Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 138


__ADS_3

Galang dan Ulta tidak mengerti yang dimaksud dengan ucapkan Rey. Tapi darai belakang ada Satya dan Yesa yang bersama dengan anak buahnya yang tidak banyak datang.”Kenapa kalian diam saja. Siapa mereka?,”kata Yesa.


“Haik Rey tadi kamu berkata kalau mereka adalah paman Adi. Apa itu adalah paman penggemar dari ibu Adi Mia,”kata Satya.


“Iya,”ucap Rey.”Tunggu Mia yang kalian maksud adalah Mia Sarawati seorang penulis novel yang mendapatkan penghargaan itu. Adi adalah anak dari Mia dan suaminya yang sudah bercerai,”kata Yesa yang merasa terkejut kalau dia bertemu dengan anak dari Mia.


“Bagaimana kamu bisa tahu kak Yesa,”ucap Roy.


“Aku tahu kerena aku juga suka dengan tulisan Mia yang membangkitkan semangat. Lalu tadi kamu bicara kalau mereka adalah penggemar Mia bukan,”kata Yesa.


“Yesa kenapa kamu ada disini preman jalanan,”kata Progemer.


“Jadi itu kamu progemer. Aku datang karena Adi adalah atasanku sekarang, tapi aku dalam wkatu pemikiran terima atau tidak. Tapi kenapa semua darai grup chat penggemar Mia ada disini. Apa yang terjadi,”kata Yesa.


“Kamu terlambat datang, tidak baca grup kamu,”kata desainer.


Yesa yang tidak tahu membuka grup chat penggemar Mia. Dimana ada informasi kalau anak dari Mia bekerjak sama dengan tapak darah. Setelah membaca pesan informasi Yesa menghela nafas.”Jadi kalian datang karena tapak darah,”kata Yesa.


“Lalu kamu datang karena apa,”kata Desainer.


“Bukan aku sudah bilang tadi karena Satya adalah teman Adi. Yang kebetulan mereka ingin membuat aliansi denganku,”kata Yesa.


Tapi Roy dan Rey yang mendekat menatap Adi.”Kenapa kamu tidak bilang kepada kami jika kamu mau keluar. Kamu tahukan kalau musuh bisa jadi datang tanpa kamu diteman. Lalu dimana Gozo,”kata Roy yang marah.


“Kakak maaf tidak minta Izin aku hanya mau menenangkand diriku. Tadi aku pergi bersama dengan Gozo, tapi sekarang Gozo pergi karena dia merasa bimbang setelah bertemu dengan Won,”kata Adi sedikit  menjelaskan apa yang terjadi.


“Won,”ucap Rey, Roy, Yesa, Galang dan Ulta dengan tatapan tidak percaya.


“Bagaimana kamu bertemu dengan dia Adi,”kata Roy.


“Mereka datang bersama Cita untuk memberi peringatan kalau nyawaku akan menjadi ancaman bagi mereka. Tapi Ulta apa datang yang aku minta sudah ada kabar,”kata Adi.

__ADS_1


“Maaf Adi orang yang aku kirim ke sana tidak ada kabar. Mungkin saja mereka sudah tewas. Jika Won adalah slah satu orang Cita, bukan kita memiliki masalah lagi. AS saja sudah sulit bagaimana bisa ditamabah Won,”kata Ulta.


“Kalian tidak usah khawatir, untuk AS tetap sama karena dia selalu disisi Cita. Untuk Won ada orang yang akan menanganinya,”kata Adi.


“Apa dia tidak melakukan hal yang buruk dengan kamukan Adi,”kata Rey.


“Tidak kebetulan anggota rahasia datang diwaktu yang tepat kok,”kata Adi.


Roy yang tiba-tiba memukul kepala Adi didepan semuanya.”Lain kali minta izin jika mau pergi anak nakal,”kata Roy yang marah kepada adiknya.


“Aku udah minta maaf, jika aku bangunkan kakak nanti juga sama seperti dulu,”kata Adi yang memalingkan wajah.’”Kamu itu,”kata Roy yang masih marah.


“Sudahlah kak yang penting Adi sudah ketemu dan dia baik-baik saja bukan sekarang,”kata Rey yang mendekat dan merangkul Adi.


“Apa yang wanita itu lakukan kepada kamu Adi,”kata Rey sambil berbisik.


“Buat orang naik darah. Tidak tahu posisi, tapi itu menyebalkan tahu tidak kak Rey. Kenapa dia masih hidup dan kenapa juga ayah tidak memasukan wnaita itu kepenjara jika dia yang melihat dengan matanya sendiri,”kata Adi yang mulai kesal jika mengingat Cita.


“Kali ini aku maafin apa lagi kamu bertemu dengan wanita itu. Tapi apa yang dia katakan,”kata Roy.


“Dia mengungkit tentang kejadian Ibu Adi,”kata Progemer.


“Tunggu dulu tapi kenapa kalian datang ke sini ramai-ramai. Apa kalian datang kerena Cita bertemu dengan Adi,”kata Roy yang melihat ke arah paman penggemar.


“Bukan mereka datang karena organisasi tapak darah yang brutal,”kata Yesa.


“Tapi bagaimana kamu bisa tahu Kak Yesa,”kata Roy melihat ke arah Yesa.”Bukan sudah aku bilang kalau aku adalah penggemar Mia. Tapi aku tidak tahu kalau Adi itu anak dari Mia,”ucap Yesa.


“Itu memang kamu tidak tahu karena tidak mencar tahu.Bukan kamu juga dalam masalah saat itu,”kata Preman lain.


“Itu benar juga. Tapi aku berutung karena Adi menawarkan kerja sama dengaku,’”kata Yesa.”Sebentar dulu kenapa kalian malah membicarakan ibuku. Kalian tidak sayang denganku ya, aku tidak tahu wajah ibu dan dimana dia aku tidak tahu. Kalian tega denganku ya,”kata Adi yang berwajah sedih.

__ADS_1


Di saat yang sama Rey juga menambahkan sedikit ucapkan agar membuat mereka merasa menyesal telah mengungkit ibu kandung Adi.”Kalian memang tidak memiliki perasan,”kata Rey.


“Memang benar mereka tidak memiliki hati. Ayo pergi Adi kamu harus istirahat, pasti tubuh kamu sudah merasa lelah,”kata Roy yang manarik Adi ditengah para paman.


Para paman yang merasa bersalah saat mengingat usia  Adi yang sudah ditinggalkan. Mereka malah membuat Adi mengingat masa suramnya lagi karena pembicaraan kita.”Adi maafkan paman bukan maksud dari paman semua mengingatkan kamu dengan ibu kamu yang sudah meninggal,’kata Organisasi.


“Tidak apa-apa paman,”kata Adi yang sedikit lelah. Tapi Roy yang melihat wajah Adi yang lelah meminta Galang untuk menggendong Adi. Galang yang menggendong Adi pergi ke cafe.sementara para paman yang bersama dengan Yesa  masih ditempat. Selain mereka kembali ke cafe dengan anak buah Yesa untuk mengatarkan mereka kembali.


“Yesa,”ucap Organisasi.


‘Ada apa dengan wajah kalian yang serius,”kata Yesa dengan santai.


“Kamu harus menjaga Adi dengan baik. jika kamu sudah direkcurt oleh Adi, jangan membuat masalah,”kata Progemer.


“Sebaiknya sebelum kamu bersama dengan Adi. Selesaikan dulu masalah kamu dengan preman itu. Jangan libatkan Adi dalam masalah yang kamu buat,”kata Mafia.


“Kalian tidak usah menasehatiku. Aku tahu,”kata Yesa.


“Tapi kalian datang karena tapak darah yang sudah menjadi bagian dari keluarga Adi,”kata Yesa.


“Itu banar. Tapi setelah melihat dia yang tidak akan melukai Adi kami bisa tenang,”kata tentara.


Yesa yang berbicara dengan para penggemar Mia yang dimana mereka membicarakan tentang Adi yang bertemu dengan Cita. Ditambah lagi ada orang baru yang akan mengincar Adi.”Tapi tadi Adi berkata kalau Won mengincar dia apa itu benar,”kata Yesa.


“Seperti yang kamu katakan emang benar kalau Won sudah menjadi bagian dari Cita. Tapi kurasa sudah ada yang akan menangani Won. Tapi kita tidak tahu akankah ada musuh baru yang datang menyerang Adi. Jadi kita harus bisa menjaga Adi lebih ketat lagi,”kata Progemer.


“Jika ingin menjaga lebih ketat lagi bukan Adi akan marah,”kata Dokter anak.


“Lalu bagaimana dong,”kata Progemer.


“Kita melakukan saja secara diam-diam. Tapi dengan anggota elit yang kita milki untuk mengawasi Adi. Bukan itu lebih baik dari orang biasa,”kata Yesa.

__ADS_1


“Itu ide yang bagus,”ucap tentara. Setelah berpikir panjang mereka setuju dengan usul Yesa sampai mereka haru pergi ke tampat mereka sendiri setelah pertemuan itu.


__ADS_2