Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 161


__ADS_3

Rey yang bersama dengan Elang telah sampai di tebing dimana Adi dibawa. Tapi sampai disana bukan Adi yang ada hanya ada paman organisasi dan paman progemer yang ada ditempat. Karena dari jauh tidak terlalu terlihat Rey bertanya kepada paman penggemer kenapa mereka ada disana. Tapi paman itu bertanya kepada Rey kenapa ada di tebing. Untuk apa Rey datang ke tebing. Karena keduanya bertanya dan tidak ada jawaban hanya bisa menggantikan topik disaat Rey dekat dengan tebing bersama dengan Elang.


“Dimana Adi?,”kata Rey.


“Adi tidak ada disini,dia sudah pergi. Seperti yang kamu lihat tidak ada Adi, bukan,”kata organisasi.


“Jadi itu benarnya yang dikatakan Cita kalau Adi sudah mati di tebing ini,”kata Rey.


“Apa yang kamu katakan Rey berusan?,”kata progemer.


“Yang mana,”ucap Rey yang berjalan ke arah buket bunga mawar hitam. Paman Organisasi dan paman progemer yang sedikit terkejut saaT Rey mengatakan Cita kalau Adi sudah mati di tebing. Karena masih tidak percaya bagaimana Rey bisa bertemu dengan Cita. Mereka bertanya kepada Rey yang ada disampingnya.


“Kata kamu bukan Cita mengatakan kepada kamu kalau Adi mati di tebing. Tapi bagaimana kamu bisa bertemu dengan Cita, Rey,”kata organisasi.


“Aku tidak bertemu dengan Cita, tapi Cita yang datang tiba-tiba tadi saat aku mengantarkan barang bawaan karyawisata,”kata Rey.


“Untuk apa Cita datang ke rumah kamu,”kata Progemer.


“Katanya untuk memberikan kabar kalau Adi sudah mati dan ingin membunuh kami semua,”kata Rey.


“Tapi bukan kamu masih hidup sekarang. Bertai dia gagal membunuh kamu,”kata Organisasi.


“Tidak ada orang asing yang membantu kami. Karena pada saat itu ada orang mistirius lain yang ada dipihak Cita. Kami tidak tahu siapa karena ada bantuan orang asing kami selamat. Di tempat kakak Rot dan mama juga di datangkan Won dan Ham,”kata Rey menjelaskan.


“Apa masih belum puas wanita itu membunuh, Adi sekarang mereka ingin membunuh keluarga Jesi,”kata Progemer.


“Kurasa ada orang lain yang kamu katakan tadi orang mistirius itu siapa yang membela Cita. Apa kemampuan dia dan orang itu lebih hebat dari orang yang kamu miliki,”kata Organisasi.


“Itu benar dia hebat dan tekanannya juga berbeda dengan kalian berdua,”kata Elang. Paman Organisasi dan paman progemer yang memendang satu sama lain terdiam. Tapi Rey yang melihat wajah mereka seperti tahu sesuatu.


“Apa paman tahu siapa orang dibalik Cita?,”kata Rey.

__ADS_1


Paman Organisasi yang menghela nafas setelah melihat Rey.”Untuk sekarang kalian berdua lebih baik jangan membuat ulah dulu. Karena mereka bukan lawan yang bisa dihadapi,”kata Progemer.


“Jadi maksud paman kita harus diam saja melihat,”kata Rey yang merasa tidak bisa percaya.


“Bukan begitu Rey. Diam berati tidak melakukan apa-apa hanya saja kita melakukan secara diam-diam. Untuk rencana yang akan datang. Apa lagi Adi tidak ada disini bukan?,”kata Elang.


Rey yang terdiam tapi dengan melihat buket mawar hitam.”Apa paman yang meletakkan buket ini disini?,”kata Rey yang mengubah topik.


“Bukan sama dengan kamu orang asing datang dan menaruhnya disini,”kata organisasi.


“Tapi kamu, kenapa kamu datang ke sini Rey,”ucap Progemer.


“Bukan paman sudah tahu kenapa aku datang ke sini dari ucapkan aku barusana. Aku kesini untuk melihat apa benar Adi sudah tidak ada. Tapi jika itu benar pasti dia akan datang ke sini,”kata Rey.


“Siapa yang kamu maksudkan Rey,”kata Organisasi.


“Ayah dari orang yang menghilang ini,”kata Elang yang melihat sekitarnya ada tiga jejak dari arah belakang samping dan didepannya. Elang yang melihat kalau dari belakang ada musuh yang membunuh Adi. Tapi yang disamping ini apa mereka ada dipihak Adi. Yang melihat semua kejadian Adi jatuh dari tebing. Tapi dari belakang ada bekas peluru, berati sebelum Adi jatuh di tebing dia tertembang dulu dari Cita yang kemudian jatuh ketebing.


“Dia selamat. Tapi mungkin saja dia tidak akan muncul sampai waktu berlalu,”kata Rey yang berdiri setelah menganalisis buket mawar hitamnya.


“Tadi kata paman ada orang asing yang menurh buket ini ya. Tapi apa paman tahu siapa orang itu?,”kata Rey yang merasa orang asing ini satu kelompok yang sama dengan orang asing yang dia temui.


“Kenapa kamu ingin tahu orang asing ini,”kata Organisasi.


“Itu karena ada kesamaan saja dari orang asing ini bukan,”kata Rey.”Dia mungkin satu kelompok dengan orang aisng yang menolong kita. Tapi siapa mereka,”kata Elang.


“Kami tidak tahu siapa mereka. Jadi kamu tidak usah khawatir dimana Adi berada. Anak itu akan baik saja,”kata Progemer.


“Kami tahu kalau Adi masih hidup karena dia tidak akan mudah dibunuh oleh Cita begitu saja,”kata Rey.


“Paman mau kemana?,”kata Rey yang melihat mereka berdua berjalan menjauh.

__ADS_1


“Kita akan pergi, jika orang itu melihat kami ada di sini, akan jadi masalah,”kata progemer yang masuk dimobil yang sama dengan organisasi. Yang dimana mobil mulai melaju menjauh dari tempat Rey dan Elang. Mereka berdua yang masih ditempat hanya bisa melihat sekelilingnya.


“Hai Rey, apa mungkin Adi diselamatkan oleh orang,”kata Elang.


“Menurut kamu bagaimana. Karena melihat mereka yang mencari Adi dari tadi tidak menemukan Adi bukan. Berati ada kemungkinan kalau Adi masih hidup hanya saja dia tidak tahu ada dimana sekarang,”kata Rey.


Setelah paman penggemer pergi Jordan datang bersama dengan orang yang mengikutinya. Jordan yang membuka pintu melihat Rey yang sudah ada di tempat.”Paman kenapa ada sini?,”kata Rey yang menoleh.


“Seharusnya paman yang bertanya kepada kamu kenapa kamu ada di sini malam-malam,”kata Jordan yang dengan cepat ke arah Rey. Tapi saat sampai di tebing Jordan yang melihat ke tanah ada buket mawar hitam yang tanda kematian.


“Rey apa bunga buket itu kamu yang bawa ke sini,”kata Jordan yang ingin mencari tahu.


“Tidak, bukan aku. Aku datang ke sini sudah ada buket itu. Aku tidak tahu siapa yang menaruh buket itu. Hanya saja tidak ada Adi di sini,”kata Rey.


“Itu benar Adi tidak ada disini. Setelah kami datang hanya ada buket mawar hitam,”kata Elang.


“Aku akan mencari tahu sendiri. Cepat datangkan penyelam yang handal untuk mencari apa ada Adi atau tidak didasar laut,”kata Jordan yang bermata gelisah.


“Paman tidak apa-apa,”kata Rey yang merasa kalau Jordan memaksa dirinya.


“Untuk apa dicari jika tidak ada,”kata Elang. Rey yang mendengarnya melirik ke arah Elang dengan tatapan tajam.”Apa salahku aku hanya mengatakan apa yang sudah ada kok,”ucap Elang kepada Rey. Elang yang berjalan menjauh dari mereka berdua menuju mobil. Elang yang bersandar di mobil yang dia bawa dihampiri oleh sekertaris oleh Jordan.


“Apa kamu Elang?,”kata Sekertaris.


“Iya apa ada masalah,”kata Elang.


“Tidak aku hanya ingin bertanya saja. Apa Adi sudah mati atau hIdup,”kata Sekertaris.


“Mana aku tahu anak itu hidup atau mati. Karena tidak ada bukti untuk keduanya bukan, dia saja menghilang,”kata Elang.


“Lebih baik kamu jaga saja atasan kamu itu,”kata Elang sambil menunjuk ke arah Jordan yang terlihat putus asa.

__ADS_1


__ADS_2