Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 55


__ADS_3

Mia yang masuk ke dalam kamar melepaskan pakaian yang dia gunakan lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Di dalam kamar mandi yang sudah disiapkan air Mia memikirkan orang yang tadi mengikutinya. “Jika tidak ada dia aku tidak mungkin bisa selamat,”ucap Mia dalam kamar mandi.


Mia yang membasuk tubuhnya dengan air dan sabut. Di dalam Mia bisa bersantai dan melepaskan lelah dari perjalanannya. Mia mengelus perutnya yang sedikit mengemuk.”Maaf anakku, kamu harus melihat orang jahat tadi,”ucap Mia kepada perutnya.


Mia yang telah selesai membersihkan diri memakai baju piyama. Berjalan keluar dan mencari pakaian biasa karena Mia harus memasak. Tapi saat selesai mengenakain pakaian. Mia merasakan kepalanya sakit dan tubuhnya lemas. Membuat Mia harus duduk dikasur untuk meredahkan sakit dikepalanya. Mia mengambil gelas disampingnya yang sudah ada airnya. Mia meminum air itu dan mengambil obat untuk meredahkan rasa sakit.


Tapi tiba-tiba Mia batuk berdarah dan matanya berkunang-kunang. Mia memanggil Jem dan Surya saat dia masih memiliki tenang. Tapi belum Mia berteriak tubuhnya tidak bisa menopangnya dan membuat Mia terjatuh ke lantai. Karena saat selesai minum Mia ingin berjalan keluar untuk memanggil mereka. Tapi tubuhnya yang sudah lemas tidak bisa menompang tubuhnya dan terjatuh di lantai.


Sedangkan Jem dan Surya yang sedang beristirahat berkata,”Dimana Mia kenapa dia belum keluar?.”


“Aku juga tidak tahu kenapa dia belum keluar, seharusnya dia akan keluar untuk masak. Apa dia ketiduran karena kecepean,”kata  Surya.


“Tapi ini sedikit aneh, biar aku periksa,”kata Jem yang berdiri berjalan menaiki anak tangga. Jem yang sudah didepan pintu kamar Mia mengetuk sambil memanggil namanya. Tapi tidak ada sautan, karena merasa gelisah Jem membuka pintu.


Jem yang perlahan membuka pintu sambil memanggi nama Mia. Tapi yang dia lihat Mia sudah terjatuh dilantai dan tidak berdaya. Jem langusng bergerak cepat untuk membantu Mia. Jem berterika memanggil Surya yang ada di lantai bawah.


Surya yang mendengarnya berlari naik ke atas.”Ada apa?,”kata Surya. Surya yang melihat Mia yang sudah di atas kasur.”Cepat ambilkan peralat medisku sekarang,”kata Jem.


“Aku mengerti,”ucap Surya yang segera dia pergi ke ruangan Jem dimana peralatannya berada. Jem yang mencoba memeriksa nadi Mia. Sampai Surya datang membawa peralatannya.”Apa yang sedang terjadi dengan Mia?,”kata Surya.”Aku tidak tahu, tapi kondisi Mia tidak dalam kondisi baik. kita harus membawa dia ke rumah sakit, untuk pemeriksaan lanjutan,”kata Jem.


“Aku akan menghubungi Tomas lebih dulu,”kata Surya yang keluar sambil menyiapkan mobil. Surya yang sudah berjalan sambil menghubungi Tomas. Tapi tidak ada jawaban hingga Jem membawa Mia masuk ke dalam mobil.”Bagaimana ada kabar dari bos?,”kata Jem.

__ADS_1


“Tidak ada, dia tidak mengakatnya. Lebih baik kita bawa Mia ke rumah sakit saja dulu,”kata Surya. Surya mulai menyalakan kendaraannya dan mulai melajukan mobil yang dia kendarai. Tapi di tengah perjalanan yang hampir malam. Mereka bertiga dihadang oleh beberapa mobil lain.


“Ada apa Surya?,”kata Jem karena mobil berhenti.


“Kita dihadang oleh seorang,”ucap Surya.


“Apa? Sial pada saat seperti ini kita dihalangi oleh orang. Dan dimana mereka bukan seharusnya mereka berjaga di tempat seperti ini bukan,”kata Jem yang sedikit kesal.


“Itu dia aku juga tidak tahu kenapa mereka tidak membantu kita. Apa terjadi sesuatu?,”kata Surya berpikir tenang. Saat dalam keritis teman Mia datang dari belakang.”Siapa lagi mereka?,”kata Jem yang melihat mobil dari belakang. Surya menoleh kebelakang,”Bagaimana sekarang?.”


Tapi mobil yang dibelakang mereka melewati mobil Mia yang berhenti dan membukakan jalan. Tidak lama kemudian salah satu dari orang yang ada di dalam  mobil yang melewati mereka. keluar menghampiri mobil Mia dengan mengetuk jendela mobil mereka.”Kami akan membuka jalan untuk kalian, bawa Mia ke rumah sakit,”kata salah satu orang yang mistirius.


Surya yang tidak tahu siapa mereka. Sampai orang di dalam mobil semua keluar dan mobil yang paling depan melaju dengan cepat untuk menghantam mobil yang menutupi jalan Surya. Setelah mobil itu dihantam oleh mobil yang didepannya dengan kecang ada celah membuat Surya melaju cepat. Sementara mereka yang membantu mereka membuat jalan tidak mengikuti mereka termasuk orang yang menghalangi mereka tadi.


Jem dan Surya yang ikut membatu sampai mereka di ruang pemeriksaan. Jem yang ikut masuk karena dia memiliki sertifika dokter. Sementara Surya yang mencoba menghubungi Tomas tapi tidak ada jawaban. Hingga akhirnya dia masuk ke salah satu ruangan milik rekannya seorang progemer yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut.


“”Surya,”kata teman progemernya.


“Aku butuh bantuan kamu,”kata Surya.”Bantuan apa kamu tahukan kalau aku sedang dirawat,”kata progemer.


“Aku tahu kalau kamu dirawat, tapi dengan kondisi kamu yang bisa bicara duduk makan buah. Pasti kamu baik-baik saja jika hanya membantuku,”kata Surya.

__ADS_1


“Ok, kamu ingin aku melakukan apa?,”kata Progemer.


“Jalan menuju vila bos dan dimana bos sekarang,”kata Surya.


“Emangnya ada apa dengan jalan yang menuju ke vila Bos,”kata Progemer yang membuka layar leptopnya.


“Tadi kami dihadang oleh seorang tapi tapi dibantu oleh orang mistirius di jalan itu.Di tambah lagi anak buah yang sudah  berjaga di posisi itu tidak ada respon,”kata Surya sedikit menjelaskan kepada temannya.


“Aku sedikit mengerti permasalahannya, tunggu sebentar,”kata Progemer. Progemer yang mencari lewat satelit militer yang bisa dia aksesn mencari posisi yang dimaksudkan oleh Surya. Tidak membutuhkan waktu yang lama progemer itu menemukan sesuatu.”Aku sudah menemukannya,”kata Progemer. Surya melihat ke layar lapotop temannya dan melihat dengan seksama.”Di perjelaskan lagi siapa mereka yang menghadangku tadi,”kat Surya. Progemer memperbesar gambarnya dan melihatkan kepada Surya.”Identitas mereka adalah tentara bayaran Jemens dari Amerika serikat. Untuk orang yang membantu kalian tidak bisa diakses identitasnya,”kata Progemer sedikit menjelaskan.


“Jemens bukan dia orang yang harus masuk pencara karena membunuh kawanya. Kenapa dia bisa ada di negara kita,”kata Surya.


“Aku akan mencari tahu lalu untuk atasan dia ada dimarkas. Tapi sedikit ada yang aneh dengan koneksi markas,”kata Progemer yang sedikit gelisah.


“Cepat cari tahu, jika kamu sudah menemukan apa yang terjadi beritahu aku,”kata Surya yang hendak keluar tapi. Progemer itu berkata,”Ada orang yang tidak dikenal masuk ke rumah sakit ini Surya dan identitas mereka adalah anak buah kepercayaan Jamens.”


“Apa?,”kata Surya yang sedikit terkejut.


“Kenapa mereka bisa  ada di sini,”kata Surya yang mencoba tenang.”Suruh orang yang bisa bergerak untuk tetap bertahan di pintu masuk. Dan hubungi pihak rumah sakit kalau ada mata-mata yang masuk ke rumah sakit. Mata-mata yang tidak terdaftar masuk ke negara kita,”kata Surya.


“Sekalian hubungi bos kalau putrinya masuk rumah sakit,”kata Surya.

__ADS_1


Progemer yang sedikit bingung dengan ucapaan Surya soal putri Tomas. Progemer yang tahu kalau Tomas telah kehilangan keluarganya kenapa dia memiliki putri yang masuk ke rumah sakit.”Apa yang terjadi di sini sebenarnya?,”Progemer yang merasa hari liburnya harus berakhir hari ini.


__ADS_2