
Surya dan Jem hanya mengikuti keingan Mia. Tapi sebelum dia menyuruh ornag untuk membantu keluarga puerwakarta Surya bertanya kepada Mia.”Kenapa kamu ingin kita membantu keluarga mantan suami kamu Mia. Bukan dai telah berlalu tidak baik dengan kamu,”kata Surya.
“Yang kamu katakan memang benar. Tapi aku tidak pernah sekalipun bertemu dengan keluarga purwakarha atau orang tua Jordan. Aku hanya ingin membantu mereka, walaupun tidka pernah bertemu. Apa lagi mereka bisa seperti ini karena Cita,”kata Mia.
Surya dan Jem hanya terdiam setelah mereka menghela nafas dan berpikir jernih. Jem menyuruh anak buah yang ada di dekat keluarga purwakarta untuk membantu. Mia yang hanya bisa menuggu hasil kalau mereka bisa selamat dari mau.
Sedangkan keluaraga Purwakarta yang berusah melarikan diri dari kejaran. Hingga mereka sampai dimana mereka bisa selamat. Di dalam ruangan yang sudah disiapakan mereka menuggu bantuan dari orang yang dipercayai oleh keluarga purwakarta yaitu kelurga cahaya yang merupan keluarga ibu Jordan. Setelah keluarga cahaya mendapatkan kabar kalau keluarga puerwakata diserang oleh beberapa orang.
Tapi Mia yang masih berpikir dengan ucapan Jem kalau mereka tidak usah terlalu khawatir dengan mereka. Membuat Mia kepikiran,”Jem tadi kamu berkata kalau tidak perlu untuk mengirim orang, itu maksudnya apa?.”
“Karena itu ada keluarga Cahaya yang akan membantu mereka. Jadi kamu hanya mengirim tiga orang saja untuk mengulur waktu. Tidak masalahkan Mia,”ucap Jem.
“Tidak itu sudah cukup, terima kasih sudah mau menerima permintaanku ini,”kata Mia.
“Untuk apa kamu berterima kasih, ini adalah tugas kami berdua,”ucap Jem.
__ADS_1
“Bentul itu,”kata Surya. Mia hanya bisa tersenyu hingga sampai waktunya mereka mendapatkan kabar kalau keluarga purwakarta sudah diselamatkan oleh kelaurga cahaya. Dan rencana mereka mengulur waktu sudah berhasil semua anggota sudah kembali ke posisi.
“Tapi cukup aneh juga jika Jordan tidak tahu kaluarganya di serang,”kata Surya.
“Aneh apa saja bisa terjadi jika itu adalah ulah Cita. Tapi ada satu hal yang ingin aku tanyakan. Selama ini kita tinggal di vila yang lama kita selalu diawasi oleh Cita dan keluarga puerwakata bukan,”kata Mia.
“Apa yang kamu katakan memang benar, tapi kamu tahu dari mana Mia,”kata Jem.
“Aku hanya menebak saja, karena kejadian yang menimpa kelurga purwakarta pasti ada hubungannya dengan diriku,”kata Mia yang sedikit menundukan kepala.
“Itu tidak ada kaitannya,”kata Surya.”Iya,”ucap Mia yang mencoba tersenyum. Hingga akhirnya Mia bisa beristiragat dia dalam kamar Mia bersandar dinding kasur. Sambil melihat layar laptop yang Mia hidupkan. Mia yang sudah membaca laporan dan file bantuan dair grup pengembar, mata-mata dan informasi yang dia dapatkan secara acak.
Jordan yang saat itu sedang sibuk mendapatkan pesan dari sekertarsinya. Jordan membuka pesan itu dan terkejut dengan gambar yang diambil oleh sekertarisnya dan di bawah foto yang dikirim ada pesan teks. Yang berisi tuan dan nyoya besar tidak ditemukan. Jordan merasa terkejut dengan apa yang didapatkan dengan segera dia pergegas pergi. Hingga Cita yag melihat memanggilnya tidak dihiraukan. Jordan yang segera pergi ke rumah utama dengan tergesa-gesa menghubungi sekertarisnya yang masih ada dilokasi.
Sekertaros Jordan yang sudah menghubungi polisi untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di dalam keluarga utama. Jordan yang sudah sampai segera masuk ke dalam rumah utama. Tapi dia terkejut dengan pemdangan yang penuh dengan darah. Sekertaris Jordan yang melihat tuanya datang menghampirinya dan meminta dia untuk duduk di tempat yang bersih.
__ADS_1
“Dimana nenek, kakek,ayah dan ibu,”ucap Jordan. Tapi sekertarsi Jordan hanya menggelengkan kepalanya karena dia tidak tahu. Saat dia sampai sudah seperti ini.” Penyelidik sedang mencari tahu keberadaan mereka kita tunggu kabar baik dari mereka saja,”kata sekertaris.
Jordan yang merasa sedikit sedih tapi dia harus kuat karena yang bisa mencari pelaku dari smeua itu hanya dirinya. Cita yang ada di rumah setelah melihat sikap Jordan yang pergi membuat dia tersenyum.”Apa dia sudah tahu apa yang terjadi oleh orang tuanya?,”kata Cita dengan santai.
“Jordan sayang maaf ya aku harus melakukan ini. Jika orang tua kamu setuju dengan hubungan kita dan tidak mencari Mia. Aku tidak akan melakukan semua ini kepada orang tua kamu,”kata Cita yang berjalan masuk ke kamar.
Ayah dan Ibu Jordan yang selamat bersama dengan nenek dan kakek pergi ke tempat keluarga cahaya berada. Sementara orang yang mengejar mereka sudah terbunuh oleh teman Mia yang saat itu sedang ada disekitar sana.”Kurasa dengan ini mereka aman,”ucap teman 50.
Setelah berbicang lama dengan keluarga cahaya apa yang terjadi mereka semua sudah tahu apa yang terjadi menimpa keluarga purwakarta. Sudah dua minggu Jordan mencari tahu keberadaan orang tuanya, tapi tidak menemukan apa-apa. Karena untuk keselamatan kleurga puerwakarta keluerga cahaya menyembunyikan keberadaan mereka dari penyelusuran. Dan ikut berakting dengan mereka yang mencoba menghancurkan keluarga puerwakarta. Jordan yang masih tidak tahu akan semua hingga dia mendapatkan saran dari Cita untuk menyerah.
Jordan yang mencari tahu tidak menemukan hasil hanya bisa menyerah. Tapi sekertasrinya yang masih yakin kalau orang tua bosnya masih hidup dengan diam-diam dia mencari keberadaannya. Tanpa sepengetahuan Jordan, karena semua itu menjadi kata terlarang. Yang akan membuat Jordna sedih, Cita yang sebagai nyoya atau istri dari Jordan menyuruh semua orang tidak membicarakan tentang orang tuanya.
Sekertaris Jordan yang mencari informasi sambil mengawasi pergerakan Cita. Sampai sekarang Cita masih tidak tahu dengan dirinya diawasi oleh Sekertaris Jordan. Tapi rencana yang dibilang oleh ayah Jordan harus dilakukan olehnya sendiri.
Tinggal empat bulan lagi mereka akan pergi ke tempat Mia agar Jordan bisa bertemu dengan Mia. Tapi Sekertaris Jordan masih tidak tahu harus apa yang dia lakukan. Hingga waktu yang di tunggu untuk mencari tuan dan nyoya besar mendapatkan hasil.
__ADS_1
Sekertarisnya yang meminta cuti untuk dua hari karena ada urusan keluarga kepada Jordan. Tanpa ada yang curiga sekertaris pergi ke tempat informasi yang dia dapatkan. Di rumah yang begitu terawat dengan penjagaan yang ketat. Sekerarasi mesuk ke dalam wilayah penjagaan. Tapi dia di cegah oleh penjaga yang ada di depan pintu.
“Siapa kamu ada perluan apa kamu datang ke sini?,”kata penjaga.