
Tomas yang mendengar cerita dari Mia merasa kasihan. Sampai Tomas berpikir untuk mengangkat Mia menjadi anak adopsinya jika Mia mau. Tomas yang telah mendengarnya lalu berkata tanpa ragu,”Mia apa kamu mau menjadi anak bapak tua ini.”Mia yang mendengarnya merasa terkejut dan melihat ke arah Tomas.
Mia yang tidak langsung menjawab hanya terdiam sampai dia mengatakan semua yang dia miliki. Apa pikiran Tomas akan berubah. Tapi Tomas yang sudah membulatkan tekadnya kalau dia ingin mengankat Mia menjadi anaknya. Karena dia juga kehilangan anak dan istrinya saat dia menjalankan tugas.
Mia yang melihat hanya bisa tersenyum sampai dia berpikir untuk tawaran yang diberikan. Tapi Mia yang tahu kalau dirinya bisa menjad dirinya sendiri. Sampai akhirnya Mia menolang tawaran Tomas karena dia ingin hidup mandiri. Walaupun dia sangat kesulitan dia ingin menjalani hidup ini dengan mandiri.
Tomas yang menerima keinginan dari Mia hanya bisa membatu Mia jika dalam masalah saja. Mia yang kembali istirahat di tempatnyA. Tomas yang sudah melihat Mia kembali tertidur karena kondisi tubuhnya yang belum kembali pulih. Hanya bisa keluar dan melihat anak buahnya apa mereka sudah selesai dengan tugas mereka. Dokter yang bersama dengan Tomas tadi menghampirinya.
Dan berkata kalau Mia dalam kondisi tidak baik karena dari operasi yang belum sembuh total.Menyebabkan ada luka baru yang ada di otak Mia. Tapi dokter tidak memberitahukan kepada Mia. Karena melihat dari luka kepalanya ada luka yang lain yang belum sembuh juga. Setelah mendengar cerita Mia tadi Tomas baru sadar kalau sebagian luka didapatkan oleh mantan suami Mia.
“Anak yang malang,”ucap dokter.”Iya juga,”kata Tomas. Mereka yang sedang berbincang datang tentara yang melaporakan soal informasi tentang identitas Mia. Tomas yang membaca informasi itu merasa terkejut. Sebagaina cerita yang Mia cerita benar tapi ada informasi lain yang membuat Tomas terkejut.
“Tidak aku sangka kalau anak itu menderita karena temannya,”kata Tomas.”Cari tahu lebih banyak lagi tentang orang yang merencanakan kecelakaan semua ini,”kata Tomas yang ingin membantu Mia.
Waktu terus berjalan sampai Mia sudah pulih kembali dan infus sudah dilepas. Mia berjalan untuk membuat tubuhnya bisa releks dan merasa sehat. Mia keluar dari ruangan di dalam lorong besi Mia berjalan melihat tentara yang lalu lalang sedang menjalankan tugas. Sampai Mia melihat Tomas yang sedang bersama ank buahnya. Mia menghampiri Tomas dan berkata,”Tomas sedang apa kamu?.”
Tomas menoleh kebelakang dan melihat Mia yang sedang berjalan-jalan.”Apa kamu sudah bisa berjalan,”kata Tomas yang melihat.
__ADS_1
Mia mengangukan kepalanya dan melihat sekiarnya. “Bagaimana dengan kondisi tubuh kamu apa baik saja?,”kata Tomas lagi.
“Aku sudah membaik, jadi tidak usah khawatir. Tapi kapan aku bisa pergi dari tempat ini,”kata Mia yang ingin segera pergi.
“Kamu ingin pergi kemana, jika tidak keberaran aku bisa mengantarkan kamu pergi,”ucap Tomas.
“Aku hanya ingin pergi di tempat yang damai dan belum ada orang yang mengenal aku itu saja,”kata Mia.
“Jika kamu mau apa kamu mau menempati vila didekat desa. Kebentulan tempat itu kosong tidak ada yang merawat tempat itu jika kamu butuh tempat tinggal,”kata Tomas.
“Apa aku boleh tinggal disana. Tapi itukan tempat anda,”kata Mia yang masih ragu menerima kebaikan Tomas.
Tomas yang senang dengan pilihan Mia segera memberitahukan anak buahnya untuk mengantarkan mereka berdua ke vila yang disebutkan. Tapi sebelum mereka berdua pergi ke vila mereka harus mampir ke rumah sakit untuk mengecek kesehatan Mia.
Tapi anak buah Tomas memberitahukan kalau mereka bisa kembali ke kota B besok karena cuaca hari ini tidak mendukung. Mia yang melihat ke luar cuaca hujan dan angin. Mia yang melihat hanya bisa terdiam di balik jendela kaca yang menutupi air hujan masuk Mia menatap keluar.
Tomas yang bersama dengan anak buahnya sedang lewat tempat Mia.”Sedang apa Mia disana melihat keluar jendela,”kata tentara 1.
__ADS_1
“Mungkin saja dia masih kesakitan karena penderitaannya mungkin,”ucap tentara 2.
“Bairkan saja dia menyendiri,”kata Tomas. Mereka yang melihat hanya membiarkan Mia menatap keluar jendela.
Hujan yang deras bersama dengan aingin tapi hati Mia yang masih gelisah dengan semuanya. Mia yang senang bisa lepas dari semua tekanan yang menyakitkan. Tapi Mia yang tidak tahu kalau dirinya hampir saja mati karena kecelakaan pesawat dan membeku. Tapi Mia yang memikirkan itu merasa ada yang aneh kenapa pesawatnya bisa mengalami kecelakaan. Seharusnya sebelum di terbangkan pesawat sudah dicek keamanannya. Tapi kenapa bisa ada kesalahan yang menyebabkan jatuh.
Mia yang berpikir dengan tenang, tapi dia tidak menemukan satu petunjuk. Tpi Mia yang mengingat kenangan yang buruk membuat dia sadar dengan perkataan Irma saat dia masih hidup. Kalau itu bukan kesalahannya karena orang tua Mia ada disatu pesawat yang sama dengan adiknya.
Mia yang memikirkan itu merasa ada yang aneh sampai ada kesimpulan yang membuat Mia tidak tahu dari mana pikiran itu.”Apa Irma ingin membunuh adiknya saat dia kembali dari negara C waktu itu,”ucap Mia yang menyimpulkan.
“Tapi kenapa dia tidak meminta maaf kepadakua sampai akhir. Dan dia juga ingin aku menderita,”kata hati Mia. Sampai Mia meneteskan air matanya kesedihan datang menghampiri Mia yang sudah selamat dari kecelakaan yang menimpanya.
Mia yang ingin bangkit menghapus air matanya dengan tekad dia harus melupkan semuanya. Tapi apakah Mia bisa melupakan Jordan lelaki yang dia sukai. Tapi Mia yang mencoba untuk melupkannya Jordan, sampai saat itu dia merasakan ada perubahan pada dirinya. Mia yang tidak tahu kenapa dengan dirinya ada sesuatu yang membuat dia harus memulai hidup yang baru.
Mia yang tertidur saat diluar hujan dan badai datang. Mia yang bermimpi bertemu dengan bayi saat dai pinsan waktu itu. Bayi kecil yang lucu datang lagi dalam mimpinya, hingga Mia terbangun dari tidurnya dan menyentuh perutnya.”Apa aku hamil?,”ucap Mia dalam hati.
“Apa ini adalah anak dari Jordan, tapi bagaimana bisa?,”kata Mia yang masih sedikit ragu dengan apa yang dia rasakan. Sampai pagi datang Mia yang akan pergi ke kota B bersama dengan Tomas. Pergi menuju rumah sakit untuk memeriksa kondisi Mia akibat kecelakan pesawta dan cedera di kepalanya. Mia yang terkadang mengalami pusing saat dia berpikir banyak atau kelelahan.
__ADS_1
Membuat Mia berpikir apa kangker di otaknya akan datang lagi menemaninya. Tapi Mia yang tidak tahu sampai mereka berdua sampai di rumah sakit yang terdekat dengan pelabuhan. Mia yang diperiksa oleh dokter lain sampai beberapa jam Mia diperiksa hasil akan keluar dua jam lagi. Jadi Mia harus menuggu hasilnya. Karena saat itu Tomas juga sedang pergi keluar mencari makan siang untuk mereka berdua meninggalkan Mia di rumah sakit.