Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 118


__ADS_3

Adi yang sudah kembali dengan kakaknya, tanpa ada yang tahu kalua Adi baru saja pergi meninggalkan kelompok.”Bagaimana apa sudah membeli semuanya?,”kata Adi dari belakang.


“Sudah, cemilan juga sudah dibeli. Tapi Adi kamu tidak jadi pergi ke lelangan,”kata Roy.


“Tidak jadi karena barang sudah aku temukan di pasar lelang batu,”kata Adi.


“Jadi dari awal kamu datang kesini hanya mencari  kristal batu pelangi. Tapi untuk apa,”kata Roy.


‘Rahasia,”ucap Adi.


“Tapi jika sudah selesai kita kembali sekaling atau ada yang mau dibeli,”ucap Adi.


“Untuk kalian berenam nanti akan tinggal bersama dengan kawan kami yang lama. Sampai rumah yang aku beli sudah di tata dan di isi,”ucap Adi.


“Itu tidak masalah,”ucap mereka berenam.


“Tapi paman kamu dimana Adi,”ucap Gozo.”Maksus kamu paman organisasi, katanya dia pergi kelelangan. Apa kamu mau pergi bersama dengan paman organisasi,”kata Adi.


“Tidak aku hanya ingin tahu apa kamu tahu identitas dia,”ucap Gozo.


“Aku tahu tapi aku lebih suka memanggil dia paman organisasi kalau tidak paman penggemar,”kata Adi.


“Kenapa?,”kata Gozo. “Karana paman yang di sini Cuma menjaga aku saat ibu kandung aku tidak ada,”kata Adi.


“Ayah kamu bagaiman?,”kata Gozo. Adi yang terdiam dan pergi mencari cemilan. Yang membuat Gozo bingung dnegan sikap yang diberikan oleh Adi.”Kenapa dengan Adi?,”kata Gozo kepada Rey dan Roy.


“Kenapa kamu bertanya seperti itu kepada Adi,”kata Rey.”Baru saja dia bisa tenang karena bisa sedikit melupakan semuanya,”kata Roy.


“Apa maksud kamu, apa terjadi sesuatu kepada ayah Adi,”kata Gozo.


“Bukan begitu bukan aku sudah bilang anak itu memiliki banyak masalah walaupun di lihat santai diluar. Tapi di dalam dia memiliki masalah yang harus dia tangani dengan usia dia yang belum dewasa.Dia harus bisa bersikap dewasa,”kata paman organisasi.


“Kamu tadi hanya mengatakan kalau Ibu darai Adi sudah meninggal karena di bunuh dan untuk ayah nya sendiri tidak kamu jelaskan kenapa,”kata Gozo.

__ADS_1


“Sebenarnya Ayah kandung Adi masih ada tapi sedikit ada perselisihan antar kedua orang ini. Karena dulu ayahnya ini menyiksa ibunya sampai ibu ini bercerai karena seorang wnaita yang disukai oleh ayahnya. Tapi karena ibu Adi sangat menyukainya apa yang dilakukan oleh ayahnya dia terima. Walaupun nyawa sendiri yang dia korbankan,”kata Paman organisasi.


“Kurasa aku sedikit paham dengan apa yang terjadi,”kata Gozo.


“Ohh paman kamu sudah kembali,”kata Adi yang mendekat.


“Kamu baik-baik saja,”kata paman organisasi dengan mata yang melihat ke arah Adi.


“Aku baik saja,tidak usah terlaku khawatir.,”kata Adi yang santai.


“Apa sudah selesai jika sudah kita kembali sekarang,”kata Adi.


“Bagaimana dengan paman mau balik atau masih di sini,”kata Adi.


“Paman akan mengantarkan kalian pulang,”kata paman organisasi. Mereka semua yang keluar dari ruang lalang bawah tanah. Dimana mereka sudah keluar hari sudah beranjak malam.”Sudah malam ternyata,”kata Rey.


“Tapi Adi kamu ke toko buku membeli apa,”kata Roy.


“Barang langkah untuk berpetualang,”ucap Adi yang tersenyum. Adi bersama dengan kedua kakaknya yang di antar oleh paman organisasi. Sedangkan Gozo dengan yang lain yang sudah di jemput oleh  Sato.


“Kebetulan kamu datang mereka berenam anggota baru. Kaian bisa berkenalan di markas,”kata Adi kepadaSto.


“Baiklah aku akan mengantar mereka ke markas tapi bagaimana dengan kalian betiga,”cuap Sato.


‘Kami akan di antar oleh paman,”ucap Roy. “Baiklah dan ini ada titipan dari Ulta dan Elang untuk kamu Adi,”ucap Sato. Adi yang mengambil titipan itu dan mengangukan kepalanya kepada Sto. Setelah sato bersama dengan keenam anggota sudah pergi. Adi bersama dengan kakaknya masuk ke dalam mobil paman organisasi. Adi yang tidak lupa untuk memasukkan barang yang dibawakan oleh Sato.


“Itu apa Adi,”kata paman organisasi yang melihat sebuah amplop.


“Bukan apa-apa,”kata Adi.”Paman jika ingin tahu suruh orang saja untuk mematai Adi nanti juga akan tahu apa yang akna dilakukan oleh Adi. Dia ma begitu,”kata Rey.


“Jadi kalian berdua juga selalu mengawasi Adi dengan diam-diam ya,”kata paman organisasi.


“Iya,”ucap mereka berdua Rey dan Roy.

__ADS_1


“Adi kurasan kamu sudah diawasi banyak orang ya. kalau kamu terlalu banyak menyembunyikan rahasia,”kata paman organisasi.”Sudah terbiasa, tapi aku tidak perduli asalkan mereka yang mengawasiku bisa selamat dari kejaran para pengawas yang aku bentuk,”kata Adi.


“Pengawas apa yang dia maksudkan,”kata paman organisasi.


“Pengawas yang dibuat untuk menjaga informasi. Awalnya kami juga begitu tapi lama kelamaan kita juga mendapatkan ide  baru,”kata Rey.


“Itu benar dengan pengawasan dan sistem pertahanan yang dibuaT Adi. Kami dituntunt untuk meningkatkan kerja ornag yang kami latih dan kami minta bantuan,”kata Roy.


“Pelatiah ganda ya,”ucap Paman organisasi.


“Bisa dibilang begitu,”kata Roy.


“Tapi kami juga harus menyembunyikan mereka juga,”kata Rey.  Di dalam mobil mereka yang bebincang dengan santai sampai mereka sampai didepan rumah.”Kita sudah sampai,”ucap paman organisasi.


“Paman tidak keluar,”ucap Rey.


“Tidak paman ada urusan jadi paman hanya bisa mengantar sampai di sini saja. salam buat mama kalian ya,”kata paman organisasi. Setelah mereka bertiga keluar mobil melaju meninggalkan mereka bertiga. Adi bersama dengan kedua kakaknya masuk di dalam, dimana mereka sudah disambut oleh Jesi.”Kalian sudah pulang,”kata Jesi.


“Sudah ma,”kata Rey.


“Tapi ada apa ma,”kata Roy.


“Tidak apa-apa. Kalian baik-baik sajakan,”ucap Jesi.


“Kami baik-baik saja. Kenapa mama terlihat khawatir, apa terjadi sesuatu,”kata Adi.


“Tidak hanya saja tadi mama mendapatkan kabat dari paman organisasi. Kalau kalain bersama dia, mama kira terjadi sesuatu sampai kalian bertemu dengan paman organisasi,”kata Jesi.


“Ohh soal itu kami baik-baik saja. kita bertemu saat belanja dan makan bersama dengan paman. Makanya kami minta paman untuk memberitahu kalau kami bersama paman,”kata Roy.


“Agar mama tidak khawatir,”kata Rey.


“Apa itu benar Adi?,”kata Jesi. Adi yang menganggukan kepalanya. Jesi yang melihat itu merasa laga dan meminta mereka bertiga untuk membersihkan dirinya dan makan bersama. Mereka bertiga yang kembali ke kamar ada yang langsung menuju kamar mandi dan ada yang didapur. Untuk mengisi kekosongan mereka menuggu kamar mandi. Adi yang menuju kamar meletakan tas yang dia bawa.

__ADS_1


Sementara Rey yang masuk ke dalam kamar mandir untuk membersihkan dirinya. Roy yang mengobrol bersama dengan Jesi. Adi yang masuk ke dalam kamar melihat email yang masuk. Dimana email itu tentang ayah kandung Adi. Diman ayah kandung Adi yang sedang menjalankan suatu usaha dan berjalan lancar. Prestasi Ayah Adi yang dalam bisnis berjalan lancar, tapi ada rumor yang memberitahukan kalau mantan istriya memiliki anak dari Ayah Adi.


“Sudah dimulai ya,”kata Adi. Adi yang tidak terlalu gelisah hanya membaca gosip yang muncul dengan Adi melihat berita yang lain. Kalau ada seorang yang persis dengan Jordan yang mendatangi Ayahnya.”Adi yang tidak tahu siapa dia hanya menebak saja?,”kata Adi dalam hati.


__ADS_2