
Tomas yang sudah sadar terbangun di rumah sakit yang membuat dai bertanya kenapa dengan dirku. “Seingatku kalau aku tertangkap oleh Cita, tapi kenapa aku bisa ada disini,”kata Tomas yang melihat sekitar.
Jem dan Surya yang ada disampingnya sedang menuggu Tomas.”Komandan anda sudah sadar,”kata Jem.
“Kenapa aku bisa ada disini,”kata Tomas.
“Ada seorang yang mengatarkan kamu datang ke rumah sakit ini. Kami langsung datang ke sini,”kata Surya.
Beberapa menit kemudian Progemer bersama dengan organisasi datang berkunjung ke rumah sakit. Jem dan Surya yang merasakan kehadiran orang lain segera berdiri untuk bersiap.”Kalian tidak usah melawan kami datang untuk melihat Tomas,”kata Organisasi.
“Siapa kalian berdua,”kata Jem yang melihat mereka berdua masuk ke dalam ruangan.
Tomas yang melihat ke arah mereka berdua yang masuk ke dalam ruangan Tomas. Tidak lama mengamati dia sedikit terkejut dengan mereka berdua.”Kalian berdua kenapa bisa ada disini,”kata Tomas.
“Seharusnya aku yang bertanya bagaimana kamu bisa terluka dan kenapa Cita membawa kamu pergi,”kata Organisasi. “Bukan kamu sudah bisa menebak kenapa wanita itu datang ke sini,”kata Tomas.
“Jadi dia datang ke sini karena Adi,”kata Progemer.
“Tapi bagaimana dengan Adi apa dia masih belum bertemu dengan wanita itu,”kata Tomas.
“Soal Adi ya dia bertemu dengan Cita tadi. Tapi untung saja dia selamat karena ada orang yang membantunya,”kata Organisasi yang tidak bisa mengatakan apa yang sudah terjadi.
“Jadi Cita sudah bertemu dengan Adi. Ini pasti karena aku tidak bisa melindungi dia,”kata Tomas yang merasa bersalah.
“Untuk apa kamu merasa bersalah dengan apa yang sudah terjadi. Lebih baik kamu pulihkan saja kondisi kamu,”kata Progemer.
“Dimana Adi sekarang?,”kata Jem. “Adi sekarang ada di tempat Yesa preman. Kalian tidak usah khawatir dia kakak dari teman Adi,”kata Organisasi.
“Kami datang hanya ingin tahu apa yang telah terjadi dengan kamu sebelumnya. Kenapa kamu diserang apa yang menyerang kamu adalah Cita atau orang lain,”kata Progemer.
“Mereka adalah organisasi kegelapan orang yang bersembunyi dari bayang-bayang Cita,”kata Tomas.Progemer dan organisasi yang mendengarnya terdiam setelah mendapatkan informasi dari Tomas.
__ADS_1
“Jadi sekarang yang mengincar Adi bertambah lagi ya,”kata Organisasi.
“Apa yang kalian maksudkan dengan musuh bertembah lagi,”kata Jem.
“Kalian tidak tahu Adi sudah tahu kalau ada AS, Won yang ada dibawah pengaruh Cita. Tapi dia tidak tahu siapa dalang dari Cita ingin membunuhnya dan kenapa dia di incar,”kata Progemer.
Semua yang ada diruangan terdiam setelah menggabungkan semua informasi yang mereka dapatkan.”Bukan Adi dalam bahaya sekarang jika seperti ini,”kata Surya.
“Ditambah lagi Won adalah musuh yang kuat. Bagaimana Adi bisa selamat dari dia,”kata Jem.
“Untuk Won ada yang akan menanganinya. Pasti kalian tahu tentang Organisasi tapak darah bukan,”kata Organisasi.”Iya kami ahu itu. kenapa dengan organisasi itu,”ucap Surya.
“Dia sekarang ada dibawah kendali Adi,”kata Progemer.
Jem dan Surya yang tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh mereka hanya melihat ke arah Tomas.”Komandan sebenarnya siapa mereka berdua. Kenapa mereka kenal dengan Adi,”kata Jem.
“Mereka adalah penggemar Mia yang juga selalu diam-diam membantu Mia. Yang sekarang juga membantu Adi,”kata Tomas.
“Jadi selama ini yang membantu Mia dan Adi adalah mereka,”ucap hati Jem dan Surya. Setelah pembicaraan selesai Progemer dan Organisasi pergi meninggalkan mereka bertiga. Karena urusana mereka berdua sudah selesai mereka meninggalkan tempat itu.
Tomas yang tidak tahu harus berbuat apa hanya bisa diam.”Kurasa untuk sekarang biarkan komandan istorahat lebih dulu,”kata Jem.
Surya dan Jem yang pergi ke luar mencari angin dimana mereka merasakan kalau ada yang mengikuti mereka.”Kamu menyadari tidak kalau ada yang datang ke sini,”kata Surya.
“Aku tahu tapi dia tidak mengelurkan auranya.”kata Jem.
Surya dan Jem yang menoleh orang yang tadi bersembunyi memunculkan diri dan duduk di kursi yanga da. Dimana mereka ada dua orang yang juga duduk santai.”Tapi kurasa mereka bukan musuh,”kata Surya.
Jem yang merasakan hal yang sama juga berpikir seperti itu. Karena mereka adalah orang suruhan Adi untuk menjaga Tomas sampai kondisi dia aman. Sementara pagi datang Adi bersama ketiga orang yang mengikutinya kembali ke hotel sebelum semua orang terbangun. Tapi saat Adi, Satya bersama kedua kakaknya membuka pintu. Guntur yang sudah bangun melihat ke arah mereka dengan dingin.
“Kalian dari mana saja,”kata Guntur.
__ADS_1
“Kami jalan-jalan saja,”ucap Roy.
“Kalian tidak mengajakku. Teganya kalian, aku juga bagian dari kalian tahu tidak,”kata Guntur yang merasa kalau dirinya dicampakkan.
“Maaf yang kakak, bukan maksud kami meninggalkan kakak. Tapi saat kami pergi kakak tidak ada,”ucap Adi.
“Benar juga. Tapi kalian kenapa baru saja pulang, apa terjadi masalah saat kalian pulang tadi,”kata Guntur.
“Kami diserang oleh musuh setelah pulang dari berkunjung ke tempat kakek Adi yang sakit,”kata Rey.
“Tapi kalian baik-baik sajakan, tidak terluka,”kata Guntur.
“Iya kami baik-baik saja, tidak usah khawatir,”kata Roy.
Setealah sampai di kamar mereka memberishkan diri dan mereka kembali berkumpul dengan kawan yang lain untuk makan pagi bersama. Karena mereka akan mulai kunjungan berikutnya.Kunjungan berikutnya adalah kebun binatang yang dimana ada jenis hewan yang sudah langkah dan hewan yang dilindungi oleh negara.
Adi bersama dengan ketua yang saat itu satu bus. Karena kunjungan kali ini para siswa tidak turun dari bus. Melainkan melihat dari dalam bus. Mereka yang melihat berbagai hewan dan mereka juga diizinkan untuk memberikan makanan untuk mereka. Tapi dengan syarat mereka harus antri satu persatu karena mereka memberikan makanan lewan pintu masuk yang hanya ada dua depan dan belakang. Guru yang menertibkan para siswa yang ingin memberikan makanan hewan.
Adi yang terlihat lelah hanya melihat dari kaca jendela sampingnya. Tapi kadang kala Adi juga tidur disaat kunjungan karena lelah bersama dengan Satya.
“Hai Adi, kenapa dengan kamu terlihat pucat,”kata teman dibelakang Adi.
“Ohh tidak aku kurang tidur tadi malam jadi aku kelihatan lelah,”kata Adi.
“Makanya kalau udah waktunya tidur ya tidur jangan begadang karena main,”kata teman di belakang.
“Ya sudah tidur sana. Karena setelah ini kita akan pergi ke pabrik pembuatan kramik,”ucap teman di belakang.
“Pembuatan keramik darai tanah liat,”kata Adi dengan posisi menutup mata.
“Iya, nanti juga kamu akan tahu,”ucap teman dibelakang.
__ADS_1
Selesai dengan kunjungan dengan para hewan bus berlajut ke tempat berikutnya yang dimana para siswa untuk mengenal cara membuat peralatan dari tanah liat. Di perjalan menuju pabrik keramik yang ada diluar kota mereka asing dengan suasana yang ada. Sampai di tempat semua siswa turun dari bus. Adi yang dibangunkan oleh Satya merenggangkan tangannya ke atas.”Kita sudah sampai,”ucap Adi yang melihat sekitarnya.
“Iya ayo turun sekarang,”ucap Satya.