
Ibu Jordan yang merasa kalau ada pergerakan membuat dia penasaran siapa yang ingin menyelakai Mia. Sementara Mia yang dia baca biodatanya dia gadis yang menderita. Ibu Jordan yang merasa ksihan kerena putranya yang tidak bisa menghargai Mia sebagai istrinya yang selalu melukainya.
“Ayah,”ucap Ibu Jordan.
“Iya ibu,”kata Ayah Jordan.
“Siapa orang yang ingin menyelakai Mia,”kata ibu Jordan.
“Kurasa orang yang ingin menyelakai Mia adalah kembaran Irma. Bukan kalian sudah membaca catatan kejadian yang sudah dialami oleh Mia. Di dalam catatan yang sudah di cari tahu kalau Mai pernah berselisih dengan Irma. Sampai cucu yang aku banggakan juga terhasut oleh wanita rubah itu,”kata kakek.
“Sekarang wanita rubah sudah digantikan kembarannya Cita,”kata Nenek.
“Apa bos kamu masih mengurungkan dirinya didalam kamar,”kata Kakek.
“Itu benar tuan besar,”kata Sekertaris Jordan.
Keluarga Jordan yang diam-diam mencari Mia menemukan kalau Mia bersama dengan Tomas. Tapi nyawa Mia juga dalam kondisi tidak baik karena Mia selalu diawasi oleh pihak Cita yang ingin nyawanya.
Jordan yang di dalam kamar merenungkan kesalahannya sampai dia mendapatkan telepon dari Cita. Jordan hanya melihat saja dan terdiam. Jordan yang tidak ingin dirinya diganggu hanya bisa mematikan teleponya, hingga Cita yang merasa ada keanehan dari sikap Jordan membuat Rencana.
“Tidak aku sangka Jordan akan bersikap dingin kepadaku seperti ini,”kata Cita.
“Bos ini laporan yang terbaru tentang Jordan dan kondisi perusahaannya,”kata anak buah Cita.
__ADS_1
Cita yang membaca dokumen sampai dia menyadari kalau Jordan beberapa hari ini bertemu dengan Petra dan Ben. Cita yang mengingat kembali kalau mereka ada kaitanya dengan Mia.
“Apa Jordan merasa menyesal dengan kehilangan Mia,”ucap Cita sambil berpikir.
“Tidak aku sangka dia bisa lepas dari godaan Irma dan aku,”kata Cita yang membuat rencana lain untuk dia bisa masuk ke dalam keluarga Jordan.
Cita yang sudah selesai membaca kondisi Jordan beralih dengan dokumen tentang Mia Cita yang terkejut kalau Mia sedang hamil. Cita terdiam dan tersenyum licik,”Aku akan mengambil anak itu.” Cita yang merencanakan niat jahat dengan membuat kehamilan palsu dan anak yang dia butuhkan adalah anak Mia yang dia kandung.”Pasti anak itu anak dari Jordan,”ucap Cita.
Cita yang menyuruh anak buahnya untuk menjaga Mia sampai proses kelahiran anak yang dikandung oleh Mia. Setelah Cita memberitahukan apa yang di rencanakan untuk anak yang dikandung oleh Mia. Cita mulai mendekati Jordan yang sudah tidak bisa didekati karena sikapnya yang mulai berubah.
Tapi pertunangan mereka masih tetap berlanjut. Sampai satu bulan telah berlalu Cita sudah mempersiapkan semuanya dengan dia selama ini berpura pura hamil anak Jordan. Jordan yang awalnya mengurungkan dirinya berubah karena dia mendapatkan pesan dari Cita kalau dirinya hamil. Saat Jordan menyesali kesalahannya kepada Mia yang sudah tidak ada.
Orang tua Jordan yang selalu mengawasi Jordan dan Cita merasa tidak suka dengan Cita.”Aku tidak ingin bertemu dengan wanita rubah itu,”kata Ibu Jordan.
“Tapi sayang kamu tidak boleh seperti itu. Kamu lupa kita harus berpura-pura juga mengikuti drama wanita itu bukan,”kata ayah Jordan.
Ibu dan ayah Jordan yang melihat raut wajah orang tua mereka membuat mereka bertanya.”Apa yang terjadi dengan Mia?,”kata Ibu.
“Anak yang malang,”ucap nenek. Kakek yang memberikan hasil laporan yang mereka baca kepda orang tua Jordan. Ayah Jordan yang mengambil laporan itu membacanya dan terkejut dan tidak lama kemudian Ibu Jordan mengintip sedikit sampai membuat hati seorang ibu sakit.
“Sekarang kita tahu kenapa Cita berbohong kalau dia hamil anak Jordan,”kata kakek.
“Kurasa ini yang direncanakan oleh Cita mengambil anak dari Mia. Tapi gadis ini sangat tidak beruntung sekali,”kata ayah.
__ADS_1
“Gadis yang malang. Tapi kita harus melakukan sesuatu bukan kepada Mia,”kata Ibu yang tidak ingin Mia kehilangan anak yang dia jaga selama ini.
“Sayang tidak perluh khawatir karena Mia sudah bersama dengan Tomas dan penjagaannya juga ketat Mia akan baik saja sampai kelahirannya,”kata Ayah.
“Itu benar, tapi bagaimana dengan putra kalian yang tidak tahu diri itu sudah menyakitkan anak orang lain sampai dia hamil dan mengalami penderitaan yang menyakitkan seperti itu,”kata Nenek.
“Biarkan aku nasehati dia. Tapi sebelum itu bagaimana dengan cIta,”kata Ayah.
“Kita harus membuat wanita rubah itu menderita,”kata Ibu Jordan.
Ayah Jordan yang memberikan informasi kepada Sekertarsinya untuk melakukan rencana agar Jordan bisa melihat dengan matanya. Siapa Cita itu sebenarnya. Tapi sebelum melakukan itu Ayah Jordan harus membuat rencana agar Jordan bertemu dengan Mia yang masih hidup tapi dengan cara diam-diam. Dalam pesan yang diberikan Sekertarisnya harus melakukannya harus berhati-hati jangan sampai Cita tahu.
Sekertaris Jordan yang sudah mendapatkan pesan itu hanya bisa melakukannya. Tapi waktu yang diberikan adalah delapan bulan lagi. Sekertaris Jordan yang tidak tahu karena waktu itu bertepatan dengan kelahiran anak Mia.
Sementara pada saat itu Jordan yang sedang sibuk dengan urusan pekerjaan dia tidak memperdulikan Sekertarisnya. Karena laporan yang sudah ditinggalkan Jordan membuat dia harus bisa menyelesaikan semua tugas dan dokumen yang harus di tanda tanganinya. Cita yang datang ke perusahaan memasuki ruangan Jordan.”Sayang aku datang,”ucap Cita yang berjalan ke arah Jordan yang sibuk.
Jordan melihat Cita masuk dan berdiri menghampirinya.”Untuk apa kamu datang ke sini, kamu tidak boleh terlalu kelelahan kamu harus ingat kamu sedang hamil,”kata Jordan yang penuh perhatian kepada Cita yang mengandung anak Jordan.
“Aku tahu, tapi aku ingin bertemu dengan kamu. Kamu selalu pulang malam, aku tidak sempat melihat wajah kamu. Pasti anak kita juga ingin melihat wajah ayahnya bukan,”kata Cita yang tersenyum.
Jordan yang merangkul Cita sambil tangannya satu mengelus perut Cita.”Anak ayah yang pintar jaga mama kamu ya,”kata Jordan Cita yang mendengarnya merasa senang karena dengan anak yangd ia kandung bisa membuat Jordan bisa didekat dia.
Sehingga rencana dia bisa berjalan lancar sampai waktu tib Cita bisa masuk ke dalam keluarga Jordan. Tapi di tempat lain Mia yang sedang berjuang karena kondisi dia mengalami penurunan. Tapi dengan semangat yang Mia miliki dengan bantua dokter pilihan Tomas.
__ADS_1
Mia bisa bertahan sampai kondisi dimana dia bisa merasa tenang. “Mia,”ucap Jem. Mia yang sedang ada di taman menulis novel yang dia kerjakan dengan angin yang berhembus hangat. Membuat Mia merasa kalau dirinya disayang oleh banyak orang.
Tapi di dalam lamunanan dia Mia yang diam-diam mencari tahu kondisi Jordan, ben dan Petra yang dia kenal. Karena apa yang di alami oleh Mia sudah membuat sedikit ke waspadaan kepada Cita yang memperhatikan dirinya. Tapi Mia yang tidak tahu kenapa Cita menginginkan dirinya hanya bisa mencari tahu.