
Robin yang menghubungi anak buahnya di pulau kalau ada tugas baru. Untuk membantu Tomas yang sedang ada diperbatasan negara. Dalam tugas yang diberikan mereka harus membuat dua kelompok yang bersembunyi dan dan terang datang membantu. Mereka juga harus menyembunyikan identitas mereka agar organisasi yang dibangun oleh Adi tidak ketahuan. Karena masih hal yang harus di selesaikan sebelum organisasi Adi muncul ke permukaan.
Robin yang sudah memberitahukan kepada anak buahnya segera pergi dari kontrakan Adi. Adi yang sudah bisa santai dengan jadwal yang padat. Akhirnya bisa tertidur dengan pulas, sampai dia lupa untuk melihat laptoptnya. Di malam yang panjang dan melelahkan Adi tertidur pulas. Tapi di saat Adi tertidur terdengat suara ramai dari luar. Adi yang tidak ingin keluar dan ingin tertidur mengabaikan apa yang sedang terjadi. Karena tubuh Adi sudah lelah dengan hari itu.
Pagi datang Adi yang mempersiapkan bekal untuk dia bawa kesekolahan. Tapi saat semua selesai dipersiapkan, Adi hendak berangkat. Lingkungan kontra Adi sedikit berbeda yang membuat Adi bertanya-tanya.”Apa yang sedang terjadi sini, kenapa banyak orang yang tertidur di sini,”ucap Adi yang bingung.
Tapi melihat jam di tangannya sudah hampir waktunya masuk sekolah. Adi tidak perduli dengan mereka dan tetap berjalan mengabaikan mereka yang ada di depan lingkungan kontrakan Adi tinggal. Adi yang tepat waktu sampai di sekolahan,”Untung saja belum tutup gerbangnya.” Adi yang berjalan masuk menuju kelas.
Di perjalanan menuju kelas melewati lorong yang ramai banyak siswa yang ada. Hingga Adi sampai di kelas Dev dan yang lain dengan berbincang satu sama lain. Adi yang tidak perduli dengan apa yang mereka bincangkan duduk dibangkunya. Tapi Dev yang melihat Adi masuk menyapanya.
“Hai Putra kamu baru saja datang,”ucap Dev.
“Iya tapi kenapa kalian terlihat tidak baik. Apa terjadi sesuatu?,”kata Adi yang melihat wajah mereka yang agak berbeda.
“Jadi kamu tidak tahu apa yang sedang terjadi,”kata Dev. Adi menggelengkan kepalanya kalau dirinya tidak tahu.
“Tadi malam sebagian dari anak kelas C dan senior yang keas C dan B diserang oleh anak kelas A,”kata Dev yang juga diserang.
“Aku tidak kok. Tapi kenapa kalian di serang?,”kata Adi yang menyembunyikan kebenarannya.
__ADS_1
“Itu karena saat di ruang guru dan satunya karena kamu,”kata Ketua kelas.
“Karena aku kenapa?Emangang apa yang aku lakukan dengan anak kelas A. Aku hanya kemarin datang dan belum tahu apa-apa tentang kelas A masak karena diriku kalian diserang,”kata Adi.
“Kami juga tidak tahu yang pasti. Tapi kamu harus berhati-hati mulai sekarang,”kata wakil kelas. Adi hanya menganggukan kepalanya sampai bel masuk berbunyi. Semua siswa kembali duduk di bangku mereka masing-masing. Tapi dalam hati Adi berkata,”Kenapa ada saja yang terjadi, kurasa aku harus menyelesaikan semuanya dengan cepat agra hidupku damai.”
Kelas dimulai dengan wali kelas mereka yang datang memberikan pengajaran tentang Fisika. Di kelas mereka menatap dan belajar dengan serius karena wali kelas akan memberikan pengarahan yang benar dalam memberikan pelajaran. Berbeda dengan guru yang lain yang datang dan hanya memberikan soal untuk dikerjakan. Tapi saat Adi juga memperharikan pengajaran wali kelas dia. Ada yang sedikit aneh, jawaban dan rumus berbeda dengan soal. Tapi jawaban juga salah,”Apa benar dia guru dan wali kelasku yang baik.”
Wali kelas menyuruh Adi ke depan untuk menyelesaikan soal yang diberikan. Adi dengan santai ke depan dan mengerjakan soal yang diberikan dengan rumus yang berbeda. Tapi siswa yang ada dibelakang bertanya kepada Adi.”Putra kamu salah mengerjakan soal itu, bukan tadi ibu guru sudah menjelaskan rumusnya,”kata siswa.
“Maksud kamu rumus yang ini,”kata Adi sambil menunjukkan ke arah soal dan rumus yang diberikan kepada wali kelas.
“Bagaimana bu jawab saya salah apa tau benar,”kata Adi dengan santai. Tapi Dev yang melihat itu agak bingung dengan sikap yang diberikan oleh Adi.”Maaf Putra jawaban kamu salah, jawaban yang benar adalah ini,”kata wali kelas yang memberikan jawaban yang salah. Pada saat itu juga Adi bertanya kepada wali kelasnya dengan berbisik.”Ibu lulusan mana,”kata Adi yang menatap dengan santai dan kembali ke bangkunya yang ada dibagian belakang.
Dev yang sedikit mengambil buku catatan dari Adi melihat apa yang dia tulis dibukunya. Tapi saat Dev melihat rumus dan jawaban yang ada di papan tulis berbeda. “Apa yang kamu lihat Dev,”kata Adi yang sudah ada disampingnya. Dev sedikit terkejut,”Tidak.”
“Jika kamu ingin menyakan apa yang kamu lihat aku bisa jelaskan kepada kamu nanti,”kata Adi yang melihat wali kelas yang masih menatap dingin ke arah Adi. Tapi Adi tidak perduli dengan apa yang dilihat oleh wali kelas Adi. Sampai wali kelasnya memberitahukan kepad Adi untuk kelur kelas karena masih saja tidak bisa mengerjakan soal yang diberikan.
Adi dengan senang hati berjalan keluar dengan tangan kosong. Tapi Adi yang melihat keluar tidak hanya dirinya yang sudah ada diluar. Tapi memandangan yang dilihat Adi sangat berbeda,”Inikah suasana yang ada diluar kelas saat mereka tidak bisa menyelesaikan jawaban dengan benar.”
__ADS_1
“Hai kamu,”ucap siswa dari kelas lain. Adi menoleh ke arah siswa yang melihatnya dan menundukan kepalanya.
“Kamu Putra ya anak baru yang pindah,”ucap siswa yang juga dihukum.
“Iya.Tapi apa yang kamu lakukan duduk sambil membaca buku novel dengan santainya,”kata Adi yang merasa mereka yang sedang dihukum sedang berbahagia.
“Kalau kamu kamu bisa santai kok. Tapi kenapa kamu bisa keluar kelas, apa tidak bisa mengerjakan soal dengan benar,”kata siswa yang duduk santai membaca novel.
‘Tidak. Aku keluar karena tidak sesuai dengan jawaban yang diberikan oleh wali kelasku,”kata Adi.
“Maksud kamu jawaban kamu benar. Tapi disalahkan oleh wali kelas kamu ya. Itu ma sudah biasa kerena guru itu tidak bisa mengerjakan soal yang benar, hanya berpura-pura menjadi guru yang baik saja,”kata siswa.
“Dari apa yang kamu katakan kamu sudah tahu semuanya ya. Tapi ada berapa guru yang seperti itu di sini,”kata Adi.
“Kita lihat dulu apa yang bisa kamu dapatkan dengan aku membagai informasi itu,”kata Siswa. Adi tersenyum kalau siswa di sampingnya tidak begitu saja menjual informasi dengan kosong.
“Bagaimana?,””kata siswa. “Apa yang kamu inginkan dariku?,”kata Adi. Siswa tersebut sangat senang dengan apa yang dikatakan oleh Adi.”Aku suka dengan apa yang kamu katakan. Aku ingin novel serial terbaru dari karya ini. Apa bisa,”kata Siswa.
Adi membaca judul dan pengarang yang ditulis di sampul novel.”Bisa tapi tidak bisa sekarang. Aku bisa memberikan besok waktu sekolah. Bagaimana apa biasa?,”kata Adi.
__ADS_1
“Tentu saja. Kalau begitu aku akan memberitahu kamu. Semua guru dikelas C baik itu kelas satu sampai tiga semuanya gurunya tidak pernah lulus menjadi guru. Tapi berbeda dengan kelas B setengah guru ada yang lulus dan tidak. Untuk kelas A semua gurunya sudah lulus menjadi guru dan sudah bersertifikat malahkan. Bagaimana bagus tidak itu sekolahannya?,”kata siswa.