dan Cahya yang juga datang ke museum. Adi yang tidak perduli masih fokus melihat musem sampai Adi bersama dengan kedua orang yang mengikutinya. Melewati Cita bersama dengan Cahya, awalnya mereka santai saja.
Tapi tidak lama kemudian Cita yang melihat wajah yang tidak asing menoleh ke salah satu bocah yang lewat tadi.”Kenapa aku merasa anak tadi persis dengan Jordan,”ucap Cita dalam hati sambil melihat ke arah bocak yang lewat.
“Ma apa yang kamu lakukan di situ,”kata Cahya. “Tidak ada sayang ayo lanjut jalannya,”kata Cita. Tapi hati Cita merasa ada yang tidak beres dan mengambil ponsel memberitahu untuk mengawasi bocak yang baru saja lewat disampingnya. Setelah memberitahukan itu Cita kembali fokus berjalan bersama dengan Cahya. Mereka berdua datang ke museum karena ada Jordan yang akan berkunjung. Untuk menyelesaikan rencananya untuk mempertemukan Cahya dan Jordan.
Tapi tidak ada yang tahu kalau Adi juga ada di museum itu karena kunjungan wisata. Adi yang mengabaikan Cita yang tadi sedikit curiga dengan dirinya. Menghubungi para oenjaga untuk memperketat penjagaan. Karena dengan penjagaan di perketat informasi tentang Adi tidak ada ketahuan. Tapi pada saat yang sama paman mantan tahanan menghubungi Adi saat dimusem.
Adi yang melihat itu ingin keluar untuk mengangkat teleponnya dari paman mantan tahanan.Setelah sampai di luar Adi mencari tempat duduk yang nyaman dengan suasana yang membuat Adi bisa rileks.
“Ada apa paman menghubungiku?,”kata Adi lewat telepon.
“Kamu sekarang ada dimana,”kata paman mantan tahanan.
“Aku sekarang ada dimuseum sejarah dunia kunjungan wisata bersama kawan yang lain,”kata Adi. Paman mantan tahanan terdiam karena paman tahu kalau Ayah kandung Adi akan berkunjung ke musemum itu. Paman mantan tahanan tiba-tiba mematikan teleponnya. Adi yang tidak tahu kenapa hanya terdiam dengan angin yang berhembus.
“Siapa yang menelepon Adi,”kata Rey yang mendekat.”Paman yang menghubungiku, tapi tiba-tiba dimatikan.Aku juga tidak tahu kenapa,”kata Adi berkata jujur.
“Kurasa aku tahu kenapa dia mematikan teleponnya,”kata Roy yang datang.
__ADS_1
“Kak Roy kenapa kamu bisa ada disini?,”kata Adi.
“Aku memberitahu kak Roy kalau kita baru bertemu dengan wanita itu bersama dengan anak yang dibawa,”kata Rey. Adi yang tdiak terlalu terkejut hanya menganggukan kepalanya saja.”Tadi kakak berkata kakak tahu kenapa paman mematikan teleponnya. Memangnya ada apa?,”kata Adi.