Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 191


__ADS_3

Tapi di perjalanan pulang Robin berpapasan dengan Prita dan Bon. Tapi mereka tidak saling menyapa satu sama lain. Karena di belakang mobil yang di tumpangi Prita dan Bon ada mobil lain yang mengikuti mereka.”Kurasa mereka sudah mulai waspada ternyata,”kata Robin.


Tapi Robin tetap pergi ke tempat tujuan. Karena hari masih pagi dia sempatkan untuk bertemu dengan Adi. Tapi saat sampai di kontrakan Adi sudah tidak ada.”Kemana anak itu pergi,”ucap Robin yang masuk ke dalam kontrakan dan melihat sekitarnya.


Tapi Robin tidak menemukan Adi sampai anak buahnya yang berjaga disekitar Adi.”Bos kecil pergi ke gang karena sudah dijemput oleh Dev,”ucap anak buah anggota khusus yang berjaga.


“Ke gang,”kata Robin yang kembali berjalan pergi menjauh dari kontrakan. Robin yang tidak bertemu dengan Adi segera pergi dari kontrakan. Lalu di tempat Adi yang sedang mengajar siswa yang lain karena semua sudah berkumpul untuk belajar dengan Adi.


Pelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami yang dibuat Adi mendapatkan hasil saat Adi memberikan soal terakhir. Karena dua hari lagi mereka akan masuk  sekolah lagi. Waktu kebersamaan di gang kehidupan damai yang dijalankan dengan normal. Tapi belum sempat semua selesai datang pengganggu yang menghancurkan gang.


Sun dan Jez yang sedang berteriak dengan seorang yang masuk ke gang. Membuat semua mata menoleh ke arah Jaz dan Sun. Melihat itu Adi berjalan ke arah keramain itu melihat Yellow yang berlumur darah sedang ditolong oleh Line.


“Apa yang terjadi disini,”ucap Adi yang berjalan. Bersama dengan anak yang lain karena merasa terganggu. Tapi saat mereka melihat Yellow yang berlumur darah membuta khawatir. Tapi Adi masih saja santai sampai Fal dan Fel maju kedepan bersama dengan anak buah dari organisasi black. Adi menghela nafas saja sampai keributan Sun dan Jaz terjadi.


“Kenapa kalian berdua ada disini,”kata Sun.


“Untuk apa jika tidak menghancurkan tempat ini,”kata Fel. Fal yang memberikan isyarat kepada orang yang dibawa dari organisasi black untuk menghancurkan gang belajar yang mereka bangun. Adi yang melihat itu terdiam saja sampai dia melihat satu orang yang merasa memiliki kemampuan yang sama dengan Seta dan Mizan.


Karena penasaran  Adi mendekati orang itu secara diam-diam dan berbisik di telingga orang tersebut.”Untuk apa kamu yang berbeda dengan kami ada disini,”ucap Adi dengan santai. Tapi orang itu tidak terkejut dengan kedatangan Adi yang tiba-tiba karena sudah merasa terbiasa.


“Bagaimana kamu bisa tahu kalau aku berbeda dengan kalian?,”kata orang organisasi Black.


“Kamu cukup santai dan berhati-hati ya. Aku tahu karena kamu sama dengan orang yang dikirikn bos kamu ke pulau terlarang,”kata Adi. Orang tersebut sedikit terkejut dengan ucapannya membuat dia ingin tahu siapa dia.

__ADS_1


“Kamu siapa?,”kata orang asing.


“Aku bukan siapa-siapa hanya siswa yang bergabung digang ini. Tapi kenapa juga kamu ingin  ikut campur urusan manusia, bukan itu melanggar perjanjian antara kedua dunia ya,”kata Adi yang tahu tentang perjanjian dua dunia karena membaca buku kuno.


“Hai kamu Putra, sejak kapan kamu ada disana,”kata Fal.


“Aku suah dari tadi. Kamu tidak tahu,”kata Adi dengan santai.”Tapi kamu yang aneh kenapa kamu bisa ada digang yang kotor ini. Kamukan seorang yang bermartabat,”kata Adi lagi.


“Hajar anak itu sekarang,”ucap Fal yang menyuruh anak buahnya untuk memukuli Adi. Tapi hasilnya semua serangan yang dilontarkan semuanya meleset. Sampai ada salah satu dari mereka menggunakan senjata. Tapi bisa ditangani oleh Adi dengan santai dan bersih.


“Bukan itu sangat kejam, sampai menyuruh orang menggunakan senjata ya,”kata Adi menatap ke arah Fal.


Adi yang santai dan menikmati apa yang sedang terjadi. Sampai mata Adi tertuju ke arah Line yang hendak membawa Yellow. Karena sudah banyak mengelurkan darah. Adi berjalan ke arah Yellow dan Sun tapi dihalangi oleh orang dari organisasi Blcak. Adi menghela nafas,”Apa kalian yakin ingin menghalangiku pergi ke depan sana.”


“Kamu kira kamu bisa lewat dengan mudah. Setelah bisa menghindar semua serangan dari kami,”kata musuh. Adi hanya  tersenyum saja sampai mereka menyerang. Tapi semua bergerakan mereka sudah terlihat oleh Adi dengan mudah bisa membuat musuh yang menghalanginya jatuh bersatu. Sedangkan mata siswa yang lain bersama dengan si kembar terkejut.


“Kami mau menghubunginya tapi mereka mengambil ponselnya dan siswa yang lain pasti juga takut,”kata Line.


“Kalau begini hanya bisa mengeluarkan pelurunya sampai ambulan datang,”kata Adi. Line yang mentap Adi.”Bagaimana kita bisa mengeluarkan pelurunya. Aku belum pernah melakukan memendah tubuh manusia,”kata Line.


“Biar aku yang melakukannya,”akta Adi.


“Tidak mungkin. Kamu bukan dokter bagaimana bisa kamu mengambil peluru yang ada di tubuh yellow. Apa kamu ingin membunuhnya,”ucap Line.

__ADS_1


“Jika tidak dia akan mati. Kamu harus memilih bedah sekarang atau menuggu ambulan datang,”kata Adi dengan tajam.


“Ternyata kamu ingin membunuhnya aku ingin melihatnya,”kata Fel.


“Kamu ingin melihatnya,”kata Adi dengan dingin.


Adi yang merasa kalau Fal dan Fel butuh diberi pelajaran membuat Adi tidak sabar. Menyuruh anak buahnya datang dnegan topeng untuk menghajar mereka. Tapi tidak ada yang tahu kalau apa yang dilakukan oleh Adi diamanti oleh Toni. Setelah mendapatkan kabar dari Wati orang yang harus dia bunuh bisa malarikan diri. Tapi pada saat yang sama Toni yang ingin mencari lebih jauh mendapakan telepon di wilayah tambang kalau ada penyerangan.


Membuat Toni harus segera pergi dari tempat persembunyian. Karena Adi tahu dirinya diawasi sudah mempresiksi untuk anak buah dia menyerang.”Nikmatilah malam panjang kalain,”ucap Adi. Tapi Adi yang kembali fokus membantu Yello mengelurakan peluru di dalam tubuhnya.


Tapi dibelakang terdengar suara bisik membuat Adi berkata.”Tutup mulut mereka atau buang saja mereka dijalan,”kata Adi dengan dingin.


Line yang membantu Adi dalam mengoperasi yellow dengan peralatan yang ada. Di depan semua orang tapi setelah kondisi sudah sedikit damai. “Cari sesuatu untuk menutupi jalan operasi,”kata Adi.


Waktu terus berjalan sampai operasi selesai dengan luka sudah dibalut. Tidak lama kemudian ambulan datang Line dibantu Jaz dan Sun membawa Yellow ke arah ampulan. Tapi dokter yang datang untuk menolong sangat terkejut kalau sudah dilakukan tindakan pertama.


“Siapa yang melakukan ini,”kata dokter.


“Saya paman. Tapi tolong untuk selanjutnya diselesaikan pengobatannya. Ohhh satu lagi rahasia kalau aku yang melakukannya,”kata Adi dibelakang mereka bertiga.


“Kamu, baiklah.  Bukan seharusnya kamu itu menjalani kehidupan sekolah kamu. Tapi membuat masalah lagi,”kata dokter.


“Bukan aku yang mau tapi mereka yang suka mengganggu,”kata Adi dengan santai. Selesai dengan pembicaraan mereka bertiga ikut dengan mobil ambulan membawa Yellow.

__ADS_1


Dev bersama dengan yang lain masih ditempat.”Putra kamu itu siapa sebenarnya?,”ucap Dev.


“Aku adalah Putra. Itu saja yang bisa aku katakan. Untuk sementara kita akhiri saja belajarnya. Melihat kalain masih tegang seperti itu, pasti tidak bisa mengerjakan soal. Bawa saja soalnya belajar di rumah,”kata Adi yang masuk ke dalam Gang untuk mengambil tas.


__ADS_2