Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 202


__ADS_3

Adi yang di dalam ruangan rapat bersama dengan kepala sekolah dan guru yang lain. Sedang membahas bagaimana bisa membuat para siswa bisa memahami pelajaran dengan waktu yang singkat. Karena waktu tinggal dua bulan Kepala sekolah Jonet yang melihat Adi dengan harapakan bisa membantu mereka.


‘Putra apa kamu memiliki solusinya,”kata Jonet.


“Apa?,”kaa Adi yang melihat ke araj kepada sekolah.


“Kenapa anda tanya kepada saya, bukan saya disini sebagai pendengar saja ya,”kata Adi dengan dingin.


“Itu awalnya iya tapi karena Prita yang sudah menyarankan saya. Kamu berhak membantu kami para guru yang ada disini untuk membimbing kami para siswa yang sudah banyak ketinggalan pelajarannya,”kata Jonet.


Adi untuk sesaat terdiam dan melihat hasil penilaian dari setiap kelas. Setelah melihat dan memerikasa kalau yang paling buruk pengetahuannya adalah kelas C dari kelas satu sampai kelas Tiga. Sedangkan untuk kelas B rata-rata pengetahuannya, untuk kelas A yang bisa dibilang bagus dalam pemahamannya. Karena kelas A di berikan pendidikan yang sesuai berbeda dengan kelas C dan B. Tapi yang paling buruk adalah kelas C.


Adi menghele nafas untuk sesaat dan melihat wajah guru dan kepala sekolah yang ada di dalam ruangan.


“Harus sekarang ya memberikan solusinnya, tidak bisa besok,”kata Adi.


“Tidak bisa,”ucap semua orang dalam ruangan. Adi menundukan kepalanya dan mengambil kertas yang ada di dalam tasnya.”Untuk pertama hanya untuk materi besok saja, untuk yang lain besok. Tidak masalahkan,”ucap Adi yang menulis rumus yang mudah di ingat dan ringaskan materi yang mungkin masuk dalam setiap ujian nasional maupun internasional.


Satu jam telah berlalu Adi yang sudah selesai menulis memberikan lembaran itu kepada kepala sekolah. Tapi karena waktu izin sudah habis setelah memberikan lembaran Adi meminta izin untuk kembali. Karena dia harus bekerja di cafe karena wkatu izin dia sudah habis. Setelah melihat jam yang menunjukkan malam hari dimana Aid partime pada malam hari menggantikan teman pegawai yang menggantikan dia.


“Bukan ada peraturan para siswa dilarang untuk bekerja bukan,”kata kepala sekolah.


“Itu benar, tapi bapak juga tahu bukan. Jika saya tidak bekerja dari mana saya makan,”kata Adi.


Kepala sekolah terdiam untuk sesaat dan mengizinkan Adi untuk pergi dari ruangan. Adi yang bisa lega berdiri dari kursi, tapi sebelum Adi pergi Adi berkata sepakata kata kepada para guru.


“Jika kalian mau mengubah para siswa kenali dulu pemahaman para siswa. Karena selama ini aku membantu mereka hanya ada catatan ini saja yang bisa aku dapatkan dari mereka,”kata Adi memberikan sebuah catatan kepada para guru. Adi pergi keluar setelah memberikan catatan itu. Adi yang sudah keluar dari ruangan mendapatkan pesan dari Rabbit. Yang memberitahukan kalau Organisasi black sudah bergerak mencari Adi.

__ADS_1


“Mereka sudah mulai mencari ya,”ucap Adi. Baru beberapa langka Adi berjalan didepan dia ada seorang yang tidak asing baginya. Dia adalah Cahya yang datang ke sekolahan Adi.”Kenapa kamu ada sini,apa kamu anak baru disekolahan ini,”ucap Adi yang tidak kenal dengan Cahya.


“Tidak aku datang ke sini hanya ingin tahu siapa Putra sampai mamaku Cita sangat marah dengan nama Putra,”kata Cahya.


“Cita siapa dia, aku tidak mengenal dia sama sekali,”kata Adi.


“Itu benar kamu tidak mengenal dia. Tapi wanita itu mengenal kamu, aku hanya memberitahukan kepada kamu. Untuk berhati-hati mungkin saja kamu dalam bahaya. Karena wanita itu pernah  membunuh seorang anak,”kata Cahya yang berbalik. Meninggalka Adi dalam lorong menuju pintu keluar.


“Cita lagi tidak bosannya,”ucap Adi yang kembali melangkah.


Adi yang berjalan sampai di gerbang sekolah dimana Adi melihat sebuah mobil hitam di depan pintu. “Mereka siapa ya?,”ucap hati Adi.


Tapi karena Adi tidak perduli melewati saja begitu saja sampai dia melewati gang. Adi merasakan kalau ada yang mengikuti dia. Adi yang sedikit melirik ke arah belakang kalau ada beberapa orang mengikuti dia. Agar mereka tidak terlalu curiga Adi berhenti mengambil handsant yang ada ditas. Kemudian dia pasangkan ke ponselnya untuk mendengarkan musik. Adi yang mendengarkan musik dengan hati-hati pergi ke cafe.


“Akhirnya kamu sampai juga Putra,”ucap pegawai yang mengganti shift Adi.


“Maaf ya tadi ada sedikit masalah disekolahan,”kata Adi.


“Iya aku akan berganti dulu,”kata Adi yang segera masuk ke dalam untuk mengganti pakaian.


Di waktu malam hari dimana semua pelanggan datang untuk bersantai dari pekerjaan mereka. Walaupun sangat ramai dan juga menguntungkan cafe. Adi yang juga sebagai pelayan cafe ikut membantu dan melayani para tamu. Sampai waktu tutup cafe datang semua yang sudah lelah dengan pekerjaan mereka bisa melepaskan lelah karena. Cafe sudah waktunya tutup dan pelanggan sudah pulang semua.


“Akhirnya selesai juga, cukup ramai juga hari ini,”ucap pelayan lain.


“Iya, tapi akhirnya sudah selesai juga,”kata Adi.


“Hai Putra ayo kita makan bersama,”kata pelayan yang bersamanya.

__ADS_1


“Maaf aku harus kembali ke rumah. Ada pekerjaan rumah yang harus aku kerjakan sampai pagi datang. Kamu lupa ya kalau aku ini masih anak pelajar SMP,”kata Adi melepaskan pakaian pelayan.


“Iya juga. Tapi kamu ini batu kelas satu ya Putra,”kata pelayan.


“Iya sebentar lagi kenaikan kelas. Jadi harus ada persiapan untuk belajar bukan,”kata Adi.


“Apa kamu bisa membagai waktu kamu Putra kerja sekolah,”kata pelayan.


“Seharusnya bisa dilakukan jika sudah terjadwal bukan,”kata Adi yang segera meninggalkan ruangan setelah berpamintan dengan kawan satu pekerjaan.


Adi yang keluar dari cafe melewati pintu belakang. Maish terasa hawa membunuh yang ada disekitar Adi.”Sebenarnya siapa mereka untuk apa mengawasiku. Aku hanya anak biasa disini,”kata hati Adi yang berjalan menuju supermarket terbuka. Untuk membeli beberapa barang yang dia butuhkan. Selesai dengan berbelanja Adi berjalan pulang.


Tapi di tengah jalan mereka yang mengikuti Adi mengepung Adi dari segala arah. Adi menatap kedepan dan melirik ke belakang dan samping kanan dan kiri. “Kenapa kalian mengepungku, siapa kalian?,”ucpa Adi dengan santai.


“Tidak aku sangak seorang anak SMP bisa santai seperti ini melihat seorang tentara bayaran,”ucap Cita. Adi yang melirik kebelakang karena mendengar suara yang tidak asing. Adi menoleh kebelakanga dan melihat Cita.


“Kenapa dia ada disini,”ucap hati Adi.


“Kenapa apa kamu takut dengan kakak cantik ini. Kamu tidak usah takut. Aku di sini hanya ingin berbicara dengan kamu baik-baik saja,”kata Cita dengan tatapan licik.


“Apa yang kakak cantik ingin katakan kepada anak SMP,”kata Adi.


“Anak SMP yang masuk ke dalam pelelangan. Apa benar kamu anak SMP bukan seorang yang berbahaya,”kata Cita yang mendekat sampai wajah mereka saling berhadapan.


“Apa yang kakak cantik katakan. Akau tidak tahu, aku hanya kebetulan mendapatkan undangan tahunan saja,”kata Adi.


“Undian tahunan tapi bagaimana kamu bisa bersama orang yang kuat itu,”kata Cita.

__ADS_1


“Aku bertemu dia saat masuk ke dalam pelelangan saja. Kami saling berkenalan satu sama lain dan saling membantu. Apa ada yang aneh dengan itu semua,”kata Adi.


“Tapi kakak yang ada disini dengan banyak orang apa yang ingin kakak lakukan,”kata Adi tetepa waspada dan berhati-hati.


__ADS_2