
Tomas yang tidak tahu harus berkata apa kepada Adi. Karena Jordan datang ke sini karena mencari Adi. Tapi Tomas yang ingin mengatakannya sudah di tebak lebih dulu oleh Satya ketua kelas Adi.
“Kenapa kamu bertanya yang sudah pasti bukan Adi. Otak kamu geser apa setalah kunjungan di pertanian tadi siang,”kata Satya.
“Siapa yang geser, aku hanya mencari yang pasti,”kata Adi.
“Sudah kalian berdua buat orang mengganggu istirahat yang sedang sakit,”kata Roy.
“Maaf paman Tomas mereka berdua memang begitu setelah di tolak,”kata Rey. Adi dan Satya yang memandang Rey dengan tatapan dingin.”Siapa yang di tolak,”ucap Adi dan Satya.
“Tidak tahu,”ucap Rey sambil mengangkat kedua tangannya kesamping sambil telapak tangan membuka ke atas.
Tomas yang melihat Adi bahagia merasa senang didalam hati. Walaupun dia sebagai kakek tidak bisa menjaga Mia putriku. Tomas yang merasa bersalah karena tidak bisa menjaga putrinya Mia. Smapai Adi pun tidak bisa merasakan kasih sayang dari seorang ibu kandungnya. Adi yang melihat rasa cemas dan rasa bersalah dari wajah Tomas bisa menebak.
“Kakek tidak usah merasa bersalah. Aku bahagia bersama dengan keluarga baruku, mereka baik dan bisa menjagaku,”kata Adi.
“Tapi kakek merasa bersalah tidak bisa menjaga Mia ibu kamu,”kata Tomas.
“Itu adalah pilihan ibuku karena ibu masih sayang dengan ayah,”kata Adi.
“Tapi kenapa ayah datang ke sini apa dia mencari diriku,”kata Adi. Tomas menganggukan kepalanya tanpa dia berkata apa-apa.
“Benarkan dia ke sini pasti mencari kamu. Setelah dia melihat di museum,”kata Rey.
“Apa yang kalian bicarakan kalau Jordan melihat Adi di museum,”kata Tomas yang terkejut.
“Ohh itu saat dimuseum ada kunjungan dari orang ternama yang kebetulan itu adalah Jordan. Tapi kuras dia belum tahu kalau Adi adalah anaknya karena sudah dicegah oleh Cita tadi,”kata Roy.
“Cita juga ada di museum. Tapi kamu baik-baik saja Adi tidak dilukai oleh mereka bukan,”kata Tomas.
“Tidak Adi baik saja, hanya saja saat kami pergi ke pertanian ada beberapa orang yang datang untuk mencari Adi secara diam-diam,”kata Rey.
__ADS_1
“Tunggu dulu. Jadi maksud kamu bisa saja buronan yang datang tiba-tiba hari itu bisa saja itu suruhan wanita itu Adi,”kata Satya.
“Iya bisa jadi,”kata Adi.
Tomas yang tadi bisa senang mulai gelisah dengan adanya Cita ada di wilayah ini. Tomas yang berpikir kalau Cita akan selalu menyuruh orang lain untuk membunuh Adi.Tomas yang menghubungi anak buahnya untuk menjaga Adi. Tapi di hentikan oleh Roy dengan dia mengambil ponsel Tomas.
“Kembalikan sekatang Roy,”ucap Tomas dengan dingin yang campur rasa cemas.
“Paman tidak usah khawatir kami baik-baik saja. Adi juga bisa menjaga dirinya sendiri. Mereka tidak akan bisa menyentuh atau melukai Adi. Paman hanya perluh menjaga kesehatan paman saja. Jangan sampai Adi sedih karena paman sakit ya,”kata Roy.
“Itu benar paman. Paman tahu tidak saat Adi melihat paman dalam kondisi terluka dia sangat marah dan sedih sampai. Adi meminta tolong untuk melakukan tindakan pertama untuk menolong paman. Karena Adi tidak ingin pamannya mati,”kata Sayta.
Adi yang memalingkan wajahnya dengan wajah cemberut dan berpura-pura tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Tomas merasa senang kalau cucunya Adi mau menerima dia.”Aku akan kembali sehat, jadi jaga diri kalian baik-baik,”ucap Tomas.
“Paman kami juga akan kembali karena sudah malam juga. Kita harus kembali ke hotel,”kata Roy.
“Kalian harus berhati-hati saat pulang,”kata Tomas. Melihat Rey, Roy dan Satya yang sudah keluar dan hanya ada Adi di dalam.”Kakek harus sehat ya. Jangan membuat Ibu sedih jika kakek nanti sakit,”kata Adi yang berjalan keluar ruangan Tomas.
Adi yang membuka pintu dimana mereka bertiga sudah ada di luar.”Kita pergi sekarang,”ucap Rey.
“Kita akan pergi kemana,”kata Satya.
“Nanti kamu juga akan tahu,”ucap Roy yang merangkul Satya.
“Tapi kenapa kamu ingin ikut dengan kami ketua. Apa kamu tidak takut jika nanti kamu terbunuh,”kata Roy.
“Bicara tentang kematian emang aku takut. Tapi yang membuat aku penasaran adalah apa kalian membuat satu organisasian secara diam-diam. Jika aku melihat kalian tidak takut dengan buronan dan musuh yang datang waktu itu,”kata Satya.
“Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu,”Kata Rey.
“Kenapa bukan bisa ditebak melihat kalian santai saat sedang musuh datang. Kalian anggap temanmu ini bisa menjadi ketua kelas bagaimana. Jika aku tidak tahu aktifitas kalian,”kata Satya.
__ADS_1
“Kita akan pergi ke gang preman naga bukan,”ucap Satya. Mereka bertiga yang diam seketika dan saling memandang satu sama lain.”Bagaimana kamu bisa tahu kita akan pergi ke gang preman Naga,”kata Adi yang mulai waspada dengan Satya.
“Jangan waspada seperti itu. Karena kakak aku menghubungiku ada seorang tamu yang datang ke gang preman Naga pada jam kalian ingin datang hari ini,”ucap Satya.
“Tunggu dulu Satya kakak kamu apa dia bernama Yasa,”kata Roy.
“Iya dia adalah kakakku yang kabur dari rumah karena orang tuaku tidak suka dengan kakak yang suka berkelahi. Tapi aku selalu menghubungi dia jika ada kesempatan, kenapa? Kalian tidak tahu,”kata Satya dengan santai.
“Bagaiman mana bisa mudah seperti ini?,”kata Rey.
“Emangny kalian bertiga ingin bertemu dengan kak Yasa ada apa,”kata Satya.
“Kami rencananya ingin membuat alinansi dengan kakak kamu jika kamu dibawah ke pemipinan Adi,”kata Roy.
“Jadi kamu bos suatu organisasi ya Adi. Tapi organisasi apa yang ingin kamu buat,”kata Satya. Sampai Adi berhenti berjalan karena didepan dia melihat Cita bersama dengan pimpinan AS.”Kenapa dia ada disini,”ucap hati Adi.
“Ada apa Adi,”kata Satya yang melihat wajah darai Adi berubah. Setelah Satya bersama dengan Rey dan Roy melihat ke depan kalau ada Cita yang berjalan ke arah mereka. Adi yang tahu lalu bersembunyi di satu ruangan yang dimana dia menyuruh untuk menjaga Tomas secara diam-diam.
Tapi pada saat yang sama orang yang disuruh oleh Adi memberitahukan kalau Cita mencari Adi untuk menayakan tenatang keberadaan Adi. Tapi dari pesan yang masuk ada juga catatan kalau dia juga akan membunuh Tomas jika Tomas tidak memberitahukan keberadaan Adi.
“Hallo bos ada apa?,”kata Shep.
“Kamu dan kawan kamu untuk berjaga akan ada yang harus kalian lakukan untukku di wilayah J rumah sakit D,”kata Adi. Shep hanya menerima perintah sampai dia berkata,”Apa hanya itu saja?.”
“Tidak bawa Coco dan Toto untuk membantu kamu. Proritas kita adalah menyelamatkan Tomas jika ada yang mengganggu terserah kalian saja,”kata Adi.
Rey dan Roy yang melihat dari balik jendela ruangan yang mereka masukki.”Kenapa Cita ada disini,”kata Rey.
“Adi kamu baik-baik saja,”kata Roy yang melihat wajah Adi sedikit gelisah.
“Mereka datang untuk mencari tahu keberadaan aku dari Tomas,”kata Adi.
__ADS_1
“Jika seperti itu bukan paman dalam bahaya,”kata Satya.
“Tidak usah khawatir aku sudah menyuruh Shep, Toto dan Coco untuk menjaga kakek Tomas. Kita harus pergi dari sini. Jangan sampai kita tidak bisa bertemu dengan Yasa,”kata Adi.