
Para anggota khusus yang sedang mendoaakan ibu Adi di depan para paman penggemar. Selesai mereka mendoakan. Mereka saling berbincang satu sama lain di bawah guyuran air hujan. Pakaian yang basah wajah yang lelah dengan raut wajah yang sedih dari anggoa khusus.
“Kalian datang ke sini. Apa di minta oleh bos kecil kalian,”ucap paman organisasi.
“Bos kecil,”ucap mereka semua yang dibawah air hujan mereka menangis. Tapi para paman yang tidak bisa membedakan mereka menangis atau tidak karena air hujan.
“Untuk apa kamu mencari bos kecil kami. Kalian juga mencarinya ya, atau kalian sudah tahu semuanya. Karena kalian datang ke tempat ini,”kata Rabbit.
Para paman penggemar hanya terdiam melihat ke arah langit tapi dalam hati mereka juga ikut sedih.”Kalian sudah tahu bukan. Jadi kamu tidak usah memberitahukan kepada kalian. Karena semuanya sudah selesai dengan kemenangan Adi,”kata Robin.
“Adi,”ucap para paman penggemar.
“Dimana Adi?,”kata paman progemer.
“Dimana dia kalian sudah tahu dia sudah bersama dengan ibunya dan keluarganya yang hangat,”kata Sem.
“Lalu kalian siapanya Adi,”kata paman mafia.
“Kami adalah keluarga barunya kami adalah kakak dari Adi serta rekan perjuangan dia,”kata Red.
“Aku tidak tahu kalau Adi memiliki kakak dari seorang yang sudah membunuh organisasi black,”kata paman tentara.
“Kalian tidak tahu bagaimana perasaan anak itu,”ucap Sem. Semua terdiam dengan perkataan Sem sampai dari belakang mereka melihat wajah yang tidak asing.
“Kurasa kita kedatangan tamu lagi yang ada disini,”ucap Blue.
“Kurasa iya tampah ramai saja,”kata Prita.
“Hai Mon apa benar ini makan ibu Adi,”kata Mizan.
“Itu benar kenapa,”kata Mon. Seta dan Mizan yang merasa sedikit hawa keberadaan Adi disekitar makan Mia.”Apa Adi pernah datang ke sini sebelumnya,”ucap Seta.
“Yang aku tahu belum pernah... tunggu apa maksud kamu Adi pernah datang ke sini baru-baru ini,”ucap Mon yang kembali sadar dengan perkataan Seta.
__ADS_1
“iya kami berdua merasakan kalau Adi pernah datang ke sini. Tepatnya hari ini dimana juga dia pergi,”kata Seta.
“Kurasa Adi emang sudah menyiapkan semuanya dari awal datang setelah tubuhnya tidak sanggup untuk menompang tubuhnya yang akan hancur,”kata Mizan.
“Perkataan kalian itu sedikit membuat ornag sedih. Tapi apa Adi akan bahagia ya bersama dengan ibunya,”kata Mon dengan suara kecil. Mizan dan Seta yang melihat ke arah Mon dengan tatapan wajah tersenyum. Mon yang melihat wajah Seta dan Mizan yang tersenyum bisa menebak kalau Adi bahagia disana. Karena semua urusan Adi sudah selesai.
“Tapi bukan lebih baik kalau Adi memiliki keturunan ya sebelum dia pergi,”kata Odi. Mata semua anggota khusus melihat ke arah Odi yang berkata seperti itu.
“Kamu ingin dipukul Odi dengan kata kamu. Adi masih belum dewasa masak kamu menyuruh dia menikah,”ucap Prita.
“Apa yang salah dengan kata Odi? Bukan Adi emang memiliki pacar ya,”kata Sem.
Semua mata melihat ke arah Sem yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Sem. “Kenapa kalian meliahtku seperti itu? Aku hanya mengatakan kalau Adi memilik pacar bukan memilik anak. Tidak mungkin dia menghamili pacarnya bukan,”ucap Sem.
“Lalu dimana pacarnya sekarang,”kata Prita.
“Pacarnya sudah lama meninggal karena penyakit kanker otak. Kurasa sudah lama sih itu terjadi,”kata Sem.
“Kenapa kamu tidak bilang kalau Adi pernah memiliki pacar,”ucap Prita.
“Paman mau berbagi cerita dengan kami,”kata Robin.
“Kurasa itu pilihan yang baik. Untuk kita saling berbagai ceita tentang perjuangan Adi,”ucap Rabbit. Para paman penggemer yang juga ingin tahu Adi selama ini dia ada dimana dan dengan siapa mereka ingin mengenal kakak dari Adi yang mereka temui malam itu.
Di bawah hujan yang deras sampai Rey dari jauh memanggil mereka.”Paman apa yang kalian lakukan disini hujan-hujan,”ucap Rey.
“Kalian sudah datang ya. Tapi untuk apa kalian datang ke sini,”kata Mon.
“Seharusnya aku yang bertanya kalian siapa ada dimana mantan istriku,”kata Jordan.
‘Sayang tenang dulu mungkin mereka adalah kawan dari Mia,”kata Jesi.
“Tunggu dulu bukan kamuitu adalah laki-laki yang bersama anak kecil itu ya. Di pelelangan,”ucap ey yang mengingat wajah Rabbit.
__ADS_1
“Anak mengingat saya. Terima kasih,”kata Rabbit yang tersenyum.
“Tapi dimana anak yang bersama kamu waktu itu apa dia juga tidak datang ke sini,”ucap Rey. Tapi wajah anggota Khusus dan para paman penggemar dengan wajah sedih mereka. Rey yang melihat wajah dua kelompok tersebut sedikt aneh. “Lama tidak bertemu Prita,”ucap Cahya yang maju ke depan.
“Lama juga tidak bertemu. Bagaimana kabar anda Cahya kurasa sudah bisa tersenyum bahagia dari pertama kita bertemu,”kata Prita.
“Itu benar tapi aku tidak melihat Putra diman dia,”kata Cahya. Jordan yang mendengar kata Putra langsung menarik bahu menghadap ke arah Jordan.”Cahya kamu bertemu Putra dimana?,”kata Jordan yang ingin tahu dengan tatapan gelisah.
“Putra dia tidak ada disini. Anak itu sudah bersama ibunya. Jadi kamu tidak usah mencarinya lagi,”kata Bon. Jordan yang menatap ke arah Bon dan Prita,”Kalian siapa ya?.”
“Yang kalian maksud Putra itu apakah Adi,”kata Roy yang mendekat.
“Tapi bagaimana kalian bisa kenal dengan Adi. Siapa kalian sebenarnya dan apa maksud dari ucapan kalian,”kata Roy.
“Wajah kalian juga tidak terlihat baik saat datang ke sini. Sebenarnya apa yang kalian sembunyikan dari kami semuanya,”kata Roy lagi.
Roy yang merasa kalau ada yang salah dengan mereka membuat Roy ingin terus bertanya kepada merea. Tapi tangan Jesi memegang bahu Roy dan menggelengkan kepalanya. Sem yang melihat wajah mereka hanya menghela nafas saja.
“Kami akan katakan apa yang kalian inginkan pas kami ada sini. Tapi hanya sebatas apa yang kami tahu saja,”kata Sem.
“Bagiaman kalian mau tidak?,”ucap Sem melihat ke arah anggota khusus.”Aku sih tidak masalah dengan apa yang kamu akan katakan kepada mereka,”ucap Mon.
Setelah mereka sepakat untuk memberitahukan apa yang mereka inginkan.”Jadi apa yang ingin pertama kalian tahu dari kami,”kata Sem.
“Orang yang bersam kalian itu apa Adi,”kata Roy.
“Itu benar dia adalah Adi yang kalian cari Satya dan Guntur bersama kedua orang bersamanya juga sudah tahu identitas Putra adalah Adi yang sedang bersembunyi,”kata Robin.
“Jika memang dia adalah Adi. Kenapa dia tidak menyapa kami kakaknya,”ucap Roy.
“Kenapa. Jika kalian ingin mati sih tidak masalah. Tapi sebelum itu apa yang kalian ketahui tentang Cita yang selalu mengejar dia. Apa kalian tahu siapa orang dibalik Cita,”ucap Red.
“Apa maksud kamu orang dibalik Cita. Yang kami ketahui orang dibalik Cita adalah orang dari sebuah organisasi yang belum lama ini muncul. Untuk yang lain kami tidak menemukan jejaknya. Kenapa kalian bertanya seperti itu kepada kami,”kata Roy.
__ADS_1
“Jadi kalian masih belum tahu semuanya ya,”ucap Rabbit.
“Apa maksud kalia? Apa hubungan Adi yang tidak menyapa kami di pelelangan dengan orang dibalik Cita,”kata Rey.